(FF) – My Heart Doctor – Part 4


My Heart Doctor

(part 4)

Author: MyBlackTears (ArifiaW)

Main Cast: Lee Donghae and Jessica Jung.

Cast: Jung Il Woo, Moon Chae Woon, Im Yoona.

Random Cast: Moon Jee eun, Joo woon, Dokter Choi, Jung Han Dae.

 

Review from part 3~

 

” Kau mau menamparku? bahkan sekarang kau berani menampar anakmu sendiri. ” ucap Jessica. Jessica pergi meninggalkan ayahnya itu dan berjalan sendiri ke taman kota yang sering didatanginya.

 

Donghae akhirnya sampai di taman kota itu.

” wah..pagi – pagi disini pemandangannya juga tidak kalah dengan bintang – bintang yang kemarin itu. ” kata Donghae. Saat berjalan, Donghae tak sengaja melihat Jessica yang sedang duduk di pinggir air mancur di taman kota itu.

” Jessica? kenapa dia ada disini? “ tanya Donghae. tapi saat Donghae melihat lagi, dia baru menyadari bahwa Jessica duduk disana sambil menangis.

“ kenapa dia menangis? “ sambung Donghae. Donghae mendekati Jessica yang sedang menangis itu.

” Jessica… ” panggil Donghae sambil menyentuh bahu Jessica.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

Jessica menyadari ada seseorang yang menyentuh bahunya.

” nugu? ” tanya Jessica sambil berbalik melihat Donghae.

” Donghae-ah? ” sambung Jessica.

” Ne. apa yang terjadi? mengapa kau menangis sendirian disini? ” tanya Donghae pada Jessica.

” aniyo…aku hanya merasa lelah dan ingin datang kesini. lalu, untuk apa kau kesini? ” ucap Jessica. Donghae mendekat, dan duduk disebelah Jessica.

” aku ingin melihat taman ini disaat pagi hari. ternyata tak kalah indah dengan disaat malam. ” jawab Donghae sambil menatap langit.

Jessica merasa senang dengan kedatangan Donghae, ia menghapus air matanya dan tersenyum.

” Gomawo~ ” ucap Jessica.

” gomawo? untuk apa? ” tanya Donghae.

” untuk semuanya. kau membuat merasa tidak kesepian lagi. ” jawab Jessica dengan senyum.

” benarkah? senang sekali mendengarnya. ” ucap Donghae sambil menatap Jessica dengan tulus. Jessica yang merasa malupun membalikan wajahnya dan tak mau melihat Donghae.

” Waeyo? ” tanya Donghae.

” ani. tidak apa – apa. ” jawab Jessica.

” Sudahlah. aku pergi saja. ” sambung Jessica dan pergi meninggalkan Donghae.

” Jessica-ah…Jessica-ah. tunggu..” teriak Donghae. Donghae mengejar Jessica.

“ Jessica, soal kontrak kerjasama hotelku dan restoran ayahmu itu. kontrak akan segera selesai. besok kau datanglah kekantorku. ” ucap Donghae.

“ Kontraknya sudah selesai yah? baiklah kalau begitu besok aku akan datang. ” kata Jessica.

“ ngomong – ngomong, kenapa hari ini kau tidak kerumah sakit? ” tanya Donghae.

” akukan disana hanya magang. jadi… hari minggu aku tidak perlu kesana. ” jawab Jessica.

” benarkah? baiklah aku tunggu kau besok ya.. ” ucap Donghae yang pelan – pelan berjalan mundur meninggalkan Jessica.

” eh, hati – hati jangan berjalan seperti itu. nanti kau terjatuh. ” kata Jessica.

” Tidak apa. ku tunggu ya..kau harus datang…!” teriak Donghae dari kejauhan dan melambaikan tangannya. Jessica tersenyum melihat Donghae bersikap seperti itu.

 

” Jessica Jung? putri dari Jung han dae? apa benar.. ” ucap ibu yang sedang berfikir.

” eomma~ ” panggil Chae woon yang baru pulang dari pameran lukisan.

” oh~ putriku. kau sudah pulang? bagaimana pamerannya apa ada lukisan yang bagus? ” tanya ibu.

” ye. disana banyak lukisan yang indah. ” jawab Chae woon. setelah menjawab pertanyaan ibunya, chae woon langsung berjalan kekamarnya dengan senyum dia wajahnya.

” Chae woon, haruskah kau tau siapa ayahmu yang sebenarnya…” ucap ibu sambil melihat chae woon yang begitu gembira.

” Dokter itu putri Jung han dae yang bernama Jessica Jung. ” Sambung ibu.

 

 

 

~Keesokan hari

” kayaknya, aku gak pernah duduk diruanganku sampai selama ini. tapi..Jessica mana ya? apa dia tidak datang?” Renung Donghae diruangan kantornya.

tok tok…seseorang mengetuk pintu ruangan Donghae.

” kau itukan sekertarisku. kenapa harus ketuk – ketuk pintu seperti itu? biasanya langsung masukk.. ” ucap Donghae.

” Donghae-ssi…. ” panggil Jessica.

” Jessica? kau datang? ” tanya Donghae yang terkejut sekaligus senang dengan kedatangan Jessica.

” Ne..aku pasti datang. inikan soal bisnis. ” jawab Jessica.

” benarkah karna bisnis? bukan karna kau rindu pada ku?!.. ” goda Donghae.

” kau ini! tentu saja karna bisnis. sudahlah, mana kontraknya? ” ucap Jessica. Donghae menunjukkan kontrak itu dan meminta Jessica mentandatanganinya. Jessica selesai dengan tugasnya.

” sudah ku tandatangani semua. kalau begitu kamsahamnida atas kerja samanya. ” ucap Jessica dan langsung membalikan badannya untuk pergi.

” eittt..Jessica-ah..kenapa kau selalu terburu – buru.. ” panggil Donghae.

” ada apa? akukan sudah selesai? ” tanya Jessica.

” biar aku yang mengantar ya.. ” ucap Donghae.

” baiklah. terserah kau saja…. ” jawab Jessica tersenyum pada Donghae. Donghae senang sekali melihat Jessica tersenyum kearahnya.

” baik. kita sudah sampai. ” ucap Donghae.

”  gomawo~ ” kata Jessica.

” ye..gwenchana. aku senang bisa mengantarmu.. hati – hati ya ”

balas Donghae dan kembali pulang. Jessica masuk kerumah sakit dan kembali menjadi Dokter Jessica.

” Dokter! cepatlah ada pasien yang baru saja mengalami kecelakaan. ” panggil seorang perawat teman Jessica.

” baiklah. siapkan alat – alatku. ” Jawab Jessica. Perawat itu berlari untuk menyiapkan alat – alat yang diperlukan Jessica. Jessica pergi dengan segera keruang pasien itu dan memeriksanya. setelah beberapa memeriksa sipasien, Jessica membawa Pasien tersebut ke kamar pasien.

” keadaannya tak terlalu parah. dia sudah bisa dibawa keruang intensif.” ucap Jessica pada seorang perawat. Perawat itupun membawanya keruangan yang diminta Jessica. Setelah menyelesikan tugasnya sebagai Dokter, Jessica pergi sejenak untuk membeli sekaleng Soda.

” Jessica Jung.. ” panggil presdir Moon Jee eun yang tiba –tiba muncul. Jessica yang melihatnya langsung membungkukkan badan dan berkata

“ Nyonya lee..sedang apa anda disini? ” tanya Jessica.

” aku ingin berbincang – bincang sedikit denganmu. maukah kau minum kopi bersamaku? ” ajak presdir Moon .

” A..? tentu boleh aku baru…saja ingin membeli sekaleng soda, sudah ada yang menawari ku minum Kopi. ” senyum Jessica. ibu dari Chae woon ini pergi bersama Jessica kesebuah cafe.

 

” bagaimana dengan pekerjaanmu sebagi dokter. apa sulit.. ” ucap presdir Moon yang berbasa – basi.

” ya…begitulah. tapi aku sangat menyukainya. ” balas Jessica.

” Jessica, aku akan pergi untuk mencuci tanganku sebentar.. ” ucap Presdir Moon.

” ne.. ” jawab Jessica. Disaat Presdir Moon sedang pergi, terlihat Donghae datang. Jessica menatap sambil merenung.

” Donghae-ah? ” ucap Jessica dalam hati.

Donghae mendekat ke meja Jessica, dan melihat Jessica disana. mereka saling menatap.

” Jessica-ah? kenapa kau bisa ada disini? “ tanya Donghae.

“ aku… “ belum selesai berbicara, presdir Moon datang.

“ oh, Donghae kau sudah datang. duduklah.. ” ucap presdir Moon pada Donghae. Jessica yang mendengar perkataan presdir itupun merasa bingung dengan apa yang terjadi saat itu, tapi dia hanya diam.

” ada apa ini sebenarnya? ” tanya Donghae.

” aku tau kalian ini sudah begitu dekat, bukan? aku rasa kalian harus sedikit menjaga jarak.. ” ucap Presdir Moon.

” menjaga jarak? hey..kau presdir Moon, apa mau sebenarnya?!” bentak Donghae.

” Donghae pelankan suaramu. dengarkan saja dulu… ” ucap Jessica sambil menarik kemeja Donghae untuk kembali duduk.

” dengarkan aku baik – baik. aku tidak bisa membiarkan kalian bersama. Jessica, ayahmu Jung Han dae, bukan? ” tanya Presdir.

” appa? ne, itu benar. ada apa? ” kata Jessica.

” ada apa? lebih baik kau tanyakan sendiri pada ayahmu itu. ” jawab Presdir Moon.

” aku sudah cukup memberi tau kalian. jadi, ingat baik – baik omonganku ini.. ” sambung Presdir Moon, lalu presdir Moon pergi meninggalkan meja itu. namun Donghae menghalanginya.

” mau apa kau menyuruh kami menjauh? cepat beri tau aku. ” ucap Donghae. Presdir Moon tetap pergi dan menghiraukan Donghae.

 

Donghae membawa Jessica untuk berjalan – berjalan sejenak.

” Jessica? kita harus bagaimana? ” tanya Donghae pada Jessica.

“ aku juga tak tau apa yang terjadi… ” jawab Jessica.

“ Jessica… “ panggil Donghae.

“ wae… “ kata Jessica. Jessica yang sedang melamun sambil berjalan itu, tiba – tiba dikagetkan dengan pelukan yang diberikan Donghae pada nya.

“ Donghae! lepaskan! apa – apaan sih. ” ucap Jessica yang malu.

“ ah.. tidak mau. “ kata Donghae.

” Kau tau…aku sudah lama menyayangimu, tapi aku fikir itu hanya main – main saja. ternyata… ” sambung Donghae yang belum selesai berbicara.

” ternyata apa? ” tanya Jessica penasaran.

“ Ternyata itu nyata dari hatiku yang paling dalam.. ”jawab Donghae yang memeluk Jessica semakin erat, bahkan Donghae memeluk Jessica dengan memejamkan matanya.

“ Donghae? kenapa kau mengatakannya saat kita justru disuruh untuk menjauh.. “ ucap Jessica. Jessicapun juga memeluk Donghae.

“ eh…sudah sudah! kau kembalilah ke Kantormu. ” kata Jessica sambil melepaskan pelukannya.

” Jessica…kau jagalah dirimu baik – baik, supaya aku bisa bertemu denganmu disuasana yang lebih romantis dari sebuah pelukan. ” ucap Donghae sambil menggenggam Tangan Jessica dengan kedua tangannya.

”  aku bisa jaga diri. tenanglah.. ” jawab Jessica dengan Senyumnya yang tulus pada Donghae.

” terimakasih karna kau mau menjaga dirimu baik – baik. ” kata Donghae. Mereka pergi tempat tujuan mereka masing – masing dan berpisah dengan meninggalkan kenangan indah diotak mereka. Donghae pergi kembali kekantornya dengan sangat terburu-buru. Dia membawa Mobil dengan wajah khawatir.

 

” presdir Moon. sekarang jelaskan padaku apa yang kau bicarakan tadi. cepat! ” bentak Donghae yang dengan paksa memasuki ruangan presdir Moon.

” maaf, presdir. tapi aku sudah memintanya untuk tidak masuk keruangan.. ” ucap sekertaris Presdir Moon.

” sudah biarkan saja Donghae disini. ” jawab pesdir. Sekertaris itupun menutup pintu ruangan dengan Donghae yang tetap ada didalam.

” ayo cepat jelaskan! ” ucap Donghae.

” Donghae, kau tau..  aku dan ayahmu memang pernah bersama. tapi Chae woon bukan anak dari ayahmu. ” kata PresdirMoon.

” bukan anak ayah? ” tanya Donghae.

” ya..benar. Chae woon itu anak dari Jung Han dae.. ayah Jessica Jung.” jawab presdir.  Donghae diam terpaku setelah mendengar ucapan ibu tirinya itu.

” aku sungguh menyayangi Chae woon. begitu juga denganmu, Donghae. tapi aku rasa aku perlu memberi taumu  semua ini. ” sambung Presdir Moon.

” apa karna Chae woon adik Jessica kau melarang ku bersamanya? aku dengan Chae woon tak terikat hubungan darah. jadi itu bukan masalah. ” ucap Donghae.

” semua yang kau katakan memang benar. Tapi,  Jung Han dae membenci ayahmu… ” kata Presdir.

” membenci ayah? kenapa dia harus membenci ayahku? “ tanya Donghae.

“ ayahmu dan Jung han dae dulunya adalah seorang teman yang bekerjasama dalam membangun Hotel Luxury itu.  namun, yang akhirnya menjadi pemimpin Hotel itu adalah ayahmu, dan Jung han dae membenci hal itu terjadi. aku khawatir dia tak akan menerimamu menjadi anggota keluarganya..“ jawab Presdir.

“ saat itu, aku dan Jung han dae memiliki hubungan. tapi sesungguhnya aku lebih mencintai ayahmu. aku pergi untuk memutuskan hubunganku dengan Jung han dae, dan ibu Jessica melihat ku bersamanya. “ lanjut presdir.

“ aku sungguh tidak mengerti.. “ pinta Donghae. Donghae yang terlalu terkejut dengan semua itu, dia berlari meninggalkan ruangan itu. Ibu Donghae itu memahami apa yang terjadi dengan Donghae dan membiarkannya pergi.

 

 

Donghae yang tak mengerti apapun, berlari untuk pergi menemui ibunya yang sudah tiada. Dia berjalan dengan air mata yang menetes perlahan- lahan. Donghae datang ketempat penyimpanan setengah serpihan abu ibunya yang belum disebar dan masih tersimpan di sebuah guci. orang Korea yang telah meninggal akan membakar tubuh orang itu dan abunya biasa ditebar di lautan dan tempat lainnya.

” ibu…aku datang.. ” bisik Donghae.

” eomma..kenapa ibu harus meninggalkan aku. umurku saat itu, seharusnya ibu masih menjagaku sampai aku besar bu.. aku tak apa yang terjadi. bagaimana dengan perasaanku? bagaimana dengan Jessica bu.. ” sambung Donghae yang semakin menangis.

Donghae hanya menangis disana. setelah menenangkan diri disana, Donghae pergi meninggalkan tempat itu. namun saat akan pergi, Donghae melihat Jessica yang juga ada disana.

” Jessica, apa kau menemui ibumu? ” tanya Donghae.

” ne.. apa kamu juga? ” jawab Jessica.

“ Ne. “ ucap Donghae. Donghae melihat wajah Jessica yang sangat pucat saat itu. tiba – tiba Jessica terjatuh, dan Donghae langsung menangkap Jessica. Namun Jessica tak sadarkan diri. Donghae sangat panik.

“ Jessica-ah..Jessica-ah..bangun. “ panggil Donghae.

            “ ini gawat! Jessica-ah..bangunlah aku mohon.. “ pinta Donghae.

Donghae langsung mmeminta bantuan dan membawa jessica kerumah sakit dengan segera.

 

 

To Be Continued~

 

Gomawo sudah membaca FF ini…

jangan lupa tinggalkan Komentar kalian yah^^.

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Donghae~~~~~~~Jessica~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tagged: , , , , , ,

8 thoughts on “(FF) – My Heart Doctor – Part 4

  1. oneal Juli 5, 2012 pukul 12:46 pm Reply

    tuhkan bner ibu tiri haepa bner2 bikin orang sebeeeeeeeel
    sica knapa kok tidak sdarkan diri…….!??!?!?!
    aaaaaahhhhh pnasaran.com
    dtnggu klnjtana
    Gumawo

    • koreanfanfictland Juli 5, 2012 pukul 1:40 pm Reply

      Gomawo sudah Komentar^^ tunggu chapter 5 nya yah..=)
      -MyBlackTears(ArifiaW)-

  2. Ester Greacia Juli 6, 2012 pukul 9:26 am Reply

    aaahhhh makin penasaran >< tapi aku kurang ngerti di bagian ortunya mereka knp…
    Jessica-ssi knp pingsan? aah eonni ku😥
    di tunggu lanjutanya yah🙂

    • koreanfanfictland Juli 6, 2012 pukul 9:43 am Reply

      belum ngerti yah…coba dibaca lagi…ha ha ha..=)
      penasaran yah kenapa Jessica pingsan…
      tunggu di next chapter yah^^

      -MyBlackTears(ArifiaW)-

  3. Naurah nazsyifah Januari 13, 2013 pukul 1:02 am Reply

    Ada apa ya , dengan jessica sehingga pingsan…
    Makin pensaran aja nih author…
    Lanjut

  4. mhaci Agustus 5, 2013 pukul 1:42 pm Reply

    knp hrus jaga jarak, .
    Adil kah ini buat haesica, .eonni sampai stress kyak x, .
    Bgus thor, .konflik yg bgus, .

  5. gorjess spazer Oktober 4, 2013 pukul 8:27 am Reply

    😦 sica eonni kenapa yah ?
    semoga appa sica eonni berubah fikiran O:-)

  6. Shin Ha Ra Mei 13, 2016 pukul 2:12 pm Reply

    trus ayahnya donghae dimana/? trus yag jahat siapa/?
    kan kasian haesica, ibunya donghae meninggal juga karna ayahnya donghae selingkuh/?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: