(FF) Fire Flower – Part 5


Fire Flower
Part 5

Author: MyBlackTears
Main Cast: Donghae Lee, Jessica Jung.
Cast: Jonghyun Kim, Hyoyeon Kim, HyukJae Lee.

review from part 4.

” apa itu artinya, aku tidak bisa merangkai bunga lagi? ” tanya Jessica lagi.
” tentu bisa. tapi jika kau terlalu seri mengunakan tanganmu yang sedang terluka… lukamu ini mungkin akan bertambah parah dan kau tidak akan merangkai lagi. ” kata Dokter.
” saya akan membalut tanganmu dengan perban. dan setelah tiga bulan, baru bisa kamu lepas perban itu.. ” sambung Dokter.
” Tiga bulan? ” Jessica terkejut.
Donghae yang menunggu diluar ruangan, mulai merasa cemas karna Jessica belum juga keluar dari ruangan itu. Jessicapun akhirnya keluar dengan tangan yang diperban dengan rapih.
” Jessica-ah.. apa kau baik – baik saja? tanganmu? ” Donghae bertanya.
” ah.. tidak apa.. tanganku hanya diperban untuk menghindari infeksi.. ” jawab Jessica menyembunyikan keadaannya yang sebenarnya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hyoyeon POV.
bersama Eunhyuk Hyoyeon menunggu kabar keadaan Jessica dirumah sakit.
“ Eunhyuk-ah.. kau tidak membeli bunga lili kuning? ” kata Hyoyeon.
” Tentu aku membelinya. tapi tak sengaja bunga itu terkena tumpahan Kopi tadi. ” jawab Eunhyuk.
” ehm.. begitu.. eh, tapi kenapa kau selalu mengirimi lili kuning pada ibumu? ” tanya Hyoyeon.
” apa kau harus tau?! itukan bukan urusanmu! ” Eunhyuk tiba – tiba mengomeli Hyoyoen. Hyoyeon Mengedipkan mata beberapa kali, karna terkejut dengan omelan Eunhyuk itu.
” YA!! Hyukjae-ssi! berhenti disitu! aku baik – baik bertanya padamu…. Begitu jawabanmu! ” Bentak Hyoyeon.
” Kudanil kecil! apa yang aku bicarakan itu salah?! kau tak ada urusan bertanya soal ibu dan bunga – bunganku itu! jadi yang salah itu kau! ” Bantah Eunhyuk.
” menyebalkan!!!!! ” Teriak Hyoyeon.
” tunggu sebentar, aku beri tau kau satu rahasia.. yadi dikampusku, saat tiba – tiba aku menyebut nama Eunhyuk-ah, seongsaenim bertanya siapa Eunhyuk itu. lalu, aku menjawab bahwa Eunhyuk itu adalah anjingku yang belum aku beri makan! ” ucap Hyoyeon sambil tertawa terbahak – bahak.
” Mwoya?! ” Eunhyuk memperkeras suaranya.
” waeyo?! kau mau membentakku lagi?! tidak apa.. itu memang membuatku tertawa! ” Hyoyeon masih tertawa.
” Bukan. aku hanya heran, mengapa kau menyebut namaku saat sedang belajar? waeyo? aku jadi penasaran.. ” ucap Eunhyuk. Tawa Hyoyeonpun terhenti. sekejap Hyoyeon seperti tak bisa berbicara.
” i-itu.. ka-karena.. ” Hyoyeon terbata-bata.
” karena apa? ” tanya Eunhyuk.
” YA!!!!! ” Hyoyeon berteriak.
” berhenti mengejekku! kau fikir mengapa aku tiba – tiba menyebut namamu saat aku termenung dikampus?! tentu karna tingkah laku bodohmu! kau puas dengan jawabanku?! ” sambung Hyoyeon bentak – bentak.
” eh? kau menyebut namaku saat sedang termenung? aku jadi tambah penasaran… apa kau menyukaiku? kitakan baru saja kenalan.. ” kata Eunhyuk.
” dasar kau ini! siapa yang menyukaimu?! Pede sekali kau rupanya.. ” Hyoyeon membantah semua ucapan Eunhyuk.
” aku yang terlalu pede ya? ehm.. begitu.. baiklah, jadi kau itu tidak menyukaiku.. baguslah kalau begitu. “ Eunhyuk mengejek Hyoyeon.
“ aku tak peduli dengan apa yang kau katakan, Hyukjae-ssi! “ Dengus Hyoyeon.

Kembali ke Rumah sakit seuasai pemeriksaan yang dilakukan Jessica.

“ apa itu benar? syukurlah kalau begitu. kita pulang sekarang? ” tanya Donghae.
” Ye.. kita bisa pulang sekarang. ” jawab Jessica. Donghae dan Jessica berjalan kembali ke Motor dan segera pulang.
” ayo naik. ” ucap Donghae.
” iya.. ” kata Jessica.
” berpeganganlah padaku.. ” sambung Donghae. Disaat motor sudah berjalan, Jessica meneteskan air mata sambil menahan rasa sakit dari tangannya yang diperban itu.

Sampailah Donghae dan Jessica di Toko Jung. Jessica turun dari motor dengan perlahan.
” Jessica-ah, kau baik – baik saja bukan? ” tanya Hyoyeon.
” tentu saja. kau tidak perlu khawatir.. ” jawab Jessica. Hyoyeon, Eunhyuk, Jessica dan juga Donghae masuk kedalam Toko untuk beristirahat sejenak.
” Jessica, kenapa tanganmu diperban? apa ada yang terjadi? ” tanya Hyoyeon lagi.
” ah.. kau ini. tanganku baik – baik saja, kan tadi sudah kubilang..
ini diperban untuk menghindari infeksi.. “ ucap Jessica dengan senyum.
“ oh, ya. Nona Jung.. apa ada hal yang kau fikirkan, sampai kau tidak hati – hati dan menjatuhkan kopimu itu? ” kata Eunhyuk.
“ … “ sontak Jessica terdiam dengan pertanyaan Eunhyuk itu. Memang ada hal yang membuat Jessica tak nyaman. Donghae tiba – tiba menatap Jessica.
“ apa hal yang ia pikirkan itu.. karna aku dan temannya yang bernama Jonghyun itu?.. ” Fikir Donghae.
” ah.. tidak tidak.. aku hanya memikirkan hal yang tidak penting. aku memang kurang hati – hati saat itu. ” Jessica menjawab pertanyaan Eunhyuk.
” baiklah kalau begitu, aku harus segera pulang. ” ucap Eunhyuk.
” tapi, bunganya? ” tanya Jessica.
” tidak apa.. hari tak bisa ku bawakan ibuku bunga itu. lagi pulakan kau tak sengaja menumpahkan Kopi itu. ” jawab Eunhyuk.
” aku benar – benar minta maaf atas kejadian ini. aku membuat kalian semua khawatir.. ” kata Jessica.
”Sudahlah.. yang pentingkan sekarang kau baik-baik saja^^ ” ucap Hyoyeon.
” ye, itu benar. ” sambung Eunhyuk berbicara. ia bersiap-siap untuk pergi.
” terima kasih Eunhyuk sudah membantu. hati – hatilah kau dijalan.” Kata Jessica. Hyoyeon mengantar kepergian Eunhyuk dan membukakan pintu untuknya. Disaat Hyoyeon mengantar kepergian Eunhyuk yang akan pergi, Jessica berkata pada Donghae.
” apa kau tidak pulang? ini hari sudah gelap.. ” kata Jessica.
” Aku akan segera pulang. ” jawab Donghae. ia berdiri untuk segera pulang. saat itu Jessica juga berdiri untuk pergi mengambil air sejenak.
” apa yang mau kau lakukan? ” tanya Donghae.
” aku merasa sedikit haus. aku akan mengambil air sebentar didapur.. ” jawab Jessica.
” Sudah, tidak perlu. biar aku yang mengambilkannya untukmu. kau diamlah disini.. ” ucap Donghae. Jessica terdiam dan kembali duduk.
” ini. ” Donghae menyodorkan segelas air pada Jessica.
“ apa kau bisa memegang gelas dengan tanganmu yang sedang diperban itu? pakailah tangan yang satunya lagi. ” Sambung Donghae melihat Jessica menyodorkan tangannya yang diperban untuk mengambil minum itu.
“ gomabseumnida, Sunbae. tanganku ini hanya diperban sedikit. jadi aku tetap bisa menggunakannya… “ Jessica mengambil segelas air itu. Namun saat Jessica mengambil gelas air itu, Jessica justru menjatuhkannya. dan membuat gelas itu pecah.
” Jessica?! ” Donghae terdiam. Jessicapun terdiam melihat gelas itu pecah.
” andwe. tanganku baik – baik saja. aku hanya tak sengaja menjatuhkannya.. ” Jessica berusaha meyakinkan diri, tangannya baik – baik saja. Jessica masih belum percaya bahwa sulit tangannya untuk bisa kembali normal. Kejadian itu memang hanya tertumpah air panas, namun itu membuat tangan Jessica melepuh. Dan karna dibiarkan cukup lama tanpa pengobatan, membuat lukanya itu menjadi tampah parah.
” Jessica-ah, tanganmu baik – baik saja? sudah ku katakan dari awal, gunakan tangan kirimu yang masih sehat.. ” kata Donghae sambil memunguti pecahan – pecahan beling yang terurai dilantai.
” iya.. iya.. aku minta maaf, sebenarnya tanganku ini baik – baik saja kok. hanya saja… tanganku licin.. ” canda Jessica. Jessica membantu Donghae memungiti beling dengan tangan kirinya. Seusai membereskan beling – beling itu, Donghae langsung pergi meninggalkan toko Jung dengan motornya. mata Jessica terus terpandang kearah Donghae yang pergi.
” Sunbae.. sekarang aku harus bagaimana?… ” Desah Jessica.

***

Hari yang gelap sekarang sudah berganti pagi. Jessica harus tetap pergi kekampus meski dalam keadaan tangannya yang terluka. Pagi – pagi ia dan Hyoyeon sudah bangun, untuk mempersiapkan segala kebutuhannya.
” Jessica-ah, karna kau hari ini tetap kekampus, maka kau harus jaga tanganmu itu baik – baik ya.. ” kata Hyoyeon sambil membersihkan meja kasir.
” ye, Hyoyeon-ah.. ” jawab Jessica.
“ eh? aku lupa, Jessica-ah apa kau belum membuat rangkaian bunga lagi? aku lihat rangkain bunga kita sudah mulai sedikit.. “ tanya Hyoyeon.
“ ap-apa? rangkaian bunganya sudah tinggal sedikit ya?.. mian mian, saat pulang nanti akan aku buat lagi.. tadi sudah sempat lagi. ” jawab Jessica.
” baguslah kalau begitu.. kaukan tau rangkaianku masih belum rapih.. ” kata Hyoyeon.
” Tentu aku tau. bahkan aku yang paling tau.. ” Jessica tertawa.
” baiklah, aku berangkat dulu ya.. ” sambung Jessica pamit.
” Hati – hati … ” ucap Hyoyeon. Jessica meninggalkan toko dan berangkat kekampusnya. Disaat Jessica sudah pergi, Hyoyeon berbenah dan merapihkan toko.
” Loh? bunga lili putih Jessica.. “ Hyoyeon menatap bunga lili putih Jessica yang diletakkan dalam vas, disisi jendela.
“ Kenapa bunganya layu? biasanya Jessica merawatnya dengan baik. atau biasanya dia akan membeli bunga lili putih yang baru untuk diletakkan di vas kesukaannya ini.. “ sambung Hyoyeon.

Jessica POV.
Jessica sedang berjalan menuju kampusnya yang tak jauh dari pemberhentian bis yang ia naiki. Disaat itu, Tak diduga – duga Jonghyun muncul didepan Jessica.
“ Jessica-ah.. “ sapa Jonghyun dengan penuh senyum.
” Jonghyun? bisa ada disini, bagaimana caranya? “ tanya Jessica.
“ tentu saja aku naik kendaraan kesini.. “ jawab Jonghyun.
“ maksudku untuk apa kau ada disini..? “ Jessica tertawa kecil.
“ aku senang akhirnya aku melihat senyuman itu lagi.. ” Desah Jonghyun. Jessica terdiam.
” Jessica, kau tidak masuk kelas? mungkin ini sudah masuk jam pertama. ” Ucap Jonghyun.
” Mwo?! kau benar, aku harus buru – buru.. aku pergi dulu. ” Jessica terburu-buru berjalan kekelasnya.
” Jessica-ah!!! pulang, kau aku tunggu di didisini ya!.. biar aku yang mengantarmu nanti!! ingat ya.. ” Teriak Jonghyun dari kejauhan.
” iya.. nanti aku kesana.. ” jawab Jessica. Jonghyun sangat senang dengan jawaban Jessica. Dia tersenyum sambil terus menatap Jessica yang berjalan menjauh.

Jessica tiba di kelasnya, Namun ternyata tak disangka disana sudah berdiri Dosen pengajar jam pertama Jessica. Jessica memasuki kelas dengan perlahan. saat Jessica melangkahkan kakinya, suara sepatunya membuat Semua mata melihatnya. Begitu pula dengan Dosen Kim Young shin. Dosen Kim masih sangat muda tidak seperti Dosen yang lain yang ada dikampus itu. umurnya setara dengan Jessica. hanya saja, Dosen itu menyelesaikan pendidikan lebih cepat dari yang seumurnya. Kim Young Shin adalah seorang namja yang cukup dikagumi para wanita dikampus Jessica ini. Dosen itu belum lama mengajar disana, tapi sudah banyak saja yang mengaguminya.
“ masuklah. jangan berdiri disana.. “ ucap Dosen muda itu.
” kamsahamnida.. ” jawab Jessica pergi menuju bangkunya.
” Stop! ” Dosen itu berteriak saat Jessica baru akan duduk.
” aku melarangmu berdiri disana, supaya kau berdiri disini… ” kata Dosen Kim.
” na? berdiri disana? ” tanya Jessica yang kebingungan.
“ iya.. berdiri menemaniku mengajar disini. “ Jawab Dosen itu.
“ a-apah?.. “ Desah Jessica pelan.
“ Cepat maju dan berdiri disini! “ tiba – tiba Dosen itu menggunakan suara keras untuk berbicara pada Jessica. Saat Jessica sedang bediri didepan ruang kelas, Donghae bersama beberapa temannya melewati ruang kelas Jessica. tertawa bersama teman – temannya, tiba – tiba Donghae menghentikan langkahnya didepan pintu ruang kelas Jessica.
“ Tunggu dulu.. “ Donghae menghentikan pembicaraan temannya.
“ Donghae, ada apa? “ tanya salah satu teman Donghae. Donghae melihat ada Jessica yang sedang dihukum disana.
” kau lihat perempuan itu.. ” Donghae menunjuk kearah Jessica yang sedang dihukum dan diomel – omeli didepan kelas. Semua teman – teman Donghae dan Donghaepun tertawa melihat wajah Jessica yang sangat tegang disana.
” Nuguya! ” Dosen kim merasa terganggu dengan tawa keras Donghae dan teman – temannya itu.
” ssth!!! berhenti tertawa! ” ucap Donghae memberitau teman-temannya. ternyata tindakan Donghae itu terlambat(-_-” ), Dosen itu terlanjur melihat wajah Donghae.
” Hei kau! cepat kemari! ” bentak Dosen itu.
” kabur kabur.. ” Donghae mencoba berlari menghindari kejaran Dosen itu.
” Berhenti disitu! ” Dosen itu berhasil menghentikan langkah Donghae.
” kemari kau! ” perintah dosen itu. Perlahan Donghae melangkah mundur dan mengikuti kata – kata Dosen itu.
” kalian kemarilah! dan berdiri disamping Nona Jessica itu! ayo cepat! ” bentak Dosen Kim. Jessica Terheran – heran dengan bentakkan Dosen itu.
” sebenarnya siapa orang yang malang, yang sedang dibentak – bentak oleh Young shin? .. ” Fikir Jessica sambil menengok kearah luar kelas. Tak lama, omelan Dosen itu berhenti. Donghae dan teman – temannya itu memasuki ruang kelas dengan wajah tertunduk.
” eh? sepertinya aku mengenal model rambut itu.. siapa ya?.. ” Desah Jessica.
” angkat wajahmu! ” bentak Dosen Young shin melihat mereka semua menunudukkan kepala.
” angkat! ” bentaknya lagi. Dilahatnya wajah Donghae, Jessica sangat terkejut. ternyata orang yang malang itu, Donghae.
” Donghae Sunbae?! ” Ucap Jessica terkejut.
” kalian itu sangat tidak sopan! melihat teman kalian dihukum didepan begini, kalian justru mentertawakannya! kalau begitu, kalian juga pantas dihukum seperti Jessica. ” Ucap Dosen Kim.
” Mwoya?! kamikan hanya tertawa. tertawa itu hak semua orang. kenapa hanya karna tertawa kami ikut – ikutan dihukum?! ” Donghae membantah Dosen itu.
” Beraninya kau meninggikan suaramu itu?! kau akan ku hukum paling berat! ” Bentak Kim Young Shin. Donghae sangat kesal dengan ucapan Dosen muda itu. wajah Donghae memerah saking kesalnya. Namun ia menahan rasa marahnya itu, dan menenangkan dirinya agar dia tak dihukum lagi.
” Sunbae.. ” Desah Jessica pelan, memanggil Donghae.
“ tahanlah marahmu itu… Young Shin memang seperti itu. dia paling tidak suka jika ada pemuda yang bertingkah dihadapannya. selayaknya laki – laki dewasa, dia akan menasehati kita. “ sambungnya berbicara.
“ Hey! kamu! “ Dosen Young Shin menarik tangan Jessica yang terluka dengan Kasar untuk menjauh dari Donghae. Sontak Jessica merintih kesakitan.
“ Berhenti! kau tidak lihat tangannya sedang terluka?! ” Donghae membentak Dosen itu dan mendekati Jessica. Dosen Young shin itu sangat terkejut dengan bentakkan Donghae itu.
“ Jessica, kau baik – baik saja? “ Tanya Donghae pada Jessica yang memejamkan mata menahan rasa sakit.
“ ada apa sebenarnya? “ Dosen muda itu bertanya pada Donghae dan juga Jessica. semua maha sisiwa disana hanya melihat sambil bertanya – tanya apa yang terjadi?.
“ Sunbae … “ Desah Jessica sambil memegangi tangannya yang terluka itu.
“ ada apa Jessica? ada apa? kau baik – baik saja? “ Donghae panik.
“ sakit… sakit sekali… “ ucap Jessica.
” Donghae, cepat kau bantu Jessica pergi ke ruang kesehatan. ” ucap Dosen itu memberi saran. Donghae langsung mengantar Jessica yang kesakitan pergi ke ruang kesehatan yang ada diKampusnya itu.

Di Ruang Kesehatan.
” apa yang terjadi? tangan Jessica kenapa bisa seperti ini? “ tanya Dokter Park soo ah, Seorang Dokter wanita yang menangani kesehatan para maha sisiwa dikampus.
” sebenarnya ada sebuah tragedi kecil yang membuat tanganku begini.. ” Jawab Jessica.
” Jessica, tanganmu ini.. ” Dokter itu belum selesai berbicara, namun Jessica sudah menyelaknya terlebih dahulu.
” Donghae Sunbae, bisakah aku meminta tolong padamu? ” ucap Jessica pada Donghae.
” bisakah kau pergi kekelasku dan mengambilkan Buku pelajaranku yang tertinggal disana? tanya saja pada temanku dimana buku itu?.. ” sambung Jessica.
” baiklah kalau begitu. kau tunggulah sebentar.. ” kata Donghae. Jessica membalas dengan Senyuman. Donghae meninggalkan ruang itu dan pergi kekelas Jessica untuk mengambil buku itu.

Jessica POV.
” maaf Dokter, aku memotong pembicaraanmu tadi.. silahkan dilanjutkan.. ” ucap Jessica.
” baiklah, akan aku lanjutkan pembicaraanku tadi. ” jawab Dokter itu.
” aku minta sunbae.. aku tidak mau kau sampai tau yang sebenarnya tentang tanganku ini.. ” Desah Jessica dalam hati.
” apa kau sudah mengetahui keadaan tanganmu ini sebelumnya? ” tanya Dokter itu.
” aku sudah pernah memeriksakannya pada Dokter sebelumnya.. ” jawab Jessica.
” kau harus benar – benar menjaga tanganmu ini. lukamu tidak meluas. Tapi karna eksiden tadi, luka sedikit yang hampir kering, sedikit tergores.. ” ucap Dokter. Donghae kembali ke ruang kesehatan setelah dari kelas Jessica seusai buku yang diminta Jessica ia dapatkan. sambil membawa buku yang digenggamnya, Donghae berjalan terus mendekat. sampailah Donghae didepan pintu ruang itu. Sesaat akan membuka pintu, Donghae mendengar beberapa perkataan Dokter tentang luka Jessica.
” Jessica, dengan sangat menyesal aku memberitau mu tentang luka mu ini.. ” sambung Dokter berbicara.
” menyesal? apa yang dibicarakan Dokter? ” fikir Donghae. ia hampir membuka pintu sampai ia terhenti saat mendengar ucapan Jessica.
” tak apa, Dokter. aku memang sudah tau sebelumnya jika luka ini memang sudah cukup parah.. tapi aku tetap optimis dengan kesembuhan tanganku ini… ” jawab Jessica. Donghae benar – benar terkejut dengan jawaban Jessica itu.
” luka yang parah? bukankah lukanya baik – baik saja? Jessica bilang bahwa lukanya tak berbahaya.. tapi kenapa.. ” Desah Donghae.
” ya, kau memang harus optimis. Lukamu ini pasti sembuh.. hanya perlu waktu sedikit lebih lama.. ” kata Dokter. Donghae menunggu waktu yang tepat untuk masuk kedalam tanpa membuat Jessica khawatir Donghae mengetahui keadaannya itu.
” Jessica-ah,, ini bukumu. ” Donghae masuk. Jessica sedikit terkejut dengan kedatangan Donghae. Namun ia lega, Donghae masuk disaat Dokter tak membicarakan tentang lukanya yang bertambah parah itu.
” A.. Donghae Sunbae, gomabseumnida. Buku ini sangat kubutuhkan untuk menuntaskan pelajaran matematika… ” ucap Jessica.
” tak masalah. apa lukanya sudah diatasi? ” tanya Donghae.
” apa? lukaku? sudah,sunbae.. sekarang lukaku sudah tidak apa – apa.. ” jawab Jessica.
” apa itu benar? ” tanya Donghae lagi.
” ap-apa? apa maksud sunbae dengan pertanyaan apa itu benar? ” Jessica kebingungan menjawab pertanyaan Donghae.
hahaha *laughing. ” tidak .. tidak aku hanya bercanda.. ” kata Donghae.
” ah.. Sunbae, jangan buat aku bingung.. ” ucap Jessica.
” Jessica.. kenapa kau tak mau bilang padaku soal lukamu itu… sebenarnya, lukamu itu baik – baik saja atau.. memburuk?.. ” Desah Donghae dalam hati. Donghae menyembunyikan keadaan sebenarnya, bahwa ia sudah mengetahui tentang luka Jessica itu.

To Be Continued..

Terima kasih sudah membaca^^. Sejauh ini kalian sudah membaca sampai part 5.. bagaimana Komentar kalian? silahkan berkomentar. Nantikan Part selanjutnya di Korean Fanfictland yah~
update dan pantengin terus Korean Fanfictland ini IceFishies^^
[MyBlackTears]

# nah, IceFishies semua.. mohon bersabar untuk kelanjutannya di part 6 yah.. karna sepertinya Author akan sulit ngetik part 6. soalnya Author sedikit sibuk dengan tugas-tugas sekolah^^.. hueheheheh..

Tagged: , , , , , , ,

5 thoughts on “(FF) Fire Flower – Part 5

  1. astri khasanah Oktober 9, 2012 pukul 4:17 pm Reply

    kasian banget. jessica..
    ditunggu part selanjutnya ya..

    • Korean Fanfict Land Oktober 15, 2012 pukul 12:03 am Reply

      Gomabseumnida atas Komentar anda iceFishies^^ silahkan tunggu part selanjutnya ya~[MyBlackTears]

  2. holyangem0n Oktober 17, 2012 pukul 9:10 am Reply

    Kamu admin d fp hyohunnies indonesia ya?? Aku juga. Namaku imam. Salam kenal.
    Ceritanya bagus. Tapi aku jarang sih baca ff SUGEN. Aku kan ROFL Shipper. Lain kali mampir ke blog ku ya?? Gak mampir jg gpp, soal’a ff ku genre yuri. Gak semua orang suka.

  3. hyohunnies November 19, 2012 pukul 3:27 pm Reply

    Annyeong, aku reader baru🙂
    Aku suka ff nya, udh baca dr part satunya and ini bner” keren apalagi castnya haesica sama hyohyuk. I Love it
    Ditunggu part selanjutnya!

  4. FR_ November 20, 2012 pukul 2:17 pm Reply

    Aigo,, apa yg akan terjadi pada tangan sica???
    Part 6 soon?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: