(FF) Black Prince – Part 8


Black Prince

(Part 8)

Author: Chandra Syifa W

Main Casts: Kim Bum, Kim So Eun

Casts: Lee Min Jung, Jung Il Woo, Moon Chae Woo, Kim Hyun Joong, Jung So Min, Lee Min Ho, Park Min Young, Park Woo Jin (fictional), Kim Jong In (fictional)

Genre: Romantic, Friendship, Action

Rating: PG 13 (Maybe?)

Type: Chaptered

 

Disclaimer: Semua casts yang saya gunakan dalam ff ini bukan milik saya, melainkan milik keluarga, teman, dan manajemen mereka masing – masing. Saya tidak memiliki casts tersebut, namun alur cerita yang ada di sini adalah murni milik saya tanpa ada pengaruh dari pihak manapun. Dilarang keras memplagiat atau mengambil karya milik saya ini tanpa seizin dan sepengetahuan saya selaku author.

 

Apabila ada kesamaan judul ataupun alur cerita, itu merupakan hal yang tidak di sengaja. Kesalahan format atau huruf yang ada dalam ff ini mungkin terjadi karena human error atau faktor dari blog sendiri.

 

Fanfiction ini saya buat dalam 2 versi dengan main casts yang berbeda, jadi apabila readers menemukan ff ini dengan judul yang sama namun main casts yang beda, bisa di pastikan itu adalah ff milik saya juga (lihat nama authornya).

 

Sudah berapa lama readers menunggu lanjutan ff saya yang nista ini????? *pletakkk*

I’m so sorry for delaying the continued of this story, abis saya ga bisa manage waktu banget, tugas saya aja keteteran demi ff ini ><

Yang ga komen namanya orang yang ga menghargai pengorbanan saya!!!😛

 

Review of Part 7

 

            ”Ya tuhan, semoga ini bukan akhir dari segalanya. Ayah, maafkan aku harus meninggalkan ayah dengan seperti ini. Chae woo, so min, min young, terima kasih atas segalanya. Dan kim bum, ku harap aku bisa bertemu denganmu nanti di alam yang berbeda…” batin so eun. Air matanya mulai menetes, seakan – akan ini adalah saat terakhirnya.

Pria berseringai licik, kemudian tangannya perlahan menekan pistol tersebut. So eun memejamkan matanya, dan hal itu pun tak dapat di hindari.

DORRR!

Suara tembakan itu pun terdengar begitu keras di tengah malam yang harusnya indah bagi so eun. Namun tuhan berkehendak lain, so eun masih hidup. Ia dapati dirinya terjatuh di pelukan seorang pria misterius yang membuatnya masih bertahan hidup. So eun mencoba untuk melihat wajah pria misterius yang telah menolongnya. Semua pakaiannya serba hitam, dan ia juga melihat sebuah topeng hitam yang tergeletak tidak jauh dari dirinya dan juga pria misterius itu.

”Kau.. Black prince…” gumam so eun dengan pelan. Kepalanya masih terasa pusing karena begitu takut.

Ia mencoba untuk membulatkan kedua matanya, mencoba untuk melihat wajah black prince yang sudah tidak mengenakan topeng hitam khasnya. Dan betapa kagetnya so eun saat melihat wajah asli pria yang selama ini ia idolakan, wajah itu sudah tidak asing lagi baginya.

”Kim-kim bum oppa???!!!”

***

Jantung so eun berdetak begitu kencang, matanya tak henti menatap tajam kedua mata kim bum yang kini juga menatapnya dengan begitu dalam. Untuk sesaat mereka menyadari satu sama lain, namun keadaan memaksa mereka untuk sadar kalau keselamatan mereka terancam di hadapan pria tersebut.

“Pergilah dari sini, aku yang akan mengurusnya” kata kim bum singkat tanpa mengambil kembali topeng hitamnya yang terlepas.

“Tidak! Aku tidak akan meninggalkanmu sendirian! Meski sekalipun kau black prince yang ku kagumi aku tidak akan melakukannya!!!” kata so eun yang berdiri tepat di belakang kim bum.

”Jangan keras kepala! Sekarang turun ke bawah atau kau tidak akan selamat so eun!”

”Anio! Tidak akan!!!”

”So eun!”

DORRR…

Terdengar suara tembakan kedua dari pria itu. Ia menembak ke arah atas untuk mengalihkan perhatian mereka berdua. Kim bum dan so eun langsung menengok ke arah pria tersebut yang lagi – lagi bersiap menebakan peluru ketiga ke arah mereka berdua.

“Dasar kalian bodoh! Dan rupanya ada makanan baru yang perlu ku habisi, black prince… Lebih baik kalian pergi saja dari dunia ini agar tidak mengganggu!” kata pria itu di ikuti dengan tawa liciknya yang keras.

“Kim bum… Ottokhae??? I’m afraid, i can’t do anything again right now. Ayo kita pergi dari sini” lirih so eun yang mulai berair matanya. Ia benar – benar berlindung di balik punggung bidang kim bum.

“Kau ini, sudah ku katakan untuk pergi malah tidak mau. Sudah, kau tidak perlu khawatir, aku akan melindungimu” ujar kim bum dengan tatapan yang masih fokus ke arah pria itu.

Kim bum melangkahkan kakinya dengan perlahan menuju pria itu. Pria itu mengerutkan keningnya dan menggerakkan tangannya yang sudah siap dengan pistolnya. Dengan cepat kim bum menyergap pistol dari tangan pria tersebut dan menghabisinya. Pria itu masih bisa melawan dengan melayangkan beberapa pukulan ke arah kepala dan perut kim bum, namun kim bum masih bisa menepisnya dan berbalik menyerang.

”ARGH!” teriak kim bum saat mendapat pukulan di keningnya. Darah pun mengalir di kening putihnya.

”Sudah ku katakan untuk jangan macam – macam! Rasakan ini dasar bodoh!!!” kata pria itu puas. Pria itu berusaha untuk menghabisi kim bum dengan satu pukulan. So eun yang menatap mereka dari jauh langsung berteriak.

”KIM SANG BUM! AWAS!!!”

So eun yang mulai menangis kini menangis semakin keras ketika melihat kondisi kim bum yang tak berdaya di hadapan pria jahat tersebut. Saat pria tersebut mencoba untuk memukul kim bum, so eun langsung berlari melindungi kim bum dan alhasil so eun lah yang terkena pukulannya. Kim bum membelalakkan matanya saat melihat so eun terjatuh di atas dirinya sendiri dengan tak sadarkan diri.

”So eun! So eun!!! Apa yang kau lakukan???!!!” kata kim bum dengan mengangkat kepala so eun. Tidak ada reaksi apapun dari so eun.

”Kau… Berani – beraninya kau menyakiti so eun! Akan ku habisi kau!!!” sambung kim bum dengan emosi yang memuncak. Ia pun beralih pada pria tersebut dan menghabisinya tanpa ampun.

Malam itu seperti neraka bagi pria licik di balik kampus so eun. Ia pun tak berdaya dan meninggal di tangan kim bum dengan wajah dan beberapa bagian tubuh yang lebam akibat pukulan yang terus menerus di terimanya. Hidup pria yang korupsi di balik pemerintahan ayah so eun itu pun harus berakhir dengan mengenaskan, mati di tangan seorang pencuri sekaligus asisten so eun, kim bum.

Setelah memastikan pria itu sudah benar – benar tak bernyawa, kim bum langsung berjalan menuju ke arah so eun yang masih belum sadar. Raut wajah kim bum berubah menjadi sangat panik, so eun terlihat pucat dan suhu badannya terasa dingin.

“So eun, Kim So Eun, ayo sadarlah… Tolong jangan membuatku panik seperti ini, aku tidak sedang bercanda padamu” ujar kim bum dengan menyentuh wajah so eun.

“So eun! Ah sh*t! Apa yang harus ku lakukan sekarang??? Pesta masih berlangsung di bawah, tidak mungkin aku membawanya” sambung kim bum lagi. Otaknya sibuk memikirkan jalan terbaik untuk menyelamatkan so eun.

“Tidak ada cara lain, aku harus menyelamatkannya sekarang juga. So eun, bertahanlah, setidaknya untukku”

Kim bum menggendong so eun ala bridal style dan keluar dari gedung kampus melewati tangga darurat yang ada di belakang. Tempat parkir terlihat sepi, kim bum pun bisa sedikit bernafas lega karena identitasnya masih bisa di selamatkan. Ia langsung memacu mobilnya menuju rumah sakit terdekat dan membawa so eun ke unit gawat darurat.

”Ya tuhan, tolong selamatkan so eun untukku. Aku tidak bisa melepasnya begitu saja, aku benar – benar tidak mampu untuk meninggalkannya, dan aku begitu bodoh karena aku baru menyadarinya” batin kim bum. Dirinya bersender di dinding depan ruang UGD dengan rasa penyesalan yang begitu mendalam.

Beberapa menit kemudian seorang dokter keluar dari ruang tersebut dan menghampiri kim bum untuk membicarakan masalah so eun.

”Bagaimana keadaannya dok? Is she ok???” tanya kim bum dengan cepat.

“Apa kau salah satu bagian dari keluarganya?” kata dokter berbalik bertanya.

”Itu…” gumam kim bum dengan bingung.

”Atau mungkin kau kekasih dari nona so eun?”

Kim bum langsung tercengang mendengar pertanyaan dari sang dookter. Ia benar – benar tidak tau harus menjawab apa, tidak mungkin ia mebohongi dokter tersebut, karena ini menyangkut masalah so eun yang merupakan anak dari presiden korea selatan.

”Tidak usah ambil pusing, ku anggap kau adalah kekasihnya. Jadi… Intinya kau tidak perlu khawatir, nona so eun baik – baik saja. Hanya sedikit lebam jadi tidak perlu di rawat inap, jika dia sudah sadar kau bisa membawanya pulang” tutur sang dokter. Kim bum pun tersenyum lega, setidaknya untuk sesaat.

”Lalu apa aku bisa menemuinya sekarang?” tanya kim bum lagi.

”Ya, kau bisa masuk ke ruangannya. Mungkin sebentar lagi dia akan siuman” balas dokter itu.

-Kim Bum POV-

Thanks God! You have safe so eun!!! Ah akhirnya aku bisa merasa lebih tenang mengenai kondisinya. Aku benar – benar kaget saat dia mencoba untuk melindungiku hingga ia terluka dan terbaring tepat di atas ku. Bisa ku lihat matanya yang masih basah saat itu, aku benar – benar tidak tega dan tidak berpikir kalau ia sangat ingin melindungiku hingga mengorbankan keselamatannya sendiri.

Aku melangkah memasuki ruang UGD dan mencari ruangan so eun. Setelah ku temukan tanpa ragu ku buka pintu ruangannya. Dan kalian tau? Ku dapati so eun masih tertidur pulas dengan wajah nya yang terlihat begitu murni. Semakin dekat dengan ranjangnya, semakin jelas wajahnya yang indah itu. Senyum akan kekagumanku terhadap dirinya sudah tidak bisa ku pendam lagi, ia adalah gadis yang berhasil membuatku jatuh dan melupakan segalanya, termasuk rencana yang seharusnya ku lakukan malam ini.

”Euunngghh”

Ku dengar lengguhan dari so eun, dan aku tau kalau ia sudah siuman. Matanya terlihat seperti orang yang sangat kelelahan. Ku usap keningnya sebagai tanda kalau aku sangat menyayanginya.

”Kau sudah sadar so eun?” tanyaku memastikan.

”Mmm” gumamnya singkat.

”Syukurlah”balasku.

”Hanya itu?” tanya nya dengan wajah yang terlihat heran.

”Ya?” tanya ku lagi yang kali ini dengan nada bingung.

”Kau hanya ingin tau apa aku sudah sadar atau belum, apa kau tidak ingin tau bagaimana keadaanku? Apa aku merasa sakit atau tidak, dan perasaanku saat ku tau kalau kau adalah black prince, pria yang ku idolakan selama ini???”

Aku diam seakan – akan tidak terjadi apapun. Aku tau kalau so eun memperhatikanku dengan seksama sekaligus menunggu jawaban dariku. Sejujurnya aku memang ingin tau segala – galanya, seperti apa yang so eun katakan tadi. Tapi apa pantas?

”Ceritakan saja, apa yang ingin kau katakan. Ku rasa aku tidak perlu menanyakan hal itu padamu, kondisi mu belum pulih total bukan?” ujarku berusaha tidak peduli.

”Aku mau pulang” katanya dengan cepat.

”Mwo? Kau baru saja sadar, tidak perlu terburu – buru seperti itu” ucapku menasihatinya.

”Untuk apa? Kau ingin aku berdiam diri disini tanpa melakukan apapun? Membiarkanmu di sisiku setelah kau menipuku? Menipu semua yang ada di dalam hidupku dengan kebaikanmu? Begitu???”

So eun menatapku dengan tatapan berbeda, tatapan yang penuh dengan amarah yang belum pernah ku lihat sebelumnya. Sungguh sulit bagiku untuk berterus terang, meskipun hati kecilku serasa menyuruhku untuk mengatakannya. Namun apa di saat so eun terbaring seperti ini aku harus menceritakannya? Sungguh tidak adil, aku harus menghargai perasaannya, tapi apa dia menghargai perasaanku?

”Jangan melantur, lebih baik kau beristirahat sebentar lagi. Akan ku antar kau pulang” kataku singkat untuk mengalihkan pembicaraan.

Tiba – tiba ia melepas selimut yang menyelimuti badannya. Ia pakai sepatu yang ada tepat di bawah ranjangnya dan bergegas pergi seakan – akan tidak mendengar  perkataanku. Langsung saja ku tahan tangannya dan kini posisiku dengannya sudah sangat dekat. So eun tidak mau menatap mataku, tapi aku memaksanya dengan cara menariknya dengan lebih dekat lagi.

Look at me so eun, we have to talk seriously” ucapku dengan mimik serius. Namun so eun tetap tidak mengidahkan ucapanku. “So eun”

“Hentikan semuanya! Jangan membuatku semakin gila dengan semua ini kim bum!” jawabnya dengan mata yang sudah terlihat membasah. Ku pastikan setetes demi setetes air mata nya akan terjatuh membasahi pipinya yang chubby itu.

-Kim So Eun POV-

Ku putuskan untuk meminta penjelasan darinya. Aku memang terlihat sangat labil dengan perasaanku sendiri, bahkan aku tidak bisa menentukan sikapku di depannya. Dia pria yang tidak punya perasaan. Tidak, bahkan mungkin ia tidak tau kalau aku memiliki perasaan tersendiri terhadapnya. Rasanya sakit sekali, sakit sampai – sampai aku tidak rela melihat kim bum yang hampir tertembak tadi dan membiarkan ku terkena pukulan dari pria jahat untuk melindunginya.

”Kim So Eun, dengarkan aku dulu, ini tidak seperti yang kau pikirkan. Akan ku jelaskan semuanya, tapi sekarang bukanlah waktu yang tepat. Ku mohon kau mengerti posisiku” ucapnya dengan menyorot kedua mataku.

”Lalu kapan? Kapan aku tidak menjadi orang bodoh yang di bohongi oleh asistenku sendiri??? Kau ingin aku mati dengan perasaan seperti ini, kim bum oppa??? Lepaskan aku sekarang!” ujarku dengan emosional. Air mataku sudah tidak terbendung lagi.

”Perasaanmu? Apa maksudmu so eun???” tanya nya dengan heran.

”Apa kau tidak merasakannya? Apa kau tidak menyadarinya??? Dasar pria bodoh, kenapa kau menjadi seseorang yang sangat sulit untuk ku mengerti?!”

”Aku tau kalau aku menyakitimu, aku menyakiti semua yang ada di dalam dirimu dan juga kehidupanmu, dan aku sangat meminta maaf untuk hal itu. Namun, perasaan apa yang kau katakan?”

”Aku…”

Flashback~

 

Seminggu setelah kim bum oppa pergi, aku benar – benar merasa sangat kesepian. Setiap waktu yang ku habisi pasti terselip pertanyaan yang sama, kapan ia kembali? Hingga bulan tiba menerangi di tengah gelapnya malam menemani ku sendirian dengan waktu yang sunyi, hatiku benar – benar lelah sekali. Terasa sesak, padahal aku tidak sedang sakit. Aku berdiri di depan balkon kamarku, memandang langit yang seakan – akan sedang mentertawaiku karena sikapku yang seperti anak – anak.

”Apa aku bodoh menunggu asistenku kembali? Apa salah jika aku menanti kembalinya kim bum oppa? Tunggu, bagaimana bisa aku seperti ini??? Apa yang membuatku seperti ini???” gumamku. Tiba – tiba jantungku berdegup lebih cepat, rasanya seperti akan keluar. Guratan bingung terlihat di wajahku, begitu juga dengan pikiranku yang mulai memikirkan jawaban dari semua ini.

Ku putuskan untuk mengambil ponselku di kamar dan menelfon So Min, salah satu sahabat ku yang penuh pengertian. Kadang ia terlihat aneh, tapi ku pastikan ia adalah orang yang dapat di percaya. Karena itu Hyun Joong memilihnya di antara sekian banyak wanita cantik di kampus, hahaha…

Yeoboseyeo, Jung So Min in here~

So Min, apa kau sibuk? Atau mungkin kau sedang bersama Hyun Joong???

Anio, aku sedang menulis sebuah puisi untuknya. Wae? Sepertinya kau ada masalah?
That’s it! Aigooo so min, kau selalu benar dalam menebak sesuatu, kekeke~

Ya ya ya aku tau itu. Cepat katakan ada apa?

 

Huft…

Aku mencoba untuk menghela nafas, setidaknya untuk mengurangi beban 0,0001% (?) di hatiku. Semoga so min bisa memberikan ku solusi, atau menjawab semua pertanyaan yang hampir membuatku gila.

Kau tau kan kalau Kim Bum oppa pergi untuk sementara?

Mmm, jadi?

Bisa kau bantu aku, mengapa aku menjadi seperti ini so min???

What are you mean so eun?

Ah, aku tidak tau kenapa aku memikirkannya setiap saat. Dari pagi hingga malam aku selalu menantinya di depan pintu, seakan – akan ia akan kembali, meskipun kenyataannya tidak seperti itu.

Oh, aku bisa mengerti. Lalu apa lagi yang kau rasakan?

Aku merasa nafasku terasa berat sekali setiap memikirkannya, pikiranku kacau, dan aku tidak bisa konsentrasi di kampus. Kau tau aku kenapa so min???

 

Untuk beberapa saat dia terdiam, tidak mengeluarkan suara apapun. Padahal sambungan telfonku padanya masih aktif. Baiklah, sikap anehnya keluar lagi kali ini.

Aku tau ada apa sebenarnya denganmu so eun.

Mwo??? Apa – apa???

You’re fall in love with him, with your Kim Bum oppa.

 

WHAT???!!!

            Aku jatuh cinta dengan asisten pribadiku sendiri??? Jatuh cinta dengan asisten berkaca mata itu??? Dengan kim bum oppa???!!! Ya tuhan, apa yang di katakan so min itu benar? Tubuhku terasa melemas, tapi setelah ku pikirkan… Sepertinya apa yang di katakan oleh so min itu benar. Ok, seorang so eun mencintai asisten nya sendiri, kim bum. Got it.

 

So eun, are you alright?

Apa??? Oh ya, aku baik – baik saja..

This is not your fault so eun, itu hakmu untuk mencintainya. Dan ku rasa kim bum juga tidak akan keberatan dengan hal itu, bukankah ia tidak memiliki relasi khusus dengan siapapun?

Entahlah, setauku seperti itu. Tapi tidak mungkin aku mengakuinya, akan sangat terlihat bodoh, dan akan memperburuk harga diriku di matanya.

Listen to me, justru kau akan terlihat lebih bodoh bila kau membiarkan perasaanmu terpendam begitu saja. Just say it in the perfect time, so you will never regret it so eun …

 

Kini giliranku terdiam, terpukau mendengar nasihatnya untukku. Apa mungkin aku harus mengatakannya? Aku tidak ingin ia menolakku, aku tidak ingin ia memintaku untuk membuang perasaan ini, dan mungkin aku tidak ingin ia tau tentang perasaanku padanya…

Flashback end~

 

”Aku…”

Hanya ucapan itu yang dapat ku ulangi di depan kim bum, rasanya begitu bimbang, dan tidak ada satu bahasa pun yang dapat menggambarkannya. Mata kim bum itu benar – benar membuatku semakin kaku. Aigo so eun, cepat atau lambat pasti dia akan mengetahuinya bukan? Kau harus mengatakannya!

”Aku…”

”Menyukaimu, kim bum oppa”

-Author POV-

Mata kim buum pun membulat, mencerna setiap kata yang baru saja keluar dari bibir indah so eun. Tangannya masih menggenggam erat tangan so eun, rasanya tidak mungkin seorang so eun menyukainya. Meskipun kim bum tau kalau so eun menyukai seorang black prince.

What are you talking about? Aku tidak sedang bercanda so eun” ujar kim bum dengan keningnya yang masih mengkerut.

I’m not kidding right now, seriously, you must believe in me. Baiklah, ini memang terdengar bodoh, bahkan rasanya mustahil bukan jika aku menyukaimu? Jadi, lupakan saja. Lepaskan aku dan jangan pernah kembali lagi, aku akan meminta ayah untuk mencari asisten baru” ucap so eun. Ia berusaha untuk kembali berjalan namun tangannya masih tertahan oleh kim bum.

I believe in you, so eun-ah”

 

Kali ini giliran mata indah so eun yang membulat sempurna, ekspresi wajahnya yang terlihat kaget kini berbalik arah menatap wajah kim bum yang menatapnya intens.

“Sekarang aku akan bertanya padamu. Apa mungkin aku mencintai orang yang ku kawal selama ini? Mencintai wanita yang awalnya membuatku kesal bahkan kekanak – kanakkan?” tanya kim bum.

“Siapa yang kau bicarakan? Jangan membicarakan wanita lain di hadapanku” kata so eun.

I’m talking about you, and you know what? I’m fall in love with you before you say it to me, Kim So Eun”

 

So eun semakin merasa gila dengan pengakuan kim bum, ternyata pria di hadapannya memiliki perasaan yang sama dengannya. Tidak di sangka – sangka memang, jadi apa yang harus di lakukan oleh so eun? Hatinya tidak akan mungkin menolak kim bum setelah kim bum mengatakannya.

“Tidak, kau pasti bercanda. Tidak mungkin kau menyukaiku, tidak tidak tidak” gumam so eun dengan memejamkan matanya.

“Lihat mataku, dan katakan yang sejujurnya apa yang kau lihat dariku” ucap kim bum dengan mengalihkan wajah so eun agar dapat menatap mata kim bum. “Apa yang kau rasakan?”

“Kau…”

“Ucapkan saja, jangan ada yang kau umpati dariku”

”Kau benar – benar serius dengan ucapanmu”

”Sekarang kau tau, sampai mana kejujuranku padamu bukan? Jadi jangan pernah kau mencoba untuk menghindar dariku so eun, aku tidak mampu untuk melakukannya”

”Aku memintanya karena kau terlalu munafik di hadapanku oppa, kau tidak bisa jujur selama kau masih menjadi asistenku”

Tetes air mata so eun mulai kembali mengalir dengan perlahan. Kim bum pun merengkuh pinggang so eun dan memeluknya dengan erat. So eun yang tersendu – sendu dengan perlahan membalas pelukan kim bum yang terus melekat di pinggangnya. Kim bum mengelus rambut panjang so eun dengan begitu pelan, cukup untuk menggambarkan kasih sayang dan perhatian dari kim bum yang tak berhenti mengalir.

”Aku minta maaf so eun, aku sangat meminta maaf. Aku akan mengatakan semuanya padamu, i’m promise” bisik kim bum yang di balas dengan anggukan so eun.

***

Kim bum mengantar so eun pulang ke rumahnya. Dari depan terlihat agak sepi, karena itu kim bum memberanikan diri untuk membopong so eun hingga ke kamarnya. Ia baringkan so eun di atas kasur empuk milik so eun dan menutupinya dengan selimut yang cukup tebal.

”Istirahatlah, aku akan kembali esok” ucap kim bum. So eun membalas dengan senyuman yang anggun.

”Ne, take care” jawab so eun.

Kim bum berbalik arah untuk keluar dari kamar so eun, namun genggaman so eun tiba – tiba menahannya untuk pergi dari sana.

“Ya?” tanya kim bum untuk memastikan.

”Mmm… Tidak apa – apa” kata so eun singkat.

”Katakan padaku”

”Kau benar – benar menginginkanku untuk mengatakannya?”

”Tentu, jadi?”

Okay, eugh… I love you

I love you too, so eun

Seulas senyuman hadir di wajah mereka berdua, sampai akhirnya kim bum memutuskan untuk pulang. Saat ia menuruni tangga, ia dapati ayah so eun yang sedang berdiri di depan jendela memandang langit dengan bebasnya. Kim bum merasa kaget dengan kehadiran ayah so eun, di tambah lagi dengan penampilannya yang masih melekat imej ‘black prince’ dengan pakaian yang serba hitam tanpa ada kaca mata tebal yang berada di depan matanya.

“Selamat malam tuan Kim” kata kim bum yang memulai pembicaraan. Ayah so eun pun berbalik badan.

“Ya. Bagaimana keadaan anakku? Baik – baik saja?” tanya nya. Kim bum pun tersentak dengan hal itu, padahal ia belum mengatakan apapun tentang kejadian yang baru saja menimpa so eun dan juga dirinya.

“Ah, ne, dia baik – baik saja” jawab kim bum dengan gugup.

“Mengapa kau seperti itu? Di mana kaca mata tebalmu?”

“Oh, itu…”

“Astaga, aku hampir lupa kalau kau baru saja menjadi black prince dan berusaha untuk menolong anakku. Jadi, di mana senjata – senjata yang biasa kau gunakan? Terutama topeng hitam yang menjadi lambang mu, bisa kau tunjukkan padaku?”

DEG!!!

Jantung kim bum tidak berjalan normal, otakknya kalut memikirkan ayah so eun yang sudah mengetahui identitasnya. Dengan santainya tuan kim bertanya seperti itu pada kim bum, bagaimana bisa???

“A-Apa maksud anda, tuan Kim? Sepertinya ada kesalahan” dalih kim bum yang berusaha untuk menutupi identitasnya.

“Tidak ada yang salah, kau memang black prince kan? Kau pikir semua yang kau lakukan di belakangku dan anakku so eun bisa selamanya terumpatkan??? Tidak, lambat laun kami pasti mengetahuinya, dan besok aku akan memberitahukan hal ini pada so eun. Karena sepertinya ia sudah mulai jatuh hati padamu” ujar ayah so eun dengan tegas. Sorot matanya menjadi jauh lebih tajam.

”Tuan, aku bisa menjelaskan hal ini pada anda. Biarkan aku…”

”Kau adalah black prince, pencuri kelas kakap yang telah menjadi buronan di negara yang telah ku pimpin. Tidak ku sangka pencuri sepertimu telah ku beri kepercayaan untuk menjaga anak semata wayangku, so eun. Dengan mudahnya kau dapat masuk ke rumahku, jadi kau bisa mencari identitasku agar kau bisa membalaskan dendammu terhadap keluargaku, demi wanita yang pernah kau cintai dan juga anak tiriku, Lee Min Jung. Apa itu yang ingin kau jelaskan padaku?”

”Tuan Kim…”

”Dengar baik – baik, masa lalu adalah masa lalu. Anakku min jung mencintai pria sepertimu adalah suatu kesalahan yang besar, dan sebagai orang tua nya sudah sepatutnya aku menjaga nya dengan cara apapun, termasuk menghancurkan keluargamu yang telah membawa min jung untuk meninggalkan kami. Di mana otakmu, Kim Sang Bum??? Dan sekarang, siapa yang lebih licik antara kau dan aku???!!!”

Kekecewaan ayah so eun tertumpah ruah, tergambar dari setiap kata yang di ucapkannya saat memaki kim bum. Dan semua makian itu benar – benar menembus ke hati kecil kim bum. Semua rencana awal balas dendamnya bersama tuan park dengan alasan cintanya untuk min jung kini telah ia sesali. Tindakan bodoh yang tidak seharusnya ia jalani, rencana nya untuk membuat keluarga kim menyesal kini membuatnya kembali jatuh cinta pada anak tuan kim yang lain, so eun. Rasa sesal itu saat ini menimpa kim bum dengan sangat – sangat berat, bahkan jauh lebih berat di bandingkan saat ia melihat min jung di paksa pergi dari sisinya.

Penyesalan itu berhasil membuat kim bum tertunduk di depan ayah so eun dengan terus menundukkan kepalanya. Sementara ayah so eun masih menatapnya nista, kim bum mencoba untuk meminta maaf pada beliau.

”Aku menyesal tuan kim, hingga rasa ini tidak akan mungkin bisa ku ungkapkan pada anda sepenuhnya. Kesalahanku pada negara yang anda pimpin, pada keluarga anda, bahkan pada anda sendiri membuat saya menyesal” ujar kim bum dengan pasrah.

”Penyesalan selalu datang di akhir, percuma kau menyerahkan dirimu padaku setelah apa yang kau lakukan kim bum” balas ayah so eun dengan sinis. ”Apa kau tidak ingin tau, bagaimana aku bisa mengetahui rencana picik mu itu?

”Bagaimana cara anda untuk mengetahui semua ini… Saya rasa saya tidak perlu mengetahuinya, saya sudah membuat anda kecewa, tidak seharusnya saya menanyakan hal itu pada anda tuan” jawab kim bum. Dirinya masih tidak berani untuk menatap langsung ayah so eun. “Saya akan melakukan apapun yang anda pinta, asalkan tuan mau memaafkan saya”

“Hah, apa kau gila??? Apapun yang kau lakukan tidak akan pernah bisa menembus semua kesalahan yang telah kau perbuat!!!”

“Bukan niat saya untuk lancang, tapi saya tidak bisa meninggalkan kesalahan yang saya perbuat dengan begitu saja. Di tambah lagi dengan…”

“Dengan so eun yang benar – benar mencintaimu??? Aku tidak peduli bagaimana perasaan so eun, apa kau sudah mengatakan semua ini padanya ataupun dia yang sudah mengakui seluruh perasaannya padamu, aku tidak akan membiarkannya. Aku tidak ingin kehilangan anakku lagi oleh orang yang sama!”

Kim bum beranjak berdiri, mendekat kepada tuan kim. Entah ada angin apa yang membuatnya berani melangkah sejauh ini, hati kecilnya tergerak untuk melakukannya.

”Anak anda yang bernama Kim So Eun, memang benar kalau dia memiliki perasaan tersendiri terhadap saya, bahkan ia langsung mengatakannya tanpa basa – basi. Namun yang perlu anda ketahui, meskipun anda membenci saya dan menyuruh saya untuk angkat kaki dari rumah anda, saya tidak akan pernah meninggalkan so eun. Karena saya mencintai so eun”

Statement yang di ucapkan kim bum dengan begitu lantangnya membuat ayah so eun tak berhenti menatapnya dengan perasaan tak bisa di percaya. Kim bum menatap intens pria yang jauh lebih tua di bandingkan dirinya, bahkan dari sisi derajatpun tidak bisa di bandingkan sama sekali.

”LANCANG SEKALI KAU KIM SANG BUM!!!” kata ayah so eun dengan kesal. Emosinya memuncak hingga guratan di wajahnya terlihat dengan sangat jelas.

”Saya tau hal itu tuan, saya sangat mengetahuinya. Di masa yang lalu saya sudah kehilangan min jung karena kecerobohan saya, karena ego saya yang sangat mencintainya! Dan kali ini, saya meminta maaf karena saya telah mencintai anak anda dan saya tidak dapat melepaskannya” balas kim bum yang juga emosional.

”Pergi kau dari sini dan jangan pernah menemui so eun lagi! Dasar kau pria bodoh!!! Angkat kakimu dari rumahku!!!!!” usir ayah so eun.

”Tuan, saya benar – benar memohon maaf dari anda, saya tidak…”

”Ku bilang pergi!!!!!”

Tanpa perlawanan berarti kim bum melangkahkan kakinya menuju ke depan pintu, namun ia kembali ke arah ayah so eun.

”Apa lagi??? Aku tidak suka melihat wajahmu di sini” tanya ayah so eun yang bingung dengan tingkah kim bum.

”Bisakah aku meninggalkan pesanku untuk so eun tuan? Untuk yang terakhir kalinya” kata kim bum. ”Tolong sampaikan padanya, aku sangat mencintainya, dan aku meminta maaf karena aku telah membuat min jung pergi darinya. Aku akan kembali untuk semua itu”

Belum sempat ayah so eun memberikan balasan kim bum langsung pergi dari rumah so eun. Ia terus berjalan melangkah ke depan tanpa menoleh sedikitpun menuju ke mobilnya yang sudah terparkir di sana. Selama dalam perjalanan tidak ada hal lain yang dapat ia pikirkan, kecuali so eun.

I’m so sorry so eun, i never want to be like this” gumam kim bum. Tangan kirinya memegang kemudi mobil, sementara tangan kanannya bersender dengan jendela dan sibuk memijati keningnya sendiri.

“Andai saja dulu aku tidak mencintai min jung, andai saja aku tidak merencanakan balas dendam, andai saja saat ini aku tidak mencintaimu so eun, mungkin aku tidak akan pernah merasakan penyesalan seperti ini” sambung kim bum lagi.

Malam itu terasa sangat suram bagi kim bum. Hingga matahari kembali mengerahkan cahayanya untuk menyinari kota Seoul, rasa yang sangat menyesakkan hatinya itu tak kunjung menghilang. Termasuk bayangan wajah so eun yang selalu menghantuinya.

To Be Continued…

 

Jujur, ini cerita tentang kim bum juga lagi saya rasain. Kalo kim bum nyesel karena salah ambil sikap *asik*, saya nyesel karena udah bikin readers nunggu lama T^T

Dan seperti biasa, saya ga pernah bisa janji untuk cepet #ditampolreaders

Makasih udah baca, see yaaaa~~~^^

 

-Chandra Syifa W-

Tagged: , , , , , , , , , , ,

62 thoughts on “(FF) Black Prince – Part 8

  1. yunita zulaika Oktober 22, 2012 pukul 10:37 am Reply

    wahh kayaknya aq yg pertama nihh, bgus thor jadi nangis bombay aqq T.T terharu banget aq, semangat bumsso buat perjuangin cinta kalian

  2. vani Oktober 22, 2012 pukul 11:40 am Reply

    sediiiih, q kira ksedihan berakhir stlh kepala sekolahnya pergi, ayah kim so eun tw dari mana ya??????

  3. Putzz ran" moury Oktober 22, 2012 pukul 11:55 am Reply

    HuaAa. .
    Sekarang saat”a ngegalau. . . .
    Tpi knapa ayah’a soeun bisa tau ya? ?
    Padahal bumsso udah ngungkapin perasaan’a masing”. .
    Dan soeun udah nerima kenyataan kimbum itu black prince. . .
    HuaAa. .knapa ada aja yg ngehalangin kisah cinta mereka. . .di saat mereka bru mau memulai. . .
    D tunggu lanjutan’a. . . .
    Penasaran. .
    Apa yg akan di lakukan kimbum selanjut’a. .
    D tUnggu thor

  4. susan luv bumsso Oktober 22, 2012 pukul 12:14 pm Reply

    ya kok ayah sso twx cpt bget sich pdhl bum ma sso bru utrakn cintax,mrk blm lg nkmti hub mrk ehh g twx udh ad k0nflik. . . .bgm hub mrk slnjutx ya? N gmn smpe ayah sso bs tw smux?? D tunggu next partx m9 bumsso tetp brsma. . . Hwaiting thor. . .ffx daebak

    • koreanfanfictland Oktober 25, 2012 pukul 9:25 am Reply

      cepet ya? soalnya saya ga mau bikin part nya makin panjang. maaf yaaa^^

      -Chandra Syifa W-

  5. agustin ayu Oktober 22, 2012 pukul 12:15 pm Reply

    aduh ceritanya jadi makin rumit, tapi tambah daebak jalan ceritanya …
    Huuahh sedih deh ngeliat bumppa yg udah kebongkar penyamaran’a jadi black prince ^^
    di tunggu next partnya

    • koreanfanfictland Oktober 25, 2012 pukul 9:25 am Reply

      rumit banget ya??? maafkan jalan pikiran saya ya -,-v

      -Chandra Syifa W-

  6. YeojaNiel Oktober 22, 2012 pukul 1:23 pm Reply

    Duaaar rahasiapun terungkap.
    Baru jg nyatain cinta udah pisah lg T.T
    kurang panjang thor next part ditunggu

  7. anizza Oktober 22, 2012 pukul 2:17 pm Reply

    Kerennnnnn thor lama bgt sih ngepostny bumpa nyesel bgt tu emg penyesalan dtng belakangan trz gm nasib sso part sama ma kakakny lanjut thor next partny dtnggu ..

  8. Nia lestari lufibumhekidory Oktober 22, 2012 pukul 2:32 pm Reply

    makin seru…euy…
    Di tunggu part selanjutnya..

  9. pipip Oktober 22, 2012 pukul 2:33 pm Reply

    Akirnya kluar jg ni ff, mkin seru ceritanya yg smgt ya thor bwt lnjutnnya oke

  10. ria Oktober 22, 2012 pukul 3:07 pm Reply

    thor ,makin rumit aja . . . Sukses buat reader penasaran ni . . .
    Hoho hdup oppa y d crta ini kasian bgt ky y . . . ..
    D tngu klnjtan y

  11. tri cahya Oktober 22, 2012 pukul 3:21 pm Reply

    akhrx ad lanjutanx….

    wah,,. akhrx bumsso tau perasaan msing2,,,
    y,,, appax sso g merestui…
    smangat bt bum, tetap pertahankn sso..
    next chinguu..

  12. Ananda meidiana putri Oktober 22, 2012 pukul 4:12 pm Reply

    Nyesek pas terakhir nya ;(. Sedih baget sama kisah cinta bumsso ;(. Tapi pokok nya ff ini bagus dehh😀. Part selanjut nya jangan lama lagi ya soal nya aku udah penasaran banget sama kisah cinta bumsso selanjut nya😀.

    • Korean Fanfict Land Oktober 26, 2012 pukul 1:31 am Reply

      Seperti biasa, saya ga bisa janji untuk bisa cepet. Tugas sekolah masih numpuk soalnya, kekeke ._____.

      -Chandra Syifa W-

  13. Devi Oktober 22, 2012 pukul 4:30 pm Reply

    Akhir’a kelaNjutaN’a d pist jg,,,🙂🙂
    Cerita’a mkiN seru Zh ksihaN ma bumppa kejdiaN yg bumppa alami trulaNg gy,,,,,
    LNjutkN thor,,,,,,
    CemuNguuuut🙂🙂🙂

  14. cucancie Oktober 22, 2012 pukul 5:28 pm Reply

    Wuahhh..akhirnya di post juga part 8,jeongmal gomawo author…jd terharu author udh kerja keras buat ngelanjutin ff ini,,,black prince udh kebongkar tinggal nasib cinta bumsso ke depannya nih yg bakal nemuin banyak hambtan,makin keren ceritanya…next part jgn lama2 ya thor…!! Hwaiting^^

    • Korean Fanfict Land Oktober 26, 2012 pukul 1:32 am Reply

      Wah, saya lebih terharu krn masih ada yang mau nunggu ff aneh ini –“v

      -Chandra Syifa W-

  15. heldajungsoo Oktober 22, 2012 pukul 5:28 pm Reply

    Saling mengungkap cinta, tpi apa ini peSan terakhr.a bum buat soeun. penasaraN

  16. dedekartika Oktober 22, 2012 pukul 10:23 pm Reply

    huwaah ahirnya di post juga..
    Seru..sedih bngt bacanya..
    Kasihan kim bum..next partnya di nanti.

    • Korean Fanfict Land Oktober 26, 2012 pukul 1:32 am Reply

      Terima kasih, tetap menanti kelanjutannya yaaa ^^

      -Chandra Syifa W-

  17. sugarsoya Oktober 23, 2012 pukul 2:41 am Reply

    Kerenn banget author, akhirnya dipost juga part 8 nya,
    Cerita ini bikin saya senyum2 sendiri dan nyesek,
    Akhirnya bumsso ngakuin juga perasaannya masing2,
    Kasian Kim Bum, coba aja dia ga terlibat ama penjahat itu dan ga niat buat bales dendam, hufT tapi kalo ga gitu ga seru ya author, hehehe
    Moga2 bumsso bisa bersatu, ditunggu next partnya ya…

    • Korean Fanfict Land Oktober 26, 2012 pukul 1:33 am Reply

      Iya, kalo jalan ceritanya fine2 aja ga ada seru2nya sama sekali *pengalaman wkt jadi readers*

      -Chandra Syifa W-

  18. agathabumsso Oktober 23, 2012 pukul 8:25 am Reply

    makasih ya thor udah dilanjutin lagi ff black prince.nya

    Kasian bgt so eun.nya baru aja ada kemajuan ma kim bum,*tapi jadian gax sih sbenernya???*eh…dah dilarang ma ayahnya,,,
    Ditunggu lanjutannya ya thor…

  19. agathabumsso Oktober 23, 2012 pukul 8:26 am Reply

    makasih ya thor udah dilanjutin lagi ff black prince.nya

    Kasian bgt so eun.nya baru aja ada kemajuan ma kim bum,*tapi jadian gax sih sbenernya???*eh…dah dilarang ma ayahnya,,,
    Ditunggu lanjutannya ya thor…..

  20. agathabumsso Oktober 23, 2012 pukul 8:29 am Reply

    makasih ya thor udah dilanjutin lagi ff black prince.nya

    Kasian bgt so eun.nya baru aja ada kemajuan ma kim bum,*tapi jadian gax sih sbenernya???*eh…dah dilarang ma ayahnya,,,
    Thor,,,ayahnya so eun 2 taw tentang black prince darimana???*mungkn kimbum gax penasaran tapi aku nie yg penasaran*
    Ditunggu lanjutannya ya thor…..

  21. edogawa kim suju Oktober 23, 2012 pukul 9:03 am Reply

    Pernyataan cinta nya kereeen… Daebak !!
    Tidaaaak !! Jgn pishkan kim bum n so eun..
    Author !! Ceritnya keren ! Banget banget banget !! Pokoknya bagus dah !
    Jgan lma2 ya lnjutnnya..
    KerEeeeeennn !!!

  22. Alfira Oktober 23, 2012 pukul 9:05 am Reply

    andweeeeee.. bumppa gk blh dipisahkan sma sso eonnie!! hey Mr. President, would u mind forgiving him?? he’s a trully kind young man behind that black prince mask!

    ok, I’m trully speechless
    great story, it’s getting better part by part ^^

    can’t wait to read the next chapter
    post it soon
    oke chingu? ^^

  23. dyyyy Oktober 23, 2012 pukul 11:25 am Reply

    g tau mo coment apa?galau kyak kimbum jg…..
    kaget wkt ayah sso tau jati diri kimbum….
    klo kimbum g pngen tau drmn ayah sso tau jati diriny….tp sy pnasaran n pngen tau drmana ayah sso tau jati diri kimbum..

  24. qindae Oktober 23, 2012 pukul 12:38 pm Reply

    Kereennn , cakepppp . Lanjuutt yaa , pake kilaatt😀

  25. fitria nurul Oktober 24, 2012 pukul 2:23 am Reply

    eonie,,, tambah penasaran nie sma crita nya,,,
    cepetan ya eonie,,, ditunggu,,,
    ooiiyyaa,,, 10 jempol buat crita nya eonie..^_^ hehehehe

  26. Leny Tytanya Oktober 24, 2012 pukul 9:53 am Reply

    anyeongg eoni…..😀
    saya reader baru di sini🙂
    wah crtanya kerennnn eonnni!!
    tuh si Bumppa kasihan😦
    lanjuttt eonnn….. !!!
    HWAITING !!!😀

  27. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 Oktober 24, 2012 pukul 10:33 am Reply

    Keren banget kak keren yee Bumsso pacaran haha tp……tapii hadeuhh Bum tuhkan nyesel deh akhirnya gimana nih kak lanjutan cinta Bumssonya? Adeuww ampe nangis baca penyesalan bum kakak feelnya dapet banget ky ff last memory hehe .. Lanjut kak :):)

  28. Sary aj0w Oktober 24, 2012 pukul 3:20 pm Reply

    AQ rekap th0r,
    Si be0m rada ribet..haha aQ jd bingung!
    Wah truz pisah y0w?sian bgt..tp ditgu nextnya

  29. man Oktober 25, 2012 pukul 4:46 am Reply

    bagus tp kyk gimana supaya bum bisa di terima dan bisa kembali ke soeun sementara banyak kejahatan yang seharusnya dia pertanggung jawabkan… pasti sangat berat hukuman bagi bum karna uda bnyk melakukan pencurian lebih tepatnya.. kasian bumsso … terutama so ..mendapat pasangan yang pernah menjadi pencuri terkenal buronan di korea… next nya thor di tunggu ( sori komentnya ngelantur)

  30. merry Oktober 25, 2012 pukul 4:59 am Reply

    Aku baru tau ada Bumsoo vers.y,,tlat bgt aku tau.y..kkkk
    tambh seru ajj nih.. Sebenar.y appa so eun itu mau laki’ yg gmana sh bwt anak.y

  31. Monica Oktober 29, 2012 pukul 1:06 am Reply

    Wahh.. Bru bca pertama kali lngsung menarik. Aku ketinggalan ni thor..:D msa bca nya dri part 8 dlu..
    Hahhahhahaa
    two thumbs deh buat author

  32. Rose SparKyu Oktober 30, 2012 pukul 11:24 pm Reply

    Bisa’kh author ga bkin sya nangis😥
    #lebay lu ros
    Tpi ni kren bgt,kasian bumsso couple knp sih ga sneng ja,,,,,,,
    Aku bngung mu blang pa,abis sdih,nysek,kasian liat bumsso,,,,,
    Next part k’tunggu ya🙂

  33. Wires_Applers Oktober 31, 2012 pukul 12:42 pm Reply

    Annyeng eon., aq reader baru disini numpang comment ya #plakk..
    .. Ff nya daebak eon,. disini aq bisa ngerasain feel-nya..

    Oia,. aq mau tanya,. eonni buat FF ini versi SeoKyu juga ya., ehehe~ cz kmaren” aq nemu ff yg sama diblog laen., ^^

    .. Mian kebanyakan comment *bow

    • koreanfanfictland November 10, 2012 pukul 12:09 pm Reply

      Mbb ya cantikkk~
      Iya, kok tau sih? Saya ngepost di MCLS juga, wkwkwk xD

      -Chandra Syifa W-

  34. Chachicha November 9, 2012 pukul 2:38 pm Reply

    Akhirnya d post jga part 8 ny. .

    Appa ny so eun udh tau klo bum oppa itu black prince.?
    Waduh jdi ny gmna tuh so eun & bum oppa. ?

    Next part ny d tnggu. .

  35. anastasia erna November 12, 2012 pukul 7:56 am Reply

    tau dari mana appa nya so eun..???
    apa kah tuan park..???
    kasian di saat mereka saling mencintai…appa menentang..

  36. AnthyBumsso YongseoClouds November 15, 2012 pukul 6:22 pm Reply

    ya Ampun knpa bgini di hari bumsso.jdian tpi jg hari dimn kim bum di lrng mnemui sso oleh tuan kim…
    ksin bumsso😦

  37. kiki November 26, 2012 pukul 10:18 am Reply

    wah. tambah rame euy..
    tp sbnarnya sy msh krg ngerti yg tentang alasan bunuh dirinya minjung itu kenapa sih thor? trus motif balas dendamnya kimbum itu krn minjungnya bunuh diri gt ya?

  38. Queenella November 30, 2012 pukul 10:32 pm Reply

    Part ini bener2 bikin nyesek
    Kasian so eun sama kim bum
    Waktu udh tau perasaan masing2 malah ayah so eun gak setuju

  39. yulie_bumsso Juli 11, 2013 pukul 6:23 am Reply

    Jiahhh ksian kimbum n eoonie..
    Jngan biarkan truss sprtii inii..
    Sdihh bggett deh FF n..

  40. lilis suryani Juli 5, 2014 pukul 4:21 am Reply

    ah…
    mewek bacanya thor kasihan bngt so eun baru semalam jadian sama oppa udh kehilangan lg…
    ff nya makin keren thor

  41. ainami Agustus 20, 2014 pukul 8:10 am Reply

    surprise… pak presiden udh tau semuanya :0

    cuma masih bingung, saat bum dtg sbg asisten sso, apakah pak presiden tidak mengenali bum sbg kekasih min jung sblmnya…?

  42. laila_annisa Januari 5, 2015 pukul 12:39 pm Reply

    Aaiigggoo ternyata kalian berdua (bumsso) saling cinta ???ccciiee..cccieee… Apakah mereka jadian gak???
    Aaiigggoo emang knp sih kalo anknya cinta sama bumppa???
    Please appanya sso jangan pernah jadi penghalang. Buat mereka berdua😦😥 !!!

    Terus berkarya😉

  43. humairah khairani Maret 11, 2016 pukul 5:00 pm Reply

    Speecless.. Next part aj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: