(FF) Fire Flower – Part 2


Fire Flower

Part 2

Author: MyBlackTears

Main Cast: Donghae Lee, Jessica Jung.

Cast: Jonghyun Kim, Hyoyeon Kim, HyukJae Lee.

 

review from part 1.

 

” Yeogi.. ” kata namja itu. Jessica hanya menatapnya.

” ini.. apa kau tak mau hpmu ini? ” kata namja itu.

” A, ne.. kamsahamnida. ” ucap Jessica. Namja itu pergi setelah membantu Jessica.

“ dia… “ jessica masih juga  menatap namja yang membantunya itu.

“ Lee Donghae! namanya Donghae. dia mahasiswa semester 4.. “ ucap yooyoung teman satu semester Jessica yang tiba – tiba muncul di sebelah Jessica.

~~~~~~~~~~~

” oh.. jinja? aku terima uang ini^^. oh, ya Jessica-ah.. bagaimana kalau hari ini kita pergi ke pusat perbelanjaan di tengah kota? ada beberapa barang yang ingin ku beli.. ” ujar Hyoyeon.

” ehm… sepertinya itu ide yang bagus. aku harus ketoko buku untuk mencari sebuah buku.. ” jawab Jessica.

” baiklah. kalau begitu aku siap-siap dulu ya.. ” kata Hyooyeon.

” ne, aku juga belum bersiap-siap. ” ucap Jessica.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

pagi menjelang siang ini, Jessica dan Hyoyeon pergi kesebuah pusat perbelanjaan ditengah Kota. Mereka mampir kesebuah restoran tradisional kecil disana.

 

“ bagaimana kalau kita makan dulu disini? ” usul Jessica.

” boleh saja.. ” jawab Hyoyeon. Mereka masuk kerestoran itu dan memanggil pelayan.

”  bisa kami catat pesanan kalian? ” tanya pelayan itu dengan sopan.

” aku ingin pesan satu porsi topoki pedas dan juga… sup tulang sapi. ” ucap Jessica.

” aku pesan satu porsi besar jajangmyun.. ” kata Hyoyeon.

” minumnya, kami pesan teh hijau saja.. ” sambung Jessica.

” baik. satu porsi topoki pedas, sup tulang sapi, porsi besar jajangmyun, dan juga teh hijau akan segera datang.. ” ucap pelayan itu.

~~

Setelah beberapa lama menunggu, makanan mereka datang.

 

” ehm.. sepertinya makanan ini sangat lezat,, ” desah Hyoyeon.

” Jessica-ah.. hyoyeon-ah.. ” panggil Jonghyun. Jonghyun tak disangka-sangka juga ada direstoran itu.

” Jonghyun-ah? neoneun yeogi? ” tanya Jessica.

” ne, aku disini. aku memang suka datang kerestoran ini untuk menyantap kimchi udang yang ada disini… ” jawab Jonghyun.

” benarkah? ayo duduk. ” ajak Hyoyeon. Jonghyunpun duduk.

” mall ini sangat dekat dengan apartemenku. bagaimana kalau kalian berkunjung sebentar? ” ajak Jonghyun.

” tentu. tapi kami harus membeli sesuatu terlebih dahulu.. ” jawab Jessica.

” jadi begitu ya? kalian akan kemana setelah ini? aku akan ketoko buku. ehm.. kebetulan ada yang harus aku beli disana. ” kata Jonghyun.

” aku juga akan ketoko buku. ” ujar Jessica.

” aku harus ke toko tanaman.. untuk membeli beberapa bunga dan penghilang serangga pengganggu untuk bunga.. ” kata Hyoyeon.

” kalau begitu, Jessica, kita ketoko bersama saja. bagaimana? ” tanya Jonghyun.

” boleh. makanku sudah hampir selesai. Hyoyeon, kau pergilah sendiri.. kau beranikan? ” ucap Jessica.

” kau ini! tentu aku berani. memang aku sepenakut itu! ” kata Hyoyeon. Jessica tertawa.

 

*at toko buku.

 

“ Jonghyun-ah, apa kau tau buku lengkap mengenai ilmu atom? aku bingung harus membeli buku yang mana?… disini banyak sekali buku tentang atom… “ ucap Jessica.

“ ehm… “ Jonghyun melihat-lihat sambil memilih buku untuk Jessica.

“ yang ini saja.. “ ujar Jonghyun menunjukkan satu buku pada Jessica.

“ ah? yang ini? “ Jessica mengambil buku itu dan membaca judul buku itu.

“ buku ini akan aku ambil. tapi aku rasa tak cukup kalau hanya satu, aku akan membeli satu lagi. ” kata Jessica sambil senyum.

“ kau cari dulu bukumu itu. aku harus ke bagian sana untuk memcari buku yang aku inginkan. “ ucap Jonghyun.

“ baiklah.. “ senyum Jessica.

 

Disaat Jessica sedang memilih-milih buku, seorang namja tanpa disadari ada disebelah Jessica untuk mencari buku juga.

 

“   nah.. ini bukunya! . “ ucap Jessica dan namja itu bersamaan. mereka memegangi judul buku yang sama. Jessica  menengok ke arah namja itu. Ternyata itu Lee Donghae, Jessica terjatuh karna terkejut.

” Donghae sunbae… ” ucap Jessica dengan suara kecil.

“ hoh? neoneun… wanita yang menjatuhkan Handphonenya itu ya? kau baik-baik saja? “ tanya Donghae dengan tersenyum.

“ di dia?….. dia masih mengingatku? “ ucap Jessica dalam hati. jessica berdiri kembali.

“ Jessica-ah, aku sudah dapatkan bukuku. bagaimana denganmu? “ tanya Jonghyun yang datang.

“ … “ Jonghyun terdiam saat melihat Jessica bersama seorang namja yang tak ia kenal. Donghae dan Jessica menengok ke arah Jonghyun.

“ Jonghyun-ah.. “ ucap Jessica.

“ benarkan? kau wanita itukan? “ tanya Donghae. Sebelum Jessica menjawab, tiba-tiba dia langsung lari keluar toko buku itu menjatuhkan buku-bukunya.

” Jessica-ah… ” panggil Jonghyun.

” kau ini siapa? ” tanya Jonghyun pada Donghae.

” na? aku temannya. aku satu kampus dengan wanita itu. “jawab Donghae.

“ Donghae? sebenarnya siapa pria ini? “ fikir Jonghyun dalam hati.

Jessica berlari menjauh dari toko itu.

“ waeyo? waeyo? kenapa aku harus lari?” ucap Jessica dengan terengah-engah.

“ kenapa rasanya jantung mau copot begini? ” sambungnya sambil memegang dadanya.

” lebih baik sekarang aku kembali dengan tenang.. tenanglah Jessica.. tenang.. ” sambung Jessica menenangkan diri. Jessica berjalan kembali kearah toko buku.

” Jessica-ah, kau baik-baik saja? ada apa? kenapa tadi kau berlari? ” tanya Jonghyun.

” ani..ani.. naneun jal jinaeseoyo.. ” jawab Jessica.

” ini bukumu. buku ini yang akan kau beli tadikan? ” tanya Jonghyun sambil menyodorkan dua buku pada Jessica.

” aku benar benar berterima kasih. uangnya akan aku ganti nanti.. gomawo.. ” ucap Jessica.

” ne, gwenchana. tapi uangnya tetap harus kau bayar yah.. ” kata Jonghyun sambil senyum pada Jessica.

” Jessica.. ” panggil Hyoyeon dari kejauhan. Jessica melambaikan tangan. Hyoyeon mendekat.

” kau sudah dapatkan bukumu? ” tanya Hyoyeon.

” ne.. ” jawab Jessica.

” baiklah, aku harus pergi. jaga diri kalian baik-baik.. ” ucap Jonghyun pada Jessica dan Hyoyeon.

“ oh? sudah mau pergi? kalau begitu kau hati-hati.. ” kata Hyoyeon.

” gomawo.. ” kata Jessica. Jonghyun membalas ucapan Jessica dengan Senyum.

” sudah, ayo kita kembali ke toko. ” ucap Jessica pada Hyoyeon.

at Toko bunga Jung.

 

Karna hari ini adalah hari minggu, jadi Toko bunga Jung tutup. Disaat itulah Jessica dan Hyoyeon membersihkan Toko. menyemprotkan cairan pestisida, menanam beberapa bunga dihalaman untuk dipanen, menyapu toko, dan yang lainnya. siang ini, Jessica sedang menyemprotkan air pada setiap bunga agar tidak layu.

 

” Jessica, kemarin kau membeli buku tentang atom ya? apa kau masih perlu lagi? aku punya satu. itu buku lama.. ” ujar Hyoyeon. Saat Hyoyeon berbicara, Jessica tiba-tiba menjatuhkan satu pot berisi bunga mawar.

*Trang!!! (pot itu pecah)

” Jessica! kau tidak apa? kenapa bisa ceroboh begitu? ” kata Hyoyeon.

” ah.. aku baik-baik saja. tapi… ” ditengah pembicaraannya, Jessica tidak melanjutkan ucapannya.

” tapi apa?.. ” tanya Hyoyeon.

*FLASH BACK*

” Mwo?! ” teriak Hyoyeon.

” jangan teriak begitu><. aku juga tidak tau kenapa bisa begitu. ” ucap Jessica.

” kenapa kau lari? memangnya Donghae itu seperti apa? jangan-jangan…      apa kau menyukainya?! ” tanya Hyoyeon.

” ap-apa? aku menyukainya? aku tidak tau. mungkin saat itu aku hanya terkejut karna kemunculannya yang tiba-tiba.. sontak aku lari. ” kata Jessica.

” maksudmu itu gerak reflek? gerak yang tak kau sadari? begitu? ” tanya Hyoyeon lagi.

” ya… aku rasa memang begitu. ” ucap Jessica.

” sudahlah! lebih baik kita lanjutkan bersih – bersih kita… ” sambungnya.

 

*Kring..   Lonceng pintu berbunyi.

 

” mian, Toko kami tutup hari ini.. ” ucap Jessica pada pelanggan yang masuk.

“ hoh? Eunhyuk-ah? kau datang lagi? ” tanya Hyoyeon. pelanggan yang masuk itu rupanya Eunhyuk.

” Ne,, aku datang untuk membeli bunga lili kuning.. ” jawab Eunhyuk.

” tapi kenapa kau selalu datang saat toko kami tutup?! apa aku harus mencatatkan jadwal toko kami buka?! ” ejek Hyoyeon.

” kalian saling kenal? hyo, dia temanmu? ” tanya Jessica.

” annyeong, aku Eunhyuk. aku kenal Hyoyeon baru-baru ini.. ” ucap Eunhyuk.

” ye. dia pelanggan yang menahan pintu saat akan aku tutup! ” ejek Hyoyeon lagi.

” heh! kau kudanil kecil, diamlah. kau terus-terusan mengejekku! apa kau puas! ” bentak Eunhyuk.

” Mwo?! Kudanil Kecil?! apa maumu Hyukjae-ssi! ” kata Hyoyeon.

”Hey.. bisakah kalian berhenti  bertengkar… ” desah Jessica.

” iya! kudanil kecil! postur badanmu itu! gendut tapi pendek! apa lagi kalau bukan kudanil?! ” ucap Eunhyuk.

” YA!!!!! ” Teriak Hyoyeon.

” YA!!!!! ” Teriak Eunhyuk.

” BERHENTI!!!! ” teriak Jessica. Hyoyeon dan juga Eunhyuk langsung berhenti bertengkar.

” kalian ini seperti anak kecil saja. jaga sikap kalian masing-masing. arraso?! ” ucap Jessica. Hyoyeon dan juga Eunhyuk masih saling menatap dengan mata besar mereka.

” Arraso?!!!! ” bentak Jessica. Mereka lansung diam dan menjawab.

” ne, arraseomnida… ” jawab Eunhyuk dan Hyoyeon.

” baiklah.  Eunhyuk tadi bunga apa yang mau kau beli? aku tidak tau apa bisa aku berikan bunga yang kau mau itu.. ” ucap Jessica.

” bunga lili kuning. aku mau memberikannya untuk ibuku.. apa bunga itu ada? ” tanya Eunhyuk.

” lili kuning? sepertinya ada. biar aku ambilkan dulu.. ” kata Jessica.

” Hyoyeon-ah, bunga ini belum dibungkus dengan kertas milenium. kau bungkuslah.. ” Jessica memberikan bunga itu pada Hyoyeon.

” kertas milenium? kertas apa itu? ” tanya Eunhyuk.

” kau kemarilah.. biar aku ajari.  ” ucap Hyoyeon pada Eunhyuk.

” begini. unjung batang bunga-bungan inikan sudah digunting dari akar yang membuat mereka bisa menyerap air dari tanah. jadi kau harus membungkusnya dengan kertas milenium. letakkan kapas yang basah pada ujung batang bunga dan… bungkus dengan kertas milenium. seperti ini… sudah jadi. ” hyoyeon panjang lebar mengajarkannya pada Eunhyuk.

” Ho? lihat milikku. milikku juga sudah jadi… ” ucap Eunhyuk menunjukkannya pada Hyoyeon.

” bagus..bagus.. tapi ini kurang rapih.. ” kata Hyoyeon.

” kurang rapih? ” tanya Eunhyuk.

” sini biar aku rapihkan. ” ucap Hyoyeon. Jessica menatap kearah Hyoyeon dan Eunhyuk.

“ mereka itu seperti anak kecil.. selalu bertengkar.. ” ucap Jessica dalam hati sambil menggelengkan kepala.

” tapi.. mereka juga mudah akrab satu sama lain… ” sambungnya sambil tersenyum.

” Jessica.. Bunga ini yang akan aku ambil. ini.. ” ucap Eunhyuk sambil memberikan rangkaian bunga yang tadi dibuatnya bersama Hyoyeon.

” Ne, tunggu sebentar ya.. ” jawab Jessica. Jessica berjalan kekasir untuk meerima pembayaran Eunhyuk.

” uangnya.. ” ujar Jessica.

” ini.. ” Eunhyuk membayar Bunga itu.

” kali ini, biar aku yang menulis isi kartu ucapannya.. ” sambung Eunhyuk.

” oh? tentu saja.. tentu boleh. ” jawab Jessica yang linglung mendengar perkataan Eunhyuk.

” apa yang akan kau tulis didalamnya?.. ” kata Hyoyeon mendekat pada Eunhyuk saat ia sedang menulis kartu ucapan itu.

” hah.. sudahlah. itu urusanku..  pergi sana.. ” ucap Eunhyuk.

”  ommo… terserah! itu juga bukan urusanku.. ” kata Hyoyeon.

” ckckck…  ” Jessica lagi-lagi menggelengkan kepala.

” Gomawo.. Bunga ini sudah selesai. aku pergi dulu.. ” pamit Eunhyuk.

 

***

 

Next day.

 

Hari ini, kembali menjadi hari Senin. dimana Jessica dan Hyoyeon pasti sangat sibuk. mulai dari hari senin, selasa, rabu, sampai Jumat.

” Hyoyeon-ah, kau sudah bereskan meja kasir? ” tanya Jessica sambil merapihkan letak semua bunga yang ada ditoko.

” Ne, ini sedang aku bereskan. ” jawabnya.

Di hari senin, Jessica selalu bangun lebih awal untuk merapihkan toko terlebih dahulu. karna keberangkatannya kekampus, Jessica tidak dapat merapihkan toko sebelum waktu dibukanya Toko. Jessica tidak ingin Hyoyeon terlalu lelah karna mengerjakan semuanya sendiri. setelah Hyoyeon bangun, mereka melakukannya bersama selagi Jessica masih punya waktu sebelum berangkat.

 

” saat toko sudah buka kau harus pastikan tidak ada bunga layu yang diberikan pada pelanggan. jangan lupa itu. ” ujar Jessica.

” iya.. kau sudah membicarakan hal itu setiap hati.. kau berangkatlah kekampus. ini sudah jam berapa… ? ” jawab Hyoyeon.

” ya sudah. aku berangkat ya.. ” pamit Jessica sambil mengambil tasnya di atas meja.

” ne, hati-hati. .. ” kata Hyoyeon.

 

*at Kampus.

 

“ Jessica-ah.. “ panggil Yooyoung, berlari merangkul Jessica.

“ Hey, kau sudah pikirkan? “ tanya Yooyoung.

“ pikirkan? pikirkan apa? “ Jessica tak mengerti.

” kau sedang berpura – pura ya?! tentu saja pikirkan soal perasaanmu! Lee Donghae.. ” kata Yooyoung.

” hoh?! Lee Donghae? bahkan memikirkannya saja.. aku takut sekali.. apa lagi kalau soal perasaan.. ” desah Jessica.

” hem.. benarkah? ” kata Yooyoung.

” eh.. Jessica, aku duluan ya.. ada yang mendekat.. “ sambung Yooyoung yang tiba-tiba Meninggalkan Jessica.

” Mendekat? nugu? ” fikir Jessica sambil menengok kebelakang.

” Jessica-ah… ” panggil Donghae.

” ha?! Donghae sunbae? ” Jessica langsung menutup wajahnya dengan buku dan mempercepat jalannya.

” Jessica? …  Jessica…. Jessica-ah. ” panggil Donghae lagi. Dia makin mendekat.

“ jangan.. jangan.. aku mohon jangan kemari.. ” ucap Jessica dalam hati.

” Jessica! ” panggil Donghae menepuk bahu Jessica. Karna terlalu kaget, Jessica menjatuhkan semua buku yang digenggamnya.

” Mwo! ah.. bukuku.. ” Jessica memunguti buku-bukunya itu.

” kau tidak apa? sini biar aku bantu.. ” Donghae membantu Jessica merapihkan buku-bukunya.

” sudahlah, tidak perlu. aku bisa melakukannya sendiri kok..” ucap Jessica lembut. Donghae tetap membantunya.

” kemarin apa yang terjadi? kenapa kau lari? ” tanya Donghae.

” ap-apa?! ” Jessica terdiam dan mengedipkan mata beberapa kali.

” ah..tidak ada apa-apa. hanya saja, karna kemunculanmu yang tiba-tiba. aku terlalu shock… ” ucap Jessica.

” Jinja? begitu ya.. untunglah. aku kira, sesuatu terjadi padamu… ” kata Donghae.

” anieo. ah.. aku harus pergi. sebentar lagi jam pertaman dimulai.. ” ujar Jessica untuk pamit. Jessica dengan segera bergegas pergi.

” Jessica-ah,, Tunggu. ini.. ” Donghae menemukan sebuah kalung dengan hiasan tengah menyerupai bunga lili putih.

” bagaimana ini? sepertinya kalung ini sangat bagus. kenapa juga dia terburu-buru begitu.. hah… ” ucap Donghae sambil menatap kalung itu. Saat Donghae berdiri dan mulai berjalan, Di bawah kakinya ada sebuah kertas kosong.

” apa ini? ” Donghae mengambilnya.

” kertas kosong? ” fikirnya.

” eh? kartu.. ini kartu.. ” Dibaliknya Kartu itu.

” Toko Bunga Jung…? jadi dia punya Toko bunga?  ternyata begitu…” kata Donghae sambil berjalan Pergi.

 

at Kelas Jessica.

 

” Jessica, kok sudah kekelas? Donghae bagaimana? apa kau tinggal diluar sana? ” tanya Yooyoung penasaran.

” ah.. kau ini! untuk apa kau meninggalkanku tadi? kau fikir aku berharap itu semua terjadi? begitu? ” bentak Jessica.

” aih… kau tidak perlu marah begitu. aku kira kau menyukai Donghae itu.. aku hanya ingin membantumu. aku minta maaf.. ” kata Yooyoung.

” Yooyoung… aku berterima kasih jika kau ingin membantuku. tapi jika memang aku menyukainya, aku akan berusaha sendiri tanpa bantuan siapapun.. ” ucap Jessica.

” meskipun sebenarnya aku tidak bisa berbuat apapun… ” sambung Jessica sambil Tertunduk lesu.

” tenang saja… kalau kalian berdua memang berjodoh, cepat atau lambat.. kalian pasti akan bersama. ” kata Yooyoung menyemangati Jessica.

” ya sudahlah.. Untuk apa kita memikirkan hal seperti itu. ayo fokus pada pelajaran… Fokus! fokus! fokus! ” ujar Jessica.

” Jessica… hwaiting! ” ucapnya dalam hati.

***

*sepulangnya Jessica dari kampus.

 

Jessia masuk ketoko dan menaruh tasnya dimeja. Sebelum toko ia buka kembali, Jessica menyempatkan diri untuk merapihkan dan mempersiapkan segalanya yang dibutuhkan nanti. Membuat beberapa rangkaian bunga lagi untuk dijual.

 

” ah.. Bunga lilinya sudah hampir layu.. aku harus beli lagi.. ” desah Jessica sambil melihat bunga lili putih miliknya yang ada di vas.

” apa aku beli sekarang saja? tapi ini sudah terlalu sore.. aku harus segera membuka toko sebelum jam 3… ” ucapnya.

” sudahlah, membeli bungakan tidak memakan banyak waktu… sebentar……. saja. aku ingin membeli bunga dulu sebelum membuka toko. ” kata Jessica. Akhirnya, Jessica memutuskan untuk membeli bunga lili putih di toko bibi park terlebih dahulu. Jessica mengambil jacketnya dan keluar dari toko. tapi saat Jessica keluar, dilihatnya dari kejauhan seorang pria berjalan menuju tokonya.

” siapa itu? ” tanyanya. Perlahan pria itu mendekat.

” dimana toko bunga Jung itu… ” gumam Donghae sambil melihat – lihat sekitar dengan membawa kartu Toko bunganya yang terjatuh itu.

” apa itu tokonya? ” Donghae menatap kearah Toko bunga jessica.

” itu siapa?… apa itu Jessica? ” tanyanya sambil mendekat.

” om-ommo?! Donghae sunbae lagi? kenapa dia bisa ada disini? “ Jessica panik.

“ lebih baik aku masuk dan bersembunyi dulu didalam.. iya.. itu ide yang bagus. ” fikir Jessica. ia langsung masuk kembali ketokonya dan menutup toko. Donghae sudah berada didepan pintu toko. Belum sempat bersembunyi, Donghae sudah melihat Jessica yang mondar-mandir kesana kemari.

“ Tok..tok..tok.. “ Donghae mengetuk pintu kaca toko yang terkunci itu.

“ hah?! sial.. cepat sekali dia sudah sampai disini?! akukan belum bersembunyi. “ kata Jessica menatap Donghae yang ada didepan pintu tokonya.

“ Jessica ayo bukakan pintu… “ Donghae masih mengetuk pintu.

Jessicapun terpaksa harus membukakan pintu untuknya. Saat sudah didepan pintu, Jessica justru tidak membukakan pintu. Jessica hanya berdiri disana sambil menunjuk tanda “close” pada Donghae.

“ toko ini sudah tutup.. “ ucap Jessica.

“ hah? close? sudah buka saja. aku hanya sebentar.. ” kata Donghae. Jessica menggelengkan kepala dengan rasa terpaksa sambil memejamkan kedua matanya.

” Jessica-ah… ” panggil Donghae. Jessica membuka matanya.

“ ini! “ kata Donghae sambil menunjukkan kalung lili milik Jessica yang tadi terjatuh.

” hah? kalungku? i-itu kalungkukan? kenapa ada di Donghae? ” Tanya Jessica dalam hati.  Dengan segera Jessica membukakan pintu.

” kalungku? berikan padaku.. ” pinta Jessica.

” iya.. aku tau ini kalungmu. makanya aku kesini untuk memberikannya untukmu. tadi kau menjatuhkannya.. ” jawab Donghae.

” yasudah. cepat sini berikan padaku! ” kata Jessica sambil mengambil kalung itu dari Donghae. tapi Donghae justru tak memberikannya pada Jessica.

” loh?! ” Jessica terkejut.

” kenapa kau selalu menghindari ku? kenapa? aku curiga. apa jangan – jangan…..  ” ejek Donghae.

” kau ini apa apaan! cepat berikan… ” Jessica berusaha mengambilnya dari Donghae. Donghae menjauhkan Kalung itu dari tangan Jessica. tapi justru dia tersandung kebelakang dan terjatuh.

” eh eh.. aduh! ” Donghae terjatuh. Jessica yang maju untuk mengambil kalung itupun ikut terjatuh, namun ia terjatuh diatas Donghae.

” ehm..?! ” Jessica tidak berani membuka matanya.

 

To Be Continued.

 

kamsahamnida sudah membaca Fanfict ini. berikan pendapat kalian di komentar yah^^.. dan nantikan part selanjutnya[MyBlackTears].

Tagged: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: