(FF) Tears – Part 3


 “Tears”

 

Author: Jewels17

Genre: Friendship,Romance

Main Cast: Kim Hyoyeon, Lee Eunhyuk, Lee Donghae, Jessica Jung

Other Cast: Choi Sooyoung, Kwon Yuri (Yuri Seongsaengnim), Yunho

Disclaimer: FF ini murni karya author, dan bukan merupakan hasil jiplakan/copy-an. FF ini milik author, tapi Castnya hanya author pinjam.

Kyaaaa >< Author minta maaf ya kalo part yang ke3 ini lama banget nongolnya, abis author belom dapet banyak inspirasi ><..

ya sudah dari pada basa-basi mendingan langsung aja ya… Teukidot…

————————————————–Tears—————————————————

Review part 2

 

Dokterpun langsung memeriksa keadaan hyoyeon setelah selesai dokter meminta salah satu dari mereka untuk ikut keruang dokter, dan akhirnya eunhyuk dan donghae yang pergi mengikuti dokter.

”Ini bagus, pasien sadar dengan keadaan tidak lupa ingatan”

”Huh.. syukurlah” jawab mereka bersamaan.

”Tapi.. ada hal negatif yang mungkin saja terjadi pada pasien”

***

Author pOv

”Apa itu dokter?” tanya eunhyuk dengan tampang panik.

”Masih ada kemungkinan pasien kehilangan ingatanya, jikapasien terlalu banyak pikiran yang membuat pasien stres, itu bisa membuat pasien hilang ingatan yang bersifat permanen”

Eunhyuk langsung tertunduk lemas, donghae hanya menghela nafasnya dan berterima kasih pada dokter dan pergi dari ruangan dokter.

Saat eunhyuk dan donghae kembai keruang rawat hyoyeon, jessica mengajak eunhyuk berbicara diluar dan menyuruh donghae menjaga hyoyeon sementara mereka bicara.

”Bagaimana sunbae? apa kata dokter?” jessica membuka pembicaraan.

”masih ada kemungkinan hyoyeon kehilangan ingatanya…” jawab eunhyuk lemas.

”Mwo? jijjayo? lalu apa yang harus kita lakukan agar itu tak terjadi?”

”Hyoyeon tidak boleh sampai stress”

”Kalau begitu… Sunbae jangan bertengkar di hadapan hyoyeon”

Eunhyuk menatap jessica dengan penuh tanya.

”Aku tau sunbae dan donghae sedang bertengkar, dan kalian berdua pasti sudah dianggap keluarga oleh hyoyeon. Jika hyoyeon tau sunbae sedang bertengkar dengan adiknya, pasti hyoyeon akan terus memikirkannya” jessica tersenyum kecil pada eunhyuk yang masih terlihat lemas.

 

Tak lama kemudian jessica masuk kekamar hyoyeon dan mulai mengajak hyoyeon berbincang-bincang.

”Hyoyeon-ah….. Jeongmal bogosipeoyo!!!” ucap jessica seraya memuluk hyoyeon.

”Nado sica-ah… dimana sooyoung?”

“Dia ada acara, sooyoung di pilih ikut lomba, tapi aku tak tau lomba apa” donghae menjawab.

“O iya… ini” donghae memberikan gelang yang sempat diberikan jessica pada nya.

“Ini… kenapa ada pada mu?” tanya hyoyeon tak mengerti.

”entahlah, waktu kau masih koma jessica memberikan ini pada ku. lau langsung berlari keluar” jawab donghae sambil mengangkat bahunya.

Jessica hanya tersenyum kecil pada hyoyeon namun hyoyeon malah menatap jessica sinis, itu terus terjadi hingga hyoyeon bertanya.

”Dimana Eunhyuk sunbae? bukankah tadi dia disini?”

“Entahlah,tapi tadi dia bilang dia ingin membeli sesuatu yang berasa strawberry” jawab jessica.

Tak lama kemudian eunhyuk masuk ke ruang rawat hyoyeon, Jessica dan hyoyeon menatap eunhyuk, donghae juga menatap eunhyuk hanya saja dengan tatapan yang berbeda. donghae menatap eunhyuk dengan mata sinis.

“Waeyo? kenapa kalian menatap ku begitu?” tanya eunhyuk heran.

Donghae langsung membuang muka, pura-pura sibuk dengan ponselnya hingga tiba-tiba hyoyeon bertanya.

”Ada apa sih? dari tadi ku perhatikan donghae menatap eunhyuk sunbae dengan mata sinis. apa yang terjadi di antara kaian?”

Eunhyuk langsung meletakan belanjaannya dan merangkul donghae.

”Kami baik-baik saja, memangnya kau pikir apa yang terjadi di antara kami?” ujar eunhyuk sambil tersenyum pada donghae.

Donghae menatap heran eunhyuk, karna setaunya mereka sedang bertengkar, tapi kenapa eunhyuk bertingkah seperti itu padanya.

”Baguslah jika tidak terjadi apapun diantara kalian, aku pikir persaudaraan kalian hancur karna sebuah pertengkaran” hyoyeon tersenyum melihat tingkah eunhyuk dan juga donghae.

Donghae pOv

Ada apa ini? kenapa tadi hyung.. aishh eunhyuk-sshi bertingkah seperti itu? kenapa dia sok akrab sekali dengan ku?.

Saat aku dan eunhyuk akan pulang dan jessica yang menjaga hyoyeon malam ini, aku langsung bertanya pada eunhyuk.

”Apa maksud mu?”

”Apanya yang apa?”

”Jangan pura-pura tidak tau eunhyuk-sshi, apa maksud mu merangkul ku tadi?”

”Sudahlah hae, kita jangan bertengkar karna hal sepele begini. aku tau kita menyukai yeoja yang sama, tapi apa perlu kita berkelahi seperti itu?”

”Cih..” aku membuang muka ”kau merebut yeoja yang aku suka” lanjut ku.

”Hyoyeon sedang sakit sekarang, jangan sampai karna tau masalah kita, dia jadi lupa ingatan. jika kau memang menyukainya dan dia juga menyukai mu, aku akan membiarkan kalian bersama”

”Tapi aku tak mau membiarkan kau bersama dengan hyoyeon!” ucap ku dengan nada agak tinggi.

Kulihat dia hanya terdiam, mungkin dia kehabisan kata-kata.

”Baiklah, aku akan bersikap baik pada mu. hanya di hadapan hyoyeon” ucap ku.

”bagaimana dengan eomma dan appa? lalu jessica? tak bisakah kita sudah saja perkelahian ini?”

”itu tak kan terjadi hingga aku tau siapa yang hyoyeon pilih.”

Aku langsung menaiki motorku dan membiarkan eunhyuk sendirian. selama aku dalam perjalanan aku terus memirkan siapa namja yang hyoyeon sukai. dia lebih memilih aku atau eunhyuk? aisshhh… ini bisa membuat ku gila.

Keesokan harinya di kampus….

”Sooyoungie!!!” teriak memangil sooyoung yang sedang berjalan bersama temannya.

”Donghae, ada apa dengan mu? berteriak seperti itu, kau pikir aku tuli?!”

”Hehehe mianhae soo, apa kau ada waktu? ada yang ingin ku tanyakan”

”Yasudah, tanya saja”

”Jangan disini, disini kan ada teman-teman mu”

”Lalu?”

”Aku tidak mau mereka tau babo!”

Sooyoung langsung menyuruh temannya untuk pergi lebih dulu. aku dan sooyoung menuju tengah taman dan aku langsung bertanya padanya.

”Soo apa k..” ucapakan ku terhenti karna sebuah suara yang sangat berisik.

”SOOYOUNG!!!” teriak seorang yeoja yang tampak tak asing lagi bagi ku, ah.. itu jessica.

”YA! kenapa kalian berdua punya sifat yang sama? berteriak memanggil nama orang, kalian pikir aku tuli hah?” ujar sooyoung dengan nada agak tinggi di awal.

”Mianhae soo…”

”tuhkan jawaban kalian sama… kalian itu jodoh ya?”

”YA!” teriakku bersama jessica bareng.

”Sudah ku bilang jangan berteriak babo!”

”Ish.. kau ini, kemari sebentar ada yang ingin ku katakan” kulihat mereka berbisik.

”Jijjayo? dimana dia?”

”Ya… sooyoung-ah. kau mau kemana? aku belum selesai bicara!”

”Mianhae donghae-ah, aku harus pergi. nanti hubungi aku saja, atau kita bicara sepulang sekolah ok?!”

Sooyoung dan jessica langsung pergi begitu saja. ya!! ini semua gara-gara yepja yang aneh itu! kalau saja jessica tak datang dan mengajak sooyoung pergi, pasti aku sudah dapat jawabannya sekarang! Arrggghhh!!!!

Krriiinnngg….

Aku harus segera menemui hyoyeon, aku ingin apa dia masih apa yang ku ucapkan sebelum kecelakan?

Di Ruang rawat hyoyeon….

”Annyeong hyoyeon-ah”

”Donghae, kau kesini? ada apa?”

“Tak apa, memangnya aku tak boleh kesini?”

”Tentu saja boleh, bagaimana dengan tugas bahasa china? sudah selesai kah?”

”Ne, sudah selesai. aku sudah mengumpulkannya”

”Gomawo hae, aku tidak membantu sama sekali”

”Gwenchana…”

Lalu kami berbicara sedikit, sesekali tertawa bersama. sudah lama sekali aku tak melihat senyumnya, aku merindukannya. Suara yang sudah sangat tidak asing lagi bagiku maupun hyoyeon, menghentikan obrolankami.

”Hyoyeon-ah!!! I miss you!!!” ucap sooyoung langsung memeluk hyoyeon.

“Jangan sok inggris deh soo.. gak cocok tau” Jessica juga datang bersama sooyoung.. dan hyung ku juga datang. kenapa dia juga datang?

”Hey,Hae… kau sudah datang? cepat sekali…”

”Ne… Hyung” terpaksa aku harus memanggilnya hyung lagi.

”Hey, aku lapar. aku ingin makan di luar.” tiba-tiba hyoyeon bicara.

”Biar aku dan jessica tanya dokter kapan kau bisa pulang ok?!”

Author pOv

Jessica dan Sooyoung pun keluar dan mencari dokter. selama mereka pergi di ruang rawat hyoyeon tak terjadi banyak percakapan. hanya sesekali hyoyeon yang berusaha merubah suasana namun selalu gagal.

Tak lama kemudian Jessica dan Sooyoung kembai bersama dokter dan juga sorang suster. Dokterpun langsung memeriksa keadaan hyoyeon.

”Pasien sudah bisa pulang, tapi ingat pasien tidak boleh sampai stress. jagalah kesehatanmu” ujar dokter sambil tersenyum pada hyoyeon.

”Ne, Dokter. Gomawo” jawab hyoyeon sambil tersenyum juga.

Hyoyeonpun berganti pakaian dan membereskan barang-barangnya yang terletak di meja. setelah selesai Hyoyeon, Jessica, Sooyoung, Donghae dan juga Eunhyuk pergi menuju restoran terdekat dari rumah sakit.

Mereka duduk di restoran itu dan langsung memanggil pelayan dan memesan beberapa makanan dan juga minuman. mereka me-ngobrol sesekali saat mereka sedang makan. setelah kurang lebih 7 menit, mereka keluar dan langsung berniat pulang.

”Hyoyeon-ah, mau ku antar pulang?” ajak donghae.

”Tidak perlu. aku akan pulang bersama soo. aku mau ke rumah yuri seongsaengnim dulu. bagaimana kalau kau mengantar jessica?”

”Ih.. Hyo apaan sih?” jessica langsung memukul pelan lengan hyoyeon.

”Karna ini permintaan hyoyeon.. jadi kau mau pulang dengan ku?” tanya donghae ketus.

”Tidak perlu, dari pada diantar karna terpaksa lebih baik aku pulang jalan kaki” jaab jessica yang agak naik darah.

”Bagaimana kalau pulang bersama ku? Sica kau mau kan ku antar?” eunhyuk tersenyum manis pada jessica.

”Tidak perlu repot-repot sunbae, aku mau main menginap di ruma yuri seongsaengnim bersama hyoyeon saja”

”YA! kenapa kau menjawab eunhyuk hyung dengan begitu manis? sedangkan dengan ku tidak?” donghae berteriak.

mendengar ucapan donghae semua jadi tertawa bersama tapi donghae sesekali marah karna merasa terhina telah di tertawai. akhirnya mereka pulang ketempat masing-masing.

Hyoyeon pOv

Aku senang karna mulai lusa aku susah bisa masuk kampus lagi, aku rindu… rindu ruang kelas, rindu taman tengah yang selalu di penuhi yeoja karna kehadiran donghae, rindu ruang dance yang sering berdebu…. aku ingin segera masuk kampus!!!

”Hyoyeon-ah, ayo cepat masak aku lapar” rengek sica pada ku.

”Aish.. tidak mau, masaklah sendiri”

”Cepat lah…. jebal hyoyeon ah…”

“Ne… baiklah dasar bawel”

Jessica selalu saja seperti itu, memaksa ku melakukan ini dan itu. saat aku sedang memasak tiba-tiba ponselku bergetar.

To: Hyoyeon

 

Hyoyeon-ah, apa kau sudah sembuh? apa kau bisa ikut kompetisi dance antar kampus 2 minggu lagi?

 

From: Yunho

 

————————————————————————————————————

 

To: Yunho

 

Ne, aku sudah sembuh. aku rasa aku bisa…

dance solo atau couple?

 

From: Hyoyeon

 

————————————————————————————————————

 

To: Hyoyeon

 

Hanya ada categori untuk Couple dan Grup. kau mau ikut yang mana?

 

From: Yunho

 

————————————————————————————————————

 

 

Bagaimana ini? kalau aku memilih couple siapa yang menjadi partner ku? kalau grup itu juga membutuhkan orang lebih dari 2. bagaimana ini???

“Hyoyeon-ah…. sudah selesai belum? aku sudah sangat lapar!!!” jessica kembali berteriak

“Sudah makan saja sendiri, sudah ku letakan di atas meja.”

Aku mengambil ponsel ku yang sempat aku letakan di atas meja dan langsung menuju kamar yang dulu dipakai yuri seongsaengnim. saat aku masuk aku langsung duduk di ujung kamar dan berfikir apa yang harus kulakukan untuk kompetisi dance itu? aku sudah terlanjur mengatakan aku akan ikut. Sooyoung dan Jessica! kami bisa ikut dance grup kalau bertiga!

Tanpa basa-basi aku langsung menghubungi sooyoung.

”Yeoboseoyo” kudengar jwaban dari sebrang sana.

”Soo, kau mau tidak ikut kompetisi dance grup bersama ku dan jessica?”

”Mianhae, tapi aku sudah akan ikut dance couple”

“Mwo?! jinjjayo? dengan siapa?”

“Changmin sunbae, dia mengajak ku. baru saja”

”Aishh… bagaimana ini? aku disuruh ikut sama yunho subae tapi tak tau harus ikut yang mana dan sama siapa…”

”kenapa tidak sama Donghae? Eunhyuk sunbae? Jessica? kau bisa ikut dance grup jika ber4 atau kau bisa ikut dance coupe dengan salah satu diantara mereka kecuali jessica”

”Mana mungkin aku mengajak mereka? aku malu tau”

”Biar aku membantu mu, mau sama donghae atau eunhyuk sunbae?”

”Sudahlah lupakan!”

Benar juga, aku bisa mengajak eunhyuk sunbae atau donghae. tapi… mereka juga ahli dalam bidang dance, pasti banyak yang ingin menjadi partner mereka. bagaimana ini? Yunho subae, apa juga ikut ya? lebih baik aku tanyak soal eunhyuk sunbae pada yunho sunbae, setau ku mereka kan dekat.

To: Yunho

 

Sunbae, apa sunbae juga akan ikut kompetisi ini? siapa saja yang akan ikut?

 

From: Hyoyeon

————————————————————————————————————

 

To: Hyoyeon

 

Ne, aku juga akan ikut. yang dipastikan akan ikut Sooyoung,Eunhyuk,Donghae,Aku dan juga kau.

Tapi aku tidak tau siapa pasangan mereka

 

From: Yunho

————————————————————————————————————

 

To: Yunho

 

Sunbae, aku tidak tau harus mengajak siapa untuk menjadi partner dance ku bagaimana ini ><

 

From:Hyoyeon

————————————————————————————————————

 

To: Hyoyeon

 

Aku juga mengalami hal yang sama. tadinya aku mau mengajak changmin tapi dia malah lebih memilih sama sooyoung -,-

Bagaimana kalau kita jadi partner? pasti menyenangkan

 

From: Yunho

————————————————————————————————————

 

To: Yunho

 

Jinjjayo? aku sangat senang jika bisa menjadi partner dance mu sunbae ^^

Aku harap kita bisa menjadi partner dance yang hebat ^^

 

From: Hyoyeon

 

Setelah menekan tombol send, aku mendengar suara jessica yang berteriak dari bawah

”Hyoyeon-ah!!! Ada yang mencari mu,cepat turun!”

”Ne!”

Aku segera turun tanpa membawa ponsel yang ku tinggalkan di kamar. dan ternyata yang datang Eunhyuk sunbae dan Donghae.

”Annyeong, waeyo? tiba-tiba datang kesini?”

”Aku diminta memberi tau mu soal kompetisi dance, tapi si donghae ngikut..” ucap eunhyuk sambil menatap sinis donghae.

Donghae hanya diam sambi memukul pelan engan hyung-nya itu.

”Aku sudah di beri tau oleh yunho sunbae”

“Lalu siapa yang kau pilih untuk menjadi partner mu? apa kau sudah dapatkan partner?”

Hyoyeon langsung terdiam dan terlihat sedikit kaget karna eunhyuk angsung bertanya soal itu. ’Kenapa eunhyuk sunbae bertanya soal itu? apa yang harus ku katakan?’ batin hyoyeon.

”Ehmmm…hmmm…” hyoyeon masih tidak tau apa yang harus ia katakan, dia tidak tau sebaiknya dia memberi tau yang sebenarnya atau tidak.

”Kalau kau belum dapat partner bagaimana kalau menjadi partner ku?” ucap donghae langsung.

Jessica yang mendengar sekaligus melihat donghae mengajak hyoyeon untuk menjadi partner nya, langsung tersedak dan langsung berlari ke kamar mandi karna air mata perlahan turun dari air matanya.

”Sica! waeyo? gwenchana?” tanya hyoyeon yang panik dengan keadaan sahabatnya.

To Be Continued….

 

 

Gomawo yan bagi kalian yang sudah setia nungguin part 3 ini ><

sekali lagi author minta maaf karna lama banget nge-postnya ><

Ok! Don’t forget to leave your comment!

makin banyak comment makin semangat author nge-lanjutinnya😄

Tagged: , , , , ,

9 thoughts on “(FF) Tears – Part 3

  1. fenny andriani Agustus 3, 2012 pukul 5:05 am Reply

    wah , ada yunho jga nhe ..
    suka” ff nya ..
    lanjut ya🙂

  2. fenny andriani Agustus 17, 2012 pukul 4:53 am Reply

    ayo , lanjutin ff nya..🙂
    hwaiting !

  3. […] Tears – Part 3 […]

  4. Ismyhyoooo Agustus 28, 2012 pukul 10:10 am Reply

    Like this… YOOOOo like thisss
    #kasian bgt ama sica eonni

  5. diknafatsy Mei 24, 2013 pukul 3:12 pm Reply

    Semakin semangat baca part selanjutnya ^^

  6. Eka Putri Februari 17, 2014 pukul 5:21 am Reply

    Wah, bgus koq, tpi hyoyeon eonni jangan sampai hilang ingatan donk
    hehehehe……
    gomawo

  7. Eka Putri Februari 17, 2014 pukul 5:27 am Reply

    good bagus
    JEWELS
    HYOYOENIES

  8. Annisa September 14, 2014 pukul 11:26 am Reply

    Aish…. Donghae kau telah menyakiti hati Sica.. Nappeun! Semoha hae jadi cinta ama sica! Ijin baca next!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: