(OS) Still With You


“ Still With You ”


Untitled-10
Author : Jewels17
Type : Oneshoot
Genre : Sad, Romance,Family.
Cast : – Lee Hyuk Jae as Eunhyuk
Hyoyeon’s Husband, Super Junior Member, Lee Eun Hyo Father.
– Kim Hyo Yeon as Hyoyeon
Eunhyuk’s Wife, Girls’ Generation Member, Lee Eun Hyo Mother.
– Leo William (Leo MBLAQ HelloBaby) as Lee Eun Hyo
Hyoyeon and Eunhyuk Son.
– SM Family

“Apapun yang terjadi, aku akan tetap ada disamping mu…
Meskipun kau tidak bisa melihat diriku”

***

Annyeong~ Karna author masih belom mendapatkan inspirasi untuk melanjutkan FF Cry, jadi author bikin OS untuk menemani kalian sambil menunggu FF Cry.
Mungkin ada FF yang jalan ceritanya mirip sama OS ini, kalo gak salah judul nya ‘Please Tell Me You’ll Stay’ tapi author gak meng-plagiat loh… Cuma jalan ceritanya aja sedikit sama, tapi alasan dan ujung ceritanya beda kok ^^ Jadi jangan bilang author plagiator ya ><

Author lagi asik sama photoshop nih hehe ^^ jadi sedikit lupa sama dunia per-FF-an😀
Kalo kalian pengen request poster atau wallpaper kalian bisa request sama author loh ^^ tapi via FB aja ya ^^ untuk liat hasil editan dari author juga minta via FB aja ^^
So, Happy Reading and Hope you enjoy and like it ^^

***

Author pOv

Pagi hari di kediaman keluarga Lee sangat tenang, hyoyeon sedang sibuk membersihkan piring-piring kotor yang tadi digunakan untuk sarapan, sementara eunhyuk malah asik sendiri menonton televisi.
“Apakah kau tidak berniat membantu ku?” teriak hyoyeon, bermaksud menyindir eunhyuk.
“Seharusnya kau mengatakannya dengan manis, Yeobo, maukah kau membantu ku? Seharusnya seperti itu!” protes eunhyuk tapi masih tetap sibuk dengan acara di televisi.
“Ish…” kesal hyoyeon. Hyoyeon hanya bisa menggerutu sendiri.

Begitu selesai dengan membersihkan piring-piring kotornya, hyoyeon langsung masuk kedalam kamarnya, tak lama kemudian dia langsung keluar dengan pakaian rapih dan lengkap.
“Rapih sekali kau yeobo,mau kemana?” tanya eunhyuk yang kini terus menatap hyoyeon.
“Seharusnya kau menanyakannya baik-baik, Kau mau kemana yeobo? Rapih sekali.. mau ku antar? Seperti itu” ucap hyoyeon mengembalikan ucapan eunhyuk. “Aku mau menjemput Eun Hyo”
“Aku ikut, aku bosan terus menerus dirumah” eunhyuk langsung bangkit dan mengambil mantelnya.
“Kalau pergi mau, tapi kalau disuruh membantu merapihkan rumah saja…” ucap hyoyeon pelan.

Setelah Menjemput EunHyo

“Eomma,Appa…. aku ingin makan steak…” rengek eunhyo didalam mobil.
“Eomma sih tak masalah, coba rayu appa mu supaya mau mengantar mu eunhyo-ah” ucap hyoyeon sambil melirik eunhyuk.
“Jangan sekarang! Aku sedang menyetir!”

At Restaurant

Pada akhirnya rayuan dari Eun Hyo sukses membuat eunhyuk mau makan Steak, keluarga lee pun langsung makan direstauran steak terdekat.
“Wuaahhh.. gomawo appa eomma..makan siang hari ini enak sekali” ucap eunhyo sambil menunjukan senyuman miliknya.
Eunhyuk hanya tersenyum, lalu mengacak-acak rambut anaknya itu. “Yeobo, kau kenapa?” tanya eunhyuk saat melihat hyoyeon sedari tadi memegang perutnya.
Hyoyeon tak menjawab, dia hanya menggeleng sambil berusaha tersenyum. Tapi eunhyuk tau, hyoyeon sedang menahan rasa sakit.
“Kau sakit? Kita kerumah sakit ya?” ucap eunhyuk mulai panik saat melihat wajah hyoyeon yang mulai pucat.
“A..Aku baik-baik…saja” hyoyeon tersenyum.
“Eomma… muka eomma pucat, ada apa dengan eomma?” eun hyo pun mulai merasa cemas pada hyoyeon.
“Aku baik-baik saja, aku hanya butuh istirahat.” Hyoyeon masih menunjukan senyum pahit miliknya.
“Kalau begitu kita pulang sekarang ya, ayo eun hyo” eunhyuk menggandeng tangan eun hyo dan merangkul tubuh hyoyeon.

Lee Family House

Sesampainya dirumah, hyoyeon langsung masuk kekamar dan berbaring diatas ranjang.
“Kau kenapa yeobo? Kau yakin kau baik-baik saja” tanya eunhyuk lagi.
“Sungguh aku baik-baik saja” hyoyeon tersenyum.
Eunhyuk mendekat kearah hyoyeon dan mencium kening hyoyeon. “Jangan tinggalkan aku, jika kau merasa sakit atau ada sesuatu yang salah katakan saja pada ku,aku tidak mau menyesal nantinya. Saranghaeyo yeobo” ucap eunhyuk sambil memegang pipi hyoyeon.
“Aku akan tetap ada disamping mu yeobo, sampai kapan pun itu. Meskipun disaat aku sudah mati nanti… aku akan tetap disampingmu meskipun kau tak bisa melihat ku” hyoyeon tersenyum sambil menggenggam tangan eunhyuk.
“Aku tidak mau! Aku mau bisa melihat mu terus! Ada apa dengan mu hyo?” heran eunhyuk.
Hyoyeon tersenyum, “Eun Hyo, urus dia dulu, aku ingin istirahat dulu..”
Eunhyuk menghembuskan nafasnya, “Iya, istirahat lah… jika masih merasa sakit kita kerumah sakit” eunhyuk pun langsung berjalan keluar kamar.

At Night

Eunhyuk sudah tertidur, tapi saat dia membalik badannya untuk mencari hyoyeon, hyoyeon tak ada disana.
“Kemana hyoyeon?”
Eunhyuk langsung berjalan keluar dari kamar untuk mencari hyoyeon, dan eunhyuk menemukan hyoyeon ditaman belakang rumah mereka.
“Apa yang kau lakukan yeobo? Ini sudah malam..” ucap eunhyuk sambil memberikan jaket pada hyoyeon.
“Gomowo yeobo, hanya ingin menghirup udara segar” hyoyeon menggunakan jaket yang diberikan oleh eunhyuk.
“Hyo..”
“Ne?”
“Apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dari ku?”
“Ah? Ti..tidak.. tentu saja tidak”
“Aku tidak suka jika kau menyembunyikan sesuatu dari ku hyo.. jika kau ada masalah kau harus menceritakannya padaku, kau menganggapku suami mu kan?”
“Tentu saja! Aku tidak punya masalah apapun..”
“Kalau begitu ayo kita tidur, angin malam tidak baik untuk kesehatan..” eunhyuk menarik tangan hyoyeon.
Hyoyeon bangkit dari posisi duduknya dan mengikuti eunhyuk menuju kamar mereka.

Mereka sudah sama-sama berbaring diatas kasur, mereka saling berhadapan dan mereka sama-sama belum menutup mata mereka.
“Yeobo, jika nanti aku meninggal duluan bagaimana?” tanya hyoyeon.
“Ada apa dengan mu ha?” eunhyuk mengelus rambut hyoyeon. “Kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?”
“Tidak ada apa-apa, hanya ingin bertanya saja”
“Jangan bertanya sesuatu yang aneh yeobo, sudah istirahat dulu” eunhyuk mulai memejamkan matanya.
Hyoyeon hanya mengehela nafasnya dan melakukan hal yang sama dengan eunhyuk.

Next Day

Hari sudah siang, tak ada orang di kediaman keluarga lee, eunhyuk dan hyoyeon sedang bersama grup mereka masing-masing.

– Hyoyeon’s Side –

“Hyoyeon!” teriak jessica yang tengah duduk disofa.
“Waeyo?”
“Ada apa dengan mu? Kau terlihat berbeda…” jessica mendekat ke hyoyeon yang sedang duduk dimeja makan.
“Entahlah, akhir-akhir ini aku sering merasa sakit di perut ku….”
“Eonnie~ Miss You~” ucap yoona yang baru kembali dari kegiatan solonya dan langsung memeluk hyoyeon.
“Kau baru selesai yoong? Kau pasti lelah, mau aku buat kan makanan?” tawar hyoyeon.
“Anni, aku sudah makan bersama yang lain tadi. Oh iya.. ini, aku membeli kue tart tadi” yoona langsung meletakan kue tart diatas meja.
“Apa? Ada kue tart? Mana mana? Aku mau!!!” sooyoung langsung ikut kedapur dan menyerbu kue tart itu.
“Nanti dulu shikshin! Biar aku pindahkan dulu, kalian ke ruang tengah saja, nanti aku bawa kesana” hyoyeon langsung mengambil piring. Sementara yang lain langsung menuju ruang tengah.

– Eunhyuk’s Side –

Seluruh member Super Junior baru saja selesai tampil dil M! Countdown untuk comeback mereka dengan album ke-8 mereka.
“Aku lelah sekali~” ucap kyuhyun yang langsung duduk dikursi.
“Kita semua juga” balas kangin yang langsung melirik member yang lain.
Sementara eunhyuk, dia tak banyak bicara dia langsung mengganti pakaiannya, begitu selesai dia sesekali melihat ponselnya.
“Ada apa hyuk? Sedang menunggu telfon?” tanya sungmin.
“Ah… tidak” eunhyuk langsung memasukan ponselnya. “Aku harus menjemput eunhyo dan juga hyoyeon, aku pulang duluan ya semuanya” eunhyuk langsung keluar menuju mobilnya.

Eunhyuk langsung menekan bel dorm SNSD, dan langsung dibukakan pintu oleh yuri.
“Ah,Oppa… mau mencari hyoyeon eonnie? Silahkan masuk” yuri langsung mempersilahkan eunhyuk masuk.
Eunhyuk pun terssenyum pada yuri dan langsung masuk. “Yeobo~ Ayo kita pul…”
PRANGG!!
“Suara apa itu?” eunhyuk langsung menuju sumber suara, tepatnya dapur. “Hyoyeonie!” eunhyuk langsung mendekat ke arah hyoyeon dan di ikuti member SNSD yang lain.
“Yeobo…” ucap hyoyeon pelan sambil menahan rasa sakit.
“Kita ke rumah sakit sekarang! Jika hyoyeon masih ada jadwal tolong katakan dia sedang sakit, aku akan membawanya ke rumah sakit” ucap eunhyuk dengan panik, dan langsung membawa hyoyeon kedalam mobilnya.

Eunhyuk pOv

Tuhan.. ada apa dengan hyoyeon? Kenapa dia tiba-tiba seperti ini?
“Hyoyeon, kau masih merasa sakit?” tanya ku sambil tetap menyetir.
Hyoyeon tak menjawab apapun, mungkin dia masih menahan rasa sakitnya. Sebenarnya apa yang terjadi dengan mu yeobo???

At Hospital

Sudah berjam-jam hyoyeon diruang UGD, tapi dokter tak kungjung keluar… aku juga merasa tak enak pada So Ra noona karna memintanya menjemput eunhyo. Tuhan selamatkan hyoyeon…
“Dokter! Bagaimana keadaan istri ku?” tanyaku langsung saat melihat dokter keluar dari UGD.
“Istri anda terkena penyakit kanker usus stadium akhir”
“Apa?” tidak mungkin, mana mungkin itu terjadi… kenapa hyoyeon tak pernah cerita pada ku?
“Saya rasa, pasien sudah lama tau tentang penyikitnya tapi tak pernah menjalani pengobatan”
“Ah.. Kalau begitu terima kasih banyak dokter, aku sudah bisa menemuinya kan?”
“Iya, pasien sudah dipindahkan ke kamar nomor 27” dokter itu langsung pergi.

Aku pun langsung berlari mencari kamar nomor 27.
“Hyoyeon!” ucap ku sambil berusaha mengatur nafas ku. “Kenapa kau tak pernah cerita pada ku tentang ini?”
“Yeobo… aku tidak apa-apa, ini bukan masalah besar”
“Apa maksudmu dengan ini bukan masalah besar? Ini penyakit kanker hyo!”
Kulihat hyoyeon terdiam, mungkin ini karna aku membentaknya.
“Mianhaeyo, aku hanya tidak mau sesuatu yang buruk terjadi pada mu… kau taukan aku sangat mencintaimu?” aku mengelus pipi hyoyeon sambil menunjukan senyum kecil padanya.
“Aku tidak mau kau cemas, aku takut jika aku mengatakan semuanya akan mengganggu pikiranmu dan membuat karir mu berantakan”
“Bagi ku tak masalah jika aku kehilangan karir ku, yang penting aku bisa selalu bersama mu, dan kau akan selalu ada disamping ku”
“Aku akan selalu ada disamping mu yeobo, meskipun disaat aku sudah mati nanti, aku akan tetap disamping mu” dia tersenyum. Tapi aku tidak suka melihat senyumnya yang seperti ini.
“Apa maksud mu? Maksud mu kau akan mati dan meninggalkan ku dan eunhyo? Anak kita masih kecil hyo… kau harus bisa sembuh!” air mata ku mulai menetes perlahan, aku sudah tak sanggup menahannnya lagi.
“Jaga eunhyo baik-baik, tak masalah bagi ku jika kau mau menikah lagi disaat aku mati nanti, tapi jangan sampai eunhyo sedih.. jaga dia baiik-baik” lagi-lagi dia menunjukan senyum itu, senyumnya seakan mengatakan bahwa dia akan segera pergi. Tuhan… aku tidak suka ini
“Aku tidak akan menikah lagi, karna hanya kau yang akan menjadi istri ku dan ibu bagi eunhyo, dan kau tidak akan mati! Kuat kan dirimu! Kenapa kau mau meninggalkan aku dan eunhyo ha? Apa kau tega melihat kami sendiri?” air mata ku semakin deras turun.
“Jangan menangis yeobo” dia masih menunjukan senyum yang sama, dia menghapus air mata di pipi ku.
Aku pun langsung memegang tangannya. “Aku tidak mau kehilangan dirimu hyo.. jangan tinggalkan aku dan eunhyo” air mata ku membasahi tangan hyoyeon.
“Ingat lah, aku akan tetap ada disamping mu sampai kapan pun. Karna aku mencintai mu Lee Hyuk Jae, Saranghaeyo Yeobo~” dia tersenyum lagi, senyuman yang berbeda, aku dapat melihat 2 makna dibalik senyuman itu, kesedihan dan juga ketenangan. Apa kah hyoyeon akan tenang dan juga senang jika aku merelakannya?
“Nado Hyo…. Aku sangat-sangat mencintai mu sampai kapan pun aku akan selalu mencintai mu dan hanya diri mu” aku mencium punggu tangannya, tangannya mulai melemah, tunggu ada apa dengan hyoyeon?
Senyum-an itu masih terlukis diwajah hyoyeon, perlahan senyuman itu mulai hilang dan perlahan pula matanya mulai menutup.
“Hyo?? Hyoyeon? Bangun!!! Buka mata mu hyoyeon!” aku mengguncang tubuhnya. “Yeobo, kau baik-baik saja kan? Buka mata mu… Seseorang tolong panggil dokter! “ ucap ku terus berteriak dengan air mata yang semakin membanjiri wajah ku. “HYOYEON!”

***

Author pOv

“HYOYEON!” eunhyuk langsung berlari keluar dari kamarnya, dan berniat keluar dari dorm Super Junior ya, untuk menemui sosok Kim Hyoyeon.
“Hey! Mau kemana kau? Kita akan segera latihan! Hey!” teriak donghae pada eunhyuk, tapi eunhyuk sama sekali tidak mendengar apa yang donghae katakan dia tetap berlari tanpa mengenakan mantel maupun jaket.

“Harus kemana aku mencari hyoyeon?” tanya eunhyuk pada dirinya sendiri tanpa menghentikan aktifitasnya. “Hah… Dorm saja dulu!” eunhyuk kembali fokus berlari.

Eunhyuk mengatur nafasnya didepan pintu dorm SNSD, lalu menekan bel pintu beberapa kali.
“Eh Opp-” ucapan tiffany terpotong oleh eunhyuk.
“Hyoyeon! Dimana dia?”
“Aku tidak tau, sejak kemarin dia belum kembali. Mungkin dirumahnya..”
“Aish, salah satu member kalian tidak tau ada dimana, tapi kalian tidak panik sama sekali?”
“Ini bukan pertama kalinya hyoyeon menghilang tiba-tiba. Memangnya ada apa?”
“Hah sudah lah” eunhyuk kembali berlari menuju rumah orang tua hyoyeon.

‘Huh, sebenarnya ada dimana hyoyeon? Tolong katakan pada ku kalau tidak ada sesuatu yang buruk terjadi padanya tuhan…’ eunhyuk tetap terus berlari tanpa memperdulikan teriak-an fans yang menyadari kehadirannya, karna memang eunhyuk tidak menggunakan penyamaran sama sekali.

“Annyeong,maaf aku mengganggu. Apa hyoyeon ada disini?” tanya eunhyuk pada ibu hyoyeon saat dia sudah tiba dirumah keluarga hyoyeon.
“Hyoyeon? Bukan kah dia seharusnya ada di dorm?”
“Ah.. iya…”
“Memangnya ada apa? Kenapa kau mencari hyoyeon kesini?”
“Ah.. itu, aku kebetulan lewat.. kupikir hyoyeon ada disini jadi aku ingin bertemu dengan-nya..”
“Oh.. mungkin dia ada di dormnya.” Ibu hyoyeon tersenyum pada eunhyuk.
“Baiklah, kalau begitu aku permisi..” eunhyuk langsung berjalan pelan, setelah sudah mulai jauh dari rumah hyoyeon, dia kembali berlari.

‘Ada apa dengan hyoyeon? Di dorm tidak ada, dirumahnya juga tidak ada? Sebenarnya ada dimana yeoja itu? Aku taku sesuatu yang buruk terjadi padanya…. Tuhan, jaga dia sampai aku berhasil menemukannya’ eunhyuk masih berlari sambil berfikir harus kemana dia mencari hyoyeon.
‘Harus kemana aku mencari Dancing Queen yang satu itu? Tunggu dulu’ eunhyuk berhenti berlari. ‘Mungkin kah dia di ruang latihan?’ eunhyuk langsung menyetop taksi dan meminta supir taksi itu mengantar-nya ke gedung SM.

Eunhyuk pOv

Lama-lama au bisa frustasi jika seperti ini, disaat aku benar-benar harus mengetahui keadaan hyoyeon, dia malah menghilang. Sebenarnya apa arti dari mimpi bodoh itu?

Begitu sampai didepan gedung SM aku langsung membayar taksinya dan berlari kedalam tepatnya menuju ruang latihan mencari hyoyeon.
“Hyoyeon!”
“Waeyo? Kau membuat ku panik saja oppa!” huft… syukur lah aku menemukan hyoyeon disini.
Aku langsung menghampirinya dan memeluk tubuhnya, syukur lah kau baik-baik saja hyo.
“Ada apa oppa? Jangan membuatku bingung!” tanya hyoyeon yang masih dalam pelukan ku.
“Ada mimpi bodoh yang mengganggu tidur ku” aku melepas peluk-an ku.
“Mimpi bodoh?”
“Jangan pikirkan tentang mimpi bodoh itu! Yang penting kau baik-baik saja chagi~” aku mencubit pipinya.
“Aaaa… Appo” dia mengelus pipinya.
Aku terkekeh kecil dibuatnya, “Hey! Kau kemana saja? Kata tiffany kau tak pulang ke dorm kemarin, dan kau juga tak ada di rumah mu.. kau kemana?”
“Ah.. itu” dia menggaruk kepalanya “Aku terlalu asik menari kemarin malam, jadi aku ketiduran disini” dia menunjukan deretan giginya.
“Huh… susah juga mempunyai yeojachingu seorang dancing queen, bahkan dia lebih memikirkan dance dari pada namjachingunya sendiri”
“Mianhae…. tapi kau mencintaiku kan oppa?” godanya, ya mau apa lagi.. itu memang benar.
“Iya~ aku memang mencintai mu, bahkan sangat mencintai mu”
“Jadi sudah siap untuk menceritakan apa itu mimpi bodoh mu?”
“Tidak! Aku tidak akan menceritakannya, tapi satu hal yang aku minta dari mu”
“Apa itu?”
“Tetaplah disamping ku selamanya” aku tersenyum kecil padanya.
“Aku akan selalu ada disamping mu oppa, meskipun disaat aku sudah mati nanti, aku akan tetap disamping mu” ucapnya sambil tersenyum juga.
“Jangan berkata seperti itu! Kata-kata itu sama persis dengan apa yang kau katakan di mimpi bodoh ku!”
“Waahhh… rupanya kau memimpikanku ya? Apa yang kau impikan tentang ku? Ayo ceritakan!”
“Kau menyebalkan! Itu yang aku impikan!”
“Hey, aku tidak menyebalkan tau!”

Aku tidak mau mengingat tentang mimpi bodoh itu, apa-pun yang akan terjadi dimasa depan nanti, asalkan bersama hyoyeon aku akan sangat bahagia dan menjalani hidupku dengan penuh senyuman. Terima kasih tuhan, karna kau masih menjaga hyoyeon sampai detik ini.

The End

Huaaaaa Selesai sudah~ ^^
Mungkin gak begitu sad.. karna author lagi gak galau nih ^^ hehe
Author ada pikiran untuk berhenti membuat FF nih readers… gimana menurut kalian?
Author butuh pendapat kalian tentang FF ini dan juga tentang pikiran author ^^
Mohon berikan komentar kalian ya ^^
Gomawo My Beloved Readers ^^

Tagged: , , ,

2 thoughts on “(OS) Still With You

  1. dinda azzahra April 18, 2013 pukul 10:24 am Reply

    wahh.. ternyata mimpi ^.^ ff nya bagus banget min..😀

  2. Zunieta Eka September 18, 2013 pukul 2:33 pm Reply

    ternyata mimpi ^_^ aq suka ff nya.. (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: