(FF) Fire Flower – Part 1


Fire Flower

Part 1

 

Author: MyBlackTears

Main Cast: Donghae Lee, Jessica Jung.

Cast: Jonghyun Kim, Hyoyeon Kim, HyukJae Lee.

Random cast: YooYoung Park.

*at toko bunga kediaman Jessica.

“ Siang, selamat datang di toko kami. ada yang bisa kami bantu? ” salam seorang yeoja sambil menundukkan kepalanya.

“ annyeong Jessica, apa kau tidak mengenalku? ” jawab seorang namja pada yeoja yang bernama Jessica itu. Jessica mengangkat kepalanya dan melihat namja itu.

“ O? Jonghyun-ah? ada apa kau datang kemari? “ ucap Jessica sambil mendekati Jonghyun.

“ ah..tidak apa-apa. aku hanya ingin menemuimu saja. sejak kita lulus SMA aku tak pernah melihatmu lagi. dan aku dengar kau pindah ke seoul.. “ kata Jonghyun.

“ ne, aku pindah kesini karna ingin masuk keperguruan tinggi negeri. “ jawab Jessica dengan senyum.

“ heh, kau belum punya pacar? “ tanya Jonghyun agak meledek.

Jessica terkejut dan menjawab

“ kau ini.. akukan masih harus kuliah untuk apa aku mencari pacar! “  jawab Jessica.

“ hem.. jinja?  Jessica, apa kau disini tinggal dengan nyaman?” tanya Jonghyun.

“ em.. tentu saja. aku suka disini.. ” jawab Jessica tersenyum.

” Jessica-ah.. ayo cepat bantu aku.. ” desah Hyoyeon yang terlihat sedang membawa banya rangkaian bunga dalam pelukannya.

” Bungannya banyak sekali? tapi kenapa tidak ada lili putih? ” tanya Jessica sambil membantu hyoyeon membawa bunga-bunga itu.

” ah.. nanti saja aku cari lagi ditoko bibi park.” ucapnya pada Jessica.

“ hoh? Jonghyun-ah? kau ada disini? “ sambung hyoyeon yang baru melihat Jonghyun ditoko.

“ annyeong, Hyoyeon.. “ ucap Jonghyun melambaikan tangan.

“ kenapa bisa ada disini? sudah hampir satu tahun aku tak melihatmu.. “ kata Hyoyeon.

“ dia dengar dari teman kita yang lain kalau kita ada di seoul. jadi, dia datang untuk berkunjung.. “ ucap Jessica yang datang membawakan tiga gelas green tea. Hyoyeon dan Jonghyun juga jessica duduk di ruang tengan bersama.

“ benarkah? kau masih sekolah di daerah gangnam? ” tanya Hyoyeon.

“ sebenarnya aku sudah pindah sejak lulus SMA, sama seperti kalian. aku tinggal sendiri di apartemen ditengah kota.. “ ucap Jonghyun.

“ Mwo?! jadi kau juga tinggal di seoul… “ kata Hyoyeon.

“ ne. lain kali berkunjunglah ke apartemenku.. ” ajak Jonghyun.

” tentu saja, kami akan luangkan waktu untuk berkunjung. ” ucap Jessica.

” Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu. aku masih ada urusan. ” pamit Jonghyun.

” oh, secepat ini sudah mau pergi. baiklah, hati-hati. ” kata Hyoyeon.

” iya. kau harus hati-hati. datanglah lagi lain kali.. ” ucap Jessica sambil membukakan pintu untuk Jonghyun. Hyoyeon dan Jessica melambaikan tangan pada Jonghyun.

” Hyoyeon-ah, aku pergi dulu.. ” kata Jessica pada Hyoyeon.

” pergi kemana? ” tanya Hyoyeon.

” ke toko bunga bibi park. aku ingin membeli lili putih..” desah Jessica. Jessica pergi ke Toko bibi park yang ada didekat toko bunganya.

*at Toko bunga bibi park.

” annyeong haseyo… ” salam Jessica sambil membuka pintu toko.

” Jessica-ah.. ayo masuk. ada apa?  “ tanya Bibi park menyambut kedatangan Jessica.

” ahjumma, aku mencari bunga lili putih. apa masih ada? ” tanya Jessica.

” oh, ya bunga itu masih ada. apa kau mau? ” kata Bibi park.

” ne. aku akan beli satu rangkaian bunga lili putih.. ” jawab Jessica.

” baiklah ini. kenapa kau tidak membelinya ditempat biasanya?  ” tanya Bibi sambil memberikan rangkaian bunga itu dan mengambil uangnya dari Jessica.

” tadi Hyoyeon sudah kesana. tapi bunganya sudah habis. Kamsahamnida ahjumma. ” jawab Jessica sambil pamit pulang.

” hati-hati.. ” saran bibi park.

“ ne.. “ teriak Jessica dari kejauhan sambil tersenyum.

Jessica kembali ke toko bunga miliknya. disana Hyoyeon terlihat sedang membuat beberapa rangkaian bunga dengan sangat hati-hati. Jessica membuka pintu, namun Hyoyeon tak sadar akan kedatangannya. Hyoyeon terlalu serius.

“ kau tak cocok merangkai bunga. kau tau itu.. ” ejek Jessica.

Hyoyeon terkejut dan menjatuhkan rangkaian bunganya kelantai.

” hah?! rangkaianku! ” Hyoyeon menatap Rangkaiannya yang jatuh itu.

” wah… kau hebat nona, rangkaianku yang sudah ku buat sekarang hancur … ” desah Hyoyeon sambil melirik Jessica.

” mianhaeyo. habis kau serius sekali.. ” ucap Jessica sambil mengambil rangkaian bunga Hyoyeon yang terjatuh karnanya.

” gomawo. ” kata Hyoyeon menerima rangkaian bunganya yang diambilkan Jessica.

” sudah dapatkan bunga lili putihnya? ” tanya Hyoyeon.

” ne.. yeogi. ” jawab Jessica dan menunjukkan bunganya pada Hyoyeon.

” biasanya lili putih itu mudah didapatkan. tapi kenapa jadi mudah habis… ” kata Hyoyeon.

” entahlah. aku juga tidak tau kenapa dari sekian banyak bunga, aku justru menyukai lili putih.. ”desah Jessica. Jessica meletakkan bunga Lili putihnya didalam vas bunga. ia menatapnya sambil tersenyum.

” Jangan terus-terusan menatapnya.. apa kau takut bunga itu hilang… ” kata Hyoyeon.

” kau ini! bisa kau merangkai bunga itu tanpa berbicara.. ” ucap Jessica jengkel.

” ne.. aratta. ” jawab Hyoyeon dengan senyum terpaksa.

Next day…

” Hyoyeon-ah.. aku pergi dulu. kau jagalah toko dengan baik.“ ucap Jessica pada Hyoyeon.

“ ne. tentu saja. kau hati-hati ya… “ jawab Hyoyeon sambil membukakan pintu untuk jessica.

Hari ini adalah hari senin, dimana Hyoyeon dan juga Jessica harus pergi untuk menuntaskan mata kuliah mereka. tapi Jessica berangkat lebih dahulu dari hyoyeon karna jessica mengambil mata kuliat pagi, sementara Hyoyeon mengambil mata kuliah siang. Jadi saat jessica pergi, Hyoyeon menjaga toko, tapi toko akan ditutup sementara karna hyoyeon berangkat ke kampus. Jessica pulang disore hari, saat ia pulang barulah toko dibuka kembali.

Hyoyeon POV.

“ selamat pagi, ada yang bisa kami bantu? ” sapa ku pada seorang pembeli.

“ annyeong, aku ingin membelikan bunga untuk kekasihku. tapi aku tidak tau apa bunga yang disukainya. menurutmu aku harus membeli bunga yang mana? “ tanya pembeli itu.

“ kenapa tuan tidak membelikannya bunga mawar? bukannya para wanita menyukai mawar? ” tanyaku dengan penasaran.

“ ah.. tidak bisa. aku merasa bunga mawar tidak cocok dengannya. dia wanita yang tidak mudah dirayu dengan setangkai mawar. dia wanita lembut yang sangat sopan.. ” ucap pembeli itu.

” kalau begitu bagaimana dengan bunga ini.. ” saranku sambil memberikan sebuah rangkaian bungan berwarna putih.

” ini bunga apa? ” tanya nya lagi.

” ini bunga orchid putih.. ” jawab ku singkat. akhirnya pembeli namja itu membeli bunga pilihan ku dengan gembira.

” kamsahamnida. kembalilah lain kali. ” ujarku mengantar kepergian namja itu.

” aduh.. sudah berapa pelanggan yang aku layani ya hari ini? rasanya badanku letih, sebentar lagi aku harus berangkat kekampus. ” gerutuku sembari menghapus keringat yang sudah membasahi wajahku.

Jessica POV.

” Jessica, annyeong.. ” sapa salah satu temanku.

” ne, annyeong.. ” jawabku singkat seperti biasanya.

Aku melanjutkan pendidikanku disini, di perguruan tinggi negeri Korea. saat ini aku sedang menjalani masa – masa di semester kedua.

“ tugas kali ini adalah.. kalian harus menyelesaikan skripsi kalian mengenai ilmu Atom yang ada diKorea.. arraso? ” ucap Seongsenim saat mata kuliah kimia.

” seusai mata kuliah kimia… mata kuliah apa ya… ” pikirku sambil melihat jadwal mata kuliah yang ada di Handphone. Tiba-tiba seorang yeoja menabrakku sampai handphoneku terjatuh.

” aduh.. handphoneku.. bisakah kalian berjalan dengan hati-hati.. ” kesalku sambil mengambil hpku yang jatuh. Sebuah tangan muncul di depan ku, tangan itu mengambil Handphone milikku. Akupun terkejut dan melihat, tangan siapa itu?

” Yeogi.. ” kata namja itu. Aku hanya menatapnya.

” ini.. apa kau tak mau hpmu ini? ” kata namja itu.

” A, ne.. kamsahamnida. ” ucap ku dengan gugup. Namja itu pergi setelah membantu ku.

“ dia… “ ujarku masih juga  menatap namja yang membantuku itu.

“ Lee Donghae! namanya Donghae. dia mahasiswa semester 4.. “ ucap yooyoung teman satu semester ku yang tiba – tiba muncul di sebelah ku. Ku alihkan tatapanku langsung menengok ke arah Yooyoung sambil melotot.

“ kau?! sejak kapan ada disitu? Donghae siapa? aku tidak memperhatikan siapapun!  ” bantah ku.

” Jessica-ah, kau ini sedang berbohong ya? ” ejek Yooyoung.

” uh? bohong apa? aku tidak berbohong! ” elakku lagi.

” aratta.. aratta.. aku akan berpura-pura mengira kau itu tidak memperhatikan siapapun… ” ejeknya lagi sambil pergi meninggalkan Jessica.

” YA!! Yooyoung-ssi! ” teriakku jengkel.

***

Author P.O.V

” ini sudah waktunya toko tutup.. “ ucap Hyoyeon sambil membalik tulisan Open menjadi Close yang tergantung dipintu toko.

“ Mianhaeyo, apa kau bisa membuka toko ini sebentar lagi? “ kata seseorang yang menahan pintu yang akan hyoyeon tutup.

” maaf tuan, tapi kami sudah tutup.. “ jawab Hyoyeon.

“ sebentar.. hanya sebentar.. aku ingin membelikan ibuku sebuah rangkaian bunga.. ” ucap orang itu.

” bagaimana ya.. baiklah kalau begitu. ” kata Hyoyeon sambil mempersilakan namja itu masuk.

” bunga apa yang ingin kau berikan pada ibumu? ” tanya Hyoyeon.

” bunga.. bunga ini. ” ucap namja itu sambil mengambil rangkaian bunga lili kuning yang hyoyeon rangkai tadi pagi.

” lili kuning? baiklah.. ” Hyoyeon meminta rangkaian itu dari tangannya. Hyoyeong merapihkan rangkaian itu dan memberikannya sebuah kartu ucapan.

” oh,iya. aku memberikanmu kartu ucapan ini. apa yang ingin kau tulis disini? perlu aku yang menuliskannya? ” tanya Hyoyeon.

” apa bisa? tulis saja dari putramu Hyuk jae.. ” jawab nya.

” Dari putramu Hyuk jae…   ?!” saat hyoyeon sedang menuliskan kartu itu, tiba-tiba dia berhenti dan menatap namja yang bernama hyuk jae itu.

” ada apa? ” tanya Hyuk jae dengan tampang bingung.

” Hyuk jae.. ” kata Hyoyeon.

” ne, itu namaku. ada apa? “ tanya hyuk jae lagi. Tiba-tiba Hyoyeon tertawa sambil menutup mulutnya.

“ YA! ada apa?! “ bentak Hyuk jae.

” namamu… Hyuk jae.. ” hyoyeon masih tertawa.

” nama apa itu… ” tawa Hyoyeon justru tambah keras. Hyuk jae mulai memanas dengan kelakuan Hyoyeon dan dia membentak Hyoyeon.

” dengar baik-baik nona! jika kau hanya ingin tertawa,  lebih baik aku pergi! ” bentak Hyuk jae sambil pergi meninggal toko. belum sempat keluar toko, Hyoyeon menahannya.

” tunggu..  ” panggil hyoyeon.

” maafkan kelancanganku tuan. sungguh aku pelayan yang bodoh.. mohon maafkan aku tuan.. ” mohon Hyoyeon.

” baiklah. tidak masalah jika kau mau meminta maaf padaku.. ” ucap Hyuk jae sambil senyum. Hyuk jae juga Hyoyeon justru seperti sudah berteman dekat. mereka mengobrol bersama selagi Hyoyeon mengemas bunga itu.

” kau menertawai namaku karna apa? apa penyebabnya? ” tanya Hyuk jae.

” tidakkah tuan tau, nama itu sama seperti nama pelawak di negara kita bukan? ” kata Hyoyeon.

” ah? sepertinya memang begitu.. menurutku nama ini mesti sedikit disembunyikan.. bagaimana menurutmu? ” ucap Hyuk jae pada Hyoyeon.

” tuan.. aku punya satu nama.. ” kata Hyoyeon berpendapat.

” apa?  ” tanya Hyuk jae penasaran.

”  Eunhyuk.. ” ujar Hyoyeon.

” nama itu bagus. baiklah mulai hari ini, panggil aku eunhyuk. Lee hyuk jae alias eunhyuk.. ” teriak Hyuk jae girang.

” tuan… ” panggil Hyoyeon lagi.

” ada apa? kau ini tidak bisa bertanya nanti ya?! akukan lagi gembira…” ucap Hyuk jae.

” satu lagi.. ” ujar Hyoyeon.

” satu lagi apa? ” tanya Eun hyuk itu.

” gusimu itu… besar sekali… ” kata hyoyeon sambil menahan tawa.

” YA!!!!! Hyoyeon-ah!!! kau ini selalu berkomentar ya?! ” ucap Eunhyuk sambil menatap mata Hyoyeon.

” maaf tuan.. tapi tuan tau namaku itu dari mana? dari name tag ini? ” tanya Hyoyeon melihat nametagnya.

” K-I-M H-Y-O-Y-E-O-N(mengeja dengan english), dibaca kim hyoyeon. benarkan? “ jawab eunhyuk.

” namamu juga tidak bagus kenapa masih berani mentertawai namaku?! ” sambung Eunhyuk meremehkan Hyoyeon.

” aku benar – benar minta maaf tuan.. ” ujar Hyoyeon.

” sudah menghinaku habis-habisan, kau masih memanggilku tuan? cukup panggil aku dengan Eunhyuk. arraso?  ” ucap eunhyuk.

” ne, arraseomnida.. ” jawab Hyoyeon.

” ah.. iya! aku lupa! Eunhyuk-ssi, mianhaeyo.. tapi aku harus buru-buru ke kampus. aku sudah hampir telat.. ” panik Hyoyeon.

” pelayan sepertimu sekolah juga? ” remeh Eunhyuk.

” orang ini memang keterlaluan! dia fikir dia itu siapa! ” bentak hyoyeon dalam hati. tapi Hyoyeon menahan marahnya itu.

” baiklah. hari ini aku baik padamu. biar aku antar.. ” kata Eunhyuk.

” sudah… itu tidak perlu.. sekarang kau pergilah dari sini. ini bungamu. kamsahamnida sudah datang.. ” ucap Hyoyeon sambil mendorong eunhyuk keluar dari toko.

” terserah kau saja.. terima kasih bunganya… ” eunhyuk pergi dengan senyum dan melambaikan tangan pada Hyoyeon. Hyoyeon heran dengan tingkah eunhyuk itu, kenapa eunhyuk bisa seramah itu pada orang yang baru dikenalnya. Seusai melayani eunhyuk, Hyoyeon melepas celemeknya dan pergi berangkat kekampusnya.

Jessica pulang dengan segera setelah jam sekolahnya selesai. ia bersiap-siap lagi untuk membuka toko bunganya. tapi sebelum itu, Jessica membuat beberapa rangkaian bunga lagi untuk dijual kembali. tak lupa Jessica memindahkan lili putihnya kedepan jendela dimana ada sinar matahari sore.

” yeoboseyo, disini toko bunga Jung.. ada yang bisa kami bantu. ” ucap jessica saat telfon berdering.

” Jessica-ah ini aku, hyoyeon. “ jawab hyoyeon yang menelfon.

“ hyoyeon-ah?! ada apa kau menelfon ke telfon toko? kenapa tidak menelfon ke handphoneku?  ” tanya Jessica.

“ ah.. gwenchana jessica.. aku ingin memberi taumu saja, kertas milenium untuk membungkus bunga sudah hampir habis. jadi kau harus membelinya lagi. oke? sudah yah.. “ kata Hyoyeon langsung menutup telfonnya.

“ hah? dia menelfon tanpa membiarkan aku menjawab perintahnya itu… ” desah Jessica sambil menatap telfon.

“ itu artinya, aku harus membeli kertas milenium dulu..” ucap Jessica. Toko ditutupnya, sementara dia pergi untuk membeli kertas milenium di toko terdekat.

” bibi, kertas mileniumnya satu gulung.. ” pinta Jessica pada bibi pelayan di toko itu.

“ kamsahamnida.. “ kata Jessica setelah membayar. Jessica kembali ketoko dengan kertas milenium ditangannya. Dibuka kembali Toko itu. Jessica merangkai bunga lagi untuk mengisi waktunya saat tak ada pelanggan.

Hari mulai gelap, setelah beberapa pelanggan yang datang , sekarang Jessica tertidur dalam keadaan duduk.

*kring.. bunyi lonceng dipintu toko terdengar, Jessica terbangun dan langsung berdiri sambil menyapa.

“ annyeong haseyo, ada yang bisa kami bantu? “ sapa Jessica. Ternyata itu Hyoyeon yang baru pulang dari kuliahnya.

“ Jessica-ah? kenapa wajahmu seperti itu? apa kau habis tidur?” tanya Hyoyeon sambil menaruh tasnya dimeja.

“ ah.. ne.  hari ini sangat melelahkan. aku tidur sejenak tadi.. ” jawab Jessica.

” benarkah? ini baru jam tujuh malam. kenapa kau sudah begitu kelelahan? ” tanya Hyoyeon lagi.

” entahlah.. lebih baik aku tidur. kau jagalah toko, aku akan tidur lebih cepat hari ini.  ” ucap Jessica.

” baiklah.. ” jawab Hyoyeon.

*at kamar tidur Jessica.

” ah… lelah sekali hari ini. aku ingin tidur.. ” ucap Jessica sambil berbaring diranjangnya. Jessica mulai tidur. namun, saat Jessica ingin tidur tiba-tiba ia terbangun lagi.

“ ada apa ini?! tadi aku sangat kelelahan. kenapa sekarang malah tidak bisa tidur?!…. ” gusar Jessica yang tidak bisa tidur. Sejenak, terlintas namja bernama lee donghae yang membantu Jessica dikampus tadi.

” ommo! ada apa denganku!  ” teriak Jessica.

” anieo anieo anieo.. “ ucap Jessica sambil menggelengkan kepalanya.

“ aku memikirkan laki-laki itu?! kenapa bisa.. ” masih menggeleng-gelengkan kepalanya.

” saatnya kembali tidur! ” Jessica kembali berbaring diranjangnya. saat itu jessica memang berbaring, tapi jessica belum juga tidur.

” aku pernah menyukai seseorang waktu di sekolah dasar, dan juga sma. tapi kenapa saat melihat Donghae aku malah seperti ini? rasanya berbeda seperti saat waktu sma dulu. entah ini rasa suka atau bukan.. aku meragukannya.. ” gumam Jessica. Jessica kembali menutup matanya untuk tidur.

Next day~

” Hyoyeon-ssi, ini gajimu bulan ini. sudah aku potong untuk biaya kamar dirumah ini.. ” ucap Jessica sambil mensodorkan sebuah amplop pada Hyoyeon.

” hah? apa ini? jumlahnya banyak sekali. tidak seperti biasanya? ” tanya Hyoyeon dengan senyum kecil pada Jessica.

” ne,,, itu karna bulan ini kita mendapat pelanggan banyak. itu semua berkat bantuanmu.. ” jawab Jessica.

” oh.. jinja? aku terima uang ini^^. oh, ya Jessica-ah.. bagaimana kalau hari ini kita pergi ke pusat perbelanjaan di tengah kota? ada beberapa barang yang ingin ku beli.. ” ujar Hyoyeon.

” ehm… sepertinya itu ide yang bagus. aku harus ketoko buku untuk mencari sebuah buku.. ” jawab Jessica.

” baiklah. kalau begitu aku siap-siap dulu ya.. ” kata Hyooyeon.

” ne, aku juga belum bersiap-siap. ” ucap Jessica.

To be continued~

nantikan part selanjutnya ya.. Gomawo..

annyeong readers~

gimana FF baru ini? membosankankah? pasti saat kalian baca part ini, kalian bakal protes, ” kenapa bagian HaeSica sedikit sekali?! “ apa Author benar?

hahaha.. Author juga merasa begitu. Author mau membuat HaeSica moment lebih natural. jadi benar-benar dari saat mereka belum dekat sama sekali^^. supaya alur juga nggak terlalu cepat. itulah penjelasan sedikit dari Author… [MyBlackTears]

jangan lupa untuk memberi komentar kalian yah^^..

gomawo sudah membaca..

Tagged: , , , , , ,

5 thoughts on “(FF) Fire Flower – Part 1

  1. Ismyhyoooo September 1, 2012 pukul 1:23 pm Reply

    Yeeeee……hyohyukkk haesica….
    #i likeeeeeee ittt

    • koreanfanfictland September 2, 2012 pukul 6:29 am Reply

      gomawo sudah komentar^^ tunggu part selanjutnya dari FF Fire Flower ini ya.. gomawo [MyBlackTears]

  2. astri khasanah September 5, 2012 pukul 3:55 pm Reply

    yaaah partnya donghae kok dikit sih??
    tapi bagus ceritanya.

  3. Kaylafishy April 28, 2013 pukul 8:31 am Reply

    Bagz eonn, aq suka
    oh yh aq readr br disini. Slm knal:-)

  4. Nadia November 23, 2013 pukul 4:06 am Reply

    Anyeong…..
    Saya reader baru disini🙂
    Ff nya keren😀
    Aku suka pairingnya HaeSica HyoHyuk ^,^

    #TerusBerkaryaThor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: