(FF) Black Prince – Part 6


Black Prince (Bumsso Version)

#Part 6

Author: Chandra Syifa W

Main Casts: Kim Bum, Kim So Eun

Casts: Lee Min Jung, Jung Il Woo, Moon Chae Woo, Kim Hyun Joong, Jung So Min, Lee Min Ho, Park Min Young, Park Woo Jin (fictional)

Genre: Romantic, Friendship, Action

Rating: PG 13 (Maybe?)

Type: Chaptered

 

Disclaimer: Semua casts yang saya gunakan dalam ff ini bukan milik saya, melainkan milik keluarga, teman, dan manajemen mereka masing – masing. Saya tidak memiliki casts tersebut, namun alur cerita yang ada di sini adalah murni milik saya tanpa ada pengaruh dari pihak manapun. Dilarang keras memplagiat atau mengambil karya milik saya ini tanpa seizin dan sepengetahuan saya selaku author.

 

Apabila ada kesamaan judul ataupun alur cerita, itu merupakan hal yang tidak di sengaja. Kesalahan format atau huruf yang ada dalam ff ini mungkin terjadi karena human error atau faktor dari blog sendiri.

 

Fanfiction ini saya buat dalam 2 versi dengan main casts yang berbeda, jadi apabila readers menemukan ff ini dengan judul yang sama namun main casts yang beda, bisa di pastikan itu adalah ff milik saya juga (lihat nama authornya).

 

Review of Part 5

 

Kim bum hanya tersenyum kecil melihat so eun yang takut duluan akan sikapnya. Kemudian so eun memberikan kim bum semangkuk kentang manis dengan sendok dan garpu. Kim bum yang merasa aneh dengan makanan itu hanya terdiam.

 

”Wae? Apa ada yang kurang oppa?” tanya so eun yang ikutan bingung dengan respon kim bum.

”Ani, hanya saja, makanan apa ini? Aku jarang melihatnya” ujar kim bum dengan polos. Kim bum memang belum pernah melihat makanan seperti ini sebelumnya.

”Ah, ku pikir apa. Itu namanya kentang manis, aku biasa membuatnya untuk ku jadikan cemilan. Kau tau oppa, itu adalah makanan favoritku” tutur so eun membanggakan kentang manis kesukaannya.

”Mwo? Makanan seperti ini, makanan favoritmu??? Kau serius???” tanya kim bum dengan tidak percaya.

”Serius, untuk apa aku bohong? Oh iya, di mana ku letakkan susunya tadi ya? Sebentar biar ku cari…. Ah, ini dia susunya! Oppa, ini susu nya” kata so eun sambil menyodorkan segelas susu putih kehadapan kim bum.

”Aku tidak suka susu putih” ucap kim bum singkat ketika melihat susu itu.

”Tidak suka? Kenapa? Semua susu itu enak oppa, cobalah dulu. Atau perlu aku yang meminumkan susunya padamu oppa???”

 

Kim bum membelalakkan matanya ketika mendengar tawaran so eun yang ingin meminumkannya susu. Tidak habis pikir memang, apa mungkin so eun menerimanya dengan rentang waktu yang begitu cepat? Apa mungkin so eun sudah menganggapnya sebagai salah satu orang terdekat di dalam hidupnya?

 

***

            Setelah kim bum selesai sarapan mereka berdua bergegas untuk kembali ke Seoul. Mereka cukup banyak mengobrol saat di perjalanan, dan karena itu waktu tidak terasa sama sekali. Mereka sudah tiba di rumah so eun lalu kim bum memberhentikan mobilnya tepat di depan rumah so eun.

 

”Hah… Ini kopermu nona so eun. Cepat bawa koper ini dan beristirahatlah sebelum mengikuti jam kuliah siang nanti” ujar kim bum setelah mengambil koper so eun dari bagasi dan meletakkannya di depan so eun.

”Mmm, aku akan beristirahat dengan baik oppa. Oh iya, kau masih ingat perjanjian kita saat kau mengajariku bahasa perancis waktu itu???” tanya so eun yang tiba – tiba mengingatkan perjanjian aneh itu.

”Ah, perjanjian itu? Ne, waeyo?” tanya kim bum bergantian.

”Aku… Bersedia untuk kalah dalam perjanjian itu” jawab so eun dengan polos.

”Kenapa? Bukankah saat itu kau sangat bersemangat untuk mengalahkanku?” tanya kyu lagi.

”Aku tau itu, tapi setelah ku pikir – pikir… Kalau kau tidak berhasil membuat nilaiku bagus kau akan mengundurkan diri, ku rasa itu bukanlah hal yang baik untukku oppa”

 

-Kim Bum POV-

 

Tunggu, mengapa so eun menjawab dengan seperti itu? Aneh sekali, sejak dia memanggilku dengan sebutan oppa dia terlihat agak berbeda. Dan tadi, ia mengatakan kalau aku mengundurkan diri itu bukanlah hal yang baik untuknya. Kenapa?

 

”Bukankah, hal yang kau inginkan saat ini adalah agar aku mengundurkan diri secepatnya dari jabatan sebagai asistenmu?” tanyaku lagi seakan – akan aku terlihat agak bodoh.

”Tidak! Aku tidak mengatakan seperti itu!” jawabnya dengan cepat. Raut wajahnya tiba – tiba berubah dengan drastis. Seperti orang yang panik.

”Lalu?”

”Aku… tidak ingin kau pergi dariku oppa. Aku merasa kesepian di saat aku di rumah tanpa chae woo, so min, dan juga min young bila aku sudah ada di rumah. Aku juga tidak bisa pergi keluar untuk menghilangkan rasa bosanku. Kalau ada kau, aku merasa sangat nyaman, aku merasa kalau aku selalu di perhatikan oleh seseorang setiap waktu”

 

DEG…

Astaga, kenapa dia menuturkannya dengan begitu polos? Tidak, kali ini ia benar – benar mengatakannya dengan jujur dan tidak main – main, itu terlihat sekali dari bola matanya. Sejenak aku terdiam, membiarkan waktu berjalan untuk beberapa detik. Setengah hatiku terperanjat mendengar permintaannya, namun aku sadar kalau aku bukanlah pria yang baik untukknya. Mengingat masa lalu yang benar – benar mengikatku untuk berbuat sejauh ini, aku tidak mungkin membuatnya bahagia di sisiku, di saat ia jenuh dengan kehidupan yang mengurung masa – masa bahagianya.

 

”Jadi, kau takut kalau aku masih menganggap perjanjian itu berlaku di antara kita so eun?” ucapku memulainya lagi. Ku lihat ia menganggukan wajahnya pelan.

 

Ku dekati dia yang sedang berdiri di depanku dengan wajah yang tertunduk. Ku peluk so eun dengan tangan kiriku sementara tangan kananku mengelus rambut hitam panjang nya yang tergerai indah. Ku rasakan reaksi so eun yang kaget akan perlakuanku, meskipun aku juga tau kalau tidak sepantasnya aku seperti ini padanya.

 

”Aku tidak akan meninggalkanmu, aku tidak akan membiarkanmu sendirian di tengah permasalahanmu, dan aku tidak akan membuatmu terluka, karena aku adalah asisten pribadimu. Aku sudah mengabdikan hidupku untuk menjagamu” tuturku dengan tenang.

Believe me, I will not let you alone without me on your side, so eun” sambungku lagi.

 

Ku rasakan tangan so eun yang mulai mengikat tubuhku, membalas pelukanku dengan begitu lembut. Baiklah, kalian boleh mengatakan kalau aku gila, tapi aku sendiri tidak tau mengapa perasaan ku tergerak untuk memeluknya, membawanya kedalam pelukanku. Tidak lama kemudian kami melepaskan pelukan itu.

 

“Baiklah, aku pulang dulu. Kau bisa berangkat kuliah sendiri kan? Aku ada urusan, dan aku sudah izin pada ayahmu” tutur ku lagi.

”Ne, aku bisa. Tapi nanti kau akan kembali kan?” tanya so eun.

”Tentu saja, kau tidak perlu khawatir. Ya sudah, sana masuk dan beristirahatlah”

”Hati – hati oppa”

 

Aku memasuki mobil dan pergi meninggalkan rumah so eun. Sementara itu ku lihat so eun masih saja memandangi mobil yang ku kendarai dari kaca spion meskipun sudah berada jauh dari rumahnya.

 

***

-Author POV-

 

”So eun-ah!!! Akhirnya kau kembali!!!” teriak min young menyambut kedatangan so eun yang baru saja sampai di kelas mereka. Dengan sigap min young memeluk so eun dengan erat.

”Iya, maaf aku baru kembali sekarang” ujar so eun dengan penuh senyuman.

”Kau tau, min young tidak berhenti berbicara kalau ia sangat merindukanmu” ucap so min sambil memberikan sekaleng minuman soda pada chae woo.

”Terima kasih so min! – Iya, min young benar – benar rindu akan dirimu so eun” setuju chae woo.

”Benarkah? Lalu, bagaimana dengan kekasih kalian? Apa mereka tidak merindukanku?” tanya so eun dengan pede.

”Sebenarnya hyun joong sempat menanyakanmu pada ku, dan ku katakan saja kalau kau sedang pergi. Jadi dia tidak menanyakannya lagi” balas so min.

”Ngomong – ngomong, apa saja yang kau lakukan di Jeonju? Bukankah kau hanya berdua dengan asistenmu yang bernama kim bum itu???” tanya min young dengan penasaran.

 

So eun pun tersenyum kala min young mulai curiga mengenai dirinya dan juga kim bum. Ia beralih ke tempat duduknya di ikuti oleh ketiga sahabatnya itu. Senyumnya tak menghilang meskipun ia tidak tau mengapa ia merasa senang.

 

”Seperti yang kalian tau, aku di ajak oleh kkim bum untuk pergi ke festival di Jeonju. Kurang lebih seperti itu, tidak ada yang spesial kok” terang so eun. Salah satu alis mata min young pun menaik.

”Benarkah? Kau pikir kami bisa di bohongi oleh bualanmu yang payah itu so eun??? Pasti dia mengatakan sesuatu padamu kan???” tanya min young lagi. Dia memang orang yang ingin tau urusan orang lain.

”Ya ya ya, kalau kau tidak mau menceritakannya ya sudah. Ayo kita ke kelas il woo” usul chae woo mengajak min young dan so min.

”Anio! Yaaa kim bum hanya mengatakan kalau ia ingin aku memanggilnya dengan sebutan ’oppa’. Tapi sebenarnya, ada hal yang lebih menarik di bandingkan hal itu” kata so eun lagi.

”Apa??? Ayo cepat beri tau kami!” ucap min young dengan semangat.

”Apa, tentang Black Prince so eun?”

 

Celetukkan so min itu membuat perhatian chae woo dan juga min young beralih padanya. So eun yang baru saja ingin bercerita itu langsung kaget mendengar so min yang sudah bisa menebak lebih dulu. Sepertinya so min memang peramal dengan insting yang kuat, batin so eun.

 

”Mwo? Aigo so min, jangan asal bicara seperti itu! Biarkan so eun yang bicara baru kau menebaknya” tutur min young dengan gemas.

”Apa? Aku hanya mengucapkan apa yang terpikirkan olehku” balas so min dengan ekspresi wajah yang datar.

”Tidak tidak, apa yang di katakan so min itu benar. Ini tentang black prince idaman ku” kata so eun yang ingin melerai min young.

”Black prince idamanmu? Apa yang terjadi?” ucap chae woo yang kini bertanya.

“Ceritanya panjang. Jadi begini…”

 

So eun menceritakan segala sesuatunya dengan rinci pada chae woo, min young, dan juga so min. Reaksi mereka pun kaget bukan main, bayangkan saja betapa beruntungnya so eun bisa bertemu dengan idolanya langsung di saat – saat seperti itu. Setelah so eun selesai bercerita, tiba – tiba hyun joong dan juga min ho datang ke kelas mereka.

 

”Maaf kalau kami mengganggu waktu kalian, tapi bisakah aku bicara dengan min young? Sebentar saja” kata min ho yang kali ini terlihat sopan.

”Ada apa ini? Kenapa kau jadi aneh begini?” tanya min young yang curiga dengan perubahan sikap min ho.

”Kau ini, seharusnya kau senang dengan sikapku yang sopan. Dasar yeoja payah” celetuk min ho yang di susul dengan jitakan di kepalanya.

”Jangan meledekku. Lalu, ada apa denganmu hyun joong?” tanya min young pada hyun joong yang sedari tadi terdiam.

”Ah, aku ingin memberitau kalian tentang acara kampus yang akan di laksanakan sekitar 2 minggu lagi” kata hyun joong.

”Acara? Acara apa hyun joong?” tanya so min yang kemudian mendekat ke hyun joong.

”Kau tau, kalau kampus memiliki acara tahunan yang rutin di adakan setiap libur musim semi? Aku, min ho, dan juga il woo di beritau oleh salah satu kawan kami kalau tim kampus sedang mempersiapkan segala sesuatunya” terang hyun joong.

”Il woo? Ngomong – ngomong, mengapa ia tidak ikut ke sini?” tanya chae woo di sela – sela penjelasan hyun joong.

”Dia sedang di panggil oleh dosen. Dia akan menelfonmu nanti” balas min ho.

 

So eun yang sedari tadi diam mendengar penjelasan hyun joong pun tersenyum. Memang ia tidak banyak bicara saat itu, namun otaknya langsung mencerna apa yang hyun joong katakan.

 

”Sebentar, apa acara tahunan yang kau maksud itu, pesta topeng???” tanya so eun dengan nada bicara yang penasaran.

”Mmm, kenapa?” kata hyun joong berbalik tanya.

”Apa kita boleh datang ke pesta itu?” tanya so eun lagi.

”Tentu saja boleh, kau kan mahasiswi di sini. Bagaimana bisa tidak di perbolehkan so eun” balas min ho dengan malas.

”Aish, ku pikir itu acara untuk mahasiswa semester 4 yang sebentar lagi akan lulus! Lalu, apa kalian akan datang?”

 

Hyun joong dan min ho saling memandang dengan bingung. Tentu saja mereka akan menghadiri pesta itu, namun apa maksud so eun bertanya hal yang aneh seperti tadi. Hyun joong lalu mengarahkan pandangannya pada so min, min ho pada min young, sementara chae woo yang tidak ada il woo di sampingnya hanya diam karena kesal.

 

”Tentu saja so eun! Astaga, ada apa denganmu? Hal seperti itu masih kau tanyakan juga. Kami akan datang dengan pasangan kami masing – masing tau” kata min ho dengan pedenya. Tangannya menggandeng tangan min young yang dengan cepat langsung di lepas oleh min young.

”Aku juga akan datang, meskipun sekarang il woo tidak ada di sini” kata chae woo yang tidak ingin di singkirkan begitu saja karena tidak ada kekasihnya.

”Aku tidak bertanya dengan siapa kalian datang. Dan kau, awas kalau kau berbicara seperti itu lagi padaku! Bisa – bisanya bicara padaku dengan seperti itu” ancam so eun pada min ho. Min ho hanya bisa menutupi mulutnya dengan tangannya sendiri.

“Jadi, kau akan datang dengan siapa so eun?” tanya so min.

”Jangan sampai kau datang sendirian” bisik min ho.

 

So eun hanya melirik min ho dengan sinis, sementara hyun joong, min young, so min, dan juga chae woo hanya tertawa kecil.

 

“Pesta topeng ya? Baiklah, kita lihat saja nanti, aku tidak akan datang sendiri seperti apa yang kalian pikirkan. Kalian pikir aku tidak bisa mendapatkan pasangan untuk pesta itu hah? Kalau aku tidak dapat bukan Kim So Eun namanya!” batin so eun.

 

Setelah perbincangan panjang itu pun mereka membubarkan diri untuk mengikuti pelajaran di kelas masing – masing.

 

***

            Kim bum baru saja sampai di rumahnya yang berada di pusat kota. Sama seperti rumah so eun, rumahnya cukup besar untuk ukuran seseorang yang tinggal sendirian. Fasilitas rumah dan dekorasi luar yang tidak terlalu mewah namun cukup lengkap, sangat menggambarkan pribadi kim bum yang tidak neko – neko, namun memiliki target yang cukup tinggi di dalamnya. Kim bum membuka pintu rumahnya dan bergegas merebahkan diri di sofa ruang tamu. Pikirannya terbagi menjadi dua, antara tujuan utamanya dengan seorang gadis yang kini memenuhi hatinya.

 

”Sepertinya so eun benar – benar tidak ingin aku pergi, tapi aku tidak bisa seperti ini. Masih banyak yang harus ku lakukan di luar seoul untuk melakukan rencanaku selanjutnya” ucap kim bum sambil melepas kaca matanya dan melemparnya ke sembarang arah.

”Lee Min Jung, Kim So Eun… Kalian berdua berhasil membuatku berhenti melangkah, baik di masa lalu ataupun saat ini. All of you are great, make my life is  complicated” sambungnya lagi. Kemudian ia mengambil frame foto dirinya bersama dengan min jung saat mereka masih bersama – sama.

 

Mata kim bum menatap intens foto kenangannya bersama min jung, dan entah mengapa tidak terbesit tentang so eun di pikirannya. Ia kembali berubah, ia sadar kalau ambisi yang sudah ia tetapkan bukan hanya sebuah ucapan, kim bum akan membuatnya menjadi kenyataan pahit untuk keluarga so eun.

 

”Tidak ada waktu lagi, aku harus melakukannya” ujar kim bum.

 

Kim bum meletakkan frame foto itu dan berjalan menuju kamarnya. Di ambilnya tuxedo dan topeng hitam, dan kini ia harus menjadi black prince, black prince yang ingin memenuhi ambisinya sendiri.

 

Sore harinya…

 

“Selamat sore pemirsa, breaking news hadir dengan berita utama yang baru saja terjadi di kantor pusat sebuah perusahaan barang tambang terkemuka di korea selatan. Black prince kembali melakukan aksi ‘manis’ nya dengan mencuri seluruh lembar saham milik perusahaan tersebut. Di kabarkan lembaran saham yang di curi olehnya bernilai sekitar 350 juta won”

            “Pihak kepolisian masih menyelidiki cara black prince melakukan pencurian tersebut yang sebelumnya sudah di jaga ketat oleh pihak keamanan perusahaan. Menurut sumber, secara logika tidak ada seorangpun yang dapat mengambil saham – saham tersebut karena penjagaan yang di lakukan oleh pihak perusahaan sudah sangat – sangat ketat. Black prince, kisah si pencuri ulung ini di perkirakan belum berakhir mengingat tingkat ekonomi negara korea selatan sedang memiliki progress positif di dunia ekonomi luar…”

 

“Astaga, meskipun ia gagal mengambil kalung berlian yang ku kenakan waktu itu ia masih saja mencuri. Dan kali ini lembar saham milik perusahaan barang tambang! Oh my god, he’s so awesome!!!” kata so eun dengan mulutnya yang penuh dengan es krim vanilla.

 

So eun benar – benar merasa bangga dengan idola nya yang ’unik’ itu, pasalnya ia akan merasa kalau black prince akan terlihat sangat tampan ketika ia sedang mencuri, sama seperti black prince yang mencoba untuk mengambil kalung berlian saat dia berada di festival Jeonju.

 

Btw, di mana kim bum oppa? Kenapa ia tidak memberi kabar padaku, bahkan ia tidak menjemputku saat pulang kuliah tadi” kata so eun dengan heran. Ia mengambil sesuap es krim lagi dari mangkuk dan ia memakannya dengan lahap.

“Mungkin ia sedang sibuk, atau ia menemui ayah ya?” sambungnya lagi.

 

So eun meletakkan mangkuk es krimnya di atas meja, kemudian berjalan ke arah telfon rumah yang berada di samping rak buku. Ia tekan nomor ponsel ayahnya, dan beruntungnya sambungan telfon itu masuk. Karena biasanya jika ayah so eun sedang sibuk beliau akan mematikan ponselnya.

 

Yeoboseyo so eun, ada apa kau menelfon ayah?

Ah, itu ayah, apa kim bum oppa sedang bersama ayah? Atau mungkin iya menitipkan pesan untukku pada ayah???

Tidak, dia tidak menemui ayah ataupun memberikan pesan pada ayah. Tunggu, sejak kapan kau memanggil kim bum dengan sebutan ’oppa’???

 

So eun menghentikan pembicaraannya saat ayahnya bertanya tentang hal itu. Yang ayah nya tau so eun masih menganggap kim bum sebagai musuh, tidak bisa dekat satu sama lain.

 

Mwo??? Oh, itu sejak… Ah tak usah di pikirkan ayah! Ya sudah, aku langsung tutup telfonnya ya ayah! Aku cinta ayah, sampai jumpa!!!

Ya ya ya Kim So Eun! Ayah belum selesai bicara!!!

 

Belum sempat ayah so eun melanjutkan bicaranya so eun langsung menutup telfon dan meletakkannya dengan kasar. Hati nya begitu takut kalau ayahnya akan curiga mengenai hubungannya dengan kim bum. Bisa – bisa ayahnya meledek dia habis – habisan, pikir so eun.

 

Backsound: TMAX – Fight The Bad Feelings (Ost. Boys Over Flower)

 

-Kim So Eun POV-

 

Ku lihat jam weker yang berada di atas meja belajarku, jarum panjang di angka 12, dan jarum pendek di angka 9. Sudah jam 9 malam, tapi aku tidak bisa tidur. Kau tau kenapa? Aku sedang menunggu kim bum. Ia benar – benar tidak memberikan kabar padaku, ia bilang kalau ia akan kembali setelah ia menyelesaikan urusannya, tapi ia tidak lekas kembali.

 

Saat ia mengantarku pulang dengan tiba – tiba ia memelukku, mengatakan kata – kata manis yang entah mengapa aku sangat mempercayai kata – kata itu. Karenanya aku membalas pelukan yang terasa canggung bagiku. Ku ambil ponsel yang setia menemaniku, dan ku coba untuk menelfonnya.

 

”Di mana dia? Mengapa ia tidak mengangkat telfonku??? Kim bum oppa, jangan membuatku khawatir” ucapku setelah ku tau kalau ponselnya tidak aktif.

 

Baiklah, sekarang aku tidak tau apa yang harus ku lakukan. Aku ingin bertemu dengannya karena aku ingin mengajak nya untuk menemaniku ke pesta topeng di kampus. Aku ingin sekali menunjukkan pada min ho kalau aku bisa mendapat pasangan saat ke pesta nanti. Tidak akan ku biarkan ia tertawa puas melihat ku datang sendirian! *so eun ambisius*

 

30 menit kemudian…

 

Drrrtttt…

Ku dengar ponselku bergetar singkat,  berarti ada pesan baru. Ku harap itu pesan dari kim bum oppa! Aku langsung mengambil ponselku dan ternyata yang mengirimi ku pesan adalah… KIM BUM OPPA!!! *seneng xD*

 

From: Mr. Kim Sang Bum‘oppa’

 

So eun, apa kau sudah tidur?

 

”Kyaaaaa akhirnya!!! Seandainya saja kau tau aku rela tidur lebih lambat karenamu” kesalku. Tapi tak apa, yang penting aku sudah mendapat pesan darinya.

 

To: Mr. Kim Sang Bum ’oppa’

 

Belum, wae?

Kenapa kau tidak mengabariku seharian??? Ini namanya kau mangkir dari profesimu sebagai asisten pribadi seorang anak presiden korea selatan!!!

 

***

 

From: Mr. Kim Sang Bum ’oppa’

 

Hei, apa kau sadar kau sedang bicara dengan siapa? Kau memanggilku oppa tapi gaya bicaramu seakan – akan kita seumuran, kemana etikamu nona so eun???

 

Aku minta maaf, aku tidak bisa menemuimu untuk beberapa hari ini. Aku tidak bisa menjadi asistenmu, karena masih banyak hal yang harus ku lakukan selain menjadi asistenmu. Itu alasanku mengapa aku tidak mengabari / menemui mu seharian ini…

 

Aku tertegun membaca isi pesannya. Tadi pagi ia bilang kalau ia akan selalu di sampingku, tapi sekarang mengapa ia berbicara seperti ini???

 

To: Mr. Kim Sang Bum ‘oppa’

 

Mwo? Apa kau bilang?? Kau tidak bisa menemuiku untuk beberapa hari???

 

Tidak, aku tidak terima. Aku membutuhkan asistenku setiap saat, akan ku laporkan kau pada ayah agar kau di pecat! ><

 

***

 

From: Mr. Kim Sang Bum ‘oppa’

 

Ya so eun! Aku belum selesai mengatakannya, jangan gegabah seperti itu!

 

Begini, apa ayahmu ada di rumah sekarang? Aku akan menjemputmu sekarang.

 

***

 

To: Mr. Kim Sang Bum ‘oppa’

 

Untuk apa kau menjemputku? Katanya kau tidak bisa menemuiku untuk beberapa hari???

 

Sudah, lebih baik aku tidur. Selamat bekerja tuan Kim, good luck!!!

 

Setelah ku kirim pesan terakhirku padanya, ku letakkan ponselku di atas kasur. Ku rebahkan diriku dan aku coba untuk tidur. Lebih baik mengistirahatkan diri dari pada mengharapkan pria seperti nya. So eun, you’re very – very babo now! Bagaimana bisa aku mengkhawatirkannya seharian ini, sedangkan ia tidak akan menemuiku lagi???!!!

 

-Author POV-

 

Kim bum tertawa kecil saat menerima pesan dari so eun. Ia benar – benar manis, pikirnya. Namun kim bum juga merasa bersalah karena semua kata – kata yang ia ucapkan pada so eun tidak bisa ia lakukan, itu semata – mata demi tujuan awalnya yaitu membalaskan dendamnya pada keluarga so eun. Ia beranjak dari kamarnya dan berjalan ke mobilnya untuk meluncur ke rumah so eun. Meskipun sebenarnya kim bum merasa lelah setelah mencuri di perusahaan barang tambang tadi sore, tapi ia paksakan dirinya untuk menjemput so eun agar so eun tidak salah paham dengannya. Ia akan mencari alasan lain untuk menjelaskan semuanya tanpa menjurus ke arah pribadinya yang lain, black prince.

 

Setelah diperbolehkan masuk oleh salah satu pengurus rumah so eun, kim bum berjalan menuju ke kamar so eun yang berada di lantai 2. Ia ketuk pintunya, namun tidak ada reaksi. Kim bum ketuk lagi pintunya, namun hasilnya tetap sama. Dan ia pun melakukan hal yang sama untuk ketiga kalinya. Alhasil, terdengar suara kunci yang sedang berputar dari dalam kamar.

 

”Siapa yang mencoba untuk…” ucapan so eun terhenti ketika melihat sosok pria yang berdiri tepat di hadapannya. ”Tuan kim…”

”Oppa, kim bum oppa. Kau tidak bisa memanggilku dengan sebutan itu lagi” ralat kim bum dengan senyum nya yang manis.

”Kau? Yaaa! What are you doing in here??? Cepat pergi!!!” usir so eun sambil berusaha mendorong kim bum agar ia pergi.

”Apa – apaan ini? Sudah ku katakan padamu kalau aku akan menjemputmu, kenapa masih saja bertanya??? Sekarang ayo ikut aku” balas kim bum yang kini mencoba untuk menarik tangan so eun.

What??? No! I don’t wanna go with you!!!” kata so eun kesal.

“Tidak menerima penolakkan nona so eun. Sekarang kau ikuti kata – kataku baru kau menghukumku sepuas hatimu”

 

Tanpa ada perlawanan berarti kim bum menarik so eun dari kamarnya dan menyuruhnya masuk ke dalam mobil. So eun yang saat itu sudah lengkap dengan piyama tidurnya hanya pasrah karena ia memang tidak bisa melakukan apapun. Mereka pergi ke tempat yang sudah tidak asing lagi, sungai han. Hanya saja malam itu terasa sangat tidak mengenakkan, sangat berbeda dengan saat mereka pergi ke sana berdua untuk pertama kalinya.

 

Backsound: 2PM – Tik Tok

 

”Aku akan menjelaskan semuanya dari awal padamu agar kau tidak salah paham denganku. Tolong dengarkan aku baik – baik so eun” ujar kim bum memulai pembicaraan mereka di bawah sinar lampu yang menerangi sungai han.

”Mmm” gumam so eun singkat. Ia masih merasa kesal karena merasa di permainkan oleh ucapan kim bum.

”Untuk beberapa hari ini aku akan pergi karena masih banyak hal yang ku selesaikan, meskipun aku belum mengatakannya pada ayahmu, tapi aku akan meminta izin padanya nanti. Aku tidak tau berapa lama aku akan vakum sebagai asistenmu, tapi aku janji aku akan segera kembali bila semuanya telah selesai” tutur kim bum dengan nada bicara yang agak berbeda. So eun menatapnya dengan sedih, dan kecewa mungkin.

”Aku bisa membantumu, aku akan izin pada ayah agar aku bisa ikut denganmu. Aku bisa melakukan sedikit hal yang mungkin akan memudahkanmu nantinya” kata so eun dengan polos.

”Tidak, kau tidak bisa ikut denganku. Aku bisa menyelesaikannya sendiri” kata kim bum yang menolak bantuan dari so eun.

 

So eun tertunduk lesu mendengar penolakan dari kim bum. Tidak ada harapan lagi, batinnya. Kim bum pun kembali melanjutkan pembicaraannya.

 

”So eun, apa kau percaya pada idolamu, black prince?” tanya so eun.

”Tentu saja, ia adalah pria terbaik kedua di dunia setelah ayahku” jawab so eun.

”Kalau begitu, bisakah kau percaya padaku kalau aku akan kembali sebagai asistenmu nanti?”

 

So eun mengarahkan pandangannya ke arah kim bum, mata bulatnya menatap kim bum kaget. Mengetahui bahwa so eun sedang melihatnya, kim bum pun memanfaatkan keadaan dengan menatap so eun juga.

 

”Aku juga ingin bersamamu so eun, tapi keadaan memaksaku untuk melakukannya. Banyak hal yang tidak kau ketahui tentangku, dan sampai kapanpun kau tidak akan mengetahuinya”

”Bila kau bisa percaya padaku, aku berjanji padamu, aku….”

”Aku akan benar – benar ada untukmu. Tidak, kali ini aku serius. Percayalah padaku, so eun…”

 

 

To Be Continued…

 

Nah, ini dia part yang agak labil menurut saya. Maksudnya si kim bumnya galau, wakakak~

Ini bikinnya agak ngebut, maaf kalau ga nyambung. Saya juga ga tau harus gimana ><

Baiklah, sampai bertemu di part selanjutnya ^^

 

-Chandra Syifa W-

Tagged: , , , , , , , , , , ,

67 thoughts on “(FF) Black Prince – Part 6

  1. ria September 23, 2012 pukul 4:18 am Reply

    duh thor tambah seru + gregetan aja sm ni ff thor. . .
    Kira2 reaksi so eun eonni tau bumpa black prince gmana yah? Trz kalau tau oppa y black prince d penjara gk tuh thor?
    Haha,sory bnyk tnya . . .
    Ayo semangat lnjtin y yah thor
    d tngu bgt bgt bgt. . .

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 4:29 am Reply

      Hahaha… Saya ga tau harus jawab komentar kamu apa, sejujurnya saya masih agak bingung ni ff mau di lanjut atau engga. Mengingat udah kls 3 udah gitu waktu senggang nya udah terbatas, istirahat aja cuma pas tidur malem doang. Kebayang ga tuh?

      Terima kasih ya, maaf kalau mengecewakan🙂

      -Chandra Syifa W-

      • ria September 25, 2012 pukul 9:28 am

        hohohooh,,, kaga mengecewakan thor ,, malahan seneng bgt ff y puanjang bngt ky kereta..
        iya thor kalau kelas 3 mah udah d masa2 danger..

        pokok nya SEMANGAT THOR..😀

      • koreanfanfictland September 26, 2012 pukul 8:32 am

        Gomawo =)

        -Chandra Syifa W-

  2. Sendy Sekar September 23, 2012 pukul 5:01 am Reply

    kacian Kim bum galau hahaha😀
    sso dateng ke acara kampusnya sama siapa nanti??
    jadi penasaran di tunggu part selanjutnya eon😀

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 7:29 am Reply

      Aduh sama siapa ya? Saya berpikir untuk mengeluarkan cast baru, tapi ga tau deh. Takut alurnya jadi ga asik -__-

      Sipp, thx ya sendy ^^

      -Chandra Syifa W-

  3. devi September 23, 2012 pukul 5:26 am Reply

    Y ampN mkiN seruuuu Zh Ni FF’a,,,,,,
    Jd pNasaraN ma Next part’a,,,,,,,

    D tuNg2u Next part’a,,,,,,,,,,
    SmNgaaaaaaat,,,,,,,,🙂🙂🙂🙂

  4. pipip September 23, 2012 pukul 5:42 am Reply

    Wah critnya mkin seru deh, ayo bkin lnjutnnya ssgera mngkin pensran bget akir critnya gmna

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 7:30 am Reply

      Weits, akhirnya masih lama. Hahaha~

      -Chandra Syifa W-

  5. Justgalon September 23, 2012 pukul 6:03 am Reply

    yaaa taaammbbaah seruu kekekekke
    Aah lanjuuutt thooorrr…aku suka bnget sma FF ini,, yaa aku tahu author sibuk, aku jga sibuk sma tugas kuliah hehheeh..tapi tetep semangat yaa thoor😀 hwaiitiiing😀

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 7:31 am Reply

      Tuh kan, maklum namanya juga pelajar. Serba salah jadinya kan, wakakak😀

      -Chandra Syifa W-

  6. dyyyy September 23, 2012 pukul 6:10 am Reply

    kimbum punya urusan apa y?mencuri lg…?
    sso k pesta kampus dengan sp?

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 7:31 am Reply

      Urusan apa ya? Hohoho…
      Kita liat nanti deh dia ke pesta sama siapa ^^

      -Chandra Syifa W-

  7. tri cahya September 23, 2012 pukul 8:26 am Reply

    Good story,, cma krang pnjang author…
    ditnggu next partx….🙂

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 11:08 am Reply

      Ahaha maaf deh kalo kurang panjang, takut readers nunggu kelamaan. Kekeke😉

      -Chandra Syifa W-

  8. YeojaNiel September 23, 2012 pukul 8:56 am Reply

    Woaah kimbum mau ngapain emgnya?
    Sso polosnya g nanggung y hahaha
    next part jangan lama2 keke

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 11:09 am Reply

      Kim bum mau main dulu ke rumah saya, ahaha😛
      Iya dong, ga liat muka so eun terlalu polos saking polosnya suka sama pencuri? -.-V
      Di usahakan =)

      -Chandra Syifa W-

  9. zhuriya September 23, 2012 pukul 9:28 am Reply

    ahir ny part 6 keluar jg…s0 min inSting nya memang bagus…
    Kasian s0 eun d saat udah nyaman ma kim bum.eh malah d tinggal
    tar so eun ke pesta topeng ma capa dong…

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 11:09 am Reply

      Nanti so eun ke pesta topengnya sama junho aja #eh *digebukin mates*

      -Chandra Syifa W-

  10. sarah September 23, 2012 pukul 10:23 am Reply

    cuma mau kasih saran neegh thor
    aq kan buka dri hp gambar background nya ganggu banget. klo bisa polos aja atau gambar yg ga terlalu bnyak. aq ga bisa bacanya kebanting ama gambar.
    gomawo

    • koreanfanfictland September 23, 2012 pukul 11:10 am Reply

      Ok, makasih banyak utk kritik dan sarannya. Berarti banget lho buat kami, hehehe ^^
      Akan kami ubah secepat mungkin!

      -Chandra Syifa W-

      • sarah September 26, 2012 pukul 2:09 pm

        baru buka lagi nie ff eehh udah berubah.. author daebak..
        gomawo dah mau ngerubahnya

      • koreanfanfictland September 27, 2012 pukul 9:02 am

        Hahaha, iya sama2 ^^

        -Chandra Syifa W-

  11. ayu_BumSso couple September 23, 2012 pukul 12:20 pm Reply

    wach keren thhhour kayaknya sso dach mulai ska ni ma bumpa kya bnyk kta2 so sweetnya..semangat thour lanjutttt

  12. Ananda meidiana putri September 23, 2012 pukul 1:01 pm Reply

    Akhir nya di post juga😀
    aku suka banget sama ceriya nya😀 keren, seru dan pasti nya romantis😀.
    Pokok nya ff ini daebak abizzz deh😀

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:30 am Reply

      Eh? Kamu nunggu ff ini ya? Oalah saya ga tau kalau masih ada yang nungguin ff aneh ini -.-
      Hahaha terima kasih terima kasih! ^^

      -Chandra Syifa W-

  13. Alfira September 23, 2012 pukul 2:49 pm Reply

    chingu, pkkny ff ini hrs lanjut
    cuma dgn bca ff bumsso aku bsa relax sjenak dr rutinitas ank 3 sma.. yyaaa.. walaupun authorny jg kls 3 sma dn sma2 sibuk
    haha😀

    lanjut lanjut lanjuttttt ^^
    chinguuu.. mari kita sma2 brjuang sbgai pelajar 3 sma
    huahahahaha *gakpentingbangetya*

    pkknya fighting!!!

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:31 am Reply

      Hahaha berarti kita belakikannya dong? Justru saya ngerasa ga bisa relax kalo saya belum post lanjutan ff ini sampe selesai, galauuu xD

      Hai, mari kita berjuang!!! ><

      -Chandra Syifa W-

  14. heldajungsoo September 23, 2012 pukul 4:48 pm Reply

    Mwo? kok tiba2 tbc, asik2 bca eh mlah tbc, soeun mulai suka tuh dgn bum? #sotau. ditnggu lnjtan.A

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:32 am Reply

      Ga seru dong kalo tbc nya ga di bagian yang asik? Kekeke~

      -Chandra Syifa W-

  15. cucancie September 23, 2012 pukul 9:22 pm Reply

    Part 6 keluar jg ahhh…senengnya,kyknya kim bum sedikt demi sdkt mulai ada rasa nih ma so eun,,aduh tp part ini berasa cpt bgt bacanya thor kependekkan deh,next lebih panjang lg y thor ,ditunggu jgn lama2 y…!

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:33 am Reply

      Kependekkan??? Perasaan segini udah panjang deh *11 hlmn buat saya banyak :3*
      Di usahakan ya, hehehe

      -Chandra Syifa W-

  16. Winzzlee September 23, 2012 pukul 9:34 pm Reply

    Kim bum sebenernya mo ngapain kok mesti vakum jadi asisten so eun, terus nanti so eun kepesta topeng ma siapa?

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:33 am Reply

      Mau ngapain ya? Aduh saya juga ga tau nanti so eun sama siapa ke pestanya, huehehe xD

      -Chandra Syifa W-

  17. dita_bumSso September 23, 2012 pukul 9:52 pm Reply

    so eun ma kimbum diam” dah cinta ya?
    Ditunggu ya lanjutannya,,

  18. niniet September 24, 2012 pukul 3:17 am Reply

    iya betul.. keliatan kim bum nya galau.. he..he…

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:34 am Reply

      Tuh kan ada yang setuju sama saya, hahaha😀

      -Chandra Syifa W-

    • dita_bumSso September 24, 2012 pukul 2:12 pm Reply

      kya’e bukan hanya galau tp juga dilema,disatu sisi dy punya tujuan tuk bls dndam ‘n disisi lain dy dh mulai jatuh cnta ma so eun eunnie,

      • koreanfanfictland September 25, 2012 pukul 3:58 am

        Yap! Ini dia readers paling kece, jawabannya aja kece B)

        -Chandra Syifa W-

  19. sugarsoya September 24, 2012 pukul 3:31 am Reply

    aiiihh komen aku kemaren ga masuk….
    kim bum nya galau, ayo dong oppa jangan terusin bales dendamnya, apalagi ama soeun, dia kan ga tau apa2…
    boleh tuh author dimunculin cast baru, kalo bisa cowok biar deketin soeun n bikin cemburu, hahaha #evil laught…
    moga2 janjinya kim bum buat selalu ada buat soeun ga cuma mainan doang….
    ditunggu next partnya ya….

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:35 am Reply

      Wah, ga masuk? Mungkin wp kami sedang error ><
      Mau nih di tambah cast baru??? Nanti akan saya pertimbangkan, hehehe ._.

      -Chandra Syifa W-

  20. anizza September 24, 2012 pukul 8:39 am Reply

    Thor tmbh seruuu trnyt black prince bs galau kekekeeee lanjutttt

    • koreanfanfictland September 24, 2012 pukul 8:55 am Reply

      Black prince kan juga manusia, wajarlah kalau galau. Hohoho xD

      -Chandra Syifa W-

  21. Chachicha September 26, 2012 pukul 2:25 pm Reply

    Seru. .
    Penasaran. .

    Bum oppa galau tuh. !!

    Next part ny d tnggu. .

    • koreanfanfictland September 27, 2012 pukul 9:03 am Reply

      Iya, ceritanya lagi galau tuh, hahaha~

      -Chandra Syifa W-

  22. dedekartika September 26, 2012 pukul 10:15 pm Reply

    huaah.serru..kim bum galau’brat tuh…
    D’tnggu next part’nya.

    • koreanfanfictland September 27, 2012 pukul 9:03 am Reply

      Ini kenapa pada seneng deh kalau kim bum galau, ckckck –”

      -Chandra Syifa W-

  23. Putzz ran" moury September 27, 2012 pukul 9:55 am Reply

    Deg”an pas bCa scAn terakhir. . .
    Beneran kata” kimbum’a beda aja. . .
    Tpi sayang rasa suka’a ma s0eun belum sekuat rasa dEndam’a. .
    HmMm. .
    Kayak’a yg bkalan nemenin s0eun ke pesta ga bkalan jauh dari kimbum nih. . . .

    • koreanfanfictland September 27, 2012 pukul 10:41 am Reply

      Sepertinya saya berhasil membuat tokoh kim bum menjadi ambigu ya? Pada bingung kan semua? Maaf2, hehehe…
      Gimana ya? Sama kim bum ga ya? #authorkoplak xD

      -Chandra Syifa W-

  24. Yunita zulaika September 28, 2012 pukul 1:29 am Reply

    Wiih bagus thorrr next deh ;D

  25. susan luv bumsso Oktober 13, 2012 pukul 11:29 am Reply

    udh mulai tumbh bnh2 cinta trnyta bum bs jg melelhkn hti sso,,,tp kzh jg bum skg jd dilema mudh2 bum bs lpain dendamx dmi sso,. . . .ff creennn thor. . . .hwaiting. . . .

  26. edogawa kim suju Oktober 23, 2012 pukul 8:28 am Reply

    Eh ? Kim bum mw kmana ??
    Wah, gimana y.. Reaksi so eun pas tw rencana blas dendamnya kim bum ??

  27. SintiaBumsso Oktober 24, 2012 pukul 10:53 am Reply

    Kaka aku udh ninggalin komen loh dlu tp kok ga ada lagi yaa? Ok deh aku tinggalin komen lagi yaa eon hehe😀 uah uah uahh Bum nya mau pergii berkelana mencari mangsa (?) hmm aku udh baca part 7-8 kak🙂

  28. anastasia erna November 3, 2012 pukul 2:45 pm Reply

    daebak author…
    seru…
    makin penasaran..
    gima klo so eun tau..
    klo kim bum punya dendam ma appa nya..??????

  29. AnthyBumsso YongseoClouds November 15, 2012 pukul 12:29 pm Reply

    ya ampun mereka sdh saling membutuhkan😉
    bumsso smkin rmntis🙂

  30. Nia Ramadhani Desember 21, 2012 pukul 5:19 am Reply

    oohhh,,kim bum oppa lagi galau rupanya_TETT

  31. tanti no kawai Januari 28, 2013 pukul 12:05 pm Reply

    bumm-ah galauuu…
    Hahahahaha

    ehemm….mulae tumbuh rasa yg laen nih…🙂

  32. yulie_bumsso Juli 11, 2013 pukul 5:47 am Reply

    Jiahhhh kimbum mkinn rmtiss ajaa nii..
    Ksiann mlhatt ksah cnta Bumsso klo smuaanya trbgkarr.
    Lnjutt eoonie..

  33. cute. . . Juni 17, 2014 pukul 7:33 am Reply

    aQ jadie kasihan am Kim Bum Oppa. . .😦

  34. lilis suryani Juli 5, 2014 pukul 3:19 am Reply

    apakah dngn menghilangnya oppa dia akan memulai tujuan utamanya?

  35. ainami Agustus 20, 2014 pukul 7:42 am Reply

    nah lho maksud bum apa tuh?

    apa dia berencana menyelesaikan semua tugas2 black prince lalu pensiun dan kembali dtg kepada sso? *ngarep* :v

    sso unik bgt ya bisa ngefans ma pencuri gitu… sekeren apapun tetep pencuri lho hahaha

    suka deh bum udh terjebak antara dendam dan cinta kekeke~~~

  36. laila_annisa Januari 4, 2015 pukul 1:52 pm Reply

    Aaiigggoo semakin penasaran >_<

    Terus berkarya😉

  37. humairah khairani Maret 11, 2016 pukul 4:03 pm Reply

    Kim bum tkut so slah paham, jd dy rela bela2in dtg k rmah so. So sweet banget. Pdhalkan mrka blm pcran tpi kya udah pcran….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: