(FF) Cry – Part 4


“Cry”

My second mistake..

(Sequel Tears)

 cry2_副本

Author: Jewels17.

Genre: Sad,Romance,Friendship.

Main Cast: Eunhyuk, Hyoyeon.

Cast:  Gyuri,Donghae,Jessica.

Note: Sequel FF Tears. Di cerita ini mereka semua (yang ada dalam cast) bukan lah artis a.k.a member boyband maupun girlband. di FF ini mereka hanyalah orang biasa.

***

Review Part 3

Kulihat kearah hyoyeon, dia sangat panik, dia seakan memberi isyarat padaku untuk tidak menceritakannya pada jessica.

“Apa yang terjadi sunbae? Kenapa kau diam saja..?”

“Jadi dia yeojachingu mu hyung?”

“Bukan yeojachingu ku, tapi mantan ku..”

“Hal apa yang membuatmu memutuskan yeoja secantik itu?” aish.. sekarang donghae ikut mendesakku.

Bagaimana sekarang? Jika aku menceritakkannya hyoyeon pasti sangat kecewa padaku, tapi aku juga tidak mungkin berbohong pada mereka kan? Jika aku bilang tak ada yang terjadi, bisa-bisa 2 makhluk nekad ini bisa bertanya langsung pada Gyuri.

 

***

Author pOv

Tiba-tiba seorang pelayan namja datang menghampiri meja mereka menanyakan pesanan mereka, dan hyoyeon pun langsung menghembuskan nafas lega. Setelah mencatat pesanan mereka, sang pelayan pun langsung pergi dari meja itu.

“Hujan turun semakin deras saja ya..” ucap hyoyeon tiba-tiba.

“Iya, bagaimana nanti kita pulang?” ucap jessica.

Eunhyuk kembali menatap kearah jendela, dia melihat Gyuri sudah diluar dan sedang berjalan tanpa memperdulikan derasnnya hujan. Eunhyuk langsung berlari mengejar Gyuri, sementara donghae,jessica dan juga hyoyeon bingung atas apa yang eunhyuk lakukan.

“Apa yang kau lakukan? Ini itu hujan!” teriak eunhyuk dan langsung menutupi kepalannya dan juga kepala gyuri dengan jaketnya.

“Biar saja.. siapa yang peduli dengan ku? Meskipun aku  mati juga tak akan ada yang peduli dengan ku.”

“Jika kau mau mati bukan seperti ini carannya! Seharusnya kau lompat dari jurang yang tinggi, atau tenggelamkan dirimu dilaut, ini hanya akan membuat tubuh tersiksa!”

“Sudahlah, jangan sok peduli dengan ku, aku tau yang selalu kau pedulikan itu hyoyeon.. jadi untuk apa kau menasehatiku dan melindungiku dari air hujan?”

“Gyuri, bukan seperti ini.. kita bisakan tetap menjadi teman?” eunhyuk mulai lelah dengan tingkah laku gyuri.

“Teman?” gyuri tertawa kecil. “Lebih baik aku musnah dari muka bumi ini..” gyuri kembali tertawa kecil.

“Ada apa dengan mu gyuri? Sadar kan dirimu!” eunhyuk memegang kedua bahu gyuri. “Kemana Gyuri yang kuat? Kemana Gyuri yang selalu tersenyum?” lanjutnya.

“Sudah mati oppa! Gyuri yang selalu ceria sudah mati! Dan kau lah yang membunuhnya! Kau yang telah merubahku seperti ini oppa!” teriak gyuri seketika tangisannya pecah.

Eunhyuk langsung menjatuhkan jaketnya dan menarik Gyuri kedalam pelukkannya. “Mianhaeyo Gyuri-ah..”

Gyuri terus memberontak, tapi karna tenagannya yang juga telah hilang membuatnya berhenti dan tangisannya semakin pecah. “Aku…Aku sangat mencintamu oppa… aku tak bisa kehilanganmu..” ucap gyuri ditengah isakkannya.

Di sisi lain hyoyeon yang melihat eunhyuk berlari keluar langsung mengikutinnya, dan betapa hancurnnya hati hyoyeon saat melihat eunhyuk memeluk Gyuri, Hyoyeon diam menatap eunhyuk dan juga gyuri, dia membiarkan air hujan memasahi dirinya. Air mata hyoyeon menetes, hyoyeon langsung berlari kembali ke restoran itu.

“Hyo? Ada apa? Kenapa kau menangis?” tanya jessica panik.

“Aku.. aku mau pulang..” ucap hyoyeon seraya mengambil tasnya.

“Kenapa hyo? Ada apa? Kita belum makan..” donghae pun ikut panik melihat kondisi hyoyeon yang kacau balau.

“Aku.. tidak bisa.. Aku tidak bisa melihat ini semua..AKU TIDAK BISA!!!” teriak hyoyeon tiba-tiba, hyoyeon terjatuh. ‘kenapa kau melakukan ini pada ku oppa? Kenapa?’ batin hyoyeon.

“Hyoyeon!” teriak donghae dan jessica bersamaan.

“Hyoyeon! Apa yang terjadi dengan mu? Jangan membuat ku panik seperti ini!” ucap donghae.

“Aku masih mencintanya…masih sangat mencintannya…” ucap hyoyeon pelan.

Tiba-tiba saja hyoyeon pingsan. “Cepat bawa dia ke rumah sakit! Cepat!” teriak jessica panik.

“Kita tidak bisa membawa hyoyeon ke rumah sakit sekarang, hujannya sangat deras.. lagi pula kita juga tak ada kendaraan. Kita bawa dia ke apartment eunhyuk hyung saja dulu..” donghae langsung menggotong hyoyeon dan langsung berusaha secepat mungkin membawanya ke apartment eunhyuk.

Eunhyuk Apartment

Saat mereka sampai didepan pintu, mereka sempat panik karna tak mengetahui pasword apartment eunhyuk, tapi syukur donghae berhasil menebak pasword pintu itu. Begitu masuk donghae langsung membaringkan hyoyeon diatas kasur, sementara jessica langsung berlari mengambil air hangat untuk mengompres hyoyeon.

‘Apa yang terjadi dengan mu hyo? Kenapa kau jadi begini?’ batin donghae.

“Donghae, biar aku mengompres hyoyeon terlebih dahulu..” ucap jessica, dan donghae pun langsung menghapur air matanya yang menetes.

“Aku akan menghubungi eunhyuk hyung..”

“Untuk apa? Kau kan namjachingu-nya, seharunya kau yang merawatnya!” bentak jessica.

“Kau dengarkan apa yang tadi hyoyeon katakan?” donghae menahan emosi dan juga air matanya. “Hyoyeon itu masih mencintai Eunhyuk hyung Jessica!” teriak donghae, air matannya kembali menetes.

“Tapi, kau adalah namjachingu-nya hae! Seharusnya kau lebih peduli padanya!”

“Hae,Sica..” ucap hyoyeon pelan.

Pandangan jessica dan juga donghae pun langsung beralih ke hyoyeon.

“Aku baik-baik saja…” ucap hyoyeon lagi.

“Hyo.. kau yakin kau baik-baik saja?” donghae mendekat kearah hyoyeon.

“Sungguh aku baik-baik saja.” Hyoyeon tersenyum kecil.

“Hyo.. sebenarnya apa yang terjadi?” tanya jessica.

“Tidak ada yang terjadi.. sungguh.. hanya saja akhir-akhir ini aku jadi lebih mudah menangis..” hyoyeon berbohong, hyoyeon tidak mau kedua sahabatnnya ini khawatir akan dirinya.

“Hae, lebih baik kau telfon eunhyuk sunbae sekarang, sekalian suruh dia cari taxi supaya kita bisa membawa hyoyeon ke rumah sakit” jessica langsung bangun dari posisinya.

“Tidak” cegah hyoyeon. “Tidak perlu, aku baik-baik saja.. aku tidak mau ke rumah sakit lagi..”

“Kau yakin kau baik-baik saja?” tanya jessica. Hyoyeon langsung mengangguk mantap “baiklah, biar aku cari bubur untuk mu”

Hyoyeon tersenyum “Gomawoyo..”

Jessica tersenyum lalu langsung keluar untuk mencari bubur.

Suasana terasa sedikit kaku di apartment itu, dan akhirnya donghae mulai membuka suara.

“Jadi, sekarang kau sudah memiliki hubungan dengan eunhyuk hyung?”

“Itu tidak boleh terjadi..”

Donghae terkejut dengan jawaban hyoyeon. “Waeyo? Bukankah kalian saling mencintai?”

“Aku tidak mau semuanya menjadi semakin berantakan, tidak seharusnya ini semua terjadi..”

“Sungguh aku masih tidak mengerti.”

“Jika saja aku tidak mencintai eunhyuk oppa, ini semua tidak akan terjadi.”

“Hyo, kenapa sejak dulu pikiranmu tidak pernah berubah ha? Ini semua terjadi bukan karna salah mu! Ini semua sudah kehendak tuhan!” teriak donghae.

“Tapi aku lelah.. aku lelah harus terus menangis karna kehilang orang yang ku cintai..”

‘mungkinkan hyoyeon juga menangisi kepergianku? Tidak tidak mungkin, hyoyeon tidak mencintaiku.. mana mungkin dia menangisi kepergian ku..’ batin donghae.

“Semua orang pergi meninggalkan ku sendirian..”

“Hyo.. disetiap pertemuan pasti ada perpisahan bukan? Jangan meratapi apa yang sudah terjadi..”

“Bahkan kau, kau yang dulu mengatakan kau mencintaiku dan tak akan menyakitiku saja pergi meninggalkanku bukan?”

DEG! Hati donghae terasa seperti tersambar petir, donghae menjadi merasa bersalah pada hyoyeon.  “Hyo.. aku meninggalkan mu karna aku pikir kau akan lebih bahagia jika bersama eunhyuk hyung.. Aku juga sangat sedih saat aku harus meninggalkan mu hyo..”

‘Mereka sudah berpisah?’ batin jessica. PRANGG!! Mangkuk yang ada ditangan jessica yang berisi bubur itu langsung pecah terjatuh. Jessica pun langsung merapihkan pecahan mangkuk itu.

“Sica? Gwenchana?” tanya hyoyeon yang langsung menghampiri jessica.

“Tak apa, tangan ku sedikit licin”

‘Jessica pasti mendengarnya’ batin donghae.

Eunhyuk pOv

Aku terus berusaha menenangkan gyuri, meskipun hubungan kami sudah berakhir aku tidak mau pertemanan di antara kami hancur begitu saja.

“Hujan sudah mulai reda, lebih baik kau pulang dan hangatkan dirimu. Apa perlu aku mengantarmu?” tawar ku.

“Tidak perlu, terima kasih atas apa yang telah kau lakukan. Aku permisi” dia langsung pergi begitu saja.

Aku pun langsung berjalan kembali kerestoran itu, dan aku tak mendapati hyoyeon,jessica maupun donghae. Kemana mereka?

“Maaf, apakah kalian tau kemana oarang-oarang yang tadi duduk dimeja ini?” tanya ku pada seorang pelayan.

“Kalau tidak salah, mereka pergi karna salah satu yeoja pingsan tadi”

“Pingsan? Yang mana? Yeoja yang lebih tinggi atau lebih pendek?”

“Maaf saya tidak tau. Permisi” pelayan itu langsung pergi.

Huh.. siapa yang pingsan sebenarnya? Dan pergi kemana mereka? Apa mungkin mereka pergi kerumah sakit? Aduh.. lebih baik aku keluar dari restoran ini dulu.

Aku berjalan tanpa tujuan, berharap ada seseorang yang memberi tau dimana ke-3 orang itu. Apartment.. apa mungkin mereka ke apartment ku? Lebih baik aku kesana saja.

Begitu sampai disana aku langsung masuk dan melihat sepatu mereka, ternyata benar mereka disini.

“Kenapa kalian pulang? Apa kalian tidak tau aku mencari kalian?”ucap ku langsung.

Tak ada satu pun dari mereka yang menjawab, semuanya diam. Apa yang terjadi dengan mereka? Kenapa suasanannya terasa kaku sekali?

Aku langsung saja duduk disamping hyoyeon yang sedang menonton televisi.

Tapi sungguh,suasana terasa sangat kaku. Rasanya seperti kami tidak saling mengenal, biasanya jika kami bersama tak akan ada saat-saat diam seperti ini.

“Hah.. ayolah! Mau sampai kapan diam? Bicaralah!” kesal ku, sesaat mereka semua menatapku. Tapi langsung kembali sibuk sendiri.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kalian jadi aneh begini ha?” tanya ku sekali lagii, jika sampai tak satupun dari mereka menjawab lihat saja, habis mereka denganku!.

“Sebenarnya siapa yang kau cintai hyung?”

Eh? Kenapa jadi menanyakan soal cinta? “Maksudmu?”

“Besok pagi jessica sudah harus pulang, dan aku juga akan pulang besok. Jangan sakiti hyoyeon lagi hyung!” tegas donghae.

“Sudahlah.. jangan permasalahkan tentang ini..”

“Tidak bisa begitu hyo.. aku tidak mau melihat sahabatku terus menerus menangis karna dimainkan oleh namja yang kau cintai..” sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa jessica juga ikut-ikutan?

“Hey.. aku tidak mengerti.. sebenarnya apa yang terjadi?”

“Sunbae,Mana yang kau cintai? Hyoyeon atau Gyuri?”

“Kenapa kalian menanyakan hal itu?”

“Jawab saja hyung!”

“Bukankah kalian tau perasaan ku? Tentu saja aku mencintai hyoyeon!”

“Jika sunbae memang mencintai hyoyeon, tolong jaga perasaan hyoyeon. Jangan sakiti dia disaat aku dan donghae pergi nanti”

“Mana mungkin aku menyakitinya..”

“Jika kau memang mencintai hyoyeon, jangan terlalu dekat dengan gyuri hyung, jangan memeluknya sesuka hati mu..”

Jangan-jangan mereka tau tadi aku memeluk gyuri, tapi aku hanya ingin menenangkannya, apa itu hal yang salah? “Tadi aku memeluknya hanya untuk menenangkannya.. tak ada maksud lain.. sungguh”

“Kau menenangkan gyuri, tapi kau tak tau kan apa yang terjadi dengan hyoyeon? Jangan buat aku menyesal  telah melepasnya untuk mu!”

Aku langsung melihat kearah hyoyeon “memangnya apa yang terjadi dengan mu?”

“Aku..Aku..”

“Hyung!”

“Apa?” tanya ku bingung, sungguh aku tak mengerti.

Ya, aku langsung mendapatkan tatapan tajam dari jessica dan juga donghae.

“Baiklah! Aku berjanji akan jaga jarak dengan gyuri! Kalian puas?”

“Bukan itu oppa, aku hanya ingin kau tidak memberikan harapan palsu padaku atau pada gyuri, jika kau memang mencintainya.. kejar dia dan jangan pedulikan aku..” hyoyeon menundukan kepalanya.

Aku terdiam.. sebenernya apa yang  baru saja terjadi? Kenapa semua jadi seperti ini?

Untuk beberapa saat hening diantara kami,tak ada yang membuka suara.

“Ini sudah malam, lebih baik kalian istirahat, bukankah kalian akan kembali besok?” ucap hyoyeon memecahkan keheningan.

“Iya..” ucap jessica dan donghae bersamaan.

“Oiya, besok aku akan kembali kerumah ku oppa..” ucap hyoyeon sambil bangkit dari posisinya.

“Kenapa? Kau bisa terus tinggal disini..” ucap ku.

“Tidak oppa..”

Huh… besok apartment ini akan kembali sepi.. aku akan kembali menjalani hidupku sendiri.. sendiri, tanpa hyoyeon didekatku..

To Be Continued…

Gimana? Terlalu pendek ya? Mian ya.. abis inspirasi bener-bener sekarat -_-

Author menunggu komentar kalian ya.. author ucapkan banyak terima kasih untuk kalian yang masih setia menunggu kelanjutan FF ini dan telah meninggalkan komentar kalian ^^

Dont Forget To Leave Your Comment!

Tagged: , , , , , , ,

8 thoughts on “(FF) Cry – Part 4

  1. Amdn aka Ainun HyoHyukHae shiperd Februari 21, 2013 pukul 1:52 pm Reply

    Keren u.u!!!
    Aishh! Gyuri… Gregetan sama ni org. Out aja deh😄
    Banyakin HyoHyuknya!! :p biarin aja HaeSica pulang😄
    Thor aku sllu menunggumu!! Lanjutkan ne????!!!!

    • koreanfanfictland Februari 22, 2013 pukul 6:39 am Reply

      Hohoho sabar-sabar..
      kasian amat haesica diusir nih? >< Siap! /hormat/

      [ Jewels17 ]

  2. Rint kireii Februari 21, 2013 pukul 8:52 pm Reply

    Kisahnya makin rumit -_-

    hae ama sica gk ada perasaan ?
    kasian sica pdahal dy sk kn am donghae?

    hyo atw gyuri . . . #hyuk plihlah salah stu

  3. Deerprincess Februari 22, 2013 pukul 3:19 am Reply

    Terharu banget..
    Dilanjutkan jangan lama2 ya…..

  4. shahira Februari 23, 2013 pukul 11:23 am Reply

    next chapter jgn lama2 ya .
    pleasee

  5. fenny andriani Februari 23, 2013 pukul 2:52 pm Reply

    haish , eunhyuk jangan kau sakiti hati eomma ku (read: Hyo eonn) #plakkk . Thor , jangan lama” ya next chapter’a . Fighting😀

  6. diknafatsy Juni 8, 2013 pukul 5:12 pm Reply

    hyohyuk jjang❤

  7. qotrunnada_noviani Desember 1, 2013 pukul 3:01 pm Reply

    lagi mau baca lanjutannya thor😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: