(FF) Tears – Part 4


“Tears”

 

Author: Jewels17

Genre: Friendship,Romance

Main Cast: Kim Hyoyeon, Lee Eunhyuk, Lee Donghae, Jessica Jung

Other Cast: Choi Sooyoung, Jung Yunho

Disclaimer: FF ini murni karya author, dan bukan merupakan hasil jiplakan/copy-an. FF ini milik author, tapi Castnya hanya author pinjam.

 

author berharap kalian mau meng-hargai kerja keras author, so kalian jangan lupa yang tinggalin comment kalian. dan JANGAN MEM-PLAGIAT KARYA SAYA!

yokkk langsung aja di baca happy reading all… ^^

 

—————————————————-Tears————————————————-

 

Review Part 3

 

”Ehmmm…hmmm…” hyoyeon masih tidak tau apa yang harus ia katakan, dia tidak tau sebaiknya dia memberi tau yang sebenarnya atau tidak.

”Kalau kau belum dapat partner bagaimana kalau menjadi partner ku?” ucap donghae langsung.

 

Jessica yang mendengar sekaligus melihat donghae mengajak hyoyeon untuk menjadi partner nya, langsung tersedak dan langsung berlari ke kamar mandi karna air mata perlahan turun dari air matanya.

”Sica! waeyo? gwenchana?” tanya hyoyeon yang panik dengan keadaan sahabatnya.

 

***

Jessica pOv

 

Kenapa? kenapa air mata ku menetes ? apa yang sudah terjadi? donghae mengajak hyoyeon untuk menjadi partner dance, lalu apa yang salah? jessica kenapa kau harus seperti ini??

 

Aku menangis didalam, entah mengapa aku merasa hatiku sakit. kenapa aku harus menangisi hal seperti ini? apa mungkin aku jatuh cinta pada donghae? Tidak! ini tidak boleh terjadi!

 

Perlahan aku membuka pintu kamar mandi, dan kulihat hyoyeon, eunhyuk sunbae dan juga donghae ada didepan sana, apa mereka mengkhawatirkanku?

”Sica-ah… Gwenchanayo? apa yang terjadi pada mu?” tanya hyoyeon sambil menghampiriku.

”Gwenchana” ucap ku pelan.

”Jessica,apa kau sakit?” donghae memegang lenganku.

”Aku baik-baik saja” aku melepaskan tangan donghae sambil menatapnya sinis.

”YA! sebenarnya ada apa denganmu? kenapa kau selalu menatap ku seperti itu? apa kau punya dendam pada ku?”donghae menarik tangan ku.

Aku melepas tanganku ”Aku bilang aku baik-baik saja, apa kau tuli?”

 

Aku langsung masuk kesalah satu kamar yang terdapat dirumah ini. aku mendengar ocehan hyoyeon yang terus-menerus memanggilku, donghae yng meneriaki ku. Aku tak peduli, aku harus berusaha untuk melupakan donghae dari otakku.

 

Aku merebahakan tubuhku kekasur, lalu mengambil ponsel dan juga earphone ku, dan aku mulai memutar lagu dan aku berharap setidaknya perasaan ku bisa sedikit lebih tenang.

 

Geudaereul bureumyeon geudaereul chajeumyeon
Haetssari doe-eoseo nae gyeote wajweoyo
Hwanhan misoro nal bichweo juseyo
Naega geudaereul neukkil su eopsseodo
Geudaen geureoke eonjena nae gyeote

(Girls’ Generation-Tears)

 

Tok…Tok…Tok…

”Jessica-ya, Boleh aku masuk?” seperti suara eunhyuk sunbae, aku membuka pintu dan mengijinkannya masuk.

 

”Jessica, bisakah kau jujur pada ku? sebenarnya apa yang sedang terjadi pada mu??” tanya eunhyuk sunbae, kurasa dia adalah satu-satunya namja yang selalu berkata lembut pada ku.

”Sunbae… Mianhae tapi aku belum bisa menceritakannya pada siapapun…”

”Pasti ini soal hati, benar kan? ya sudah jika kau memang tidak ingin menceritakkannya, aku bisa mengerti. Ayo keluar, apakah kau tau hyoyeon sangat panik sekarang”

Aku hanya diam, karna aku masih belum mau untuk keluar, aku masih perlu menenangkan diri disini.

”Ayo cepat!” eunhyuk sunbae menarik tanganku.

”Ya… sunbae….”

 

 

Donghae pOv

 

”Sunbae… hentikan…” jeritan jessica terdengar.

 

Pasti dia memaksa jessica untuk keluar kamar, Ish… dia itu selalu bersikap sok baik pada semua yeoja, kenapa bisa aku mempunyai hyung sepertinya?

 

”Sica! kau sangat aneh malam ini. malam ini adalah pertama kalinya aku melihat kau sekasar itu” hyoyeon memeluk jessica

”Kalau kau memang tidak suka dengan kehadiran ku disini, kau bisa bilang. tak perlu bertingkah seperti tadi” aku menatap jessica, lalu tiba-tiba dia tersenyum, kenapa dia tersenyum?

”Apa kau mengkhawatirkanku?”

”Mana mungkin?” jawab ku.

”Kalau begitu kau tidak perlu menasehatiku” dia kembali memasang tampang dinginnya.

”YA! tidak bisakah kau tidak memasang tampang dingin mu itu?”

”YA! tidak bisakah kau berkata lebih sopan pada ku?”

”YA! sudahlah lupakan saja, hyung ayo pulang! aku lelah harus terus bertengkar dengannya.” aku langsung berjalan menuju pintu, tapi eunhyuk hyung tak kunjung keluar. jadi aku kembali berteriak ”YA! HYUK JAE CEPAT SEDIKIT!”

 

Aku langsung naik mobil hyung-ku sambil menunggunya datang. aku tak tau apa yang membuatnya sangat betah disana, satu yang pasti karna ada hyoyeon disana. sial aku keduluan satu langkah.

 

2 hari berikutnya….

 

Bagaimana ini 3 hari lagi kompetisi dance akan di laksakan, tapi aku belum mendapatkan partner. siapa yang harus aku ajak untuk menjadi partner ku?

”Donghae!” panggil So Ra noona, salah satu guru di club dance, namun sudah ku anggap kakak sendiri.

”Annyeong Noona” ucap ku sambil membungkukan badan.

”Kau ikut kompetisi dance bukan? cepat berkumpul di tempat latihan, semua yang ikut kompetisi di suruh mengumpul.”

”Ne, Gomawo”

 

Akupun segera berlari menuju ruang latihan dance, saat aku sampai kulihat sudah ramai disana, dan aku masuk lalu duduk di salah satu kursi yang terletak disana. Aku mulai melihat sekeliling, hyoyeon sudah datang rupanya.

”Saya selaku senior diclub dance ini,disuruh memberi tau kalian, kalau nanti kita semua akan menjadi 1 grup dan mengikuti dance grup untuk kompetisi besok” ucap yunho-ssi, aku tidak terlalu dekat dengannya.

”Sekarang, tolong maju kedepan satu persatu dan tulis kan dengan siapa kalian akan menari di dance couple” lanjutnya.

 

Satu persatu maju kedepan dan menulis nama mereka dan partnernya, bagaimana ini? apa yang harus kutulis? aku membaca kertas itu dan ketemukan nama eunhyuk hyung dan juga hyoyeon disana.

Eunhyuk – Tiffany

Hyoyeon – Yunho

 

Mwo?! hyoyeon akan menari dengan yunho-ssi? bagaimana bisa?mereka sudah kenal? dan eunhyuk hyung juga sudah mendapatkan partner? Aishh…. sekarang apa yang harus kutulis?????

”YA! cepatlah!” yunho-ssi meneriakiku.

 

Aku tak tau lagi, tanpa pikir panjang aku mulai menulis nama ku.

Donghae – Jessica

Aishh…. kalau bukan karna terpaksa tak mungkin aku akan menulis namanya!!!! sekarang apa yang harus ku katakan padanya nanti? YA! Donghae kenapa kau begitu Babo????

 

”Nanti pukul 4 sore kalian dan partner dance kalian harus berkumpul disini, jangan sampai telat dan kalian semua harus hadir nanti. arra?” ucap yunho-ssi

”Arra” ucap semua serempak.

 

Nah, mati aku. bagaimana caranya aku membawa jessica kesini? aku bahkan belum mengatakan apapun padanya, mana mungkin dia mau ikut dengan ku ke kampus nanti sore? Donghae, habis sudah riwayatmu… Ah, tunggu dulu aku tau bagaimana caranya!

 

Hyoyeon pOv

 

Setelah pembicaraan selesai aku keluar dari ruang latihan dan melihat eunhyuk sunbae sedang berjalan di lorong. aku mengejarnya karna ada beberapa hal yang ingin kutanyakan padanya.

”Eunhyuk Sunbae” ucap ku agak berteriak.

”Ah…Hyoyeon. Waeyo?”

”Bolehkah aku bertanya pada mu sunbae?”

”Tentu saja, bertanyalah..”

”Sunbae akan menari dengan tiffany unnie??”

”Ne, tadinya aku ingin mengajak mu, tapi aku yakin kau pasti sudah punya partner”

”Sunbae mengenalnya dari mana? bukanya tiffany unnie satu kelas dibawah sunbae?”

”Ne, entahlah aku sering bertemu dengannya dikanti dan juga perpustakaan. Kau sendiri? bagaimana bisa menjadi partner Yunho?”

”Aku memang sudah lama kenal dengannya. Kalau begitu sudah dulu ya sunbae, aku harus segera pulang”

 

Aku langsung berjalan menuju gerbang kampus dan hendak pulang. Eunhyuk sunbae akan menjadi partner Tiffany unnie? apa mereka punya hubungan ya??? Aishhh sudahlah Hyoyeon… untuk apa kau memikirkan itu??

”YA! KIM HYOYEON!”

”YA! Lee donghae! tidak bisakah kau tidak membuatku kaget?”

”Aku sudah memanggil mu lebih dari 3 kali.”

”Jinjja? kalau itu sih Urusanmu hehehehe… Ada apa kau memanggil ku?”

”Tolong bawa Jessica kesini nanti sore ya… jeball”

“YA! Andwe! Kau partnernya jadi kau harus mengjaknya! kenapa jadi aku??”

”Emm…. Pokoknya aku tidak bisa, jika nanti jessica tidak datang aku akan menyalahkan mu”

 

Donghae langsung menyalakan mesin motornya dan meninggalkan ku. YA! kenapa dia seperti itu???

 

Saat sampai di rumah Yuri seosangnim, aku langsung meletakan tas ku dan bicara pada jessica yang sedang tiduran di sofa depan TV.

“Sica, nanti kau ikut aku ke kampus ya.”

”Hah? untuk apa? aku kan gak ikut kompetisi dance?!”

”Eh? Bukannya kau partner dancenya Donghae?”

”MWO?!!! Apa maksud mu? aku jadi partner dance namja aneh itu? mana mungkin?” Jessica langsung membulatkan matanya tapi tetap dalam posisi tiduran.

”Tapi dia menulis namamu dan namanya di kertas peserta”

”YA! apa-apaan namja gila itu? Apa dia benar-benar gila hah?Bahkan dia tidak pernah meminta ku untuk menjadi partnernya! kenapa dia menulis nama ku?” Jessica langsung bangkit dari posisinya dan berdiri sambil memarahiku.

”YA! yang salah itu Donghae! kenapa kau memarahi ku?”

”Aku tak peduli! aku tak akan ikut! biar saja dia tau rasa. menulis nama orang sembarangan! Lagi pula harusnya dia itu mengajak mu bukan aku!”

”Maksudmu?”

”Namja yang bernama Lee Donghae itu menyukai mu Hyo! Ups..” Jessica langsung menutup kedua mulutnya dan berlari menuju dapur.

Aku langsung naik kekamar yang biasa ku gunakan saat aku menginap di rumah ini. Aku merebahkan diri di atas kasur sambil menatap langit-langit.

”Donghae menyukai ku? apa maksud Jessica ya?? O iya, waktu itu….”

Aku langsung terduduk di ujung kasur karna teringat apa yang donghae katakan pada ku sebelum kami mengalami kecelakaan. Bagaimana ini….Apa mungkin Donghae marah padaku karna aku tidak juga memberinya jawaban??? Bagaimana kalau dia membenci ku? Tidak…Donghae tidak mungkin benci pada ku hanya karna hal itu… Ya itu tidak mungkin.

 

”Jessica! Cepatlah! kita sudah hampir telat!!!” aku berteriak pada jessica.

“Sudahku katakan aku tak mau pergi! sudah sana pergi saja”

”Anak ini!” ucap ku pelan. aku langsung menghampiri jessica dan menarik tanganya.

”Hyo… sakit cepat lepaskan!” jessica terus merengek. tapi aku tak memperdulikannya.

 

Saat sampai di kampus….

 

”Mianghae kami telat” ucap ku sambil mengatur nafas karna teburu-buru kemari.

”Bagus kalian hanya telat 2 menit, jika kalian telat lebih dari 3 menit aku akan menghukum kalian.” Yunho sunbae langsung melanjutkan pembicaraannya.

 

Author pOv

 

Hyoyeon langsung duduk di ujung ruangan, sementara jessica langsung duduk disebelah donghae. Jessica langsung bertanya tanpa menatap donghae namun memasang tampang orang kesal.

”Apa maksud mu?”

”Apa? Oh soal dance ini… aku hanya terpaksa” Donghae menjawab,  dengan tampang datar.

”Meskipun terpaksa, tak bisakah kau tidak menuliskan namaku sebelum izin padaku?” Jessica meninggikan suaranya dan menatap donghae dengan tatapan marah.

”YA! Kalau saja waktu itu aku tidak dipaksa menulis buru-buru, aku takkan menulis namamu!”

”Kau bisa menulis nama yeoja lain bukan? bukannya kau adalah Lee Donghae, namja terpopuler se-kampus.. kenapa kau harus menulis nama ku?”

”Kau ini benar-benar!”

 

Donghae dan Jessica terus bertengkar, meskipun sesekali berhenti dan hanya menatap sinis satu sama lain. namus tetap saja di akhir mereka bertengkar. Sementara itu Hyoyeon hanya terdiam di ujung ruangan, Hyoyeon terpikir perkataan jessica yang mengatak kalau donghae menyukainya, dan melihat Eunhyuk bercanda dan tertawa bersama tiffany membuat persaan hyoyeon semakin tidak karuan.

 

Yunho menghampiri hyoyeon yang terduduk sendirian di ujung ruangan, sementara yang lain sudah memulai pemanasan dengan pasangan masing-masing.

”Hyoyeon-ah… Gwenchana?”

”Sunbae…” hyoyeon langsung berdiri.

”Jangan panggil aku sunbae, panggil saja aku oppa” ucap Yunho sambil tersenyum.

”Baiklah Yunho Oppa” Hyoyeon tesenyum dan langsung memulai pemanasan bersama yunho.

 

Eunhyuk yang melakukan pemanasan tepat disamping hyoyeon mendengar percakapan mereka. Mendengar hyoyeon memanggil Yunho dengan sebutan Oppa, itu membuat Eunhyuk tidak berkonsentrasi dalam melakukan pemanasannya. Eunhyuk yang biasanya sangat baik dalam melakukan dance jadi sering melakukan kesalahan.

Sementara itu, Donghae dan Jessica masih saja bertengkar, namun sekarang sudah tidak separah tadi. Mereka melakukan pemanasan lalu mulai berlatih untuk kompetisi dance, dalam latihan ini mereka sering bertabrakan dan itu membuat mereka bertengkar lagi.

 

Setelah latihan selesai, hyoyeon merapihkan tasnya dan hendak keluar dari ruangan bersama jessica tapi dia tak menemukannya.

”Jessica…Sica-ah… Dimana kau??”

Tiba-tiba saja hyoyeon merasa dia menabrak sesuatu.

”Ah.. Mianhae” saat dia melihat siapa yang ia tabrak, hyoyeon sangat terkejut karna ternyata orang yang ia tabrak adalah donghae.

”Mianhae donghae”

 

hyoyeon langsung pergi begitu saja tanpa menanyakan keberadaan jessica pada donghae. hyoyeon masih takut untuk berbicara pada donghae, dia lebih memilih untuk menghindar sementara, hingga ia tau apa yang harus ia katakan dan apa yang ia lakukan.

 

Donghae pOv

 

Ada apa dengan hyoyeon? kenapa dia jadi aneh?

”Hyoyeon-ah! tunggu dulu” ucap ku sambil menarik tangannnya.

Dia terlihat seperti ingin menghindar dari ku, tapi kutahan tangannya sehingga ia tak bisa pergi kemana-mana.

”Hyoyeon-ah.. Gwenchana? kau terlihat aneh.”

”Gwenchanayo” dia tersenyum, namun seperti terpaksa.

“Aku rasa kau berbohong, jujurlah pada ku. katakan apa yang sedang terjadi pada mu?”

Dia tak menjawabku. dia terlihat seperti ketakutan dan menutupi sesuatu. aku melepaskan tanganku.

”Baiklah biar ku antar kau pulang. Kau… tidak akan menolak kan?”

”Emm…Tapi Jessica..”

”Aku lupa. Apa kau satu rumah dengannya?”

”Anni. hanya saja aku dan dia sudah sepakat untuk tinggal di rumah yuri seongsaengnim sampai kenaikan semester nanti. Mianhae, tapi aku harus pergi Yunho oppa sudah menunggu ku” dia tersenyum dan langsung pergi begitu saja.

 

Tunggu dulu,Hyoyeon tadi memanggil Yunho-ssi dengan sebutan Oppa? apa yang terjadi diantar mereka? Sial, saingan ku nambah lagi..

”Donghae! ada apa dengan mu? melamun saja dari tadi”

”Hyung, kau disini? ada apa?”

“Jessica, mencari mu”

“Yeoja itu….dimana dia?”

“Tengah taman, sudah cepat kesana. aku pergi dulu”

”Tunggu hyung..”

”Waeyo?”

”Kau sudah tau Hyoyeon memanggil Yunho-ssi dengan sebutan oppa?”

”Ah… itu. ne aku sudah tau”

”Apa yang terjadi diantara mereka? apa mereka pacaran?”

”Itu tidak boleh terjadi, sudahlah aku buru-buru”

 

Eunhyuk hyung langsung berlari, sebenarnya apa yang sedang terjadi? kenapa semua orang jadi aneh?

 

Aku berjalan menuju taman tengah kampus dan mencari jessica disana, setelah melihat sekeliling aku melihatnya dan langsung duduk disampingnya.

”YA! kau ini, tiba-tiba muncul seperti setan saja” jessica berteriak padaku.

“Ish.. ada apa kau mencariku?”

“Aku… aku tidak mau ikut kompetisi dance itu, apa lagi menjadi partnermu. Itu tidak akan terjadi”

 

Jessica pOv

 

“Aku… aku tidak mau ikut kompetisi dance itu, apa lagi menjadi partnermu. Itu tidak akan terjadi”

 

Mianhae donghae, aku sudah bertekad untuk melupakan mu, jadi aku tak mungkin ikut kompetisi dance ini bersama mu, aku takut itu akan membuat ku semakin memikirkanmu.

 

”Ada apa denganmu? tadi kau sudah bisa mengerti dan mau menjadi partnerku. kenapa kau jadi begini?”

”Sudahlah, ada hal yang tidak bisa membuatku untuk menjadi partnermu”

”Lalu, siapa yang akan menjadi partnerku? kompetisi ini akan diadakan 3 hari lagi!” donghae agak meninggikan suaranya. aku tau dia pasti akan marah padaku.

”Kaukan bisa mencari orang lain yang ahli dalam bidang dance. dan orang yang ahli dalam bidang dance pasti akan lebih mudah menghafal sebuah gerakan. dibandingkan aku yang sama sekali tidak bisa dalam bidang dance ini.” ucap dengan suara agak serak.

”Terserah kau saja! lakukan apa mau mu, aku tidak peduli!” dia berjalan pergi namun aku menahan tangannya.

”Donghae… kumohon..” air mataku mulai turun perlahan.

”Lepaskan tanganmu” dia menatap ku dengan mata yang menyeramkan. dia memang sering marah padaku, hanya saja tatapannya kali ini baru kulihat.

 

Aku melepaskan tanganku, dan dia langsung beranjak pergi meninggalkan ku sendiri. Bagaimana ini? sekarang apa yang harus kulakukan? aku sudah berusaha menghindarinya tapi dia membuat ku tak mampu untuk menjauh darinya.Tuhan… bantu aku…

 

 

Saat di rumah Yuri seongsaengnim…

 

Aku makin bingung apa yang sekarang harus kulakukan, membiarkan ini semua terjadi, atau berusaha menghindar dan membiarkan perasaan tersakiti. Kepalaku rasanya mau pecah!

 

“Sica-ah… Gwenchanayo? kau terlihat kurang sehat” hyoyeon membuyarkan lamunanku.

“Hyo… aku sedang banyak masalah sekarang. aku tak tau apa yang ahrus aku lakukan…” aku tertunduk lemas.

“Masalah? jika kau mau, kau bisa menceritakannya padaku.”

”Aku……” aku masih takut untuk memberitau hyo, tapi kuberanikan diri untuk menceritakannya ”Sebenarnya… aku rasa aku mencintai salah satu namja yang menyukaimu…” ucap ku pelan.

”MWO?!”hyoyeon terlihat sangat terkejut dengan apa yang ku ucapkan.

 

To Be Continued…

Tagged: , , , , ,

8 thoughts on “(FF) Tears – Part 4

  1. fenny andriani Agustus 21, 2012 pukul 3:25 pm Reply

    min , keereeeen ..
    lanjutiiin ya sampe akhir🙂
    hwaiting ~ !!

  2. […] Tears – Part 4 […]

  3. @HaniHyohunnies Agustus 28, 2012 pukul 8:51 am Reply

    chingu lanjut ya ke part selanjut nya

    • koreanfanfictland Agustus 29, 2012 pukul 10:25 am Reply

      tenang aja lagi dalam proses kok part 5nya. mohon ditunggu^^

      [ Jewels17 ]

  4. Ismyhyoooo Agustus 28, 2012 pukul 10:20 am Reply

    Hwa……lanjuuut

  5. Eka Putri Februari 17, 2014 pukul 6:27 am Reply

    good aku ska
    lanjutin bro

  6. Eka Putri Februari 17, 2014 pukul 6:29 am Reply

    lanjutin ke ff selanjutnya yuk
    seru tau
    bagus

  7. Annisa September 14, 2014 pukul 11:57 am Reply

    sica sedih banget disini😥 #staystrongsica
    ijin baca ch. slanjutnya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: