(FF) Fire Flower – Part 8


Fire Flower

Part 8

Fire flower pict1

Author: MyBlackTears

Main Cast: Donghae Lee, Jessica Jung.

Cast: Jonghyun Kim, Hyoyeon Kim, HyukJae Lee.

review from part 7.

” Jessica-ah, surat dari siapa itu? “ tanya Hyoyeon yang baru sampai sehabis membeli obat bunga.

“ oh, Hyoyeon-ah ini surat dari rumah sakit. katanya aku harus periksakan kembali tanganku.  “ jawab Jessica.

“ coba biar aku lihat.. “ kata Hyoyeon.

” ehm.. kau sudah lama tidak memeriksakan kembali tanganmu itu. besok kau harus pergi kerumah sakit dan periksalah tanganmu.. ” sambung Hyoyeon.

” baiklah kalau begitu. tapi.. bagaimana kalau setelah ku periksa ternyata keadaannya semakin parah? aku jadi tidak berani.. ” gelisah Jessica.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

” kau ini.. belum periksa saja kau sudah gelisah begitu. tenang saja aku yakin kau akan baik baik saja.. ” Hyoyeon menenangkan Jessica.

” kau benar.. ” jessica tersenyum.

Jessica POV.

” selamat pagi.. ada yang bisa kami bantu? ” sapa seorang suster yang tak sengaja ku tabrak.

” Maaf. aku benar benar minta maaf aku tak melihat mu tadi.. ” ucapku.

” tidak masalah. apa anda sedang terburu-buru? ” tanya suster itu.

” ne, aku sedang mencari Dokter Han .. aku sudah membuat janji dengannya. apa dia ada? ” tanyaku.

” Dokter Han seong jin? iya dia ada di ruangannya sekarang. kau bisa langsung kesana. lurus turus kesana lalu belok kiri, diruangan pertama. itulah ruangannya.. ” kata suster itu.

” maaf merepotkanmu. karna dokternya berbeda dengan dokter yang menangani lukaku dulu, aku jadi bingung harus kemana. gamsahamnida.. ” ucapku tersenyum. Suster itu pun tesenyum dan kembali bekerja.

” inikah ruangannya? ” aku sedikit ragu saat sudah berada di depan ruangan dokter Han.

” permisi.. Apa anda Dokter Han? ” tanyaku bertemu dengan seorang dokter lelaki yang ada diruangan itu.

” Jessica Jung ya? silahkan masuk. aku Dokter Han Seong jin. ” jawab Dokter itu.

” maaf Dokter aku sedikit telat dari waktu yang seharusnya.. ” kataku.

” itu bukan masalah. sekarang, aku akan memeriksa tanganmu itu. coba aku lihat.. ” Dokter itu membuka perbanku.

” Lukamu ini sudah membaik. sudah cukup baik. ” ucap Dokter Han.

” apa itu benar, dok? jadi bagaimana? ” tanyaku.

” lukamu ini sedikit membekas, hanya sedikit. aku akan memberikan sedikit obat untuk menghilangkannnya. dan perbanmu sudah bisa dilepas. ” jawab Dokter Han.

” mwo? perbanku sudah bisa dilepas? tapikan seharusnya.. ” aku sedikit tidak percaya.

” ya, memang lukamu ini sembuh lebih cepat dari yang diperkirakan Dokter pada awalnya bukan? kau sudah berusaha untuk melindungi lukamu ini. kau tidak perlu menggunakan perban lagi mulai hari ini. kau hanya perlu meminum beberapa obat untuk menghilangkan bekas lukamu dan untuk melindungi kulitmu yang tipis itu.. ” ucap Dokter dengan senyum.

” Neomu Gamsahamnida dokter. aku sangat senang dengan berita ini. sekali lagi terima kasih.. ” aku sangat girang mendengar ucapan Dokter.

” ini resep obatnya.. ” Dokter memberikan kertas resep obat padaku dan akupun pergi untuk menebus obatnya di apotik rumah sakit.

saat aku sedang berjalan menuju apotik, aku melihat Donghae sunbae sedang bersandar di tembok seperti sedang menunggu seseorang.

” Sunbae? sedang apa Sunbae disini? ” tanyaku.

” Jessica-ah? kau sudah selesai memeriksakan tanganmu? ” Tanyanya.

” ehm.. sudah. tapi dari mana sunbae tau aku periksakan tanganku hari ini? ” ucapku.

” tadi aku datang ke tokomu, tapi ternyata kau tidak disana. dan Hyoyeon memberitauku bahwa kau ke rumah sakit hari ini. ” jawabnya.

” jadi begitu ya. ” kataku.

” Jessica, tanganmu sudah tidak diperban? coba aku lihat.. ” ucap Donghae sunbae.

” ne. perbanku sudah bisa dilepas mulai hari ini.. lukaku sembuh lebih cepat dari yang seharusnya.. ” jawabku tersenyum.

” benarkah? syukurlah kalau begitu. Jessica-ah, aku ingin mengajakmu makan malam di restoran daegu besok malam. apa kau bisa datang? anggaplah ini untuk merayakan kesembuhan tanganmu itu.. ” ucap Donghae. Jessica tertawa kecil.

” iya iya.. aku pasti bisa datang. aku akan meluangkan waktu untuk sunbae. ” jawabku sambil tertawa kecil.

” baiklah. sekarang, aku antar kau pulang? ” tanya Donghae.

” Ne. Gomawo sunbae. ” senyumku.

***

” Yeoboseyo.. ” ucap Hyoyeon dalam telfon.

” Ne. Hyoyeon-ah, bisakah kau ketempatku sekarang? ” tanya Eunhyuk yang menghubungi Hyoyeon.

” ketempatmu? ” tanya Hyoyeon.

” ini nomor siapa?” ucap Hyoyeon dalam hati sambil melihat handphonenya untuk melihat siapa orang yang sedang menghubunginya itu.

” hah?! Eunhyuk?! ” sambung Hyoyeon dalam hati.

” Hyoyeon-ah!!! ” panggil eunhyuk dalam telfon.

” iya iya. aku mendengarmu dari tadi. memangnya ada apa? ” tanya Hyoyeon.

” sudahlah.. pokoknya sekarang aku butuh bantuanmu.. ” jawab Eunhyuk.

” sekarang kau dimana? cepat beri tau aku. ” kata Hyoyeon.

” sekarang aku di depan coffee shop gangweondo. ” jawab Eunhyuk.

” baiklah, aku akan segera kesana. ” ucap Hyoyeon. ia langsung menutup telfonnya dan segera pergi menemui Eunhyuk.

sesampainya Hyoyeon di coffee shop gangweondo, ia langsung turun dari bis dan berlari mencari Eunhyuk disekitar daerah itu.

” Hyukjae.. ” panggil Hyoyeon yang mencari cari eunhyuk.

” dimana dia sebenarnya.. kenapa tidak terlihat.. ” gelisah Hyoyeon.

” Hyoyeon-ah.. ” panggil Eunhyuk dari kejauhan sambil melambaikan tangannya. Hyoyeon berlari kearah eunhyuk dan langsung memeluknya.

” Hyoyeon-ah, apa kau baik – baik saja? ” tanya eunhyuk.

” aku khawatir sesuatu terjadi padamu. aku panik saat kau terburu-buru meminta bantuanku. ” ucap Hyoyeon sambil menangis dalam pelukan Eunhyuk.

” kau ini .. tidak perlu sepanik itukan?.. ” kata Eunhyuk menenangkan Hyoyeon.

” lalu sekarang, kenapa kau ada disini? kenapa kau meminta bantuanku? ” tanya Hyoyeon melepaskan pelukannya. Eunhyuk mengeluarkan tangan kirinya yang dari tadi disembunyikan. Rupanya serangkai bunga Tulip putih yang berada digenggaman Eunhyuk.

” aku ingin memberikanmu bunga ini. kuharap kau menyukainya.. ” kata Eunhyuk. Hyoyeon terdiam tanpa kata – kata.

” Eunhyuk! ” teriak Hyoyeon sambil menangis dan kembali memeluk Eunhyuk.

” sudah.. berhentilah menangis. Hyoyeon, sekarang aku mau kau mendengarkanku berbicara. ” kata Eunhyuk menggenggam kedua tangan Hyoyeon.

” beberapa menit sudah kita lewatkan, beberapa jam sudah kita lalui, beberapa hari indah kita nikmati. kita sering berjalan bersama namun tak ada yang kita sadari. bahwa kebersamaan kita selama ini membuat kita menjadi semakin dekat. sampai pada tiba waktunya, aku menyadari bahwa … aku menyayangimu. Hyoyeon-ah, maukah kau membalas perasaanku ini? .. ” ucap Eunhyuk pada Hyoyeon. Hyoyeon lagi – lagi meneteskan air matanya dan mulai menangis lagi.

” Lee Hyuk jae .. ” panggil Hyoyeon.

” ne.. ” kata Eunhyuk.

”  kenapa kau membuat aku menunggu selama ini .. aku juga menyayangimu. ” jawab Hyoyeon. Eunhyuk terkejut dengan jawaban Hyoyeon. Kini Eunhyuk yang memeluk Hyoyeon dengan sangat erat.

” Gomawo Hyoyeon .. ” ucap Eunhyuk dalam hati sambil memejamkan matanya. Eunhyuk mengendong Hyoyeon dan membuat Hyoyeon terkejut.

” Eunhyuk! turun! cepat turunkan aku.. ” kata Hyoyeon.

” aniyo! aku tidak akan menurukkanmu.. ” ucap Eunhyuk sambil tertawa. Eunhyuk membawa Hyoyeon bangku taman digangweondo dan menurukkannya.

” aduh, sial. tak kusangka kau seberat itu.. ” kata Eunhyuk.

” Mwo! apa yang kau bilang barusan?! hah?! berat? berat badanku ini hanya 46. ” jawab Hyoyeon.

” iya iya aku ini hanya bercanda. ” jawab Eunhyuk.

” Eunhyuk, kenapa kau bisa berkata seperti itu? sampai membawa bunga tulip putih secantik ini.. ” tanya Hyoyeon sambil menggenggam rangkaian bunga itu.

” Tentu saja karna perasaanku. ” jawab Eunhyuk.

” benarkah itu? ” tanya Hyoyeon lagi.

” iya.. aku juga tau kalau kau itu sudah lama menyukaiku bukan? ” tanya Eunhyuk.

” apa? apa maksudmu?? ” Hyoyeon sedikit panik dengan pertanyaan Eunhyuk itu.

” jangan berbohong dan berpura – pura begitu. aku mengetahui semuanya dari Nona Jung .. ” jawab Eunhyuk.

” Jessica? jadi dia memberitahukanmu semuanya?! Mwo?! benar – benar wanita itu. “ kesal Hyoyeon.

“ kau malu ya sampai hal itu diketahui olehku?.. “ Eunhyuk tertawa kecil meledek.

————————————

*FlashBack*

“ Siang Nona Jung, apa Hyoyeon ada? ” tanya Eunhyuk memasuki Toko Jessica.

“ Hyoyeon ya? ehm.. dia sedang keluar. mungkin baru kembali pulang nanti malam. “ jawan Jessica.

“ ah, Benarkah? nasibku tidak beruntung aku ingin memintanya untuk memilihkan bunga lagi. Saudara sepupuku baru saja menikah.. “ kata Eunhyuk.

“ bagaimana kalau aku yang memilihkan bunga itu untukmu? ” tanya Jessica.

“ Bisakah? “ ucap Eunhyuk.

~~~

“ wah.. Gomawo Nona Jung, bunga ini sangat indah. Biasanya aku minta dipilihkan bunga pada Hyoyeon, karna pilihan bunganya selalu disukai oleh keluargaku. ” ucap Eunhyuk tersenyum.

” oh ya eunhyuk, ada yang ingin aku bicarakan padamu. bisakah kau mendengarkannya terlebih dahulu sebelum kau pulang? ” tanya Jessica.

” ada apa? kenapa sampai harus dibicarakan sekarang? ” Eunhyuk penasaran.

” ini Tentang Hyoyeon-ah .. ” ucap Jessica.

“ Hyoyeon-ah? “ tanya Eunhyuk.

“ jadi begini … … .. “ pembicaraan berlanjut .. ..

“ .. .. .. .. “

————————————-

“ Begitulah ceritanya.. “ ucap Eunhyuk sambil tersenyum lebar pada Hyoyeon.

“ Kyaaa!!!! menyebalkan! ini mengesalkan! kenapa dia harus menceritakan semuanya?! apa lagi dia berbicara  soal di rumah singgah! menyebalkan! ” geram Hyoyeon. Tiba – tiba Eunhyuk menarik tangan Hyoyeon dan menggenggamnya.

” Hyoyeon-ah, kalau Jessica tidak memberitauku tentang perasaanmu itu, aku juga pasti tidak berani memberitahukan padamu tentang perasaanku.. karna sejujurnya aku takut kau tolak. ” ucap Eunhyuk. Hyoyeon tersenyum pada Eunhyuk.

***

Keesokan harinya, di Toko Bunga Jung.

” Selamat pagi dunia.. hari ini aku akan menutup toko dan mulai merangkai bunga lagi.. senangnya!!! “ teriak Jessica kegirangan.

“ Jessica-ah.. kau ini berisik sekali. inikan masih pagi, Nona .. “ kata Hyoyeon.

” maaf maaf hari ini aku sangat bersemangat. Toko yang suram ini akan aku buat kembali menjadi toko yang penuh keharuman Bunga bunga .. ” ucap Jessica.

” iya. kita harus berjuang yah.. dan sebelumnya sudahkah kau meminum obatmu? aku tidak mau melihat perban yang terbalut ditanganmu lagi.. ” kata Hyoyeon menasehati Jessica.

” Sudah.. tenang saja, aku tidak akan lupa kok. ” senyum Jessica. Hari itu, Jessica dan juga Hyoyeon menutup Toko untuk sementara dalam rangka untuk merapihkan Toko yang sempat terlupakan karna keadaan Jessica diwaktu lalu. Tak terasa baru sebentar hari sudah siang dan matahari sudah mulai terik.

” Hyoyeon-ah, tolong ambilkan Vas bunga yang ada disana. ” ucap Jessica.

” Ye.. ” jawab Hyoyeon.

” ini dia Vasmu .. ” sambung Hyoyeon.

” Gomawo. ” ucap Jessica. Jessica membersihkan Vas kesayangannya itu dan meletakkan bunga tiga tangkai lili putih didalamnya.

” Hyoyeon-ah.. ” panggil Jessica.

” apa lagi?!!! ” teriak Hyoyeon.

” kau ini galak sekali. aku hanya ingin memberitaukanmu aku harus keluar sebentar. nanti aku akan kembali. oke? ” kata Jessica.

” terserah kau saja. ” jawab Hyoyeon.

” Siang.. ” sapa Eunhyuk.

” nah, datang juga kau akhirnya.. ” kata Jessica.

” Eunhyuk? kenapa kau disini? ” tanya Hyoyeon.

” untuk menemanimu, aku menghubinginya dan memintanya kemari. Chukkaeyo!!! jangan lupa traktiran nya yah.. ” ucap Jessica sambil mengenakan jacket dan mantelnya.

” Traktiran apa?? ” tanya Hyoyeon.

” kau ini pelit sekali. akukan sudah membantu memperlancar hubungan kalian.. berbagilah sedikit. aku pergi dulu ya.. bye bye.. ” jawab Jessica tertawa kecil. Jessica pergi keluar Toko dadn pergi menuju Toko Bunga di flower shop center yang kebetulan sedang membuat bazar pada hari ini.

” Selamat siang Nona, apa ada yang anda cari? kami menyediakan berbagai macam jenis bunga disini. ” sapa seorang pelayang dari Bazar tersebut.

” terimakasih, aku akan melihal – lihat sekeliling terlebih dahulu. ” jawab Jessica. pelayann itu memberikan senyum dan pergi melayani pengunjung lain.

” Selamat siang menjelang sore Nona manis, maukah anda mengambil bunga ini? ” tanya seorang lelaki dengan baju pelayan toko dan mengenakan Topi yang menutupi wajahnya.

” Bunga Lili putih yang baru mekar. bagaimana bisa dimusim dingin begini bunga lili putih mekar seindah ini? ” kata Jessica dalam hati saat menatap bunga yang ditawarkan laki – laki itu.

” bunga ini indah sekali.. aku ingin bungan ini. ” ucap Jessica.

“ silahkan nona, kau bisa mengambilnya secara gratis. “ jawab lelaki itu.

“ gratis? tidak tidak, aku akan membayarnya. ” kata Jessica.

” itu tidak perlu karna bunga ini saya buatkan khusus untuk nona. ” ucap lelaki itu sambil membuka topinya.

” Jonghyun?! ” Jessica terkejut dengan kehadiran Jonghyun.

“ ba bagaimana bisa kau ada disini? “ tanya Jessica.

“ aku tau akan kesini.. makanya aku membeli bunga yang paling indah untukmu.. “ ucap Jonghyun.

“ dan selamat atas kesembuhan tanganmu ya.. ” sambungnya sambil tersenyum pada Jessica.

” Gomawo .. ” Jessica terlihat sangat senang.

” mau makan bersamaku? aku ingin bersama sebentar saja.. ” ucap Jonghyun.

” bagaiman ya … ” Jessica ragu – ragu. “

“ ayolah, Jessica. “ pinta Jonghyun.

“ baiklah. ayo kita pergi. “ jawab Jessica. Jonghyun dan Jessica pergi ke Family Koraoke bersama. mereka menghabiskan waktu dengan bersenang di berbagai tempat. Seusai dari Family Karaoke, mereka berdua melanjutkan nya dengan mendatangi Shop centre dan melihat lihat begitu banyak barang. Hari sudah mulai gelap, namun mereka berdua masih bersenang – senang bersama. Tempat terakhir, mereka mengunjungi Theater untuk menonton pertunjukan dari bintang senior idola mereka. Jessica bersenang – senang dengan Jonghyun tanpa menghiraukan waktu. Ia seperti tidak ingat dengan janjinya untuk makan malam bersama Donghae Hari ini. Hari sudah gelap, salju malam ini turun, waktu sudah menunjukkan pukul 21:18.

” bintang idola kita. apa kau masih ingat? waktu masih duduk dibangku Sekolah dasar, kita sering membicarakannya bersama. ” ucap Jonghyun.

” iya, aku masih ingat. bahkan saat kau merobek posterku karna kau menginginkannya. ” jawab Jessica sambil tertawa. Jonghyunpun ikut tertawa.

” astaga, tuhan! jam berapa ini? aku lupa. kenapa bisa lupa?? ” kata Jessica.

” ada apa, Jessica? ” tanya Jonghyun.

“ Jonghyun maaf, tapi aku harus pergi sekarang. ” jawab Jessica dan berdiri dari bangkunya.

“ Tapi Jessica, Bahkan Theaternya belum selesai kau sudah ingin pergi.. “ kata Jonghyun.

“ aku sudah tidak ada waktu lagi. Donghae sunbae sudah menungguku. aku lupa bahwa kami ada janji malam ini. aku sangat telat. ” ucap jessica.

” Donghae? Jessica dengarkan aku, kembalilah duduk dan menonoton theater ini bersamaku. kaukan sudah bilang iya saat aku ajak pergi bersama.. Donghae pasti sudah pergi, ini sudah larut malam.. ” kata Jonghyn sambil berdiri dari bangkunya dan menarik tangan Jessica untuk mempertahankannya untuk tidak pergi. Jessica terdiam dan berfikir sejenak.

” apa lebih baik aku tetap ada disini? lagi pula, ini sudah sangat malam pasti sunbae juga sudah pulang.. ”  fikir Jessica dalam hati.

” Aniyo! aku akan tetap kesana. meskipun sunbae sudah pulang. setidaknya aku sudah datang meski terlambat. ” ucap Jessica pada Jonghyun dan melepaskan genggaman Jonghyun. ia pergi meninggalkan bangkunya dan keluar dari Theater itu. Jonghyun hanya bisa menatapnya dari jauh.

” maafkan aku sunbae.. aku sudah melupakan janjiku padamu.. ” desah Jessica saat berada dalam bis umum.

Bispun berhenti di stasiun  pemberhentian. Jessica langsung turun dan berlari dengan payungnya karna Salju turun.

” Sunbae kau dimana? apa kau sudah pulang.. ” gelisah Jessica. ia mencoba memasuki restaurant dan mencari Donghae disana.

“ maaf Nona, tapi restaurant kami sudah tutup. “ ucap seorang pelayan restauran itu.

” apa? sudah tutup? kalau begitu terima kasih. ” Kata Jessica. Jessica keluar dadri restaurant dan menunggu di depan restaurant itu.

” Mianhaeyo, Sunbae-nim.. ” desah Jessica. Namun saat Jessica mengangkat payungnya, Ternyata Donghae ada dihadapannya.

“ Jessica-ah.. kau ada disini? “ tanya Donghae pada Jessica.

“ Donghae Sunbae? kau masih disini? “ ucap Jessica.

“ iya, aku baru saja pergi membeli Kopi disebrang sana. kenapa kau ada disini? inikan sudah malam.. “ kata Donghae. Jessica pergi mendekat ke Donghae dan meninggalkan payungnya.

“ Sunbae aku minta maaf. aku benar – benar bodoh .. bisa – bisanya aku lupa dengan janjiku sendiri. “ ucap Jessica.

“ Sudahlah.. mungkin kau terlalu sibuk untuk mengingatnya. mau bagaimana lagi, sekarang restauran nya sudah tutup. “ jawab Donghae sambil tersenyum pada Jessica. Jessica tertunduk dan mulai meneteskan air mata.

“ Mian .. “ desahnya. Donghae melepaskan Payungnya dan menggenggam kedua tangan Jessica.

“ Jessica-ah.. tidak perlu seperti itu. aku juga baik – baik saja. lain kali saja kita makan bersama. ” ucap Donghae sambil melepaskan genggamannya dan memeluk Jessica.

“ Sunbae, aku minta maaf. “ Jessica masih menangis.

To Be Continued ..

bagaimana komentar kalian? are you like this Post?^^

Gamsahamnida sudah membaca FF ini hingga di Part 8 ini ~

Tunggu part berikutnya yah..

Tagged: , , , , , , ,

4 thoughts on “(FF) Fire Flower – Part 8

  1. AliyaGorjesspazer Desember 26, 2012 pukul 8:42 am Reply

    yeyyy akhirnyaaa ada kelanjutannyaa jugaaa …
    I Verry Verry Like This Partt .. Momentt nyaaa kerasa bangett
    ,, mau itu Haesica atau Jongsicaaaa,,kerasa bangettt suerr!!
    Daebakkk Authorrr ,next part bnyakin moment nya yaaa,dan
    bikinnn moment mereka kerasaa bangettt lgii !!
    #Overr All Nicee FF
    #Next part cpet di post yaaa .. Ditunggu lohh
    #Hwaiting chingu ^^
    #I Love This Parttt😉

  2. Korean Fanfict Land Desember 26, 2012 pukul 1:39 pm Reply

    Gamsahamnida atas Komentarnya ya^^
    Author usahakan untuk segera memposting part selajutnya^^ ditunggu aja yah=D

  3. Riska Januari 2, 2013 pukul 3:47 pm Reply

    Akhirnya.keluar juga,
    Kayaknya bahagia semua nihhh
    Chukkaeyo HyoHyuk couple 😀

    Jessica eonni Jangan nangis donk, aku ikutan nangis nihhh😦😥

    Keren Thor,ditunggu lanjutannya yahh

  4. Devita Lazuardina Januari 3, 2013 pukul 8:44 am Reply

    bagus sekali….
    sekali2 buatin yg sooyoung SNSD donk… please….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: