(FF) My Heart Doctor – Part 5


Author minta maaf atas penundaan yang begitu lama. dikarnakan Author yang baru masuk kejenjang SMA,  jadi harus serius dulu sama pendaftaran beberapa lama.

Terima kasih karna sudah mau menunggu^^. sekarang kita lanjutin lagi My Heart Doctor part 5… selamat membaca semuanya..

Kamsahamnida…

My Heart Doctor

(part 5)

 

Author: MyBlackTears (ArifiaW)

Main Cast: Lee Donghae and Jessica Jung.

Cast: Jung Il Woo, Moon Chae Woon, Im Yoona.

Random Cast: Moon Jee eun, Joo woon, Dokter Choi, Jung Han Dae.

Review from part 4~

Donghae yang tak mengerti apapun, berlari untuk pergi menemui ibunya yang sudah tiada. Dia berjalan dengan air mata yang menetes perlahan- lahan. Donghae datang ketempat penyimpanan setengah serpihan abu ibunya yang belum disebar dan masih tersimpan di sebuah guci. orang Korea yang telah meninggal akan membakar tubuh orang itu dan abunya biasa ditebar di lautan dan tempat lainnya.

” ibu…aku datang.. ” bisik Donghae.

” eomma..kenapa ibu harus meninggalkan aku. umurku saat itu, seharusnya ibu masih menjagaku sampai aku besar bu.. aku tak apa yang terjadi. bagaimana dengan perasaanku? bagaimana dengan Jessica bu.. ” sambung Donghae yang semakin menangis.

~~~~

Donghae hanya menangis disana. setelah menenangkan diri disana, Donghae pergi meninggalkan tempat itu. namun saat akan pergi, Donghae melihat Jessica yang juga ada disana.

” Jessica, apa kau menemui ibumu? ” tanya Donghae.

” ne.. apa kamu juga? ” jawab Jessica.

“ Ne. “ ucap Donghae. Donghae melihat wajah Jessica yang sangat pucat saat itu. tiba – tiba Jessica terjatuh, dan Donghae langsung menangkap Jessica. Namun Jessica tak sadarkan diri. Donghae sangat panik.

“ Jessica-ah..Jessica-ah..bangun. “ panggil Donghae.

“ ini gawat! Jessica-ah..bangunlah aku mohon.. “ pinta Donghae.

Donghae langsung meminta bantuan dan membawa jessica kerumah sakit dengan segera.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“ Dokter, aku mohon cepat lakukan pertolongan. aku tidak tau apa yang terjadi padanya. ” ucap Donghae pada Dokter.

“ baik. Sementara tuan tolong tunggu disini. “ jawab Dokter itu meminta Donghae agar tidak masuk keruangan pemeriksaan. Donghae menunggu Dokter datang untuk memanggilnya, karna Donghae benar – benar menghawatirkan Jessica saat itu.

” Tuan, wanita ini baik –baik saja tapi dia sepertinya menerima tekanan terlalu besar. itu sangat tidak baik untuknya. ” ucap Dokter yang akhirnya mendatangi Donghae.

” tekanan? baiklah aku akan memperhatikan hal itu. apa aku sudah bisa masuk? ” tanya Donghae.

” oh ya, tentu. ” jawab Dokter itu.

” Jessica, apa kau baik – baik saja? ” tanya Donghae pada Jessica.

” ne, aku sudah membaik. hanya saja soal ayahmu dan ayahku… ” ucap Jessica.

” A…itu. kau sudah mengetahuinya juga? ” tanya Donghae.

” sejujurnya, aku sudah mengetahuinya sejak lama, namun baru menyadari bahwa orang itu ternyata ayahmu. aku menyadarinya karna ucapan ibumu itu. ” jawab Jessica.

” apa berarti kau tau bahwa Chae woon adikmu? ” tanya Donghae lagi.

” Chae woon? ya. Tapi masih belum percaya sampai saat ini. ibu kamikan berbeda. ” kata Jessica.

” memang benar… ” desah Donghae.

” kau disini menemaniku dari tadi , apa sudah makan? “ ucap Jessica.

“ Makan? aku belum makan. apa kau sudah makan? mau aku belikan makanan? ” tanya Donghae sambil menatap Jessica. Jessica yang melihat Donghae bertanya seperti itu, Jessicapun juga menatap Donghae.

” Wae-Waeyo? kenapa kau menatapku seperti itu? ” tanya Donghae dengan wajah bingung. Jessica hanya tertawa kecil.

” kau ini. aku bertanya apa kau sudah makan atau belum, tapi kau justru bertanya lagi padaku. ” jawab Jessica.

” euh? apa itu hal yang membuatmu tertawa? aku hanya khawatir padamu. itu saja…. ” ucap Donghae yang sedikit marah karna ditertawakan.

” baik baik. eh? khawatir? ” kata Jessica. Jessica sedikit terkejut dengan ucapan Donghae itu.

” i-iya..aku khawatir padamu… “ kata Donghae sambil menggaruk kepalanya.

” benarkah? senang sekali mendengar kau berkata seperti itu… ” balas Jessica.

” kalau begitu, aku beli makanan sebentar yah.. kau diamlah disini.  ” ucap Donghae pada Jessica.

“ Ne. “ jawab Jessica. Donghaepun meninggalkan ruangan Jessica dan  pergi untuk membeli makanan.

Donghae membeli Kimchi dan sup rumput laut untuknya dan juga untuk Jessica.

“ Semoga saja dia mau makanan yang kubelikan untuknya… ”  kata donghae sambil berjalan kembali ke rumah sakit. Donghae berjalan ke ruangan Jessica, dan membuka pintu. Namun Donghae tak melihat ada Jessica disana.

” Jessica-ah… Jessica-ah.. apa kau dikamar mandi? ” tanya Donghae mencari Jessica di kamar mandi. Donghae mengetuk pintu kamar mandi namun tak ada Jawaban dari Jessica. Donghae membuka pintu, dan ternyata Jessica juga tidak ada disana. Donghae yang panikpun berlari mencari Jessica dengan makanan yang masih digenggamannya.

“ mianhaeyo. apa kau melihat seorang pasien wanita dengan rambut pirang yang lewat disini? “ tanya Donghae pada Seorang perawat yang kebetulan melintas.

“ rambut pirang? “ kata perawat itu.

“ … “

“ oh…wanita itu tadi aku lihat pergi kearah taman. “ sambung Perawat itu.

“ Taman?! Aratta, kamsahamnida. “ ucap Donghae. Donghae langsung pergi ke arah taman untuk mencari Jessica. saat ada disana Donghae melihat Seorang wanita berambut pirang. Donghae menegornya.

” Jessica? ” panggil Donghae. Ternyata dia bukan Jessica.

“ Donghae-ah… Yeogi.. “ teriak Jessica yang ternyata sedang duduk dipinggir kolam ikan di taman.

Tiba – tiba Donghae berlari dan memeluk Jessica. Jessica sangat terkejut. Donghae memeluk Jessica dengan sangat erat. Jessica kebingungan, apa yang terjadi dengan Donghae.

” kenapa dia memelukku seerat ini? ada apa? ” pikir Jessica.

” kenapa kau pergi tanpa berkata padaku.. ” desah Donghae yang sedang memeluk Jessica dengan erat.

” … ” Jessica diam.

” sekarang aku benar – benar khawatir padamu.  tadikan sudah aku bilang jangan pergi kemana – mana.. ” Sambung Donghae.

” aduh..apa ini? kenapa rasanya panas sekali.. ” ucap Jessica.

Donghae yang mendengar perkataan Jessica, langsung melepaskan pelukannya.

” mianhae. aku membelikan mu ini.. karna saat memelukmu makanan ini tetap ku genggam, jadinya badanmu terasa panas yah. mian.. ” kata Donghae sambil menunjukan makanan yang dibawanya.

” pantas saja panas.. ngomong – ngomong apa itu? ” tanya Jessica.

” ini sup rumput laut. ayo duduk disini. “ jawab Donghae sambil menarik Jessica untuk duduk di bangku taman. Jessicapun duduk.

“ kenapa sup rumput laut? kau fikir aku baru melahirkan.. ”ujar Jessica.

” ani..ani. wajahmu sangat pucat, itu pasti karna kurang darah. makanya aku membelikanmu sup rumput laut untuk mempercepat prokduksi darah ditubuhmu. ” jawab Donghae panjang lebar.

” hem.. kau baik sekali. tapi yang ini apa? bukannya ini kimchi? aku juga mau. ” kata Jessica.

” boleh. boleh. ” jawab Donghae.

” Jessica-ah, untuk apa kau duduk dipinggir kolam ikan? ” sambung Donghae bertanya pada Jessica.

” aku ingin memberi ikan – ikan itu makan. tadi aku pergi untuk menghirup udara segar, maaf karna sudah membuatmu khawatir. ” jawab Jessica sambil memakan sup yang di berikan Donghae.

” baiklah. kau ku maafkan, ini karna keadaan mu saat ini. ” kata Donghae.

” mianhaeyo, tapi pasien harus kembali keruangannya sekarang. ” kata seorang Perawat pada Donghae dan Jessica.

” aratta. biar aku saja yang membawanya kembali kekamarnya. ” jawab Donghae. Donghae bersama Jessica kembali keruangannya.

” Jessica.. ” teriak Jung han dae yang datang pada Jessica.

” appa? bukannya ayah sedang pergi keluar kota? ” tanya Jessica yang meihat ayahnya tiba – tiba ada dihadapannya.

” aku dihubungi oleh administrasi rumah sakit kalau kau tak sadarkan diri.. ” jawab Ayahnya.

” administrasi? inikan bukan rumah sakit wonbang. kenapa administrasi bisa menghubungimu ayah? ” tanya Jessica lagi.

” sudahlah,  itu bukan hal penting sekarang. apa kau baik – baik saja? ” kata ayahnya.

” ne. jessica sekarang sudah baik – baik saja ahjussi.. ” ucap Donghae.

” neoneun.. Donghae? direktur hotel luxury? ” ucap Ayah Jessica.

” ne, ahjussi. naneun Donghae imnida.. ” jawab Donghae sambil membungkukkan badannya.

” kau ada disini? bersama Jessica? untuk apa? “ Tanya Jung han dae.

“ a… yeogineun na… menemani Jessica. “ jawab Donghae.

“ ada hubungan apa kau dengan putriku?  ” tanya ayah jessica lagi. Jessica tiba – tiba memegang kepalanya dan bersandar pada Donghae. Donghae yang belum menjawab pertanyaan ayah jessica itupun langsung menahan tubuh Jessica.

” Jessica ada apa? ” ucap Donghae.

“ Jessica! “ panik ayah jessica.

“ appa.. naneun gwenchana. tak usah khawatir, hanya saja aku merasa pusing lagi. ” jawab Jessica.

” kalau begitu kita harus cepat kembali ke kamar pasien..  ” kata Donghae sambil membantu Jessica berjalan.

Donghae, Jessica dan juga Jung han dae, ayah jessica. mereka kembali ke kamar Jessica dan membantu Jessica berbaring di ranjangnya.

” appa, jika appa masih sibuk dengan urusan pekerjaan di luar kota, appa bisa pergi. aku tidak apa – apa kok. ” desah Jessica.

” maafkan ayah Jessica. tapi jika urusan ayah sudah benar – benar selesai ayah pasti akan segera kembali. ” ucap Ayah Jessica sambil mencium kening Jessica. Ayah Jessica yang masih khawatir dengan keadaan putrinya itu terpaksa meninggalkan Jessica karna urusan pentingnya.

” ayahmu itu tidak tau ya kalau aku anak moon jee eun? ” tanya Donghae pada Jessica.

” sssth… ayahku masih didepan pintu tau. ” kata Jessica. Donghae melihat ke arah pintu.

” iya. kau benar. aku rasa ayahmu sulit meninggalkanmu saat keadaanmu sedang seperti ini… ” balas Donghae. Jessica hanya tersenyum.

” ayahmu sudah pergi. bagaimana? dia tau tidak? ” sambung Donghae.

” sepertinya dia belum tau. tapi dia tau kalau moon jee eun itu presdir di Hotelmu. ” jawab Jessica.

” hemm..begitu. o ya, Jessica apa kau lelah? tidurlah… ” ucap Donghae. Jessica mulai memejamkan matanya, Donghae tetap disamping Jessica. beberapa lama disamping Jessica, Donghae mulai merasa lelah juga. akhirnya Donghae juga tertidur. Donghae tertidur dalam keadaan duduk dan kepala disamping tangan Jessica.

Hari mulai gelap, setelah tidur beberapa jam Jessica terbangun dan melihat Donghae disampingnya. Jessica menyentuh kepala Donghae sambil tersenyum. tiba – tiba Donghae mulai terbangun. Jessica langsung melepaskan tangannya itu. Ternyata Donghae tidak terbangun, dia hanya bergerak sedikit. Jessica sangat lega melihatnya. Setelah itu, Jessica bangun dari ranjangnya dengan sangat hati – hati agar tidak membuat Donghae terbangun. Jessica pergi keluar ruangan dan duduk dekat ruangan itu.

” jika ayah tau tentang Donghae, apa ayah akan melarang aku untuk tetap bersamanya.. ” desah Jessica.

Seorang gadis kecil melintas didepan Jessica. dan tiba – tiba, ia terjatuh. Melihatnya Jessica langsung membantu gadis itu berdiri.

” Gadis kecil? kau baik – baik saja. ” ucap Jessica.

” A… aku tidak apa. gomawo unnineun neomu yeoppoyo ( trima kasih kakak yang cantik).

” yeoppo? kau ini manis sekali. kenapa kau ada disini sendirian? “ tanya Jessica.

“ aku ingin pergi ke kamar ibuku. tadi aku pergi kekamar kecil ditemani seorang perawat. tapi tidak tau dimana dia, jadi aku kembali ke ruang ibuku sendiri. “ jawab Gadis kecil itu.

“ ibumu dirawat disini? dan kau menemaninya sendirian? kau hebat sekali… “ kata Jessica sambil tersenyum pada gadis kecil itu.

“ kakak.. itu pacar kakak datang.. “ ucap Gadis kecil itu.

” pacar? ” Jessica berbalik badan, dan disana ada Donghae.

” wah gadis kecil, kau ini peramal ya? kau hebat sekali menebak aku adalah pacar kakak cantik ini.. ” kata Donghae mendatangi gadis kecil itu disamping Jessica. Jessica menatap Donghae saat Donghae mengatakan semua hal itu.

” Gomawoyo. ” jawab Gadis kecil itu.

“ ayo kita pergi ke ruangan ibumu.. ” ajak Donghae sambil menggendong gadis kecil itu dengan tangan kirinya. Donghae juga menggenggam tangan Jessica di tangan kanannya.

” Annyeong haseyo.. ” salam Jessica sambil membuka pintu ruangan ibu dari gadis kecil itu.

” ibu.. ” panggil gadis kecil itu, turun dari gendongan Donghae.

” Yui? ” ibu gadis kecil itu terkejut saat melihat anaknya ada bersama Jessica dan Donghae.

” mianhaeyo ahjumma. yui kecil ini sepertinya terlepas dari genggaman perawat. tadi aku melihatnya berjalan sendiri… ” ucap Jessica.

” maaf sudah merepotkan kalian. aku benar – benar berterima kasih. Yui hanya sendiriian menemaniku, ayahnya sudah meniggal 2 tahun yang lalu. ” jawab ibu Yui.

” bibi dirawat disini? ” tanya Donghae.

“ ya.. aku mengidap Leukimia beberapa bulan yang lalu.. ” kata bibi itu sambil tersenyum menatap Yui kecil.

” Yui memang anak yang mandiri. dia sangat manis dan juga pemberani.. ” ucap Donghae.

” lalu, kenapa kalian bisa ada dirumah sakit? ” tanya ibu Yui.

” aku hanya kelelahan dan mengalami tekanan.. itu yang dokter katakan padaku. ” jawab Jessica.

” benarkah? kau masih muda.. jagalah dirimu baik – baik. supaya kau bisa hidup bersama pemuda ini dengan waktu yang lama..  ” ucap ibu Yui sambil menengok ke arah Donghae.

” ah… iya. ” jawab Jessica.

” tentu bibi. aku yang akan menjaganya.. ” kata Donghae memotong pembicaraan. ibu Yui hanya tersenyum melihat tinkah Donghae.

” baik kalau begitu kami pergi dulu, bi.  kami harus kembali. ” ucap Jessica.

“ oh iya. hati – hati.. dan terima kasih.. ” balas ibu yui. Donghae dan Jessica pergi meninggalkan ruangan ibu Yui.

” Donghae, kenapa kau berbicara seperti itu tadi? “ tanya Jessica.

“ memangnya kenapa? kau malu ya? ” canda Donghae.

” … ”

” aku itu serius… ” sambung Donghae. Jessica menatap Donghae, dan Donghaepun begitu.

” maksudmu.. ” kata Jessica.

” aku ingin bisa selalu menjagamu agar aku bisa terus bersamamu. itu semua karna aku mencintaimu… ” ucap Donghae.

” … ”

To be Continued….

setelah membaca, dimohon Komentarnya dan pendapatnya yah:3 …

twitter: @fia68JaeHyun

facebook: Chandra Arifia Widyalarasati.

Tagged: , , , , ,

3 thoughts on “(FF) My Heart Doctor – Part 5

  1. Naurah nazsyifah Januari 13, 2013 pukul 1:13 am Reply

    Wewww …
    Donghae menyatakan cinta sama jessica , tpi appanya setuju gk ya sama hubungan mereka , setelah tau appanya donghae ?
    Makin penasaran aja nih..
    Lanjut

  2. mhaci Agustus 5, 2013 pukul 1:55 pm Reply

    So sweet, .mau dong dijagain hae oppa, .hahaha
    Jdi deg2 thor bca x, .
    Bgus thor FF x, .kren, .

  3. Shin Ha Ra Mei 13, 2016 pukul 2:23 pm Reply

    semoga mereka bisa bersatu, HaeSica Fighting!!
    author, aku mau lanjut baca lagi ya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: