(FF) My Heart Doctor – Part 3


My Heart Doctor

(part 3)

Author: MyBlackTears (ArifiaW)

Main Cast: Lee Donghae and Jessica Jung.

Cast: Jung Il Woo, Moon Chae Woon, Im Yoona.

Random Cast: Moon Jee eun, Joo woon, Dokter Choi, Jung Han Dae.

Review from part 2~

setelah beberapa pembicaraan yang mereka lakukan, tiba-tiba Donghae melihat kearah Jessica. Namun Jessica terlihat sedang menatap sebuah rumah kecil dipinggir jalan, kelihatannya itu adalah bangunan tua. Jessica menatap bangunan itu tanpa berkedip. Donghae yang melihat keadaan tersebutpun bertanya.

” Jessica, ada apa? ” tanya Donghae sambil tetap menyetir mobilnya itu.

” ani ani, tidak ada apa-apa. “ jawab Jessica.

“ lalu mengapa kau menatap bangunan tua itu? ” tanya Donghae lagi.

“ itu…. “ ucap Jessica belum selesai.

“ itu apa? “ Donghae merasa begitu penasaran. Donghae takut ada sesuatu yang aneh dengan Jessica.

” ah..bukan bukan. maksudku, itu bukan apa-apa. ” ucap Jessica. sebenarnya Donghae kurang mempercayai ucapnya jessica itu, tapi Donghae berusaha untuk tak bertanya pada Jessica.

~~~~

” abeoji.. ” panggil seorang wanita.

” Jessica kau sudah datang. ini adalah Lee Donghae. ” ucap Jung han dae sambil memperkenalkan Donghae pada Jessica.

” ne, annyeong. naneun Jessica imnida. “ jessica memperkenalkan dirinya pada Donghae sebagai seorang direktur eksekutif. Donghae bingung kenapa Jessica berpura-pura tak mengenalnya.

” Donghae, kontrak akan ditandatangani oleh jessica. aku akan pergi. ” Jung han dae pergi meninggalkan Jessica bersama Donghae.

” Donghae, anggap aku belum pernah mengenalmu yah..” ucap Jessica pada Donghae.

” apa maksudmu? kitakan sudah saling mengenal. kenapa harus berpura0pura tidak kenal? ” tanya Donghae.

” dimata ayahku, aku adalah direktur eksekutif. ” jawab Jessica.

” maksudmu, ayahmu tak tau kalau kau itu adalah seorang Dokter? ” tanya Donghae lagi.

” ya..begitulah. ” ucap Jessica.

” Mwo?! ” teriak Donghae.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

” sssttt…” bisik Jessica sambil menutup mulut Donghae.

Donghae tak suka dengan sikap Jessica dan melepaskan tangan Jessica dari mulutnya.

” tapi perawat dirumah sakit mengetahui bahwa kau anak dari Direktur utama itu….” ucap Donghae.

” iya, makanya aku menyuruh mereka menutup mulut mereka sampai aku sendiri yang memberitaukannya pada ayahku. ” Jawab Jessica.

” Sudahlah, kita keruanganku saja. ” Donghae mengajak Jessica keruangannya. Keduanya berada diruangan Donghae dan membicarakan kerjasama antara restoran milik ayah Jessica dan Hotel Donghae. Donghae berencana bekerjasama dengan restoran itu untuk mengisi dapur hotelnya dengan koki – koki hebat yang dimiliki Direktur Jung han dae itu.

” setelah semuanya selesai nanti, aku akan membawa surat kontrak yang nanti akan kau tandatangani. ” ucap Donghae pada Jessica.

” baiklah. senang bekerjasa dengan anda, direktur Lee. ” jawab Jessica.

” Jessica, bisakah kita bertemu nanti malam? “ tanya Donghae.

“ nanti malam? untuk apa? “ tanya Jessica sebelum menjawab pertanyaan Donghae.

“ kau maukan berjalan-jalan denganku? sebentar saja…” ucap Donghae.

” hem..bagaimana ya?.. baiklah. ” Jawab Jessica dengan senyum kecil.

” benarkah? kalau begitu, aku akan kerumah sakit untuk menjemputmu nanti. ” kata Donghae.

” oke. tapi, dari mana kau tau aku akan ada dirumah sakit nanti malam? ” tanya Jessica penasaran.

” tentu saja bertanya pada perawat dirumah sakit. ” jawab Donghae. Jessicapun pergi meninggalkan ruangan Jessica.

Jessica pergi kerumah sakit setelah meninggalkan kantor Donghae.

Kembali menjadi seorang Dokter muda yang pandai, Jessica menangani pasien dengan penuh kasih sayang.

” Dokter, aku pernah didatangi seorang pria muda dengan stelan yang begitu rapih. sepertinya dia mencarimu. ” ucap seorang perawat pada Jessica yang sedang beristirahat, karna tidak ada pasien.

” pria muda mencariku? mungkin itu Donghae.. “ jawab Jessica.

“ Donghae? aku lupa. tapi pria itu yang dulu pernah menabrak seorang wanita di penyebrangan. ada hubungan apa dokter dengannya? “tanya perawat itu.

“ tidak ada hubungan apapun. “ jawab Jessica dan pergi bersiap – siap untuk pergi dengan Donghae.

“ Jessica.. “ panggil Donghae yang masuk keruang Jessica.

“ ne..aku sudah siap ayo kita berangkat. ” ucap Jessica.

Mereka berdua pergi dengan mobil Donghae untuk makan malam terlebih dahulu. seusai makan malam, Donghae dan Jessica berjalan –jalan sebentar.

“ Setelah ini kita mau kemana? ” tanya Donghae.

”emm..kita ke taman kota ya…jika malam, disana akan terlihat bintang yang sangat indah. mau ya.. ” jawab Jessica.

Jessica menatap Donghae dengan penuh senyuman. Donghae merasa seperti melihat sisi lain Jessica, karna sebelumnya Donghae tak pernah melihat jessica seperti itu.

” baiklah. kalau begitu, kita akan pergi ketaman kota. ” balas Donghae. Jessica senang mendengar jawaban Donghae. mereka kembali kemobil dan pergi menuju taman kota.

Sesampainya disana, jessica dan Donghae duduk dipinggir air mancur yang ada ditaman kota. Jessica menjaga jarak dengan Donghae, tapi Donghae justru mendekati Jessica.

” ihk..menjauhlah sedikit. ” ucap Jessica pada Donghae. mendengar jessica berkata begitu, Donghae menatap Jessica dan mengedipkan mata beberapa kali.

” kau ini. jangan begitu! kan aku jadi kaget. masih bagus aku mau mengantarmu kesini. ” bentak Donghae.

” Wae? kenapa kau membentakku. ” tanya Jessica.

” setidaknya, biarkan aku disebelahmu semalam ini. ” ucap Donghae. Jessica merasa berterima kasih pada Donghae dan dia mengikuti keinginan Donghae.

” kenapa kau melihat Bintang saja sudah begitu senang? ” tanya Donghae yang melihat Jessica menatap langit sambil tersenyum.

” tidakkah kau lihat? bintang – bintang ini begitu indah. ” jawab Jessica yang masih menatap langit.

” dulu, waktu aku kecil, aku pernah beberapa kali kesini bersama ayah dan ibuku. tapi… ” sambung Jessica yang tiba – tiba menatap Donghae.

” tapi apa? ” tanya Donghae.

” tapi, saat aku berumur 12 tahun, ibuku meninggal karna sebuah kecelakan. jadi aku kesini hanya bersama ayah. sekarang ayah begitu sibuk dengan restorannya, dan akhirnya aku selalu kesini sendiri. ” jawab Jessica dengan panjang.

” kecelakaan? kecelakaan apa? ” tanya Donghae. Jessica hanya diam dan terlihat sedih.

” mian, aku membuatmu mengingat masa lalumu ya. tak usah perdulikan pertanyaanku. itu tak perlu kau jawab. ” sambung Donghae.

” Donghae, ini sudah malam bagaimana jika kita pulang? ” ujar Jessica.

” ne..ayo kita pulang. kau akan aku antar tapi tunjukan jalannya ya. ” jawab Donghae.

” tidak perlu. aku bisa pulang sendiri kok. ” ucap Jessica.

” ini sudah malam. kau harus sampai rumah dengan selamat. ” balas Donghae. merekapun kembali pulang.

Disisi lain, presdir Jee eun atau ibu tiri Donghae menanyakan keberadaannya pada Chae woon.

” Chae woon, dimana kakakmu? ” tanya ibu.

” Donghae? tentu saja kekantor. tapi kenapa belum pulang juga ya…. ” Jawab Chae woon.

” Joo woon…. ” panggil ibu.

” ne,,nyonya. ” jawab Joo woon.

” besok, kau cari tau apa yang selama ini dilakukan Donghae. arraseo? ” ucap ibu.

” ye.. ” jawab Joo woon.

Setelah sampai dirumah Jessica.

” ini lah rumahku.. ” ucap Jessica.

“ ini? besar juga…tapi terlihat sepi. ” kata Donghae.

” ya…begitulah. ayah jarang pulang untuk mengurus restoran mewahnya dan mengatur kerjasama dimana – mana. ” jawab Jessica.

” sebab dari itu, rumah jadi terlihat begitu sepi seperti ini..emm. ya sudah, aku pulang ya. ” ucap Donghae.

” ne..pulanglah. ” jawab Jessica.

” oppa~ mau kemana lagi kau pagi – pagi begini?  ” tanya Chae woon pada Donghae, setelah hari berganti pagi.

“ entahlah aku hanya ingin berjalan – jalan dikota hari ini. apa kau tidak bosan dirumah terus selain kuliahmu itu?  ” jawab Donghae.

“ tentu aku bosan. makanya aku akan keluar hari ini. ” ucap Chae woon.

“ A…kau mau bertemu dengan il woo kan? ” tanya Donghae.

” il woo? siapa? oh…temanmu itu.. tidak. aku hanya ingin ke pameran lukisan di dekat kangnamdong hari ini. ” jawab Chae woon.

” pameran lukisan? baiklah. ” ucap Donghae. Donghae keluar rumah tanpa mobilnya. ia, berjalan untuk menikmati pagi yang cerah ini.

” yeoboseyo.. il woo, kau pergi kepameran lukisan di daerah kangnamdong ya. hari ini. ” kata Donghae yang menghubungi il woo.

” pameran lukisan? ya..aku memang akan kesana, karna aku butuh beberapa lukisan untuk tugas kuliah. ” jawab il woo.

” jinja? kalau begitu, baguslah. ” ucap Donghae dan segera menutup telfonnya.

” kalau aku tak menutup telfonnya, dia akan banyak bertanya. ” ucap Donghae sendiri.

” sekarang aku mau kemana ya..ketaman yang kemarin saja.. ” sambung Donghae. Donghae bertujuan untuk pergi menuju Taman yang kemarin didatanginya bersama Jessica.

Tak disangka saat sedang berjalan, Donghae menabrak Yoona yang sedang berjalan.

” mianhaeyo.. .Im Yoona.” ucap Donghae pada yoona.

” Donghae? sedang apa kau disini? kau tidak kekantor? ” tanya yoona.

” hari inikan hari minggu. ” jawab Donghae.

” A..benar, aku lupa. jadi kau berjalan – jalan dikota untuk mengisi waktumu? ” ucap Yoona.

” ne. itu benar sekali. dari mana kau? ” tanya Donghae.

 

” oh..aku dari toko diseberang jalan itu. ” jawab Yoona sambil menunjuk sebuah toko di seberang jalan.

” Donghae, bibi jee eun memberi tahuku bahwa hotelmu bekerja sama dengan restoran besar itu. benarkah? Chukkae. ” sambung Yoona.

” kau sudah bertemu dengannya? ” ucap Donghae.

” tentu saja. ” kata yoona.

” ya..itu memang benar. baiklah, aku pergi dulu ya..mampirlah lagi kerumah saat aku ada. ” balas Donghae.

” dengan senang hati aku akan datang. ” ucap Yoona sambil tersenyum.

Donghae melanjutkan jalan paginya itu sambil mendengar MP3 nya.

~~

” Jessica Jung? ” tanya presdir jee eun yang sedang berada dikantornya pada Joo woon yang memberikan informasi yang diminta presdir .

” ne..dia anak dari Jung han dae. direktur utama pendiri restoran italy yang sangat terkenal. ” jawab Joo woon.

” Jessica Jung anak dari jung han dae?! ” ucap presdir dengan kaget.  ibu Chae woon ini, begitu kaget dengan ucapan Joo woon.

” mana mungkin?! ” sambung ibu.

~~

” Lukisan ini indah sekali. hanya dengan melihatnya saja, aku bisa merasakan keindahannya.” ucap Chae woon yang sedang menatap sebuah lukisan di Pameran lukisan di daerah Kangnamdong.

” hem..begitu banyak lukisan yang aku sukai. tapi sulit sekali mencari lukisan yang bisa melukiskan keindahan yang sempurna. ” ucap il woo yang juga sedang ada di pameran lukisan itu. il woo berkeliling pameran untuk mendapatkan lukisan yang dicarinya. ia melihat setiap lukisan dengan teliti dan akhirnya dia menemukan lukisan yang benar – benar indah.

” Lukisan ini… ” ucap il woo sambil menunjuk lukisan itu. il woo mendekati lukisan itu dengan sangat girang, tapi karna terlalu girang il woo mendorong Chae woon yang saat itu juga sedang memandangi lukisan yang sama.

” YA!(Hei!) apa kau tidak bisa melihat! ” teriak Chae woon pada il woo.

” mianhaeyo tapi aku tak melihatmu tadi…. neo? Chae woon ah? ” ucap il woo yang baru menyadari bahwa dia menabrak Chae woon.

” il woo-ssi? ” kata Chae woon. dia juga baru menyadari orang yang di teriaki nya itu adalah jung il woo.

” kenapa kau ada disini? ” sambung chae woon.

” aku mencari lukisan yang indah seperti lukisan itu untuk kujadikan topik utama ditugas kuliahku. ” jawab il woo.

” A…tugas. bagaimana menurutmu, lukisan ini indah sekali bukan ” tanya Chae woon sambil tersenyum menatap lukisan itu.

” ne. Jeong……mal. ” jawab il woo. tak sadar mereka berdua saling mendekat dan melihat lukisan itu dengan senyum tulus. Tapi tiba – tiba mereka saling menatap. Chae woon melihat il woo disampingnya.

” Ahh… ke-kenapa kau bisa berdiri disebelahku sedekat ini?!” bentak Chae woon.

” kenapa? kau juga kenapa bisa disebelahku sedekat ini?! ” balas il woo.

” tapi, bagaimana kalau kita melihat – lihat lukisan bersama? ” Sambung il woo.

” ba-baiklah kalau begitu. ” jawab Chae woon dengan wajah yang memerah.

” ayo.. ” ajak il woo sambil menggandeng tangan chae woon.

” kau ini, untuk apa menggenggam tanganku seperti ini. ” ucap Chae woon dengan seyum. tapi il woo tetap menggenggam tangan chae woon dan pergi bersama.

~~

” appa, baru saja pulang kenapa sudah mau pergi lagi..” ucap Jessica pada ayahnya yang baru saja pulang.

” ayah ada urusan bisnis.. bagaimana kontrak kerjasama dengan Hotel itu? ” tanya Jung han dae, ayah Jessica.

” kontrak sudah akan ditandatangani ayah. ” jawab Jessica.

” kalau begitu baguslah. ayah akan pergi ke jepang untuk bisnis jadi ayah akan lama tidak pulang. ” ucap Ayah.

” keluar negeri lagi? bisakah ayah memikirkan ku sesekali. aku hanya sendiri disini ayah. kalau saja ada ibu, maka akau tak akan berkata begini. ” teriak Jessica yang tiba – tiba marah.

” Jessica! lancang sekali kau berkata seperti itu! ibumu itu sudah tidak ada, untuk apa kau membicarakannya lagi. ” bentak ayah.

” Waeyo?! ayah yang sudah membuat ibu meninggal. kalau saja saat itu ayah  tidak selingkuh didepan mata ibu, pasti ibu masih ada disampingku sekarang. ” ucap Jessica.  ayahnya yang tak tahan hampir menampar Jessica, namun menghentikan tangannya itu.

            ” Kau mau menamparku? bahkan sekarang kau berani menampar anakmu sendiri. ” ucap Jessica. Jessica pergi meninggalkan ayahnya itu dan berjalan sendiri ke taman kota yang sering didatanginya.

Donghae akhirnya sampai di taman kota itu.

” wah..pagi – pagi disini pemandangannya juga tidak kalah dengan bintang – bintang yang kemarin itu. ” kata Donghae. Saat berjalan, Donghae tak sengaja melihat Jessica yang sedang duduk di pinggir air mancur di taman kota itu.

” Jessica? kenapa dia ada disini? “ tanya Donghae. tapi saat Donghae melihat lagi, dia baru menyadari bahwa Jessica duduk disana sambil menangis.

“ kenapa dia menangis? “ sambung Donghae. Donghae mendekati Jessica yang sedang menangis itu.

” Jessica… ” panggil Donghae sambil menyentuh bahu Jessica.

To Be Continued…

 

Jangan lupa tinggalkan komentar ya! Gomawoyo ^_^

 

Twitter: @fia68Jaehyun

FB: Arifia Widya Elfishy

Tagged: , , , , , ,

7 thoughts on “(FF) My Heart Doctor – Part 3

  1. Ester Greacia Juli 1, 2012 pukul 5:23 pm Reply

    wah makin pensaran sm jessica sebener’a ada apa sih? hehehe^^
    lanjut yah chapter 4😀 di tunggu…

    • koreanfanfictland Juli 2, 2012 pukul 3:26 am Reply

      gomawo udah mau nunggu^^
      ada apa dengan Jessica?ditunggu aja jawabannya yah^^
      gomawo udah komentar.
      -MyBlackTears(ArifiaW)-

  2. oneal Juli 2, 2012 pukul 4:22 am Reply

    lanjut….lanjut…..lanjut
    haepa bner2 dah ska kn ma sica…..????
    ap ibu tiri haepa knal ma ortuna sica….
    jngan2 mreka nnt gk drestui?!?!!?!
    pnasaran bgeeet gmn klnjtana……
    dtnggu klnjtana
    Gumawo

    • koreanfanfictland Juli 2, 2012 pukul 7:21 am Reply

      penasaran? tunggu jawabannya di chapter – chapter selanjutnya yah~^^ masih dalm proses. hehehe
      gomawo udah mau komentar.
      -MyBlackTears(ArifiaW)-

  3. Naurah nazsyifah Januari 13, 2013 pukul 12:19 am Reply

    Kyknya donghae udah mulai perhatian ma jessica…
    Lanjut autor

  4. mhaci Agustus 5, 2013 pukul 1:22 pm Reply

    Ksian eonni, .
    Smoga Hae oppa akn mnjdi bintang dihati eonni, .
    Bgus thor, .jdi g sbar bca slnjut x, .

  5. Shin Ha Ra Mei 13, 2016 pukul 1:43 pm Reply

    teka-teki aja nih, pasti ada apa-apanya
    aku numpang lanjut baca ya thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: