(FF) Fire Flower – Part 10


Fire Flower

Part 10

Fire flower pict3

Author: MyBlackTears

Main Cast: Donghae Lee, Jessica Jung.

Cast: Jonghyun Kim, Hyoyeon Kim, HyukJae Lee.

review from part 9.

” Sunbae, kau dan yang lain duluan saja ya. aku mau ke sana dulu. ada bunga yang bagus disana. sebentar ya.. sebentar saja. ” ucap Jessica.

” yasudah. cepatlah menyusul. kau tinggal mengikuti jalan ini dan menemukan batu besar. kami akan ada disana. ” jawab Donghae.

” Ne .. ” teriak Jessica.

Disaat Jessica Sedang asyik memetik beberapa bunga didekat Pohon besar itu, ia tak menyaka bahwa disebelahnya Jurang. Dengan hati – hati ia memetik bunga – bunga itu. Tapi saat bunga terakhir ingin di petiknya, Kakinya tersandung dengan akar pohon itu dan terjatuh kedalam Jurang itu.

” Aaa!!! ” Teriak Jessica terjatuh kedalam Jurang yang curam itu.

” Eunhyuk-ssi, apa kau mendengarnya? ada suara jeritan. ” tanya Donghae.

” Jeritan? tidak ada. ” jawab Eunhyuk.

” Donghae- ssi, kau jangan membuatku takut .. ini sudah mulai gelap. ” ucap Hyoyeon.

” atau.. hanya perasaanku saja.. ” Desah Donghae.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari sudah semakin gelap, namun Jessica tak juga muncul menyusul mereka. Donghae menoleh kekanan dan juga kekiri, berharap Jessica akan muncul.

” Donghae-ssi, kenapa kita tidak kembali berjalan? hari sudah mulai gelap. kita akan melewatkan matahari yang indah itu.. ” ucap Eunhyuk.

” kita tidak akan pergi jika Jessica belum muncul. kita akan tetap menunggunya disini.. ” jawab Donghae.

” tapi mengapa Jessica lama sekali ya? apa bunganya seindah itu sampai ia tidak mau menyusul kita?.. ” kata Hyoyeon.

Sementara itu Jessica yang terjatuh kedalam jurang tidak dapat naik keatas karna kakinya yang terluka.

” Tolong!! Sunbae!! aku disini!! ” Teriak Jessica meminta bantuan. namun karna itu hutan lama, jadi jarang penduduk melewati hutan itu.

“ bagaimana ini? aku harus bagaimana? sekarang sudah gelap, tapi aku masih terjebak disini. aku harus naik. akan ku coba.. “

Jessica mencoba menaiki Dinding jurang itu, namun ia terjatuh lagi. Tanah dinding itu licin, dan Jessica sedang terluka.

“ ahk.. aduh. sakit.. sakit sekali. Sunbae? sunbae.. tolong aku.. ” desah Jessica yang terjatuh.

“ jangan – jangan donghae sunbae sedang menungguku? ah… bagaimana ini. Handphone? iya handphone. dimana handphoneku?? ” Jessica merogoh kantungnya dan mencari Hp nya.

” mana? dimana Hp ku? hah?! aku lupa! Hpku kutinggal di Villa…. ?!! Aku ini bodoh sekali!!! ”

” Eunhyuk-ssi, Hyoyeon-ah, aku rasa kita harus kembali ketempat Jessica. ini sudah terlalu lama. aku khawatir.. ” ucap Donghae.

” mwo? kitakan sudah berjalan jauh.. ” kata Eunhyuk.

” kau ini berlebihan sekali. tempat masih dekat dari sini.. kita itu beru berjalan sedikit dari tempat Jessica itu! dasar! Jeongmal! ” omel Hyoyeon. Mereka bertiga berjalan kembali ketempay dimana Jessica mencari bunga itu.

” Jessica.. Jessica-ah.. ” panggil Hyoyeon. tak ada seorangpun yang mensautnya..

” Hyoyeon-ah, harusnya Jessica ada disinikan? kenapa sekarang aku tidak melihatnya?.. ” kata Donghae.

” iya. tadi dia memang ada disitu. “ jawab Hyoyeon.

“ Donghae, lihat! “ teriak Eunhyuk.

“ apa? ada apa? “ tanya Donghae mendekat.

” disini banyak sekali Bunga petikan.. tapi berantakkan sekali.. ” kata Eunhyuk.

” kau benar.. kalau begitu, artinya Jessica melempar semua bunga – bunga yang dia petik disini? dan ia pergi ketempat lain. ” ucap Donghae.

” bunganya hampir layu. tapi belum benar – benar layu, berarti dia meninggalkan bunga – bunga ini belum lama.. ” kata Eunhyuk.

” Sunbae, hati – hati. tidak jauh dari belakangmu ada jurang. kau harus hati – hati.. ” ucap Hyoyeon pada Eunhyuk.

” Jurang? apa? Jurang?!! ” Donghae tiba – tiba berteriak dan berdiri dipinggir jurang itu.

” Jessica-ah!!!! Jessica-ah!!! ” Teriak Donghae memanggil Jessica.

“ Donghae-ssi, ada apa? “ tanya Eunhyuk.

“ Jessica bukannya Membuang bunga – bunga itu, tapi bunga – bunga itu terlempar karna Jessica terjatuh ke jurang ini.. Jessica-ah!!! ” ucap Donghae.

” apa? kau benar. ” kata Eunhyuk.

” Jessica!! Jessica-ah!! ” panggil Eunhyuk Dan Hyoyeon.

” Suara itu? bukankah itu suara Donghae sunbae? dan itu suara Eunhyuk dan juga Hyoyeon? aku sangat mengenal suara – suara itu. mereka memanggilku..aku harus berteriak. ” kata Jessica.

” Sunbae!!!! Donghae sunbae!!! aku disini!! Hyoyeon-ah!! Eunhyuk-ssi!! Tolong aku!!! ” teriak Jessica.

” itu suara Jessica. Jessica ada di jurang ini. aku harus menolongnya. Jessica bertahanlah!! “ saut Donghae. Donghae loncat ke dalam Jurang itu untuk Menolong Jessica.

“ Jessica-ah, apa kau baik – baik saja? “ tanya Donghae pada Jessica. Jessica mencoba untuk berdiri.

“ aku baik – baik saja.. akh! “ Jessica kembali terjatuh.

” Jessica! ” Donghae menopang tubuh Jessica dengan tangannya.

“ kakimu terkilir ya? kau duduklah dulu. “ kata Donghae.

“ Donghae-ssi, bagaimana dengan Jessica? apa dia baik – baik saja? “ tanya Eunhyuk dari atas jurang.

“ Dia baik – baik saja. “ jawab Donghae.

“ dia baik – baik saja, itu jawaban Donghae. dasar wanita. kenapa cepat sekali panik… “ ucap Eunhyuk pada Hyoyeon.

“ bukannya panik! akukan khawatir pada Jessica!! “ jawab Hyoyeon.

“ iya, aku tau. tapi bukan berarti kau harus berkata “bagaimana dengan Jessica” sampai 20 kali di telingaku ini… “ kata Eunhyuk.

“ Bawel!! “ ledek Hyoyeon.

“ Eunhyuk-ssi, kau bawalah Hyoyeon kembali ke Villa. aku akan membawa Jessica keluar dari sini nanti.. kalian harus segera pulang. ini sudah gelap. “ ucap Donghae.

“ tidak. tidak mau. aku akan menunggu Jessica disini. ” teriak Hyoyeon.

“ iya. Donghae sunbae benar. Hyoyeon, kau harus pulang sekarang… jangan khawatirkan aku. ” kata Jessica.

” Yasudah. Donghae, berjanjilah kau akan kembli bersama Jessica dalam keadaan baik – baik saja..!! ” Teriak Hyoyeon.

” Iya!! tenang saja!! ” Jawab Donghae. Eunhyuk pun membawa Hyoyeon pulang kembali ke Villa karna Hari benar – benar sudah gelap. pada akhirnya, mereka tak melihat matahari senja di bukit itu.

” Sunbae, kakiku sakit sekali.. dan sekarang sudah gelap. bagaimana caranya kita keluar dari jurang ini.. ” desah Jessica.

” biar ku lihat dulu kakimu.. ” kata Donghae. Jessica memperlihatkan pergelangan kakinya yang luka itu pada Donghae.

” kakimu… berdarah. kenapa bisa? ” tanya Donghae.

” tadi kakiku tergores patahan dahan – dahan pohon.. ” jawab Jessica.

” Tunggu sebentar. ” kata Donghae. ia merobek kain bajunya untuk menutupi luka Jessica itu.

” sunbae, apa yang mau kau lakukan? itu tidak perlu. kakiku baik – baik saja. ” ucap Jessica.

” sudah, diamlah. ”

” Gomawo, Sunbae. lalu.. sekarang kita harus bagaimana? ”

” aku tau jalan keluar dari jurang ini. dari kecil aku selalu bermain di bukit ini. aku sudah sangat mengenal bukit ini. tapi, mungkin kita baru sampai di Villa tengah malam.. ”

” ap-apa? tengah malam? jalannya jauh ya? ya sudahlah. itu bukan masalah. ayo, kita jalan sunbae.. ”

Donghae dan Jessica mulai berjalan. Jessica berjalan dengan sedikit pincang, namun ia merasa masih bisa berjalan. karna mereka tidak bisa naik ke atas jurang, maka mereka memutar jalan. Maka dari itu kemungkinan mereka akan cepat sampai di Villa itu, sangat kecil.

Setelah berjalan sekitar  4 Kilometer, Jessica mulai kelelaha. Di rasanya Lukanya semakin sakit. ia hampir tidak kuat lagi berjalan.

” Sunbae, apa masih jauh? … ” tanya Jessica kelelahan.

” tidak terlalu jauh. Tapi, memang masih jauh. waeyo? ” tanya Donghae menoleh ke arah Jessica yang berjalan di belakangnya.

” kakiku sakit sekali.. sepertinya aku tak kuat berjalan lagi. ” jawab Jessica. Jessica terjatuh.

” akh.. sakit. kakiku.. ” rintih Jessica.

” Jessica! ” Donghae mendekat.

” kita tetap harus pulang. kalau begitu … ” Donghae menghadapkan punggungnya  pada Jessica.

” Naiklah.. aku akan menggendongmu. ” ucap Donghae.

” Ani. tidak usah.. istirahat akan membuat kakiku pulih kok. ” Jessica mencoba berdiri. Nmun, terjatuh lagi.

“ kakimu belum pulih, Jessica! cepat naik ke punggungku. “ kata Donghae. Jessicapun tak punya pilihan. ia naik ke punggung Donghae dan di gendongnya.

“ maaf merepotkanmu, sunbae.. “ desah Jessica.

“ sudahlah.. kita harus melanjutkan berjalan. ” jawab Donghae.

Mereka melanjutkan perjalanan dengan Donghae yang menggendong Jessica. Setelah lama berjalan, jalan raya mulai terlihat.

” Jessica-ah, kita sudah hampir sampai.. lihatlah! ” ucap Donghae.

” Jessica? ” Rupanya Jessica tertidur karna kelelahan. Donghae tersenyum.

” Dasar, wanita. baru berjalan sebentar saja sudah kelelahan. bahkan sudah kugendong, tapi malah ketiduran.. hah.. ” desah Donghae sambil tersenyum.

Donghae dan Jessicapun akhirnya sampai di Villa itu. Pukul sepuluh malam mereka sampai. untungnya tak sampai tengah malam. Rupanya Hyoyeon dan Eunhyuk menunggu mereka berdua didepan gerbang Villa.

” Jessica-ah! Donghae sunbae! akhirnya kalian sampai juga.. aku sudah khawatir denganmu, Jessica.. ” ucap Hyoyeon.

” sststt! Jessica tertidur. kau jangan berteriak dulu.. aku rasa dia kelelahan. ” kata Donghae.

” benarkah? apa sesuatu terjadi padanya? ” tanya Hyoyeon.

” kakinya sedikit terluka, aku hanya menutup luka itu dengan kain. Tapi belum ku obati, bisakah kau mengomatinya.. ? ” ucap Donghae.

” Tentu. ” jawab Hyoyeon.

” sepertinya kalian berjalan sangat jauh, sampai – sampai Jessica tertidur begitu. ” kata Eunhyuk.

” aku ingat jalan di sekitar jurang itu. karna dibawah jurang itu ada sungai yang sering kudatangi dulu. ” jawab Donghae.

” Tapi syukurlah kalian sudah sampai. kami bilang pada bibimu kalau kau dan Jessica sedang berjalan – jalan sebentar. ” kata Eunhyuk.

” ehm.. ah.. ” Jessica mulai terbangun dari tidurnya.

“ ini dimana? kenapa gelap sekali? “ tanya Jessica.

“ bukalah matamu. kalau kau meram terus bagaimana tidak gelap? ” ledek Donghae.

“ hah? Sunbae? kita sudah sampai di Villa ya? maaf, aku sampai ketiduran sementara kau mencari jalan. “ kata Jessica.

“ memang seharusnya kau minta maaf. cepat turun. ” jawab Donghae. Jessicapun perlahan turun dari gendongan Donghae.

“ Jessica-ah, aku sangat senang kau baik – baik saja. kau terluka ya? “ tanya Hyoyeon.

“ ah.. tidak. hanya luka kecil saja. tidak perlu di khawatirkkan.. ” kata Jessica.

” masuklah kedalam. meski luka kecil tetap harus diobatikan.. ” ucap Donghae.

” iya. iya.. ” jawab Jessica.

Jessica segera berjalan masuk kedalam dengan dibantu Hyoyeon. Dengan baju yang kotor dan luka itu, Jessica tidak mungkin menemui bibi terlebih dahulu. Jadi, ia dan Hyoyeon langsung kembali ke kamar. dan membersihkan lukanya. Donghae dan Eunhyuk tak mungkin mengikuti Jessica dan Hyoyeon masuk kekamar mereka, meski sebenarnnya Donghae sedikit khawatir dengan lukanya itu. Donghae pergi kekamarnya untuk membersihkan badannya dan langsung beristirahat. Sementar Eunhyuk pergi ke ruang utama, mengambilkan obat yang diminta Hyoyeon untuk Jessica.

Donghae POV, di kamarnya.

” ah.. lelah sekali. sebenarnya aku sudah sangat merindukkan warna langit saat matahari terbenam dibukit itu. Tapi Jessica malah terjatuh. merepotkan ku saja … ” Desahku saat berbaring di ranjang.

” tapi.. ”

” entah kenapa aku bisa se khawatir ini padanya. padahal, kalau aku tega, aku akan meninggalkannya pulang. atau.. memanggil seseorang untuk menolongnya. itu bisa sajakan?! ”

” ya sudahlah.. kenapa juga aku harus pusing – pusing memikirkannya. ”

Jessica POV, dikamarnya bersama dengan Hyoyeon.

 

            ” Hyoyeon-ah, aku minta maaf ya.. aku sudah mengacaukan hari ini.. ” ucapku pada Hyoyeon.

” kau ini.. kitakan sudah kenal lama. kenapa harus berkata seperti itu?.  justru kalau aku tak mengkhawatirkanmu, itu aneh.  kau itu teman terbaikku.. ” jawab Hyoyeon. aku tersenyum.

” aduh, kenapa Eunhyuk lama sekali mengambil obatnya.. ” desah Hyoyeon.

Tok Tok .. Eunhyuk mengetuk pintu.

“ Hyoyeon, ini obatnya. cepat bukakan pintu. “ teriak Eunhyuk.

Hyoyeon datang membukakan pintu. Eunhyuk masuk kedalam, namun dihalangi Hyoyeon.

“ mau kemana kau? “ tanya Hyoyeon.

” kemana? tentu saja kedalam. akukan harus menaruh obat ini. aku akan membantumu. ” ucap Eunhyuk.

” Tidak usah!! aku bisa sendiri! ” Hyoyeon menutup pintu kamar.

” Hyoyeon-ah, ada apa? ” tanyaku mendengar bantingan pintu itu.

” ah.. hahah, tidak. hanya Eunhyuk yang membawakan obat ini. ” jawab Hyoyeon. ia membantuku mengobati luka yang membuatku sulit berjalan itu. Setelah itu ia kembali kekamarnya dan akupun berbaring untuk segera tidur.

Keesokkan harinya..

 

” Pagi bibi.. ” sapa Jessica saat bertemu bibi Donghae di ruang utama Villa.

“ oh, pagi Jessica. wajahmu sangat segar. apa kau cukup istirahat kemarin malam? “ tanya bibi.

“ tentu, bi. tidurku sangat nyenyak kemarin.. ” jawab Jessica.

” ahjumma, apa sarapannya sudah siap? aku ingin makan. rasanya lapar sekali.. ” ucap Donghae menghampiri bibinya.

” kau sudah bangun rupanya. kalau kau sudah lapar, pergilah ke dapur. ahjumma sudah memasakkan sarapan untukmu dan teman – temanmu.. ” jawab Bibi.

” baiklah. eh? Jessica-ah, kenapa kau ada disini? kukira kau masih tidur. ” kata Donghae.

” tidak.. aku merasa sudah cukup istirahat. ” jawab Jessica.

” oh iya, bagaimana kemarin? ” tanya bibi.

” kemarin apa ” Donghae bertanya sambil mengambil segelas air.

” kemarin waktu di bukit.. kalian berdua lebih lama dari yang ku perkirakan. bahkan Hyoyeon dan Eunhyuk pulang lebih awal dari kalian. apa saja yang kalian lakukan disana? apa kalian sedang melakukan… semacam kencan? begitu? ” kata Bibi. Donghae tersedak karna ucapan bibinya itu.

” Sunbae, kau baik – baik saja? ” tanya Jessica.

” iya iya aku baik baik saja. Tapi Bi, apa yang bibi katakan tadi? Kencan? omong kosong. sudahlah, aku mau pergi keluar saja. ” jawab Donghae.

” Hey, Lee. katanya mau sarapan dulu.. ” kata Bibi.

” nanti saja… ” jawab Donghae.

” apa?.. Omong kosong ya..? ” desah Jessica dalam hati.

” jadi bagaimana? apa kemarin kencannya sukses? ” tanya Bibi.

” ah.. bibi. kami tidak kencan. hanya ingin disana sedikit lebih lama. ” jawab Jessica.

” ya.. mungkin karna Donghae merindukan bukit itu dan kau menyukai bunga – bunga disana. jadi, kalian lebih betah disana ya.. ” kata Bibi sambil tersenyum.

Donghae berjalan menuju lapangan basket di Villa bibinya itu. Rupa nya ada Eunhyuk yang sedang bermain basket disana.

” Donghae-ssi, ada apa? kenapa wajahmu muram begitu.?” tanya Eunhyuk.

” Tidak, tidak ada apa – apa. kau sendiri? kenapa bermain basket sendirian disini? ” kata Donghae.

” ingin menghibur diri. kenapa? kau mau ikut bermain. ini! ” Eunhyuk melempar Bola basket pada Donghae. Donghae berlari ke arah ring dan memasukkan bola itu.

” Kencan? apa mungkin akhirnya itu terjadi.. ” Desah Donghae dalam hati.

” Tembakan yang bagus. sedang emosi hah? ” ucap Eunhyuk.

” entahlah. bahkan dengan diriku sendiripun aku tak mengerti.. ” jawab Donghae.

” Eunhyuk-ah.. ” panggil Hyoyeon mendatangi Eunhyuk.

” hoh? ada Donghae disini? Eunhyuk, mau pergi mencari makan diluar? “ tanya Hyoyeon.

“ ayo. aku mau. kita pergi sekarang? ” kata Eunhyuk.

” Ne.. ” jawab Hyoyeon.

” tunggu sebentar. bibiku sudah memasakkan makanan untuk kalian. kenapa kalian malah mencari makanan diluar..?! ” ucap Donghae.

” ada yang ingin kami bicarakan berdua.. heheh kau makanlah sana! bibimu mencarimu. Jessica juga sedang makan disana.. ” kata Hyoyeon.

” sudah dulu ya.. kalau kau mau, menyusulah dengan Jessica. ” kata Eunhyuk.

” ah.. sudah sudah! sana kalian pergi! ” ucap Donghae.

Donghaepun berjalan kembali ke Villa.

” Donghae, akhirnya kau kembali. cepat duduk an ambil makananmu. ” ucap bibi.

” memangnya aku anak kecil! bibi tak usah mengaturku.. ” kata Donghae.

” Yasudah bibi tinggal dulu ya.. bibi harus kembali ke kebun untuk melihat bunga – bunga yang harus dikirim hari ini. ” Bibi tersenyum pada Jessica. Dimeja makan sekarang hanya Donghae dan Jessica saja. Tapi mereka tak berbicara apapun. tiba – tiba Hp Donghae berdering.

” Oppa!!!!!! ” Teriak orang yang menghunginya itu. Donghae sangat terkejut dengan teriakkan itu. ia melihat layar handphone, tapi nomor yang menghubunginya itu tak ia kenali.

” Nuguya?! kenapa mengagetkanku?! ” bentak Donghae.

” oppa, ini aku Kim ha na. masa tidak ingat?… ”

” Kim Ha na? siapa? ”

” temanmu masa kecil. akukan Fansmu dari kecil !! masa oppa tidak ingat.. ”

” o.. Ha na?! iya iya aku ingat. dulu kita sering sekali bermain bersama bukan? aku menggendongmu karna permohonan terakhirmu sebelum aku pergi ke Seoul kan?.. ” kata Donghae. Jessica hanya menatap Donghae sambil menikmati makanannya itu.

” iya!! aku dengar sekarang kau sedang ada di Villa bibi?.. wah!! aku senang sekali aku akan menghampirimu kesana Besok.. ” ucap wanita bernama Ha na itu.

” apa? besok? kau akan kesini? “ tanya Donghae.

“ Tentu saja!!!  “ jawab Ha na.

To Be Continued..

Tunggu part 11 untuk membaca kelanjutannya ya^^

Gamsahamnida=D –MyBlackTears-

Tagged: , , , , , , ,

4 thoughts on “(FF) Fire Flower – Part 10

  1. fanz Januari 15, 2013 pukul 11:02 am Reply

    Anyeong thor Saya reader baru. FF keren. Saya minat wtk haesica daebak!!! penasrn part kelanjutannya. NEXT…

  2. gorjessice Januari 15, 2013 pukul 1:51 pm Reply

    Lanjutt

  3. Wati sone Januari 16, 2013 pukul 2:41 am Reply

    Thour lnjtny jngn lm” y pensrn nich

  4. ulfaaa Januari 17, 2013 pukul 8:17 am Reply

    lanjuut thor, tapi jangan lama2😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: