(FF) Tears – Part 2


“Tears”

 

 

Author: Jewels17

Genre: Friendship,Romance

Main Cast: Kim Hyoyeon, Lee Eunhyuk, Lee Donghae, Jessica Jung

Other Cast: Choi Sooyoung, Kwon Yuri (Yuri Seongsaengnim)

Disclaimer: FF ini murni karya author, dan bukan merupakan hasil jiplakan/copy-an. FF ini milik author, tapi Castnya hanya author pinjam.

 

dari pada basa-basi lebih baik langsung di baca aja ya next partnya, Teukidot😀

 

————————————————–Tears—————————————————

Review part 1

 

Aku mematikan telfonku, dan aku rasa karna teriakan ku (lagi) donghae agak panik dalam mengendarai motornya. Kulihat ada sebuah mobil yang melaju dengan cepat ke arah yang berlawan, keseimbangan donghae dalam mengendarai motor mulai berkurang hingga mobil itu berjalan ke arah kami. Tabrakan tidak bisa dihindari lagi.

 

————————————————–Tears—————————————————

-Eunhyuk pOv-

 

Saat aku tau hyoyeon dan donghae kecelakaan, aku langsung pamit pada orang tua ku, dan berusaha secepat mungkin untuk menuju rumah sakit. Aku merasa tidak tenang, apakah mereka berdua baik-baik saja?

 

Saat aku sampai di sana aku lihat ada jessica sudah sampai disana lebih dulu, dan aku memanggilnya.

 

”Jessica!”

”Sunbae, kau sudah datang”

”Bolehkah aku minta bantuan mu?”

”Tentu saja, ada apa? apa yang bisa ku bantu?”

”Tolong jaga donghae sebentar, aku akan menjaga hyoyeon, donghae menyuruh ku menjaga hyoyeon jika sesuatu terjadi padanya”

”Baiklah aku akan menjaganya”

”Khamsahamnida jessica”

 

Aku masuk kekamar hyoyeon dan duduk di kursi yang terletak di samping kasurnya.

 

————————————————–Tears—————————————————

 

-Jessica pOv-

 

Aku disuruh menjaga namja yang menyebalkan itu? aishhh sungguh sejujurnya aku tidak mau, tapi karna ini permintaan eunhyuk subae, aku harus melakukannya.

 

Saat sampai di kamar tempat donghae di rawat, aku melihat ada yang aneh dengannya. Biasanya di menari dan marah-marah gak jelas, sekarng hanya terdiam, dan tak melakukan apapun. tiba-tiba donghae bangun dari kasurnya dan langsung berdiri, aku kaget jadi aku langsung menahannya dan memarahinya.

 

”Mau kemana kau? baru bangun sudah mau jalan-jalan?”

”Hyoyeon.. bagaimana keadaanya?”

”Duduk dulu baru kujawab pertanyaan mu” ucap ku sambil mendorongnya supaya dia duduk di kasurnya. ”Aku tidak tau jelasnya, yang ku tau hyoyeon pasti akan baik-baik saja, kau tenang saja eunhyuk sunbae sedang menjaganya” lanjutku.

”Aku harus melihatnya.”

”Kubilang kau harus istirahat dulu! kalau kau sudah sehat baru jalan-jalan!”

”Apa-apaan kau ini? kau mengomeli ku seperti itu?”

”Aku disini karna eunhyuk sunbae meminta ku, jadi jangan macam-macam!”

”Dasar yeoja galak, mana ada namja yang suka pada mu?”

”Ish.. kau ini sudah istirahat dulu” ucap ku sambil bangkit dari tempat duduk.

”Kau mau kemana?” tanya donghae

”Kau mau tau saja, jangan kemana sampai aku kembali, jika aku kembali dan tidak melihat mu, aku akan menyiksamu” aku pergi meninggalkannya sendiri.

 

Aku berjalan menuju kamar hyoyeon, jujur aku khawatir dengan keadaannya. dia sahabatku tapi sudah seperti saudara ku sendiri. saat aku sudah sampai di depan pintu kamar hyoyeon, aku melihat eunhyuk sunbae sedang menggenggam tangan hyoyeon, dan kurasa dia menangis, karna melihat itu aku putuskan untuk kembali dan tidak mengganggu mereka.

————————————————–Tears—————————————————

-Donghae pOv-

 

Jessica pergi meninggalkan ku sendiri, baguslah jadi sekarang aku bisa melihat keadaan hyoyeon. Aku berjalan pelan menuju kamar hyoyeon saat sudah sampai lorong aku melihat jessica menuju kearah yang berlawanan. Aku langsung menghindarinya, karna jika dia tau aku pergi pasti dia akan mengomeli ku lagi.

Aku sampai didepan kamar hyoyeon, dan aku melihat eunhyuk hyung sedang mengenggam tangan hyoyeon, sudah kubilang jangan berduaan dengan hyoyeon dia malah menggenggam tangannya, ini sungguh menjengkelkan.Aku masuk kekamar itu dan aku meminta eunhyuk hyung untuk bicara dengan ku di luar.

 

”Hyung, apa yang kau lakukan? kau bilang kau tidak akan berduaan dengan hyoyeon, tapi kau menggenggam tangannya?” ucapku membuka pembicaraan.

”Dia kecelakaan, aku khawatir dengan keadaannya. apa itu salah?”

”Tapi kenapa kau menggenggam tangannya begitu kuat?”

”Aku sudah mengangapnya seperti adikku sendiri”

”Sudahlah lupakan, bagaimana keadaannya? dia baik-baik saja bukan?”

”Dia mengalami benturan keras di kepalanya, jadi ada kemungkin dia akan lupa ingatan. berdoalah semoga dia baik-baik saja.”

”Hyung, kau serius? kau hanya bercandakan?”

”Untuk apa aku bercanda di saat seperti ini? di mana jessica? aku harus bilang padanya kau sudah sehat”

“Aku tidak tau dia dimana” aku langsung masuk kekamar rawat hyoyeon.

 

Aku masuk dan duduk disamping kasurnya, dia yanng biasanya tersenyum, tertawa, dan berteriak hingga membuat orang kaget, kini hanya diam saja. aku tak lagi mendengar suaranya yang selalu membuatku senang.

”Hyoyeon-ah, kau baik-baik saja bukan? tolong bangun dan katakan kau baik-baik saja. kumohon…” aku menangis sambil mencium pelan tanganya.

”Donghae-ssi… kau menyukai hyoyeon?” ucap jessica yang membuat ku kaget.

”Tidak perlu menggunakan bahasa formal. ne aku menyukainya, bukan tapi aku mencintainya. sangat mencintainya”

”Rupanya begitu banyak orang yang mencintai hyoyeon. ini berikan padanya jika dia bangun, dia sangat menyangi gelang itu” jessica memberikan sebuah gelang pada ku dan langsung keluar dari kamar ini.

————————————————–Tears—————————————————

-Jessica pOv-

 

” ne aku menyukainya, bukan tapi aku mencintainya. sangat mencintainya”

Entah mengapa, tiba-tiba aku merasakan sesak di dada saat aku mendengar donghae mengatakan itu. aku memberikan gelang milik hyoyeon dan segera keluar dari kamar. sungguh saat ini aku ingin sekali pergi ke atas bukit dan berteriak sekencang mungkin.

 

Aku terdiam di kursi yang terletak didepan kamar hyoyeon. Aku… aku tidak tau apa yang sekarang ku rasakan, aku merasa sangat sesak saat aku tau donghae menyukai hyoyeon, seharusnya aku senang karna ada namja yang menyukai hyoyeon.. tapi aku.. . Aku menangis, menangis karna aku tak tau apa yang terjadi. aku menangis kencang, karna aku sunggu mersakan apa yang orang sebut dengan patah hati,. apa mungkin kalau aku cemburu karna aku menyukai donghae? tidak itu tidak boleh terjadi.. aku menangis semakin kencang.

 

Tak lama kemudian aku berjalan kembali menuju kamar rawat donghae, aku baru saja sampai tak lama kemudian dokter masuk dan berbicara pada ku dan donghae.

”Pasien sudah bisa pulang malam ini”

”Baiklah terima kasih dokter” jawab ku

”Maaf siapa nama nona?”

”Jessica Jung”

”Baiklah nona jung, kau harus menjaganya. dia tidak boleh terlalu banyak berolahraga terutama berlari, aku taku itu akan membuat kakinya semakin parah”

”Ne, baiklah kami akan segera pulang. terima kasih banyak ya dokter”

 

Aku keluar dari ruang rawat donghae, lalu ku dengar donghae menyebut nama ku dan reflek aku pun langsung menengok ke arahnya.

”Jessica”

”Wae?”

”Kau mau kemana? ”

”Tentu saja pulang, ini sudah malam”

”Biarku antar”

”Tidak perlum bukanya kau mau menjaga Hyoyeon?” ucap ku dengan nada sedikit sinis.

”Karna kau adalah sahabat hyoyeon makanya aku mau mengantar yeoja seperti mu pulang. masih untung aku tawari, kalau tidak mau ya sudah”

 

Aku mengabaikannya dan langsung berjalan keluar rumah sakit, dan aku sudah pamit pada eunhyuk sunbae plus memintanya untuk menjaga hyoyeon.

————————————————–Tears—————————————————

-Eunhyuk pOv-

 

Aku tetap disini, di kamar rawat hyoyeon, memandangin wajah dan tubuhnya yang terbujur kaku di kasur. Aku terdiam sambil menenggenggam tangannya sampai donghae tiba-tiba masuk ke sini dan langsung berteriak pada ku.

”Hyung, lepaskan tangan mu!”

”Pelankan suara mu, ini rumah sakit”

”Hyung kau membuatku sedikit membenci mu.”

”Maksudmu?”

”Kau tau sejak duu aku menyukai hyo kan? lau kenapa kau malah berduaan dengannya?”

”Kalau kau tidak tau apa-apa, diam saja. Jessica memintaku menjaganya”

”Menjaga? tapi bisakan kau tidak peru menggenggam tanganya seperti itu? kau sudah dua kai melakukan itu di depan mata ku hyung!”

”Terserah apa kata mu, aku tidak perduli. memangnya kenapa kalau aku menggenggam tangannya? kau marah? memangnya kau pacarnya hah? kau beum memilik status apa pun dengannya” jujur aku emosi dengan apa yang donghae katakan pada ku.

”Hyung kau menyukainya kan? jujur saja! kau menyukainya jugakan? katakan pada ku!”

”Ya! aku menyukainya! kau puas? aku memang menyukainya, lalu? kau mau marah pada ku? atau kau akan membunuh ku?”

”Hyung, kau benar-benar… aku tidak akan pernah membiarkan yeoja sebaik hyoyeon, bersama dengan pria seperti mu. ingat itu” donghae langsung keluar dari kamar rawat hyoyeon.

 

Sekarang donghae sudah tau persaan ku yang sebenarnya, tadinya aku mau memendam persaan ku ini. tapi, apa boleh buat ini semua sudah terlanjur terjadi. Meskipun, mungkin nanti aku juga yang akan tersakiti. tiba-tiba ponselku berdering, dan aku pun angsung keuar dari kamar dan mengangkat telfon.

”Ne, yeoboseo”

”……”

”Mianhae eomma, hari ini aku menjaga teman ku yang masuk rumah sakit, jadi aku tidak bisa pulang”

”……”

”Ne, eomma”

 

Aku mematikan telfon dan kembali masuk kekamar hyoyeon.

 

Keesokan harinya….

 

Aku berjalan di lorong kampus dan mencari jessica, dan aku melihatnya sedang bersama sooyoung dan juga donghae. sial, kenapa harus ada donghae juga disana?

”Jessica” teriakku, dan aku mendekat kearahnya.

”Ne sunbae waeyo?”

”Aku minta maaf, tapi hari ini aku tidak bisa menjaga hyoyeon. aku harus mengantar eomma dan appa ku ke bandara”

”Rupanya kau lebih memilih eomma dan appa dibandingkan dengan hyo, Eunhyuk-ssi?”

”Kau, tidak perlu ikut campur!” ucap ku sambil menunjuk donghae.

”Ada apa dengan kalian?Ne sunbae gwenchana. aku bisa menjaganya”

”Tidak perlu, biar aku yang menjaganya malam ini” tiba-tiba donghae berbicar dan langsung bangkit dari kursi yang ia duduki dan angsup menatap ku dengan tatapan licik.

”Kau? memangnya kau tidak ikut eunhyuk sunbae?”

”Tidak, untuk apa aku ikut dengannya? tenang saja, aku akan menjaganya sampai ia sudah sehat” dan donghae langsung pergi meninggalkan aku,jessica dan juga sooyoung.

————————————————–Tears—————————————————

-Author pOv-

 

Jessica yang mendengar donghae tidak memanggi eunhyuk dengan sebutan ’hyung’, jessica berfikir pasti ada masalah diantara keduannya. jessica bertanya pada sooyoung.

”Hey soo, kau tau tidak ada masalah apa antara donghae dan eunhyuk sunbae?”

”Aku tidak tau, aku tidak berani mengganggunya jika dia sedang marah. janga kau campuri urusannya, kalau kau mencampuri urusannya dia akan membenci mu”

”Jinjja? aku hanya ingin membantu menyelesaikan mesalah diantara mereka”

”Iya kaau kau berhasil, kalau kau malah bikin masalahnya jadi ribet gimana?”

”Ih, kau ini.. apa-apaan sih. sudah ya aku pergi dulu, aku ada kelas sekarang”

 

Jessica pergi meninggakan sooyoung, namu dia tidak pergi kekalas melainkan ke tempat latihan dance yang biasanya ia datangi bersama hyoyeon.

”Hyoyeon-ah, aku rindu melihatmu menari di sini…” ucap jessica sendiri.

 

Krriiinnngg…..

 

Bel berbunyi, jessica angsung pergi menuju rumah sakit untuk menjenguk hyoyeon. saat sampai disana jessica langsung masuk kekamar rawat hyoyeon dan duduk di pinggir kasur hyoyeon.

“Hyoyeon-ah ku mohon cepatah sadar, aku kesepian menjalani kuiah tanpa mu. terlalu banyak masalah yang sulit kuhadapi jika tidak ada kau hyo, hyoyeon-ah… aku… aku menyukai namja yang menyukai mu. dia mencintai mu,aku rasa dia tidak mudah baginya untuk melepaskan cintanya pada mu hyo, bagaimana ini.. apa yang harus kulakukan hyo? kumohon… kumohon bantu aku…” Jessica menangis.

 

Ternyata donghae mendengar semua yang jessica katakan, dia mendegarnya dari luar pintu, dia kaget dan dia duduk di kursi yang terletak di depan kamar rawat hyoyeon.

“Apa mungkin namja yang jessica maksud adalah aku… apa mungkin ini terjadi? apa ini alasan dia menangis dan langsung berlari saat aku katakan aku mencintai hyoyeon?” ucap donghae dalam hati.

 

Jessica keluar dari daam kamar dan melihat donghae yang sedang duduk.

”Kau sudah datang” ucap jessica sambi menghapus air matanya.

”….” donghae hanya terdiam.

”Masuklah, dan kumohon jaga hyoyeon baik-baik. dan jika sesuatu terjadi padanya segera hubungi aku. aku sudah menuis nomor ku, dan kuletakan di meja”

 

Jessica langsung pergi, donghae hanya melihat jessica dan masih tak percaya dengan apa yang ia dengar. Donghae masuk dan dia duduk di kursi yang ada di dekat kasur, mencium pelan dahi(jidat) hyoyeon,dan mengenggem erat tangan hyoyeon. Donghae menangis, air mata donghae membasahi tangan hyoyeon.

”Hyoyeon-ah…. aku membutuhkan mu…. tak apa bagi ku jika aku memang tak bisa memiliki mu, hanya melihat senyum saja aku sudah senang, dan mersa ada beban yang hiang. tapi…sekarang semua menjadi berantakan, aku dan eunhyuk,aku dan jessica dan mungkin kau dan jessica juga akan menjadi masalah nantinya. hyoyeon-ah ku mohon bangunlah…. jebal” donghae semakin mengenggem erat tangan hyoyeon dan ia semakin menangis dan menyesal dengan apa yang sudah terjadi.

 

Donghae tertidur dengan keadaan mata yang sembab karna mangis semalaman. akhirnya ia terbangun karna merasa ada yang membangunkannya.

”Donghae bangun ini sudah siang”

“Hyoyeon-ah! kau sudah sadar” donghae langsung membulatkan matanya.

”Ne, kenapa kau ada disini?”

“Kau? kau masih mengingat ku?”

”Tentu saja, kau pikir aku akan lupa pada mu?”

”Tunggu dulu”

 

Donghae mengambil ponselnya dan segera menelfon jessica

”…..”

”Hyoyeon..Hyoyeon sudah sadar”

”…..”

”Ne, cepatlah”

Donghae mematikan tefonnya dan meletakannya kembali kedalam sakunya.

 

”Hyoyeon-ah, apa kau lapar? haus? atau ada yang sakit?”

”Ada apa dengan mu? aku baik-baik saja. dan jangan bersikap berebihan seperti itu, itu bukan donghae yang ku kenal”

”Harusnya kau senang karna ada namja yang meu memperhatikan yeoja galak seperti mu”

”Kau ini, selalu saja bilang semua yeoja galak. dasar aneh”

 

Tiba-tiba jessica masuk dan langsung berari memeluk hyoyeon, hanya saja jessica tak sendiri, dia bersama eunhyuk.

”Kau? sedang apa kau disini? aku tak menyuruh mu untuk datang kesini” donghae kesal dengan kedatang eunhyuk.

 

Eunhyuk menghiraukannya dan langsung mendekati hyoyeon.

”Hyoyeon-ah, gwenchana? apakah dokter sudah bicara pada mu?”

”Ne, gwenchanayo. Belum, belum ada dokter yang datang kesini.”

”Biar aku yang panggil dokter” jessica langsung belari keluar kemar

”Kau, tidak di apa-apakan oleh nya?” eunhyuk melirik donghae

”Kau kira aku akan menyakitinya? aku bukan namja yang seperti itu” jawab donghae dengan nada sinis.

”Mungkin saja kau akan menyakitinya”

”Apa maksud mu berbicara seperti itu hah?” donghae angsung berdiri dan hendak menarik kerah baju eunhyuk, namun di tahan oleh hyoyeon.

”Apa-apan sih kalian? mana ada kakak-adik bertengkar hinga seperti itu? memangnya kalian masih kecil? kalau kalian masih kecil itu tak apa. ayo cepat lanjut kan” hyoyeon mulai berbicara.

 

Eunhyuk dan donghae hanya saling memandang satu sama lain, lalu membuang muka. mereka masih terus terdiam hingga hyoyeon tiba-tiba berteriak kesakitan.

”Ahh…..”

”Hyoyeon-ah gwenchanayo?” tanya eunhyuk dan donghae bersamaan.

”Tuh kan kalian masih punya kontak batin” ucap hyoyeon sambil terkekeh.

”Apa-apaan sih hyo, norak ah” eunhyuk langsung buang muka.

”Kayak anak kecil aja” donghae juga membuang muka.

 

Hyoyeon semakin terkekeh melihat tingkah mereka yang seperti itu. Hyoyeon tak berhenti meledek eunhyuk dan donghae, dan itu membuat mereka lupa kalau mereka sedang bertengkar. seteah lama menunggu akhirnya jessica masuk bersama dokter dan juga suster.

”Mianhae lama menunggu, aku tadi ke kamar kecil dulu hehe”

 

Dokterpun langsung memeriksa keadaan hyoyeon setelah selesai dokter meminta salah satu dari mereka untuk ikut keruang dokter, dan akhirnya eunhyuk dan donghae yang pergi mengikuti dokter.

”Ini bagus, pasien sadar dengan keadaan tidak lupa ingatan”

”Huh.. syukurlah” jawab mereka bersamaan.

”Tapi.. ada hal negatif yang mungkin saja terjadi pada pasien”

 

To Be Continued……

 

Kyaaa akhirnya selesai juga part 2 ini ><

Ayo jangan lupa komentar…. hargai kerja keras author^^

 

Facebook: Chandra Aurelia Widyawristi

Twitter: AurelLOVE_Key

Tagged: , , , , ,

3 thoughts on “(FF) Tears – Part 2

  1. fenny andriani Juli 26, 2012 pukul 9:31 am Reply

    kereeen ,, lanjut ya thor🙂

  2. diknafatsy Mei 24, 2013 pukul 2:50 pm Reply

    Next part ^^

  3. Annisa September 14, 2014 pukul 11:00 am Reply

    Kira kira apa yg bakal terjadi?
    Izin baca part 3 yaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: