(FF) Fire Flower – Part 6


Fire Flower

Part 6

 

Author: MyBlackTears

Main Cast: Donghae Lee, Jessica Jung.

Cast: Jonghyun Kim, Hyoyeon Kim, HyukJae Lee.

review from part 5.

” Jessica, dengan sangat menyesal aku memberitau mu tentang luka mu ini.. ” sambung Dokter berbicara.

” menyesal? apa yang dibicarakan Dokter? ” fikir Donghae. ia hampir membuka pintu sampai ia terhenti saat mendengar ucapan Jessica.

” tak apa, Dokter. aku memang sudah tau sebelumnya jika luka ini memang sudah cukup parah.. tapi aku tetap optimis dengan kesembuhan tanganku ini… ” jawab Jessica. Donghae benar – benar terkejut dengan jawaban Jessica itu.

” luka yang parah? bukankah lukanya baik – baik saja? Jessica bilang bahwa lukanya tak berbahaya.. tapi kenapa.. ” Desah Donghae.

” ya, kau memang harus optimis. Lukamu ini pasti sembuh.. hanya perlu waktu sedikit lebih lama.. ” kata Dokter. Donghae menunggu waktu yang tepat untuk masuk kedalam tanpa membuat Jessica khawatir Donghae mengetahui keadaannya itu.

~~~~~~~~

” ap-apa? apa maksud sunbae dengan pertanyaan apa itu benar? ” Jessica kebingungan menjawab pertanyaan Donghae.

hahaha *laughing. ” tidak .. tidak aku hanya bercanda.. ” kata Donghae.

” ah.. Sunbae, jangan buat aku bingung.. ” ucap Jessica.

” Jessica.. kenapa kau tak mau bilang padaku soal lukamu itu… sebenarnya, lukamu itu baik – baik saja atau.. memburuk?.. ” Desah Donghae dalam hati. Donghae menyembunyikan keadaan sebenarnya, bahwa ia sudah mengetahui tentang luka Jessica itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

” Sunbae.. ” panggil Jessica.

” kenapa kau melamun? ” tanya Jessica.

” tidak tidak.. aku tidak melamun. ” jawab Donghae.

” kalau begitu, kami mengucapkan terima kasih banyak, Dokter.. sekarang kami akan kembali ke kelas kami masing – masing. ” ucap Donghae pada Dokter.

” Gamsahamnida.. ”di sambung dengan ucapan terimakasih dari Jessica.

” iya.. itu bukan masalah. tugasku disekolah ini memang untuk mengatasi luka seperti ini. ” jawab Dokter wanita itu dengan senyum.  Dokter itu mengantar kepergian Donghae dan juga Jessica.

Donghae dan Jessica kembali ke ruangan mereka masing – masing. Jessica datang ke ruang kelasnya dengan Dosen Kim yang menunggunya didepan pintu ruang kelas.

” Jessica-ah, apa yang terjadi tadi? “ tanya Dosen Kim.

“ Young Shin? aku tidak apa – apa kok. kenapa kau menunggu didepan pintu begitu? “ jawab Jessica.

“ aku merasa bersalah karna ulahku tadi, tiba – tiba kau berteriak kesakitan begitu.. ” kata Dosen Young shin.

” sudahlah.. itu bukan masalah.. ” ucap Jessica.

” tapi … kenapa Donghae sangat marah ketika kau berteriak? sepertinya dia sangat mengkhawatirkan keadaanmu..  ” kata Dosen muda itu pada Jessica.

” ap-apa? kau ini bicara apa?.. Donghae sunbae mengkhawatirkanku? rasanya aneh sekali.. “ jawab Jessica. Sebenarnya Jessica menyembunyikan hubungan dekatnya dengan Donghae. ia melakukannya untuk menghindari pemikiran salah paham dari Kim Young shin.

“ iya.. bahkan dia memarahiku begitu. akanya aku merasa bersalah.. “ kata Dosen Muda itu.

“ ah sudahlah. eh, ngomong – ngomong.. gaya bahasamu seperti muda kembali..  ada apa? “ tanya Jessica mengalihkan pembicaraan.

“ ah? benarkah? itu hanya perasaanmu saja.. setiap hari aku memang berbicara seperti ini.. “ jawab Young shin.

” kau itu sangat beruntung, dulu kau hanya pendamping dosen.. tapi sekarang kau sudah menjadi dosen. bahkan banyak yeoja yang memujamu.. ” Jessica tertawa kecil.

” aku itu berusaha mati – matian untuk menjadi seorang dosen diumurku yang semuda ini.. ” kata Kim.

” sudah! sudah! ayo kembali kekelas! ” sambungnya. Kim Young Shin dan Jessicapun memasuki ruang kelas dan melanjutkan pelajaran yang terhenti. Sementar Jessica kembali belajar, Donghae yang kembali kelasnya, justru tak belajar dikarenakan Dosen yang tak hadir. Donghae hanya diam dan melamun.

” sebenarnya yang aku dengar itu benar atau tidak? Luka Jessica … dalam keadaan yang tidak baik? apa itu benar? ” fikir Donghae.

” atau … itu hanya perasaanku saja?.. ” Sambungnya dalam hati.

” Donghae? ada apa denganmu? ” tanya salah seorang teman Donghae yang mendatanginya.

” aku baik – baik saja. memang menurutmu apa yang terjadi padaku?… ” jawab Donghae sedikit kasar.

” ada apa sebenarnya? hari ini kau lain. berbicara padaku saja, kasar. ” ucap temannnya itu.

” maaf maaf. entah kenapa aku sangat bingung.. ” kata Donghae.

” benarkah? bingung soal apa? soal wanita ya?.. “ teman Donghae itu tertawa.

“ ah.. yang benar saja.. “ bantah Donghae.

” eh, tapi.. siapa laki – laki itu? ” tanya Teman Donghae yang melihat kearah Jendela.

” laki-laki apa? ” Donghae juga mendekati jendela.

” untuk apa laki – laki itu berdiam disana? ” tanya temannya lagi.

” Jonghyun-ah? mau apa laki – laki itu berada disini? ” fikir Donghae.

” siapa? kau mengenalnya? ” kata Teman Donghae itu.

” ne.. sedikit. ” ucap Donghae.

” aku pergi dulu!.. ” Donghae tiba – tiba pergi dari kelasnya. Rupanya Donghae pergi untuk menemui Jonghyun yang ada dihalaman sekolah.

” Hey, Kau!.. ” Teriak Donghae.

” siapa? aku? kau memanggilku? eh? kau itu.. Teman Jessica itukan? Lee Donghae.. iyakan? ada apa memanggilku? ” tanya Jonghyun.

” apa yang kau lakukan disini? ” Donghae justru berbalik bertanya.

” disini? aku sedang menunggu Jessica. aku yang akan mengantarnya pulang nanti. kenapa?! ” jawab Jonghyun.

” ternyata kau sangat menghawatirkan Jessica ya? sampai sampai kau menunggunya pulang. Jam pulang Jessica itu masih lama.. untuk apa kau menunggunya? ” tanya Donghae lagi.

” tidak apa.. itu bukan masalah. aku akan menunggunya disini. ” kata Jonghyun. Disaat Donghae dan Jonghyun sedang berdebat, Jessica yang sedang belajar dikelasnya melihat Jonghyun dan Donghae melewati jendela dikelasnya.

” bukankah itu Sunbae? dan itu.. Jonghyun-ah? untuk apa mereka berdua disitu? ” fikir Jessica.

” jangan – jangan?! mereka.. ” Jessica khawatir Donghae dan Jonghyun terlibat perkelahian seperti waktu dulu.

” Jonghyun-ah, sebenarnya kau punya hubungan sedekat apa dengan Jessica? ” tanya Donghae.

” aku teman lamanya.. hanya itu. Tapi aku, Hyoyeon, dan Jessica sangat dekat saat kami dibangku SMA dulu. ” jawab Jonghyun.

” aduh.. kenapa mereka berdua masih disana.. apa aku harus keluar dari jam pelajaran sakarang?… ” Desah Jessica yang risau melihat mereka berdua dari kejauhan.

” Sial! sepertinya Jessica memperhatikan dari atas.. lebih baik aku pergi dari sini.. “ fikir Donghae yang mengetahui Jessica sedang memperhatikannya dan juga Jonghyun.

“ baiklah, Jonghyun-ah.. terserah padamu saja jika kau memang ingin menunggu Jessica disini. Aku akan kembali kekelasku.. “ ucap Donghae pergi. Jonghyun heran apa yang sebenarnya dilakukan Donghae?. awalnya Donghae menanyainya dengan pertanyaan – pertanyaan. tapi tiba – tiba ia malah pergi.

“ eh? Donghae sudah pergi ya? kenapa dia sudah tidak ada? baguslah kalau mereka tidak terlibat perkelahian lagi.. ” Desah Jessica lega.

” Jessica.. Jessica.. Kenapa aku jadi mengkhawatirkanmu terus begini?.. dan ada apa dengan lukamu itu sebenarnya.. ” Ucap Donghae dalam hati sambil berjalan kembali ke ruang kelasnya.

Waktu pulang bagi Jessica pun tiba. Jessica segera turun untuk mendatangi Jonghyun yang sedang menunggunya.

” Jonghyun-ah, maaf sudah membuatmu menunggu begitu lama.. ” kata Jessica menghampiri Jonghyun.

” tak apa, Jessica. bagaimana kalau kita makan siang sebentar di restoran Kimchi kesukaanku.. bagaimana? ” tanya Jonghyun.

” Kimchi? Baiklah kalau begitu. Aku memang merasa lapar.. ” jawab Jessica. Donghae yang melihat dari kejauhan, begitu penasaran apa yang dilakukan Jonghyun dan Jessica disana.

” apa yang mereka akan mereka lakukan berduaan begitu? ” tanya Donghae dalam hati.

” apa sebaiknya ku ikuti mereka saja? ah.. tidak tidak itu tidak perlu ku lakukan.. ” sambung nya.

” oh iya! aku hampir melupakkannya.. ” Donghae teringat sesuatu. dan ia masuk  kembali ke kampusnya.

Donghae kembali ke ruang kesehatan dikampusnya itu. ia menemui Dokter yeoja yang menangani luka Jessica tadi.

” Dokter, maaf aku mengganggumu.. bisa aku bicara dengan anda sebentar. ” ucap Donghae memasuki ruangan itu.

” Donghae? ada apa kau kembali kesini? aku akan segera pulang.. ” jawab Dokter itu.

” Dokter, aku hanya ingin menanyakan satu hal. ini tentang Jessica.. ” kata Donghae.

” Jessica? kalau begitu dudukuah.. ” ucap Dokter.

” Dok, luka Jessica.. apa lukanya parah? ” tanya Donghae.

” luka Jessica? apa kau belum diberitau Jessica soal lukanya? aku khawatir dia memang tak ingin menceritakkannya padamu.. ” jawab Dokter.

” Tidak. maksudku, sebenarnya dia ingin memberitaukan keadaannya. Namun, ia tak punya waktu untuk hari ini menceritakkannya padaku.  aku khawatir dengannya dok..” kata Donghae.

”  benarkah? kalau begitu, kau harus mengetahui hal ini.. ” ucap Dokter.

” Kulit Jessica pada bagian tangannya melepuh, memang lukanya terihat kecil. Tapi, luka melepuhnya itu hampir menyentuh syaraf tangannya.. dan karna uka ini dibiarkan cukup lama saat baru saja terkena air dengan suhu tinggi, menyebabkan lukanya yang hampir kering, sedikit tergores. bila Jessica tidak hati – hati, tangan akan lebih parah dari ini.. ” Dokter menjelaskan pada Donghae.

” jadi.. lukanya.. separah itu?.. ” Desah Donghae dalam hati.

” Dokter, aku sangat berterima kasih atas penjelasannya. aku harus segera pergi sekarang dokter. sekali lagi terima kasih.. ” kata Donghae bergegas pergi. Donghaepun pergi meninggalkan ruang itu berlari keluar kampus.

” Jessica aku mohon kau jangan pergi terlalu jauh dulu.. ” ucap Donghae dalam hati sambil berlari menuju motornya untuk mengejar Jessica. Dengan motornya ia pergi mencari tempat yang mungkin didatngi Jessica dan Jonghyun.

*Jonghyun dan Jessica berada di restoran Kimchi.

“ Jessica, bagaimana? apa kau suka dengan Kimchi lobak direstoran ini? “ tanya Jonghyun.

“ rasanya memang enak. tentu aku suka.. ” jawab Jessica dengan senyum.

” Jessica, kenapa tanganmu diperban begini? apa yang terjadi padamu? ” tanya Jonghyun yang sedikit panik melihat tangan Jessica di baluti perban.

” ani.. aniyo.. aku baik – baik saja. aku hanya sedikit terluka karna aku menumpahkan Kopi diatas tanganku sendiri.. aku memang tidak hati – hati.. ” ucap Jessica.

” apa itu benar? seharusnya kau lebih berhati – hati, Jessica.. ” kata Jonghyun menasehati Jessica.

” iya … lain kali aku akan lebih hati  – hati.. ” jawab Jessica.

Sementara itu, Donghae masih mencari Jessica.

“ dimana Jessica sebenarnya? kenapa juga di mau diajak Jonghyun pergi bersamanya.. “ ucap Donghae. Donghaepun akhirnya mencari Jessica disekitar jalan yang terdapat banyak toko dibahu jalannya, disanalah ia melihat Jessica keluar dari sebuah restoran Kimchi bersama dengan Jonghyun. Donghae langsung menhentikan motornya dan mendekati Jessica.

“ Jessica-ah! “ panggil Donghae.

“ Sunbae? ada apa? untuk apa kau berada disini? “ tanya Jessica.

“ cepat ikut denganku! “ ucap Donghae mengajak Jessica.

“ apa maksudmu? kenapa jessica harus ikut denganmu?! apa kau begitu benci melihat aku berjalan bersama dangan Jessica?! ” kata Jonghyun.

” ada apa Sunbae? kenapa tiba – tiba.. ” tanya Jessica lagi.

” Jonghyun, aku tak punya urusan denganmu hari ini. tapi aku membutuhkan Jessica hari ini. jadi, aku minta maaf aku merusak acara kalian.. ” kata Donghae.

” ayo Jessica,,, cepat naik. ”  Donghae menarik Jessica untuk menaiki motor bersamanya.

” jonghyun-ah, aku minta maaf.. aku janji akan memperbaiki acara kita di lain hari.. ” ucap Jessica sebelum pergi. Donghaepun melaju dengan begitu cepat dengan motornya menuju toko bunga Jung kepemilikan Jessica.

” loh? sunbae, inikan tokoku? ada apa dengan tokoku? ” tanya Jessica sesampainya disana.

” sekarang, kita masuk saja dulu.. ” kata Donghae. Jessica membuka pintu dan memasuki tokonya bersama Donghae.

” Jessica, aku ingin bertanya padamu. ” kata Donghae.

” sunbae?.. ” desah Jessica yang kebingungan.

” kenapa bunga ditokomu sedikit sekali hari ini?.. bunga lili putihmu juga sudah layu dan belum kau ganti dengan bunga lili yang baru.. ” tanya Donghae.

” kenapa sunbae menanyakan hal seperti itu?.. aku hanya sedang sibuk dengan mata kuliahku dikampus. jadi, aku jarang merangkai bunga lagi.. hanya Hyoyeon yang sering mengurusi bunga – bunga ini.. soal bunga lili putih.. aku belum membeli bunga yang baru, karna tidak sempat.. ” jawab Jessica.

” kau bohong..” ucap Donghae.

” ap-apa? apa maksud sunbae? aku tidak mengerti.. ” tanya Jessica yang linglung.

” lukamu itu.. membuat kau tak bisa untuk merangkai bunga dalam waktu yang cukup lama. apa ucapanku ini benar? ” tanya Donghae pada Jessica.

” Sunbae? lukaku ini hanya luka kecil.. memang tanganku dibalut dengan perban.. tapi aku tetap bisa merangkai bunga… ” bantah Jessica.

” Jessica.. jangan berbohong lagi padaku. aku tau semuanya Jessica.. ” ucap Donghae.

” sunbae harus melihatnya. aku bisa melakukannya.. lihat ini.. ” kata Jessica sambil berusaha merangkain sebuah bunga orchid yang ada diatas meja. Namun saat sedang merangkai bunga itu, tiba – tiba Jessica merintih. Tangannya yang masih dalam pemulihan rupanya belum bisa melakukan itu.

” Akh!… ” rintih Jessica.

” Jessica? ” Donghae panik mendengar rintihan Jessica dan langsung mendekati Jessica untuk melihat keadaannya itu.

” Jessica.. sudah kubilang, kau belum bisa melakukan itu. kalau kau memaksa.. lukamu bisa tambah parah!… ” bentak Donghae yang begitu khawatir pada Jessica.

” Jessica? .. ” Desah Donghae. ternyata Jessica menangis dengan wajah tertunduk di hadapan Donghae.

“ Sunbae.. bagaimana ini?.. sudah tidak bisa. aku tidak bisa merangkai bunga – bunga itu lagi.. ” ucap Jessica sambil menangis.

” bukan begitu.. dengarkan ucapanku.. ” Donghae belum selesai berbicara.

” Tidak! apa yang perlu aku dengarkan!.. tangan ini sangat rapuh! untuk apa lagi aku membuka toko ini.. aku sudah tidak bisa merangkai bunga lagi.. ” bentak Jessica.

” Jessica! hentikan! ” kata Donghae.

” kau pasti bisa.. toko ini akan segera buka dengan banyak bunga yang kau rangkai.. tapi tidak hari ini.. tidak hari bukan artinya kau tidak bisa merangkai bunga lagi untuk selamanya.. bersabarlah menunggu tanganmu itu pulih.. kau pasti bisa melakukannya lagi.. ” ucap Donghae menenangkan Jessica.

” aku minta maaf.. aku memang tidak berfikir panjang.. sejujurnya kulitku ini memang sudah terluka sebelum terkena air panas yang tertumpah itu.. ” kata Jessica.

” apa maksud ucapanmu itu, Jessica? “ tanya Donghae.

“ Sunbae, apa kau ingat dengan ceritaku waktu itu? saat kedua orang tuaku meninggal dunia disaat akan menjengukku dirumah sakit? ..sebenarnya aku bisa tak sadarkan diri dan masuk rumah sakit itu, karna kecelakaan yang menimpaku saat aku sedang melakukan prakter kimia di SMAku dulu.. beberapa cairan berbahaya kami campur untuk menjadikan cairan yang berguna. tapi ada kesalahan, kelompok lain menjatuhkan cairan itu ke tabung yang salah. akhirnya, asap dari cairan memenuhi ruang lab dan membuat semuanya panik dan berusaha berlari keluar.. “ ucap Jessica.

“ disaat itu.. mataku tak dapat melihat dan akupun tak bisa keluar. sampai akhirnya, beberapa temanku menemukanku tak sadarkan diri dengan luka ditanganku ini..  aku dibawa kerumah sakit dan pada saat itu juga tiba – tiba suhu badanku tinggi.. karna kejadian itulah, luka kecil ini seperti luka yang begitu parah.. ” sambungnya.

” Jadi begitu ya? jadi hal itu yang menyebabkan lukamu ini parah? … ” tanya Donghae.

” Ne, sunbae. luka lama ku yang belum pulih betul, terkena air panas.. jadinya beginilah.. maaf karna sudah membuatmu khawatir..” jawab Jessica.

” aku hanya sedikit marah karna kau berbohong.. ” kata Donghae.

” mianhaeyo.. wa.. Gomabseumnida Sunbae.. ” ucap Jessica.

” sudahlah.. jangan dibahas lagi. sekarang aku akan membantumu membersihkan Toko bunga yang berdebu ini, menjadi toko  bunga yang harum.. ” Kata Donghae pada Jessica.

” kalau begitu.. aku akan melakukan hal yang bisa kulakukan saja ya.. ” ucap Jessica sambil tertawa kecil.

To Be Continued^^

Gomawo sudah membaca FF Fire Flower ini.. berikan Komentar kalian yah~

Tagged: , , , , , , ,

2 thoughts on “(FF) Fire Flower – Part 6

  1. astri khasanah Oktober 29, 2012 pukul 3:13 pm Reply

    kecee banget donghaenya…
    perhatiaanya buat envi banget🙂

  2. Riska November 15, 2012 pukul 2:20 pm Reply

    Annyeong chingu.. Maaf ya baru comment di part ini

    Akhirnya part 6 keluar juga..

    Wahh kasian ya Sica unnie.. Untung ada Haepa..
    Sica unnie yang sabar yahh.. Pasti bisa.ngerangkai bunga lagi kok.. Fighting!!

    Ceritanya bagus thor.. Lanjut yahh penasaran soalnya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: