(FF) Cry – Part 2


“Cry”

My second mistake..

(Sequel Tears)

 cry2_副本

Author: Jewels17.

Genre: Sad,Romance,Friendship.

Main Cast: Eunhyuk, Hyoyeon.

Cast:  Donghae,Jessica.

Note: Sequel FF Tears. Di cerita ini mereka semua (yang ada dalam cast) bukan lah artis a.k.a member boyband maupun girlband. di FF ini mereka hanyalah orang biasa.

 

***

Review Part 1

 

”Hyoyeonie…” apa yang harus aku lakukan sekarang? membiarkanya pergi atau aku harus mengejarnya?

”Kim Hyoyeon!!!” teriakku sambil menangis. ”Aku sama sekali tidak  pernah merasa terbebani dengan perasaan mu hyo.. aku membutuhkan mu sekarang.. kembali lah..” tangisan ku semakin pecah.

 

Flashback End

***

 

Hyoyeon pOv

 

Setelah kurang lebih 7 bulan aku tinggal di Incheon dengan seorang bibi yang memang baru aku kenal.

”Kau mau pergi sekarang Hyoyeon-ah?” tanya bibi saat dia melihat aku sedang menggunakan sepatu dan juga mambawa tasku yang berisi baju-baju ku.

”Ne,Aku rasa ada beberapa hal yang harus aku urus di Seoul.” aku pun langsung berdiri saat aku sudah selesai menggunakan sepatu. ”Neomu Khamsahamnida ahjumma.. kau baik sekali”

”Tak usah sungkan.. jika kau ada waktu, kembali lah kemari..” bibi tersenyum padaku.

”Baiklah aku pergi sekarang ya.. Annyeong~” aku membungkukan badanku lalu pergi untuk naik bis menuju Seoul.

 

Seoul

 

Rindu juga aku dengan kota ini, keseharian ku yang biasanya selalu aku lakukan disini bisa aku lakukan lagi mulai hari ini. Entah kenapa tiba-tiba saja aku merasa tidak baik jika terus menerus menghindari kenyataan yang harus aku terima. Setelah kembali sampai dirumah aku langsung merapikan baju-bajuku dan langsung merebahkan tubuh di atas ranjangku.

”Huaaa… lelahnya..” baru saja aku menutup mataku ponselku berdering.

 

Oh baby U make me cry yeah
Oh baby U make me cry yeah
Oh baby just tell me why yeah
Oh baby U make me cry yeah

( MBLAQ – CRY )

 

“Yeoboseyo..” jawabku malas.

“Hyoyeon-ah!!”

Aku sangat terkejut dengan suara yang kudengar, aku langsung melihat layar ponselku untuk melihat panggilan dari siapa yang masuk “Gyuri-ah? Tumben kau menghubungi ku, Waeyo?”

“Kemana saja kau ha? berkali-kali aku mencoba menghubungi mu, tapi tak pernah ada jawaban”

“Mianhae.. aku baru saja keluar kota dan baru kembali hari ini.. saat aku pergi aku lupa membawa charger jadi ponsel ku lowbat” aku berbohong, sejujurnya aku yang sengaja mencabut batrai ponselku supaya tak ada panggilan yang mengganguku.

“Kau masih mau mengikuti kelas dance kan?”

“Tentu saja!”

“Kalau begitu cepat kemari!” teriaknya lagi.

”Iya-iya!.. aku akan segera kesana..” aku langsung menutuskan panggilan. dan langsung saja aku memasukan segala sesuatu yang perlu dibawa untuk kelas dance kedalam tas dan segera melesat menuju tempat kursus dance tepatnya Winners Dance.

 

Winners Dance

 

Sesampainya disana aku langsung berlari menuju kelas yang biasa aku gunakan, dan aku tau aku sudah terlambat.

”Annyeong.. Mianhae, aku terlambat.” ucapku sambil mengatur nafasku.

”Lebih baik kau cepat mengambil posisi Hyoyeon-ssi..” ya seperti itulah guru dance ku, jika dia sudah marah dia pasti akan memanggil dengan panggilan formal.

 

Beberapa jam kemudian kelas selesai, aku dan gyuri keluar dari kelas bersama.

”Gyuri-ah, kau mau pulang bersama ku?” tanya ku.

”Anni, Aku mau bertemu seseorang..”

”Siapa dia? namjachingu-mu ya??” godaku.

Dan kulihat dia hanya tersenyum malu.

”Oppa!” teriak gyuri, dan bisa kulihat ada sesosok namja yang memasuki winners dance, tapi.. namja itu nampak familiar untuk ku.

 

DEG!!

Detak jantungku serasa berhenti saat ternyata aku melihat sosok namja itu dengan jelas.. dia…. Eunhyuk oppa.

”Hyoyeon, kenalkan dia namjachinguku..” ucap gyuri padaku.

Aku harus bagaimana? Tidak mungkin aku pura-pura tidak mengenalnya. ”Sudah dulu ya Gyuri-ah.. Aku..aku ada urusan.” aku langsung keluar dari winner dance.

 

Bagaimana bisa? Aku pergi supaya tidak bertemu dengannya.. tapi kenapa aku bisa bertemu dengannya lagi? Dan sekarang… ya, dia sudah memilik yeojachingu yang merupakan teman dekatku. Dulu, sahabatku menyukai namja yang mnyukaiku, dan sekarang aku masih mencintai namja yang ternyata pacar dari teman dekat ku. Apa kah ini nasib ku? Ah… Kepalaku..sakit, sakit sekali..

 

DUK! *sound effect macam apa ini? -_-*

 

Eunhyuk pOv

 

Bagaimana bisa gyuri kenal dengan hyoyeon? Suara apa itu? aku langsung keluar melihat apa yang terjadi, Aigoo! Hyoyeon!

“Hyoyeon-ah!” teriak ku panik saat kudapati hyoyeon terjatuh.

“Hyoyeon-ah!! Gwenchana? Bangun  hyoyeon-ah! bangun!” teriakku lagi saat aku sudah menangkap hyoyeon sambil mengguncang tubuhnya. Akupun langsung membawanya masuk kemobilnya dan berniat untuk membawanya kerumah sakit.

“Oppa, kau mau kemana? kelasmu akan segera dimulai!” teriak gyuri.

”Mianhae, tolong katakan aku ada urusan jadi akan datang terlambat.” aku langsung masuk kedalam mobil.

”Oppa! Ada hubungan apa kau dan hyoyeon?” tanyanya dengan nada tinggi.

Aku tak berniat untuk menjawab pertanyaan semacam itu, aku langsung menjalankan mobilku dan menuju rumah sakit secepat mungkin.

 

Car

 

Tuhan.. kumohon jagalah hyoyeon.. jangan biarkan ia sakit.. ku mohon.. sungguh aku sangat panik saat ini, aku tidak fokus menyetir, sesekali aku melihat keadaan hyoyeon berharap dia sadar.. Hyoyeon tolong sadar dan katakan padaku bahwa kau baik-baik saja.. Kumohon..

 

Hospital

 

Saat sampai aku langsung membawa hyoyeon kedalam rumah sakit.

”Suster, tolong bantu dia..” ucap ku panik.

”Baiklah, kalau begitu kita harus membawanya ke UGD” suster itupun langsung menunjukan arah ruang UGD.

Akupun langsung membawa hyoyeon mengikuti suster itu. Tuhan kumohon jangan ambil hyoyeon…

”Dokter, tolong obati wanita ini.. kumohon” ucapku setelah membawa hyoyeon kedalam ruang UGD.

”Saya akan mencoba sebisa saya” dokter itupun langsung masuk kedalam ruang UGD.

Aku mencoba masuk, aku ingin ada disamping hyoyeon saat ini.

”Maaf tuan, anda tidak masuk.” suster itu langsung menutup pintu. Aku hanya ingin ada disampingnya apakan itu hal yang salah?

 

Akupun langsung duduk menunggu dokter atau suster keluar dari ruang UGD, tapi tak satupun ada orang yang keluar, sebenarnya apa yang terjadi dengan hyoyeon?

 

Tiba-tiba ada seorang dokter keluar dari ruang UGD, aku pun langsung menghampirinya.

”Bagaimana keadaanya dok?”

”Apakah anda keluarga pasien?”

”Aku, aku bukan keluargannya. tapi hanya aku yang dekat dengannya. Orang tuanya sudah lama pergi”

”Baiklah kalau begitu ikut saya”

Aku pun mengangguk dan berjalan mengikuti dokter.

 

Doctor Room

 

Akupun langsung duduk dikursi hadapan dokter.

”Jadi, dia baik-baik saja kan dok?”

”Maaf sebelumnya, tapi apakah pasien pernah mengalami benturan pada kepala sebelumnya?”

Aku berpikir sebentar. ”Iya, dia pernah mengalami kecelakaan sebelumnya”

”Aku rasa ada saraf yang putus, tapi secara fisik dia baik-baik saja..”

”Syukurlah, apakah aku sudah bisa menemuinya?”

”Ya, kau bisa menemuninya. dia memang belum sadar, tapi pasien baru dipindahkan kekamar nomor 82”

”Baiklah, Khamsahamnida dok” aku membukukan badan dan langsung keluar dari ruangan.

 

Akupun langsung berlari mencari kamar nomor 82 tempat hyoyeon dirawat.

 

Room 82 (Hyoyeon room)

 

”Hyoyeonie!” ucapku saat aku sampai didepan pintu.

”Kapan kau sadar hyoyeon.. aku sangat khawatir padamu…” ucapku sampai menggenggam tangan hyoyeon.

 

Apakah ini salah ku? Apakah ini merupak kesalah keduaku ang telah aku lakukan pada hyoyeon? Bagaimana bisa hyoyeon kenal dengan Gyuri? Tuhan… jika ini memang kesalahan keduaku, kumohon berikan aku kesempatan untuk memperbaiki semua ini..

”Sunbae..”

”Hyoyeon-ah.. kau sudah sadar?”

”Ne, Bagaimana dengan donghae?”

”Donghae? memangnya apa yng terjadi dengannya?”

”Aku bisa ada disini karna tadi aku dan donghae kecelakaan kan sunbae?”

Tunggu dulu, mungkinkah? Dia juga memanggilku sunbae dan bukannya oppa.. tidak, tidak mungkin hyoyeon lupa ingatan… ya ini tidak mungkin.

”Hyoyeon!” teriak seorang yeoja.

”Gyuri-ah? Bagaimana kau tau aku disini?” tanya ku.

”Sudahlah itu tak penting oppa, bagaimana keadaanmu hyoyeon?”

”Mianhae, apakah aku mengenalmu?” tanya hyoyeon, mungkin hyoyeon hanya sedang berpura-pura.

”Hyo, apakah kau baik-baik saja? kau benar-benar tak ingat siapa aku?”

”Apakah kita pernah bertemu?”

”Hyoyeon.. Aku ini Gyuri, Kau benar-benar tak mengingat ku?” gyuri sesekali melihat kearahku.

”Mianhae, tapi aku benar-benar tak ingat aku pernah mengenalmu..”

”Tunggu biar aku cari dokter.” aku langsung berlari keluar untuk mencari dokter.

 

Setelah mendapatkan(?) dokter aku langsung kembali kekamar hyoyeon dan langsung meminta dokter memeriksa keadaannya.

”Pasien mengalami amnesia, mungkin karna benturan untuk kedua kali yang terjadi dikepalanya.” ucap dokter itu. (posisi agak jauh dari kasur hyoyeon)

Aku tak tau harus berkata apa,hal yang dulu sangat aku takut-kan benar-benar terjadi sekarang, dan lebihnya lagi, tak ada donghae dan jessica disamping hyoyeon. ”Tapi masih ada kemungkinan dia akan ingat semuanya kan dok?” tanya ku.

”Masih ada kemungkinan bagi pasien untuk mengingat semuanya kembali, hanya saja kemungkinan itu tidak besar, mungkin hanya 9 persen”

”Huh.. baiklah, terima kasih kalau begitu dokter” aku duduk dikursi yang terletak didekat kasur hyoyeon. Dan dokter pun langsung keluar dari ruangan hyoyeon

”Sunbae, Apa yang dokter katakan?”

”Hyo, lebih baik kau istirahat..”

”O iya, bagaimana ke-adaan yuri seongsaengnim?”

Mati aku, apa yang harus aku katakan pada hyoyeon sekarang? Tak mungkin aku berkata bohong pada hyoyeon kan?

”Sunbae.. Dimana jessica? dan aku ingin tau bagaimana keadaan donghae sekarang..” hyoyeon hendak berdiri dari kasur, aku pun langsung menahannya.

”Hyoyeon, kau harus istirahat..” ucapku.

Hyoyeon memanyunkan bibirnya, tak apa lah, ini lebih baik dari pada aku berbohong padanya. ”Sunbae,Yeoja yang tadi itu.. yeojachingu mu ya?” tanya hyo.

”Kau itu, ku suruh ku istirahat! kenapa jadi tanya yang macam-macam?”

”Siapa nama yeoja itu sunbae?”

”Gyuri..”

”Gyuri? tunggu dulu… gyuri.. rasanya nama itu familiar untukku, biar aku ingat..”

”Hyo!” bentakku.

Kulihat dia terdiam dan hanya menatapku.

”Kepalamu baru saja terbentur hyo.. jangan memaksa otakmu untuk berkerja..”

”Mianhae..”

 

Hyoyeon langsung memutarkan badannya, sementara gyuri langsung pulang saat tau hyoyeon tak ingat dengannya. akupun langsung mengirim pesan pada donghae dan juga jessica, kuharap mereka membaca pesan ini.

 

Mianhae, aku tak bisa menjaga hyoyeon sendirian..

Aku sempat kehilangan dia, dan kini hyoyeon ada dirumah sakit..

Mianhae, karna aku telah membuatnya masuk rumah sakit.

 

To: Donghae

—————-

 

Sica, Mianhae, aku tak bisa menjaga hyoyeon dengan baik..

Dia ada dirumah sakit, dan dia mengalami sesuatu yang buruk..

Ku harap kau bisa kesini secapnya..

 

To: Jessica

————–

 

Hyoyeon pOv

 

Kenapa? Kenapa eunhyuk sunbae seperti menutupi sesuatu dari ku? kenapa eunhyuk sunbae tak menjawab pertanyaan ku? sebenarnya apa yang sudah terjadi? Tuhan… jangan buat ini semua menjadi sulit..

 

Next Day…

 

Aku baru saja membuka mata dan kulihat eunhyuk sunbae tertidur dalam posisi duduk disamping kasurku dan…. tangannya ada tepat diatas tanganku. kenapa tiba-tiba jantung ku berdetak kencang ya? sesekali aku meliriknya yang sedang tertidur, ternyata dia tampan juga…

”Hyoyeonie…” kudengar suara eunhyuk oppa pelan.

”Ah.. Ne..” ucapku bingung, ya.. karna aku merasakan detak jantung ku berdetak semakin kencang.

”Apa kau merasakan sesuatu? Kenapa muka mu merah?”

Aku langsung memaling kan wajahku. ”Ah… Gwenchana..”

Kulihat dia mendekat kearahku, tunggu dulu dia mau apa?

”Sunbae…” ucapku pelan sambil menjauhkan tubuhku.

Dia meletakan tangannya di dahi ku.”Tubuhmu tidak panas..” dia kembali mundur dan kembali duduk. “Kau semakin cantik saja hyoyeonie..” dia tersenyum dan menunjukan gummy smile nya.

“Aish… Sunbae..” aku memukul pelan lengannya.

“Hehe, aku panggil dokter dulu ya, sekalian menanyakan kapan kau bisa pulang..”

Aku hanya mengangguk, dan diapun langsung keluar dari ruangan ini.

 

Aneh, ada apa ya? tidak biasanya aku seperti ini.. padahal sudah lama aku dekat dengan eunhyuk sunbae, tapi rasanya baru kali ini aku merasakan detak jantung yang sangat cepat. mungkin aku jatuh cinta pada eunhyuk sunbae?

”Bagaimana nona Kim? sudah merasa lebih baik?” tanya dokter yang baru saja masuk.

”Ne, dokter. Aku rasa aku sudah sehat..” ucapku sambil menunjukan senyumku.

”Baiklah, biar aku memeriksa keadaan mu dulu..”

Dokterpun langsung memeriksa keadaan ku.

 

Beberapa menit kemudian..

 

”Pasien sudah bisa pulang” ucap dokter begitu selesai memeriksa ku.

”Baiklah terima kasih dokter..” jawab eunhyuk sunbae, ternyata dia sopan juga.. kupikir dia namja yang serampangan.. hehe..

”Siapa keluarga atau orang terdekat dari nona Kim?”

”Aku dokter..” ah? harusnya eunhyuk sunbae mengucapkan jessica.. ada apa ini?

”Sunbae.. Jessica adalah orang terdekatku..” ucapku langsung.

Kulihat eunhyuk sunbae sedikit memberi isyarat pada dokter, tapi kenapa dia memberi isyarat? kenapa tidak langsung bicara saja?

”Baik lah, tuan lee saya harap anda bisa menjaga pasien dengan baik. karna pasien benar-benar membutuhkan pengawasan jangan sampai ia memikirkan sesuatu yang bisa membebani pikirannya..”

”Ne,dokter.. Khamsahamnida” eunhyuk sunbae membungkukan badannya, dan dokterpun keluar.

”Sunbae,sebanarnya jessica dimana? kenapa dia sama sekali tidak menjenguk ku?”

”Kau dengarkan apa kata dokter hyoyeonie? kau butuh pengawasan, jadi aku yang akan mengawasi mu. jadi kau harus tinggal bersama ku..”

”MWO?! Andwe!! Bagaimana kalau yeojachingu sunbae marah padaku? lagi pula aku bisa tinggal bersama jessica kan?”

”Yeojachingu? siapa? Gyuri maksudmu?”

”Nde.. yeoja cantik yang datang kemarin itu..”

”Enthlah, tapi aku rasa aku akan meng-akhiri hubunganku dengannya” eunhyuk sunbae menundukan kepalannya.

”Sunbae…”

”Ah.. sudahlah! kau sudah sehat bukan? ayo kita pulang.!”

Aku tersenyum, ternyata eunhyuk sunbae sangat perhatian dengan ku..

”Kau tidak boleh menolak! pokoknya kau harus tinggal denganku!” ucapnya sambil mengambil beberapa barang-barangnya.

”Waeyo? kenapa aku harus mengikuti apa kata sunbae?”

”Karna kau adik ku… dan aku tidak mau sesuatu yang buruk terjadi padamu..”

DEG! rasanya seperti ada petir yang menyambar hati ku.. kenapa dadaku terasa sesak ya? aduh ada apa dengan ku?

”Ayo ganti baju mu1 kita harus segera pulang!” ucapnya dengan nada yang agak tinggi.

”Ne..” jawabku pelan.

 

Begitu selesai ganti pakaian aku langsung mengambil ponselku yang terletak di atas meja dan mengirim pesan pada jessica.

 

Sica, kau dimana? Kenapa kau tidak menjengguk ku?

Apa kau tidak tau aku masuk rumah sakit?

 

To: Jessica

 

Dan aku pun langsung menekan tombol send, dan langsung memasukan ponselku kedalam kantong.

”Sudah selesai?”

Aku hanya menganggukan kepalaku.

”Ayo! kita akan tinggal diapartment ku” eunhyuk sunbae langsung menarik tanganku.

Meskipun aku bingung, karna eunhyuk sunbae mengatakan akan tinggal diapartmennya, tapi bukankah dia tinggal dengan donghae? bukankah seharusnya mereka tinggal bersama?

 

In Car..

 

Eunhyuk pOv

 

Entah apa yang harus aku katakan padamu hyo.. apa aku harus terus menghindar dari pertanyaan hyoyeon tentang donghae dan juga jessica?

”Sunbae, apa kau tinggal bersama donghae?” tanya hyoyeon.

”A…a..Anniyo..”

”Waeyo? bukankah sunbae bilang donghae adalah adik sunbae?”

”Mianhae hyoyeonie, tapi aku sedang menyetir…”

”Apa kah aku mengganggu konsertrasi mu sunbae? mianhae..”

 

Tuhan…. sampai kapan aku harus terus menghindari pertanyaat hyoyeon? dan mulai hari ini aku akan tinggal bersamanya.. Gyuri.. apakah aku benar-benar harus mengakhiri hubunganku dengannya? tapi gyuri tak akan terima jika aku tinggal bersama hyoyeon.. lagi pula aku juga tidak benar-benar mencintanya, ya.. kurasa itu lah yang terbaik, aku harus mengakhiri hubungan ku dengan gyuri.

 

At Eunhyuk Apartment…

 

”Nah, sudah sampai…” ucapku sambil membuka pintu apartmentku.

”Oppa!!! I miss you so much !!!” tiba-tiba kulihat gyuri langsung memelukku.

“Gyuri-ah…”

“Oppa..” dia melepas pelukannya. “Hyoyeon-ah? kenapa kau bisa ada disini?” tanya-nya saat dia melihat sosok hyoyeon dibelakangku.

Hyoyeon hanya membungkuk-an badannya.

”Oppa? Kenapa kau membawa hyoyeon kesini?” tanya gyuri.

”Gyuri-ah… Aku harus menjaganya. dan mulai hari ini dia akan tinggal disini.”

”Oppa! Apa maksudmu? kau akan tinggal berdua dengan dia disini?”

”Gyuri, dia kan juga teman mu.. memangnya kau tidak mau melihat dia sembuh lagi?”

”Tapi kenapa harus tinggal dengan mu oppa? memangnya dia tidak punya keluarga?”

”Keluargaku.. sudah lama meninggalkan ku sendiri.. Mianhae, jika kau keberatan aku tinggal disini aku akan pergi.”

”Tunggu dulu” aku langsung menahan tangan hyoyeon. ”Mianhae Gyuri-ah, terserah apa katamu, tapi aku tidak bisa membiarkan dia tinggal sendirian..”

”Oppa… apa kau tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan ku?”

”Gyuri-ah..”

”Kau berubah sejak bertemu hyoyeon… bahkan sekarang kau tidak pernah memanggil ku chagi..”

”Mianhae..” aku menarik tangan gyuri.

Gyuri langsung menghempaskan tanganku. ”Kau ingin menggenggam tanganku, tapi kau menggenggam tangan hyoyeon juga? Ternyata kau sama saja seperti namja lain oppa.. semua namja sama saja. tak ada yang berbeda!” gyuri langsung berlari keluar dari apartmentku.

”Gyuri-ah!” teriakku.

”Kan aku sudah bilang sunbae, pasti ini tak akan terjadi jika aku tinggal bersama jessica” hyoyeon melepaskan tanganku dan menundukan kepalanya.

”Sudahlah, biarkan saja dia.. ayo masuk, kau harus istirahat..” aku langsung membawa barang-barang hyoyeon masuk kedalam, dan menunjukan tempat dia istirahat.

”Rasanya tempat ini familiar untuk ku..” ucap hyoyeon sambil melihat sekeliling.

”Tentu saja hyo.. dulu kau juga pernah menginap disini..” batinku.

”Sunbae..”

”Ah.. Ne?”

”Kau melamun..” dia mem-pout bibirnya, lucu sekali ^-^

Aku langsung mencubit pipi hyoyeon.

”YA!” teriaknya sambil memegangi pipinya.

Aku hanya tersenyum jahil padanya dan kembali menyubit pipi nya.

”Sunbae!! Appo!”

Akupun menjulurkan lidahku dan langsung berlari menghindar darinya.

 

Setidaknya ini bisa membuat hyoyeon lupa tentang jessica,donghae dan juga gyuri..

 

To Be Continued…

 

Mianhae, karna part 2 ini nongolnya lama sekali >< author lagi males banget ngetik solanya -_-

Tapi terima kasih ya buat kalian yang masih setia menunggu kelanjutan FF ini 

Jangan lupa tinggalkan komentar kalian!!

Tagged: , , , , ,

13 thoughts on “(FF) Cry – Part 2

  1. Hanifah Nurul Fatihah Januari 21, 2013 pukul 10:30 am Reply

    Aish hyo eonni andwe knpa kamu lupa ingatan, mna donghae oppa sma jessica gk ada lagi,
    Lanjut Thor
    HyoHyuk Fighting

  2. Park Je Yoo Eunhyolic Januari 22, 2013 pukul 9:00 am Reply

    Daebak Thor!!! Lanjut nya jangan lama lama ne >.<

  3. fenny andriani Januari 22, 2013 pukul 9:42 am Reply

    akhir’a keluar juga part 2 nya ..
    daebakk , lanjut’a jgn lama” ya .
    aku juga nungguin ff hyohyuk kmu satu lagi , kapan part 2 nya ?

    • koreanfanfictland Januari 22, 2013 pukul 10:05 am Reply

      Masih gak tau nih chingu >< abis.. moment hyohyuk mulai ilang, inspirasi juga ikutan ilang -_-
      tapi ditunggu aja ya.. pasti di publis kok😀

      [ Jewels17 ]

  4. fenny andriani Januari 22, 2013 pukul 2:05 pm Reply

    oke chingu , aku setia (?) ko menunggu ff hyohyuk kmu yang lain .

  5. Amdn Eunhae Shipper Januari 25, 2013 pukul 10:42 am Reply

    Wahhh keren euyy >.<
    Tapi knpa Hyo harus hil. ingatan??
    Aish.. Gpp lah tpinya xD
    Klo kyk gitu HyoHyuk bisa tinggal bedua. #plakkk

    Gw geregetan bgt sama Gyuri -,-
    heleh too yeoja buang kelaut aja :,))

    Cepat lanjut lagi ya thor!! Ditunggu😀

  6. Babyhyo Januari 25, 2013 pukul 11:04 am Reply

    Aigoo >.< !!! Ddaebak banget ffnya ^^
    ditunggu chapter selanjutnya ^^

  7. fitri hyohyuk shiper Januari 25, 2013 pukul 2:37 pm Reply

    bagus thour! kasian banget ma hyo. hdup sebatang kara, untung ad hyuk. tp kok hyuk pnya pacar cie?? lanjut jangan lama ya!

  8. Hyohunnies Januari 26, 2013 pukul 8:27 am Reply

    Next min🙂

  9. bagus ffnya thour^^
    lanjutt yaa.

  10. asha Maret 26, 2013 pukul 11:49 am Reply

    Daebak… !!!

  11. diknafatsy Juni 8, 2013 pukul 5:07 pm Reply

    Aaaaa T.T Sedih

  12. qotrunnada_noviani Desember 1, 2013 pukul 2:47 pm Reply

    mau baca lanjutannya thor😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: