(FF) Tears – Part 10 (End)


“Tears”

editedit

Author: Jewels17

Genre: Friendship,Romance,Sad

Main Cast: Kim Hyoyeon, Lee Eunhyuk, Lee Donghae, Jessica Jung

Other Cast: Find it by your self.

Disclaimer: FF ini murni karya author, dan bukan merupakan hasil jiplakan/copy-an. FF ini milik author, tapi Castnya hanya author pinjam.

 

author berharap kalian mau meng-hargai kerja keras author, so kalian jangan lupa yang tinggalin comment kalian. dan JANGAN MEM-PLAGIAT KARYA SAYA!

yokkk langsung aja di baca happy reading all… ^^

—————————————————-Tears————————————————-

 

Review part 9

Air mata hyoyeon lagi-lagi menetes, hyoyeon terjatuh.

”Kenapa? Kenapa bisa ada lagu ballad begini di ruangan dancae!” teriak hyoyeon sambil menangis.

 

Sebenarnya hal yang membuat hyoyeon menangis bukanlah karna terdapat lagu ballad pada kaset yang tersimpan diruangan dance, tapi karna lagu tersebut benar-benar pas dengan keadaan yang ia rasakan saat ini.

Hyoyeon menundukan kepalannya, airmatanya semakin pecah, suara isakannya pun semakin terdengar.

“Oppa…Oppa….Tolong aku….Jangan tinggalkan aku…Jeball..”

 

***

 

3 years ago…

 

Jessica pOv

 

3 tahun sudah ku lalui disini, di Eropa. Meskipun aku selalu berusaha untuk melupakan semua kenangan yang telah terjadi, tapi.. aku tidak bisa melupakannya.. setiap aku mencoba untuk melupakannya aku malah semakin teringat..

“Jessica! kau mau ke perpustakaan?” ucapan seorang namja membuyarkan lamunanku.

“Emm.. Boleh” aku langsung berdiri dari kursi ku dan berjalan disampingnya.

Namja yang sekarang berjalan disamping ku juga seseorang yang berasal dari korea, itulah sebab aku dan dia bisa menjadi teman dekat, ah… bukan mungkin tepatnya pacar. Namanya Lee Jin Ki, tapi di universitas ini dia lebih dikenal Onew. Dia meminta ku menjadi pacarnya kira-kira seitar 1 minggu yang lalu, aku menerimanya meskipun aku masih menyimpan perasaan pada donghae, tapi aku harus melupakan donghae.. itulah sebab aku menerima Onew menjadi pacarku.

 

Saat aku dan Onew sudah sampai di perpustakaan, tanpa mengambil buku aku langsung duduk disalah satu kursi yang terletak tidak jauh dari pintu.

Kembali teringat diotak ku, saat-saat aku dan hyoyeon duduk bersama, bercanda… aku merindukan mu hyoyeon-ah… Air mata ku menetes.

“Gwenchana? kenapa kau menangis?” tanya onew.

“Aku….merindukannya…” ucapku pelan sambil menutup wajah ku.

 

Aku menangis, samar-samar kudengar suara onew bicara padaku, tapi aku tak bisa mendengar apa yang ia katakan. hanya suara hyoyeon,donghae dan juga eunhyuk sunbae yang terus teringiang di otakku. bagaimana keadaan mu hyoyeon-ah,donghae, eunhyuk sunbae? aku merindukan kalian semua…. tangisanku semakin pecah.

Maafkan aku karna aku pergi tanpa pamit pada kalian… dan aku juga tak mungkin bisa kembali kekorea… aku harap suatu saat nanti takdir akan menyatukan kita kembali lagi…

 

 

Hyoyeon pOv

 

“Chagi-ya!” teriak donghae.

“Ah.. kau disini.. sejak kapan?”

”baru saja… aku lapar… temani aku kekantin ya?” ucapnya manja.

”Sebentar lagi pelajaran akan dimulai donghae..”

”Ayolah… aku lapar.. kau mau melihat ku mati kelaparan?” dia langung memajukan bibirnya, dia lucu sekali.

”Huh… baiklah..” dia langsung menarik tanganku.

 

Sudah 1 tahun 5 bulan aku menjalani hubungan dengan donghae… setelah aku terus menerus meratapi kepergian eunhyuk oppa, tiba-tiba donghae datang padaku, awalnya aku tidak mau.. tapi kata-katanya membuatku percaya padanya.

 

Flash Back

 

Author pOv

 

sudah 2 bulan lebih hyoyeon tidak pernah masuk kuliah, hyoyeon lebih memilih menyendiri di rumahnya dan mengenang semua yang sudah terjadi.

Malam ini hujan turun sangat deras, dan perasaan hati hyoyeon semakin kacau, air matanya terus menerus menetes, tapi tiba-tiba donghae -yang memang setiap hari datang ke rumah hyoyeon- membentak hyoyeon.

”Hyo! sudah hentikan semua ini! mau sampai kapan menangisi kepergian hyungku? mau sampai kapan kau meratapi kepergian jessica? mau sampai kapan kau menghancurkan kehidupanmu sendiri? Kau pikir mereka akan senang jika melihat mu seperti ini? Jika suatu saat nanti mereka kembali dan melihat mu dengan keadaan yang seperti ini, mereka akan semakin merasa bersalah… kau mau mereka terus menerus dihantui rasa bersalah? Jika kau bisa terus menatap kedepan dan menjalani hidup ini dengan sebaik mungkin, mereka juga pasti akan bahagia, mereka akan ikut senang ternyata kau bukan wanita yang lemah.”

Hyoyeon mengangkat kepalanya menatap donghae.

Donghae memegang kedua bahu hyoyeon ”Dengarkan aku, aku tidak suka jika melihat mu seperti ini…. Kau tidak pernah tau bagaimana perasaanku saat aku melihat mu seperti ini kan? Hyoyeon-ah… aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri, sejak awal sampai searang.. aku masih memendam perasaan padamu, sudah berulang kali aku mencoba untuk membuang perasaan itu tapi… aku tak bisa..”

”Donghae… aku…”

”Aku tau kau tidak mencintai ku… tapi jika kau memang tidak bisa menerimaku menjadi kekasihmu, kau tidak boleh seperti ini. Kau harus menunjukan padaku bahwa kau bisa menemukan namja yang lebih baik dari pada aku dan juga hyungku. Tapi aku akan terus disini… aku akan terus menunggu mu datang pada ku..” donghae melepaskan tangannya, dia tersenyum, tapi tersirat kesedihan diwajahnya.

”Aku ingin melupakannya…. tapi…” hyoyeon kembali meneteskan air matanya.

”Aku tidak memintamu untuk melupakannya, aku hanya ingin kau tidak meratapinya. jalani hidup mu seperti biasa..”

”Donghae…. mungkin aku sekarang belum bisa mencintamu, tapi mau kah kau memberiku waktu untuk belajar mencintaimu?”

Donghae menghapus air mata yang hampir menetes diujung mata hyoyeon. ”Aku akan terus menunggumu..”

”Terima kasih donghae, terima kasih karna kau sudah membantu ku..” hyoyeon memeluk tubuh donghae.

”Terima kasih karna kau mau belajar mencintai ku..” donghae membalas pelukan hyoyeon

 

Flash Back End

 

Hyoyeon pOv

 

”Donghae… kau tau.. entah benar atau tidak tapi… aku rasa aku sudah mulai bisa mencintai mu..” ucap ku pelan.Aku melihat kearahnya, dia sedang asik makan. jangan-jangan dia tidak mendengarku makanya dia tidak merespon apapun. ”Donghae!” teriakku.

”Ah.. kebiasaan mu masih belum hilang! jangan teriak begitu… kau mau aku kena serangan jantung ya?” protesnya.

”Kau tidak mendengarkan aku ya?”

”Apa? memangnya kau mengatakan sesuatu?”

”Aish… sudahlah lupakan saja!” aku langsung bangkit dari posisiku dan berjalan marah meninggalakannya.

 

Aku tidak tau bagaimana kehidupan ku sekarang jika malam itu donghae tidak datang, mungkin hingga sekarang aku masih berdiam diri dirumah meratapi kepergian eunhyuk oppa dan jessica, menangis terus menerus tanpa memikirkan masa depanku.

”Hyoyeon-ah! tunggu dulu…”

Ku dengar suara donghae, tapi aku tetap tidak menghentikan langkahku, aku malah semakin mempercepat  langkahku sengaja ingin mengerjainnya. hehe..

”Hey! mau sampai kapan kau berlari?” tanyanya sambil menahan tanganku.

Aku terkekeh karna melihatnnya kelelahan. ”Sampai kau tau bahwa aku mencintai mu..” aku tersenyum lalu melepas tangannya dan kembali berlari.

”YA!”

Aku semakin tertawa mendengar teriakannya.

 

Meskipun pada akhirnya aku tidak bisa hidup bersama namja yang kucintai, tapi aku merasa bahagia saat ini. aku merasa bahagia pernah merasakan dicintai oleh orang yang juga aku cintai, meskipun pada akhirnya dia pergi meninggalakanku tanpa alasan yang jelas, tapi aku tetap merasa berterima kasih pada mu eunhyuk oppa.

Meskipun pada akhirnya aku memilih untuk menjalin hubungan dengan namja yang belum aku cintai, tapi dia lah yang sudah menyadarkan ku dan dialah yang sudah membantu ku bangkit kembali. Dia juga mencintaiku dengan tulus, jadi aku akan mencoba membalas cintanya dan belajar untuk mencintainya.

 

Eunhyuk pOv

 

”Chagi-ya!” dapatku dengar suara donghae.

Rupanya mereka sudah menjalin sebuah hubungan…syukurlah.

 

Sedari tadi aku memperhatikan hyoyeon yang hanya duduk sendiri di taman tengah universitas, aku merindukannya, sangat merindukannya.

2 hari yang lalu aku  kembali kekorea, entah apa yang membuatku ingin kembali kesini, tapi tiba-tiba seperti ada jeritan seseorang yang benar-benar menyuruhku untuk kembali.Sejak pertama kali aku kembali kesini aku sudah terpikir untuk melihat keadaan hyoyeon, tapi… aku sama sekali tidak punya nyali, ya… aku memang lelaki yang payah.

Tadinya hari ini aku ingin menghampiri hyoyeon, ingin meluapkan seluruh rasa rinduku padanya.. tapi saat aku tau hyoyeon dan donghae sudah memilik hubungan, ku urungkan niat itu.

 

”Hey! kapan kau kembali kesini? kenapa tak pernah bicara pada ku?” tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak ku.

”Ah…Aku baru saja kembali…” aku mencoba tersenyum saat aku menyadari kalau orang itu adalah yunho.

”Sedang apa disini? Kenapa tidak menghampirinya?”

”Maksudmu?”

”Aku tau… pasti maksud tujuanmu kesini untuk mencari hyoyeon bukan?”

”Tidak juga..”

”Atau perlu aku panggilkan Hyoyeon dan Donghae?”

”Tidak perlu! lagi pula untuk apa?”

”Yunho Oppa!” bukankah itu suara hyoyeon?

”Hyoyeon-ah… ada apa? kenapa berlari?”

Semoga hyoyeon tidak menyadari kehadiranku. ”Aku pulang duluan ya Yunho..”

”Hey.. tunggu dulu.. mau kemana sih buru-buru?” Yunho langsung menarik mantelku. kenapa dia harus menahanku sih?

”Terima kasih Yunho hyung, kau sudah membuatnya berhenti berlari..” kali ini suara donghae terdengar.

 

Aduh… bagaimana kalau donghae dan hyoyeon menyadari kehadiranku? apa yang harus kulakukan?

”Apakah kita pernah bertemu?” tanya hyoyeon.

Aku tak menjawab apapun, namun aku sedikit mengangkat kepalaku dan dapat kulihat mata hyoyeon dan juga donghae kini menatapku.

”Ada apa denganmu?” tiba-tiba donghae berbicara dengan nada dingin, dia pasti marah padaku. ”Kau kembali kenapa tidak bilang?” dapat kurasakan sebuah jitakan mendarat dikepala ku, tunggu dulu… apa dia tidak marah padaku?

”Kau mengenalnya donghae? apakah aku juga mengenalnya?” suara hyoyeon kembali terdengar.

”Masa kau lupa… dia itu.. Hyungku!”

 

Author pOv

 

Deg!

Tiba-tiba hyoyeon merasakan seakan-akan detak jantungnya berhenti. ”Tenang hyoyeon, tenang.. kendalikan sikapmu..” bantinnya.

”Kau mengingatnya kan hyoyeon? Lee Hyuk Jae… Eunhyuk.. kau tidak lupa padanya kan?” tanya yunho.

”Mana mungkin aku lupa…” hyoyeon tersenyum kecil. Hyoyeon berjalan pelan mendekat kearah eunhyuk, lalu memeluknya. ”Aku merindukanmu… kenapa baru kembali?”.

Eunhyuk hanya terdiam tak percaya, dia pikir hyoyeon akan benar-benar membencinnya.

”Maafkan aku donghae, aku hanya ingin meluapkan rasa rinduku.. dan hanya sekali ini saja aku janji” batin hyoyeon lagi.

”Hyung, kau tidak mau memeluk hyoyeon? kau juga merindukannya kan?” ucap donghae menahan rasa cemburu.

”Aku…Aku juga merindukan mu hyo..” akhirnya eunhyuk membalas pelukan hyoyeon.

 

Beberapa saat kemudian hyoyeon melepas pelukannya, dan dia langsung kembali berdiri disamping donghae.

”Akhirnya kita berkumpul lagi… hanya saja..” hyoyeon tersenyum lalu menundukan kepalanya.

”Jessica…Aku juga merindukannya…”donghae merangkul hyoyeon.

”Ayolah… kalian baru berkumpul kembali masa sudah mau sedih-sedihan lagi? kita have fun dulu, lalu berikutnya pikirkan rencana untuk menemui jessica. mudahkan?” ujar yunho.

”Iya…Aku dengar jessica sudah punya pacar, namanya Onew. Onew itu teman ku.”  ucap eunhyuk pelan.

”Hyung! kau tidak bertemu aku selama 3 tahun jadi lemah ya? kenapa suara mu meghilang? kau bicara seperti perempuan saja..” protes donghae.

”Apa maksudmu? Coba jelaskan maksud ucapan mu tadi” hyoyeon langsung menatap tajam donghae.

”Aish… Tadi sedih-sedihan, lalu sekarang? bertengkar? kalian itu kenapa sih? sudahlah aku pergi saja.. aku duluan ya..” yunho langsung berjalan meninggalkan mereka bertiga.

 

Sesaat hening diantara mereka, tak ada yang berani memulai percakapan.

”Em… Bagaimana kalau lusa kita temui jessica?” ucap donghae.

”Lusa? bukannya kalian kuliah?” tanya eunhyuk.

”Kan kita bisa bolos, sesekali tak apa lah..” tak ada jawaban akhirnya donghae berteriak. ”Kalian bisa tidak? kenapa dari diam saja sih?”

”Ya… aku sih bisa.. lagi pula aku memang ingin menemuinya.” hyoyeon tersenyum kecil.

”Aku rasa aku tidak perlu ikut…” ucap eunhyuk pelan.

”Andwe!” teriak hyoyeon dan donghae bersamaan.

“Sekarang kalian mempunyai hobi yang sama ya? baiklah… aku ikut..” kesal eunhyuk.

”Oppa harus ikut.. supaya kita bisa membawa pulang jessica…” hyoyeon tersenyum pada eunhyuk.

”Maksudmu?” tanya eunhyuk bingung.

”Kan oppa pintar bicara… jadi oppa pasti bisa bilang pada orang tua jessica, supaya jessica bisa kembali ke korea!” hyoyeon memukul pelan lengan eunhyuk.

”Benar juga hyung! kau kan sangat pandai mengarang…”

”Kalian itu memuji ku atau menghina ku?” eunhyuk mendengus kesal.

”Hey.. aku lapar.. ayo kita makan..” usul donghae.

”Bukannya kau baru saja makan tadi?” tanya hyoyeon.

”Tenagaku habis karna mengejarmu tau!” donghae menjitak kepala hyoyeon.

”Ish…”

”Hyung kau yang bayar ya?!” donghae menepuk pundak eunhyuk.

”Apa? kenapa aku?”

”Kau kan habis menghilang… jadi kau harus memberi pajak kembalinya dirimu..”

”Kau ini… aku sedang tidak bawa uang..”

”Jangan bohong hyung!aku tau kau selalu membawa uang lebih tapi kau letakan di dalam mobilmu iyakan? aku tidak mau tau pokoknya kau harus mentraktir kami!” donghae menarik tangan hyoyeon.

”Bukannya harusnya kalian yang mentraktirku?kalian kan baru jadian… jadi seharusnya kalian yang mentraktirku!”

”Kalian itu… dari dulu masih saja sama, suka meributkan hal yang tidak penting! lebih baik aku pergi…” hyoyeon berjalan pelan meninggalkan mereka.

 

Donghae tadinya ingin mengejar hyoyeon, tetapi eunhyuk menahannya karna ada yang ingin diucapkan.

”Terima kasih kau sudah menjagannya…”

”Aku menjagannya karna itu kewajibanku. Hyung?”

”Apa?”

”Kau… masih mencintai hyoyeonkan?”

”….” eunhyuk diam, dia tidak tau apa yang harus ia katakan.

”Jika jawaban mu iya… tak masalah bagiku,karna mungkin hyoyeon juga masih memendam perasaan padamu..”

”Hae..”

”Sudahlah aku ada kelas sekarang aku pergi dulu ya hyung!” donghae langsung berlari menuju arah yang sama dengan hyoyeon.

”Mungkin aku memang masih mencintainnya, tapi… aku bukanlah namja yang tuhan ciptakan untuk mendampinginnya. Meskipun aku ingin memilikinnya.. tapi kau lebih pantas untuknnya…” bantin eunhyuk lalu melangkah menuju mobilnnya.

 

EPILOG

 

sudah 2 minggu eunhyuk,hyoyeon dan juga donghae menginap di apartmen jessica, ya.. karna mereka gagal membujuk orang tua jessica untuk membawa jessica kembali ke korea.

”Sica… kapan kau mau mengenalkan pacarmu? aku kan ingin mengenalnnya…” hyoyeon memanyunkan bibirnnya.

”Kenapa kau begitu penasaran sih? lebih baik kau urusi dulu donghae dan juga eunhyuk sunbae yang dari tadi teriak-teriak kelaparan!”

”Hyoyeon-ah… Apa yang kau masak? kenapa begitu lama? aku sudah benar-benar lapar…” rengek eunhyuk.

Donghae hanya diam sambil menatap masakan hyoyeon yang belum jadi.

”Ish… kalian itu bawel sekali sih! lebih baik kalian  masak sendiri! kalian bilang kalian minta masakan yang enak, masakan enak itu pasti lama jadinya!” kesal hyoyeon, hyoyeon langsung mendekati kompor, mencicipi makanan itu, mematikan kompor dan memindahkan masakannya yang telah jadi.

 

Setelah makanan dihidangkan, eunhyuk,donghae,jessica dan juga hyoyeon langsung mengambil posisi untuk makan.

”Sica, tak bisa kah kau memanggilku oppa? aku sudah menganggapmu sebagai adikku.. tapi aneh rasannya kau terus menerus memanggilku sunbae..” ujar eunhyuk.

”Bagaimana ya sunbae.. tapi…”

”Ayolah sica…”

”Iya oppa… kau puas? sudah makan dulu katannya lapar?”

Eunhyuk hanya tersenyum lalu mereka melanjutkan makan.

 

Hari sudah malam tapi hyoyeon masih diam dibalkon apartmen jessica sambil memandang bintang, tiba-tiba eunhyuk datang, dan memberikan jaket padannya.

”Kau bisa sakit…” ucap eunhyuk dan langsung berdiri disamping hyoyeon.

”Oppa…”

”Hmm?”

”Sebenarnya..kenapa waktu itu oppa pergi meninggalkanku?”

”….” eunhyuk hanya diam.. lalu menundukan kepalannya.

”Oppa…”

”Aku takut aku akan mati, dan tak bisa kembali padamu, kalau saja aku tau aku tidak akan mati… aku tidak akan meninggalkanmu..” eunhyuk terus menatap bintang, lalu ia tersenyum.

”Maksud oppa?”

”Biar waktu yang menjawabnnya…” eunhyuk langsung masuk lalu menutup pintu balkon membuat hyoyeon tak bisa kemana-mana.

”Oppa! Apa yang kau lakukan? cepat buka!” hyoyeon menggedor-gedor pintu balkon.

Eunhyuk hanya menjulurkan lidahnnya.

”Oppa!”

Karna kasihan melihat hyoyeon, akhrinnya eunhyuk membuka pintu balkon itu dan membiarkan hyoyeon masuk.

”Menyebalkan!”

”Apa?”

”Sudah pergi tanpa alasan yang jelas, lalu sekarang berniat mengunci ku” hyoyeon langsung pergi menuju kamar jessica.

Eunhyuk kembali ke balkon lagi-lagi ia menatap bintang. ”Kalau saja aku bisa memutar waktu, aku tak akan pergi meninggalkan mu hanya karna alasan yang konyol itu.. karna alasan konyol itu aku kehilanganmu.” eunhyuk tertawa kecil. ”Tapi setidaknnya aku masih bisa disampingmu meskipun hanya menjadi kakak mu..”

 

THE END

 

”Setidaknnya aku tidak kehilangan mu seutuhnnya..”-Lee Hyuk Jae

”Terima kasih sudah mencintaiku walau hanya sedikit..” – Lee Donghae

”Meskipun aku tidak memiliku mu,melihat senyummu sudah cukup untukku..”-Jessica Jung

”Memilik kalian adalah anugrah terindah dalam hidup ku.. terima kasih karna kalian masih berada disampingku sampai detik ini..” – Kim Hyoyeon

 

 

Selesai sudah FF ini!!! Gimana? mungkin jatohnnya Sad Ending ya? maaf ya.. atuhor gak bisa bikin happy ending ><

Tapi End-nya gak bikin kalian sedih kan? Meskipun Sad Ending tapi author udah berusaha bikin se happy mungkin tuh…

Author minta pendapat kalian tentang Chapter terakhir ini dong.. jangan lupa komen ya.. author tunggu loh komentar dari kalian. ^_^

Dont Forget To Leave Your Comment!

Tagged: , , , , , , ,

14 thoughts on “(FF) Tears – Part 10 (End)

  1. fenny andriani Desember 15, 2012 pukul 7:10 am Reply

    keren ending nya ..
    tapi eunhyuk gak jadian ama hyo unnie😦

    sequel donk🙂..

    • koreanfanfictland Desember 15, 2012 pukul 9:48 am Reply

      Hehe Gomawo^^
      Habis author gak dapet inspirasi kalo bikin endingnnya hyo sama hyuk >_<
      Aduh ? -_- gak janji ya ._.

      [ Jewels17 ]

  2. Dinny -->> EunHyolic Desember 16, 2012 pukul 5:13 am Reply

    Author aku butuh sequel >.<
    Ceritanya ngegantung nih:/ hyuk oppa kok blikan ma hyoyeon eonni,
    Sica juga malah jadian sama onew -.-
    Aduhhh I NEED SEQUEL -.- PLEASE😀
    Hehehehe😀
    Btw cerita bagus kok😀 (y)

  3. dysa relianaa Desember 16, 2012 pukul 8:02 am Reply

    Buaaat sequel dong.. Akhirnya haesica sama hyohyuk! Itu kasian banget di hyuk-nyaa… Tapi overall daebaaaak!!! Buat ff hyohyuk lagi yaaah.

  4. shahira Desember 21, 2012 pukul 9:58 am Reply

    kalo hyohyuk lagi bagus . happy ending sesuai gitu .

  5. Riska Desember 21, 2012 pukul 1:06 pm Reply

    Akhirnya muncul juga ni Ff..

    Endingnya keren, yahh kok nggak HyoHyuk dan HaeSica..
    Nggak apalah tetep keren,smpet nangis thor *alay*

    Sequel donk😀

  6. Amdn Eunhae Shipper Desember 23, 2012 pukul 3:44 pm Reply

    OMG!!! Author tercinta?!!!!
    Menurutku endingnya gantung u,u
    Kasiaan amatt nasib HaeSica. Klo HyoHyuk sih ada dikit bisa kebaca hubunganny. Tp tetep aja gk jelas. T.T
    Sequel ya thor!! Sampe kawin kek gitu. hehe
    Ayolah thor! Coba deh happy end. Mencoba hal baru gitu thor! Plissss…

  7. asha Desember 30, 2012 pukul 11:44 am Reply

    Lanjutin ffnya donk… Lgi seru”nya nhy… 1 sdh hbis stengahnya krna nangiis… Lanjut… !!!

  8. FR_ Januari 4, 2013 pukul 10:09 am Reply

    nyesek thor,,, omg,, gak sad tp gak happy juga for me🙂
    haesica yg sabar ya🙂
    hyohyuk luph u *reader sarap

    keep writing^^

  9. Putri sandewi juliani Februari 4, 2013 pukul 1:16 pm Reply

    Pengennya,,, endingnya hyoyeon bersatu sama eunhyuk!😦
    tapi ff nya ttp bagus kok….
    Daebak!!!

  10. diknafatsy Mei 26, 2013 pukul 5:51 am Reply

    Lanjut ke ff cry ya author ^^

  11. gita aulia Desember 27, 2013 pukul 10:04 am Reply

    Aigooo aku kira eunhyuk oppa meninggal T_T daebak thor ffnya nusukkk bangettt >.< Keep writing!!!😀

  12. Eka Putri Februari 17, 2014 pukul 2:51 am Reply

    Bagus cuman syank eunhyuk oppa g jdian sm hyoyoen eonni
    hancur hatiku

  13. Annisa September 14, 2014 pukul 1:31 pm Reply

    Akhirnya end, eh ada sequelnya kan? Aku baca sequelnya dulu ya author-nim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: