(FF) Black Roses – Part 2


Black Roses

MyBlackTears

BlackRosesCover

Author: MyBlackTears

Main Casts: Lee Donghae, Jessica Jung

Other Casts: Im Yoona

Genre: Romance, Sad, Mystery

 

Fanfict ini hanya Author ketik ulang dengan penokohan yang Author rubah. FF ini author ambil dari komik berjudul “ Cinderella Dream “ komik bergenre sadly. dengan judul yang author ganti menjadi Black Roses dan tokoh yang author ganti menjadi Jessica, Donghae dan Yoona. Author harap kalian menyukainya.. Happy Reading^^

Chapter #2 –  ”  Bunga Yang Baru Mekar. ”

 

” Hai .. ” ucap Donghae.

” siapa? ” tanya Jessica dalam hati. Jessica menoleh kearah sumber suara.

“ Pagi yang cerah.. “ Donghae tersenyum.

“ Ah.. i.. iya.. Kenapa? “ tanya Jessica.

“ mm.. apa kau mau pergi bersamaku untuk pesta dansa the club nanti? “ tanya Donghae.

“ Mwo?!! “ Jessica terkejut.

“ Loh, kenapa? “ tanya Donghae lagi.

” Ah.. em em .. ” Jessica terbata – bata.

“ Ya ampun bodohnya aku ini, pasti sudah ada yang mengajakmu sebelum aku ya? “  Donghae merendah.

“ Seharusnya aku tau, Gadis secantik mu pasti … “ Sambungnya lagi.

” ah.. ng.. nggak,kok.. be..belum” kata Jessica.

“ Benarkah. ah kalau begitu … “ ucap Donghae.

 

Dilain sisi, ternyata seorang teman dari Yoona mendengar semua pembicaraan Donghae dan Jessica. Ia terlihat sangat kesal dan muak saat Jessica yang berhasil mendapat kesempatan spesial itu, bukanlah dirinya.

 

” APA!? . Donghae mau pergi bersama gembel itu !? ”  Bentak Yoona.

” Bedebah!! akan ku habisi gadis itu! akan ku habisi!! Aku bersumpah! ” Geram Yoona.

 

Dikantin sekolah

 

Jessica duduk sendirian di bangku kantin. Karena pribadinya yang pendiam, ia tetap saja nyaman meskipun ia duduk di tengah – tengah tempat yang suasana nya sangat ramai itu.

 

” Hai.. ” sapa Donghae yang membuyarkan lamunan Jessica.

” Donghae.. ” senyum Jessica.

“ Kitakan sudah jadi pacar. jadi boleh saja aku duduk didisini. “ kata Donghae.

“ Bo.. boleh kok. “ jawab Jessica. Donghae tiba – tiba menatap wajah Jessica.

” Waeyo? ” tanya Jessica dengan bingung.

” aku jadi malas makan. ingin memandangimu terus, bolehkan? ” ucap Donghae.

” andai bisa jadi makanan …  aku ingin bisa melewati bibirmu dan kau kunyah.. ” sambung Donghae dengan senyuman mautnya.

” Kenapa tiba – tiba makananku jadi sulit kutelan? ” Desah Jessica dalam hati mendengar ucapan Donghae.

” jessica, boleh aku main kerumahmu? ” tanya Donghae.

” apa?!! dia ingin ke gubuk tua itu? ” ucap Jessica dalam hati.

“ ja.. jangan! “ teriak Jessica.

“ kenapa? “ tanya Donghae.

“ ma..maksudku jangan sekarang, sebab keponakanku sedang ada dirumah dan kondisi rumah berantakan. “ jawab Jessica yang mencoba mencari alasan untuk menghindar.

“ oh, ya sudah deh. terserah kamu saja.. ” Senyum Donghae.

 

***

 

” begitulah, bu .. ” kata Jessica pada ibunya sebelum ia pergi tidur.

” bukannya ibu tak suka, tapi ibu pernah bilang mencintai anak – anak kaya itu hanya akan membuatmu sakit hati. ” jawab ibunya.

” Bagi mereka tak ada yang namanya cinta. semuanya tak lebih hanya permainan dan untuk bersenang – senang. merayu gadis gadis hanya untuk permainan. lalu, setelah puas, mereka akan campakkan begitu saja. ” sambung ucapan ibu. saat ibu sedang berbicara, tiba – tiba dilihatnya Jessica menangis.

” aduh Jessica, maafkan ibu kalau berkata seperti ini. bukan ibu mengecilkan kebahagiaanmu tapi.. ibu hanya tak ingin kau jatuh dalam kesedihan. sini .. ” ibu memeluk Jessica.

” ne, ibu bahagia kok. tapi jessica harus janji mau mendengar nasehat ibu ini. jangan pernah bertekuk lutut pada rayuannya. jangan pernah, putriku .. ” ucap ibu.

” mulut laki – laki itu berbisa mereka hanya menginginkan satu hal milik kita, kurasa Jessica tau itu. gadis gadis seumur Jessica biasanya baru menyadarinya setelah keadaan sudah sangat terlambat. jangan sampai itu terjadi pada Jessica, walau atas nama cinta. Jessica mengerti? ” sambung ibu panjang lebar sambil menenangkan Jessica.

” e, em .. ” Jessica berusaha menghentikan tangisannya.

” ayo, sekarang berdiri aku ingin melihat putriku. hapus air matamu agar kecantikanmu tidak pudar. ah, putriku sudah sebesar ini.. sudah bisa jatuh cinta.. ” kata ibu.

” Apa itu artinya aku sudah bisa menyusulmu sam? taukah kau sam, betapa pedih hatiku, ketika kita dipisahkan karena ulah anak anak kaya berpesta kau direnggut dan betapa terkutuknya kejadian itu.. Dan sekarang putri kita, menjalin cinta dengan salah satu dari mereka … ” Fikir ibu dalam hati membayangkan sam, suaminya.

 

 

Hari berikutnya, di sekolah.

 

” Hai.. ” sapa Donghae.

” Donghae.. ” Jessica tersenyum.

“ Kemarilah..ada yang ingin ku sampaikan padamu. “ kata Donghae.

“ apa itu? “ tanya Jessica.

 

—————————————Cupp————————————-

 

“ sudah ya, aku pergi dulu! ” Donghae kembali kekelasnya.

” ah.. itu.. itu tadikan.. ciuman pertamaku.. rasanya seperti banyak aliran listrik didalam tubuhku..” ucap Jessica dalam hati.

 

Saat Jessica masih memikirkannya, tiba – tiba Yoona datang dengan gegabah dan langsung mendorong Jessica kasar tanpa mengasihinya.

 

“ ahh!! “ Jessica berteriak.

“ Jauhi , Donghae! harusnya kamu ini tau diri! gembel sepertimu nggak layak bersama Donghae! bergaul denganmu hanya akan membuat baju kami kotor! “ Bentak Yoona.

“ Yoona, aku .. “ Jessica berusaha berbicara. Tapi justru Yoona menamparnya.

“ Kamu dengar tidak sih? Jauhi Donghae! Kami bisa lebih nekad dari  ini. ayahku donatur besar, aku sangat populer anggota the key club. siapa yang mau menolongmu?! “ kata Yoona. Jessica hanya terdiam dan mengangguk.

“ keterlaluan sekali gembel satu ini! setelah kutampar baru mengerti?! ” ucapYoona.

” kenapa.. kenapa aku tak bisa menyangkalnya.. ” desah Jessica dalam hati.

” habis.. yang dikatakannya memang benar.. ” Jessica menangis.

 

Jessica sangat terpukul saat kembali memikirkan ia di tampar oleh Yoona. Ya, dia memang menyadari jika ia bukanlah siapa – siapa di bandingkan Yoona yang sangat populer dan juga kaya. Namun apa ia salah jika ia jatuh cinta? Bukankah itu juga haknya sebagai manusia, pikir Jessica.

 

Ia terus berjalan menuju ke taman sekolah, dan ia merenung sendirian di sebuah ayunan.

 

Flash Back

 

”Di situ saja Jessica!!!”

 

BRAAAKKK!!!

 

”Ayah!!!”

 

Jessica langsung pulang ke rumahnya dengan isak tangis yang tiada henti. Ia mendapati ibunya yang sedang menjemur pakaian di halaman belakang rumahnya. Ibu Jessica memandang Jessica dengan tatapan bingung.

 

”Hiks.. Ibu..” ucap Jessica pelan.

“ jessica? kok sendirian? Ayah mana?” tanya ibunya.

“Ayah.. Ayah.. Ayah..”

“TIDAK!!!”

 

Ayah Jessica meninggal karena tabrak lari yang di lakukan oleh anak – anak konglomerat setelah pulang berpesta. Mereka semua pergi meninggalkan ayah Jessica yang masih tergeletak di jalan dan juga berlumuran darah. Ibu dan juga Jessica menghadiri pemakaman ayahnya dengan penuh kesedihan.

 

“Laki – laki tak berguna, bodoh. Lihat anakmu masih seumur ini sudah kau tinggal” gumam ibu Jessica sembari menangis. Ia mencoba tegar di hadapan Jessica.

 

Akhirnya mereka berdua kembali ke rumah, namun ibu masih dalam keadaan berduka. Sampai malam hari ibu Jessica terus menerus menangis di hadapan foto ayah Jessica. Jessica melihat ibunya sampai menangis karena ia tidak tega. Ia memilih untuk berlari ke kamarnya dan merebahkan diri di ranjangnya.

 

”Karena pita itu!!!” kesal Jessica.

 

Di tengah malam, di saat hujan turun dan petir yang terus membuatnya semakin takut, sebuah suara membangun kan Jessica.

 

”Jessica…”

 

Sebuah suara yang berhasil membuatnya terbangun dari tidurnya yang lelap. Dan ia kembali mendengar suara itu lagi.

 

”Hai, bangun putri cantik..” suara itu berlanjut.

“A-a-ayah..” gumam Jessica.

 

Karena kesedihan dan rasa bersalah, kekuatan bawah sadar Jessica pun muncul. Telepati yang menembus batas alam nyata.

 

“Bukan salah mu, jangan terus – menerus menyalahkan dirimu sendiri. Ok? Ayah akan menemani Sica, tapi jangan bilang siapa – siapa agar ayah tidak hilang. Jadi jangan sedih lagi putriku” ucap suara itu.

 

Jessica pun menyadari jika itu adalah suara ayahnya, ayahnya yang baru saja meninggal sore tadi.

 

End of Flash Back

 

”Tentu saja aku ga sedih lagi, kesedihan kan nama tengahku..” batin Jessica.

 

Hati nya semakin terpuruk ketika hidup memaksanya untuk terus mengalah demi orang lain. Semua orang dan semua hal yang ia sayangi harus ia tinggalkan tanpa bisa melawan.

 

 

To Be Continued..

 

inilah chapter kedua dari cerita Black Roses. terima kasih sudah membaca^^..

tunggu Chapter berikutnya yah~

 

#Note: Cerita ini hanya diketik ulang dari Komik berjudul ” Cinderella Dream” . Author hanya berharap cerita ini bisa menghibur ice fishies semua^^. jika menurut kalian castnya kurang banyak atau alurnya yang terlalu cepat atau cerita yang kurang bisa dimengerti, Author tidak bisa berbuat apapun. karena Cerita ini tidak ada yang Author rubah dari cerita aslinya yang dibuat oleh Sentimental Amethyst. Gamsahamnida=)

Tagged: , , , , ,

2 thoughts on “(FF) Black Roses – Part 2

  1. AliyaGorjesspazer Desember 26, 2012 pukul 8:54 am Reply

    nyesekk bacanyaaa.. Sicaaa Eonn kasiann,,kok ga ada yg
    belainn yaaa,,next part ada namja selain donghae tentunya
    yang belainn sica dan slalu ada di samping sicaa.. Yaaaa
    Chinguuu Jeballlllll ^^
    #Next part di tunggu bangettt
    #Hwaiting chingu😉

  2. Korean Fanfict Land Desember 26, 2012 pukul 1:35 pm Reply

    Gamsahamnida atas Komentarnya ya^^ untuk permintaan soal namja..
    ehm,,, Author usahakan yah. pasti ada namja yang akan belain Jessica kok^^ ditunggu aja yah=D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: