(Drabble) Tik Tok


Tik Tok

(Sequel of ‘Promise You’)

 Tik Tok

Author: Chandra Syifa W

Main Casts: Kim Bum, Kim So Eun

Casts: Go Ara

Genre: Romantic, Sad

Type: Drabble

 

Disclaimer: Semua casts yang saya gunakan dalam ff ini bukan milik saya, melainkan milik keluarga, teman, dan manajemen mereka masing – masing. Saya tidak memiliki casts tersebut, namun alur cerita yang ada di sini adalah murni milik saya tanpa ada pengaruh dari pihak manapun. Dilarang keras memplagiat atau mengambil karya milik saya ini tanpa seizin dan sepengetahuan saya selaku author.

 

Apabila ada kesamaan judul ataupun alur cerita, itu merupakan hal yang tidak di sengaja. Kesalahan format atau huruf yang ada dalam ff ini mungkin terjadi karena human error atau faktor dari blog sendiri.

 

I’m comeback with a sequel from ‘Promise You’~

Maaf jika hasilnya mengecewakan, ini saya jadikan sebagai hiburan untuk readers yang bosan atau sedang setia menanti bumsso moment setelah sekian lama #lho

Maaf juga jika alur ceritanya jadi ngelantur. Soalnya saya lagi suka banget sama lagu jadul ini, makanya saya paksain /tendang/

Enjoy ^^

 

 

Last story on ‘Promise You’

 

            “Wanita itu, Go Ara datang begitu saja. Ia datang dengan tiba – tiba lalu memelukku. Aku tidak tau jika ternyata kau melihatnya, padahal saat itu aku ingin meminta Go Ara untuk pergi. Saat aku sadar jika kau pergi, aku segera mencarimu. Kau tau, aku begitu cemas dan khawatir akan keadaanmu” jelas Kim Bum. Kesungguhannya untuk menjelaskan salah paham ini dengan So Eun sangat terlihat.

“Kau tidak perlu menjelaskan hal itu padaku, kita bukanlah suami istri yang seperti orang lihat. Aku tidak berhak untuk merasa cemburu terhadapmu, dan seharusnya kau tidak perlu khawatir padaku” ucap So Eun yang berpura – pura baik – baik saja.

“Tapi So Eun..”

“Pernikahan ini bukan berdasarkan cinta dan kepercayaan. Ini hanya sebatas permintaan kedua orang tua kita, dan kita memang tidak pernah memiliki relasi khusus. Aku saja yang bodoh, menangis karena cemburu melihat kalian berdua. Ini tidak akan terjadi lagi, aku janji

So Eun sempat memasang senyum lembutnya pada Kim Bum, namun kemudian hilang setelah ia mengakui perasaannya pada Kim Bum. Kim Bum menatap So Eun dengan bimbang, merasa jika So Eun akan mundur dan menghapus rasanya pada Kim Bum. Bahkan saat ini So Eun sendiri sudah tak berani membalas tatapan mata Kim Bum yang mungkin dapat membuatnya meleleh dan semakin terjatuh. Namun sekali lagi, Kim Bum kembali memaksa So Eun untuk mendekat kepadanya dan memeluk nya dengan lebih erat.

“Aku yang seharusnya berjanji padamu. Jangan hapus perasaanmu padaku, berikan aku waktu untuk itu. Biarkan semua ini terjadi dan jangan kau ragu dengan apa yang kukatakan saat ini. I’m promise

A songfic that inspired from 2PM ft. Yoon Eun Hye – Tik Tok

 

– Tik Tok –

 

Nobody knows, just how much I want you every day

Every time I hold you behind the stage, my heart bursts

In front of others, we greet each other awkwardly

But when we turn around, I’m the one that knows you best

Semua kenangan dan masa lalu yang sempat membuat hatinya terpuruk itu sudah lama ia coba untuk lupakan. Namun wanita mana yang dapat melupakan rasa sakit hatinya dengan begitu mudah, sekalipun pihak pria sendiri yang memintanya? So Eun sendiri juga tak mungkin bersikap egois didepan Kim Bum, karena kini ia tinggal bersama dengan pria itu. Pria yang awalnya hanya menjadi atasan, dan sekarang menjadi seseorang yang berharga. Sikap Kim Bum terhadap So Eun juga tak memiliki perbedaan yang berarti.

Setelah kepulangan mereka dari Paris, mereka langsung melanjutkan aktivitas mereka sebagai suami istri sekaligus bekerja di kantor. Posisi So Eun di kantor masih sebagai sekretaris pribadi Kim Bum, dan tentu saja Kim Bum sebagai direktur perusahaan.

“Bisakah kau antarkan proposal kerja sama itu kepada manajar regional 2? Dia pasti membutuhkan rincian datanya” ucap Kim Bum sembari memberikan proposal yang dimaksud.

“Ne, akan segera ku antarkan” balas So Eun. Ia membungkukkan badan kemudian berjalan menuju ke ruang manajer.

Sebagian besar karyawan yang bekerja satu lantai dengan mereka berdua hampir dibuat kebingungan. Bagaimana bisa suami istri bersikap seformal itu? Meskipun di lingkungan kantor, setidaknya terdapat seulas senyum yang dapat menghilangkan rasa kaku diantara mereka berdua. Kim Bum cukup sadar jika bawahannya sedang memperhatikan dia dan juga So Eun dengan aneh. Tak ada lagi yang dapat ia lakukan selain menghela nafas.

“Ku harap aku bisa sesegera mungkin jatuh hati padamu. Aku tak ingin membuat kesalah pahaman, dan aku tak ingin membuat semua ini menjadi semakin rumit” gumam Kim Bum dalam hati.

Saat jam istirahat kantor, Kim Bum tak kunjung keluar dari ruangannya. Ia mengharapkan kedatangan seseorang, tak lain tak bukan yaitu Kim So Eun. Jari – jari tangan kanannya bermain mengetuk meja dengan bergantian, sementara tangan kirinya ia gunakan untuk menopang dagu. Pikirannya menjadi resah. Mengapa kedatangan So Eun kali ini betul – betul ia harapkan? Karena ia berharap agar So Eun datang dengan sejuta senyuman dan penuh keramahan seperti sebelum pernikahan mereka dilakukan.

Tok tok tok..

“Itu dia” ucap Kim Bum dengan senyuman kecil.

Dan benar saja, So Eun datang menghampirinya. Namun berbeda dengan yang ia harapkan, tak ada senyuman manis ataupun sapaan yang Kim Bum terima. Justru So Eun terlihat menjaga sikap seperti saat tadi.

“Ada apa So Eun? Kenapa kau tak keluar untuk makan siang?” tanya Kim Bum yang berusaha untuk bersikap biasa.

“Aku akan makan siang nanti, tapi bagaimana denganmu? Apa kau tak makan siang?” kata So Eun yang kini berbalik bertanya.

“Tentu saja” jawabnya dengan senyuman.

“Apa, dengan Go Ara?” kata So Eun lagi.

Kim Bum hanya terdiam. Tak terlintas dipikirannya jika So Eun masih teringat akan Go Ara, wanita yang datang saat mereka berbulan madu di Paris.

“Tidak” jawab Kim Bum singkat. Semangatnya kali ini mulai meredup.

“Ah, benarkah?” ucap So Eun ragu. “Mmm, apa kau ingin menitip sesuatu? Akan ku belikan setelah makan siang nanti”

“Tidak, tapi aku punya permintaan lain”

“Apa?”

“Apa kau mau mengajakku untuk makan siang bersamamu?”

“Nde?”

Ini aneh, pikir So Eun. Apa yang Kim Bum baru saja katakan? Dia ingin So Eun untuk mengajaknya makan siang bersama? Mengapa jadi seperti ini?

“Aku ingin kau mengajakku untuk makan siang bersamamu, seperti dulu saja. Apa permintaan ku membingungkan?” ujar Kim Bum.

“Anio, aku mengerti maksudmu” balas So Eun..

“Jadi, tunggu apa lagi?”

Terlihat segelintir keraguan di benak So Eun. Entah mengapa hatinya menjadi takut untuk melakukannya, padahal ini sudah biasa ia lakukan selama menjadi sekretaris pribadi Kim Bum. Sementara itu Kim Bum menunggu So Eun dengan harap – harap cemas. Ia pasti mau melakukannya, yakin Kim Bum.

“Kim Bum, apa kau mau makan siang denganku?”

***

How much I want you, how much I thirst for you

This is how we become crazy into each other

Tik, I knew from the start

Tik, There was something in you

Tik, Your eyes that gazed at me

 

            Hujan deras mengguyur kota Seoul sejak sore tadi. Angin yang berhembus pun berhasil membuat pohon – pohon melambai – lambai saking cepatnya. Cuaca malam itu bisa dikatakan cukup buruk, terlebih lagi Kim Bum dan So Eun kebetulan sedang lembur. Ada proyek yang harus dipersiapkan sebelum Kim Bum pergi memeriksa segalanya minggu depan. Jika dokumen – dokumen sudah selesai So Eun ketik, berarti giliran Kim Bum yang harus bekerja. Membaca ketentuan – ketentuannya dan juga memperhitungkan segala kemungkinan yang perlu ia pikirkan. Kerjanya dua kali lipat dibandingkan So Eun.

Sesekali So Eun mengintip di balik jendela, melihat kepeningan Kim Bum yang sepertinya sudah memuncak. Ingin sekali ia berada disamping Kim Bum dan membantunya, melakukan apapun yang bisa ia lakukan agar Kim Bum bisa beristirahat sebentar. Namun saat ia melangkah, hati kecilnya seperti melarang. Otaknya kembali mengingat kejadian malam di Paris itu.

“Seandainya aku tak begitu cinta padamu, pasti aku tidak akan merasakan perasaan seperti ini” ucapnya yang masih memperhatikan Kim Bum.

Akhirnya So eun memutuskan untuk membuatkan secangkir teh hangat untuknya. Berjalan dengan begitu pelan, dan membuka daun pintu ruangan Kim Bum perlahan agar tak menganggu pikirannya. Ia meletakkan teh itu di meja Kim Bum. Kim Bum yang menyadari keberadaan So eun memberikan senyuman terbaiknya.

“Terima kasih, tapi tak seharusnya kau menjadi repot seperti ini” ujar Kim Bum dengan lembut.

“Aku ingin sekali membantumu, sebagai sekretaris aku seperti tak berguna jika melihatmu lelah hingga larut malam” balas So Eun ramah. Kim Bum tau, sikap So Eun kali ini berbeda dengan siang tadi.

“Kau sudah melakukan yang terbaik” hibur Kim Bum.

“Kau juga” ucap So Eun.

Kim Bum beranjak dari kursinya dan berjalan mendekati So Eun. Tangan nya bergerak untuk merengkuh pinggang So Eun untuk merasakan kehangatan tubuhnya. Ya, Kim Bum memeluk So Eun dengan erat. Bahkan sampai So Eun tak berkata – kata dan hanya bisa membisu didalam dekapannya.

“Kau kedinginan” gumam Kim Bum sembari menikmati kehangatan diantara mereka.

“Tidak” elak So Eun yang masih gugup.

“Tapi itu kenyataannya” balas Kim Bum.

“Tapi aku tak merasa seperti itu” terang So Eun.

“Mengapa tidak jujur saja? Aku tidak suka kalau kau terus menerus menutup diri didepanku”

“Siapa yang menutup diri? Aku hanya butuh waktu untuk melupakan semuanya”

Mendadak Kim Bum melepaskan pelukannya pada So Eun. Ia mengerutkan keningnya.

“Sudah ku katakan jangan melupakan atau menghapus perasaanmu padaku, aku memintamu untuk membuatku jatuh cinta padamu, bukannya seperti ini” terang Kim Bum dengan serius.

Setelah mendengar ucapan dari Kim Bum, rasanya seperti tak ada lagi kata – kata yang perlu diucapkan oleh So Eun. Ia tak bisa mengambil keputusan untuk dirinya sendiri, dan juga untuk kelanjutan cintanya.

***

You’re my only star, nobody, no one knows so don’t worry

My two eyes see only you, I’ll protect you

Hold my hand confidently in our dreams

I forget my work and dreams in the busy schedule of every day

Our love doesn’t know how to stop like the hands of clock, tik tok

Kedua insan itu kini sudah sampai di rumah besar nan mewah milik Kim Bum. Tentu saja So Eun sudah tak asing lagi dengan rumah itu, ia sudah bisa untuk menginap disana dulu. Mereka bergantian untuk menggunakan kamar mandi agar dapat membersihkan diri. Setelah semua rutinitas hari ini selesai, sebuah kasur berukuran besar dan juga empuk sudah menunggu mereka. Kim Bum memejamkan matanya untuk beristirahat, namun So Eun tak dapat melakukan hal yang sama karena hatinya terasa mengganjal. Ya, ia masih ragu jika harus melakukan ini.

“Katakan padaku” ucap Kim Bum memecah keheningan.

So Eun membalas tatapan mata Kim Bum yang kini terarah padanya. Pikirannya buyar dan saat ini ia berusaha untuk berpura – pura tidak tahu tentang apapun.

“Maksudmu?”

“Apapun. Apapun dan semua hal yang kau pikirkan saat ini, katakan padaku”

“Haruskah aku mengatakannya?”

“Jika kau masih menganggapku ada, maka itu adalah sebuah keharusan”

Tidak mungkin ia mengatakannya, pikir So Eun. Dirinya belum tentu mampu untuk berterus terang sejauh ini. Namun Kim Bum semakin menaruh curiga sekaligus khawatir terhadap So Eun.

“Apa aku harus melakukannya?” tanya So Eun pelan.

“Melakukan apa?” balas Kim Bum.

“Melakukan sesuatu yang dapat membuatmu jatuh cinta padaku. Apa aku bisa melakukannya? Maksudku, rasanya akan sangat mustahil jika aku berhasil membuatmu jatuh hati pada seorang wanita sepertiku. Terlebih lagi, masih ada wanita yang lebih baik seperti Go Ara yang juga tulus mencintaimu, bahkan sejak kau masih muda” jujurnya.

Lagi – lagi hanya ada keputus – asaan yang So Eun gambarkan di wajahnya. Wajah cantik itu hanya ia tekukkan taanpa berani untuk menatap Kim Bum lagi. Kim Bum membalik posisinya agar dapat melihat So Eun lebih jelas, kemudian ia raih kedua tangan So Eun. Wanita itu hanya diam dan diam dan hanya memberi tatapan kosong terhadapnya.

“Tak ada yang tau jika kau sedang berusaha untuk membuatku jatuh cinta padamu. Tak ada yang tau jika kita sedang berusaha untuk membina sebuah mahligai cinta yang paling indah. Dan tak ada yang tau jika suatu saat nanti aku bisa jatuh cinta padamu seutuhnya. Bahkan ketika semua orang memperhatikan kita saat kita berbicara dengan sangat formal, siapa yang akan peduli?” tutur Kim Bum.

“Jika kita terllihat kaku saat ini terhadap satu sama lain, biarkan waktu berjalan tanpa perlu kita halangi. Aku membutuhkanmu, meskipun tak mudah untuk mengakuinya. Karena itu, jangan menyerah, Kim So Eun. Jangan membuatku putus asa dengan keputus – asaanmu,. Aku yakin, setelah semua ini kita bisa bergandengan tangan dengan erat. Tidak mengumpat – umpat ataupun di belakang orang lain, tapi didepan mereka yang menganggap remeh dirimu” sambungnya.

“Aku menganggumimu, aku membutuhkanmu, dan aku menginginkanmu untukku. Dan ku mohon yakinkan aku untuk itu”

Setetes air mata murni mengalir membasahi pipi cantik So Eun. Hatinya tersentuh dengan ucapan Kim Bum yang benar – benar memintanya dengan tulus. Dan kini, perdebatan hatipun terjadi. Apa setelah semua yang ia lakukan akan membuat Kim Bum menjadi milik So Eun seutuhnya?

Loving behind the backs of others, the fact that you’re really mine

It makes me crazier day by day, This is how much I want you

Nobody knows, How we love like this every day

There’s no room for anyone else but you in my heart

 

– End –

 

 

Makin aneh? Tentu saja. Sudah lama tidak membuat ff membuat saya menjadi krisis kepercayaan diri -_____-

Saya masih ada niat untuk membuat sequel dari drabble ini (lagi), tapi itupun jika ada yang berminat😉

I need your comment! Thank you {}

 

-Chandra Syifa W-

Tagged: , , ,

34 thoughts on “(Drabble) Tik Tok

  1. cucancie April 21, 2013 pukul 12:37 pm Reply

    Mau…mau…lagi sequelnya…ingin tau apa. So eun bisa membuat kim bum jatuh cinta padanya…lanjut…lanjut…

  2. nenkfa April 21, 2013 pukul 1:29 pm Reply

    lanjut donk thor,, gantung nih ceritanya,, hehehe😀

  3. YeojaNiel April 21, 2013 pukul 1:54 pm Reply

    ini drable terbaik yang saya baca, jalan cerita’a teratur. Cuma g’ suka sama karakter kimbum disini walaupun baik, tapi egois rasa’a ketika dia minta sso untk buat dia jatuh cinta kenapa bukan dia sendiri yg brusaha? Apalg dia tau klo sso ragu dgn hal itu. Tapi cerita’a sngt menarik. Harus buat sequel’a🙂

  4. Vonny dyah April 21, 2013 pukul 2:33 pm Reply

    Panjangin dikit napa thor dikit amat !

    Tetep semangat yah, buat karya2 baru dong .

  5. Devi April 22, 2013 pukul 12:58 am Reply

    Bguss thor drabble’a tpi kok gNtuNg cerita’a,,,
    Jd pNasraN ma eoNNie ao euN apkah brhasil mmbuat bumppa jtuh cNta ma eoNNie so euN,,,,,

    D tNg2u thor seQuel’a,,,,

  6. luthfiangelsso April 22, 2013 pukul 1:23 am Reply

    Yah nanggung bgt author aduh mau sequel lagi dong yaya ^_-

  7. cutewhite April 22, 2013 pukul 4:20 am Reply

    zonk..ahh lgi seru2nya eh ternyata -end-
    baru inget klo ini cuma drabble..ahaha
    lanjuuttt thor

  8. idhacutvit April 22, 2013 pukul 11:58 am Reply

    Sequeeeeeel . . . Abz gantung sich , , tp kykx bumppa udh mulai jtuh cinta nich ma sso eonnie tp bumppax ja yg blom xdar . . . Jd kudu hrus da sequelx chingu . . . Jebal . . .
    Aq tunggu , , jd tetap semangaaaaaaat ^ – ^

    FIGTHTING . . .

  9. Anna April 22, 2013 pukul 12:39 pm Reply

    Hadeehh Kb egois nie tega bgt ombang ambing n bimbangin prsaan soeun,,knp kau tak brush sndri,,krg sabar&setia apa soeun disampingmu slm ini hrs dgn cr aplg mmbtmu jth cnt apa msti mnghilang ato digaet yg laen bru kau mrsa sadar,,poor soeun😦

  10. Emi April 22, 2013 pukul 2:32 pm Reply

    Bagus thor. Tapi ngegantung u,u jadi pengen yang lebihkan u,u apa ada kelanjutannya lagi nih?

  11. Dizhaadrya April 23, 2013 pukul 12:17 am Reply

    Sequel donk chingu itu harusssss #maksabgt ^^ crta ny nangung pngen d lnjtin lgi n pngn tau gmn cr sso mbuat bum jth cnta kpd ny n mlupakn go ara

  12. pipip April 23, 2013 pukul 7:57 am Reply

    Setju2 dbwt sequel lgi masih ngegantung nih critmya psti seru klo dlnjutin lgi
    Dtnggu thor

  13. Niniet April 23, 2013 pukul 8:48 am Reply

    wajib bikin sequel… karena aku belum benar2 benar yakin so eun mampu membuat kim bum jatuh cinta padanya, dan aku juga belum yakin kalo kim bum bakal jatuh cinta pada kim so eun..karena itu hanya sebatas kata2 dan ucapan kim bum saja …jadi author please yakin kan aku kalo mereka berdua benar benar saling mencintai… tentu dengan sequelmu..hehehe # piss 2 jari ala so eun

  14. kiki chan April 23, 2013 pukul 2:23 pm Reply

    iyaaa.. hrs ada sequelnya.. sampe kimbum beneran cinta sm sso..
    request thor. kalo bisa sequelnya jgn drabble. OS aja, yg panjaang gitu.. biar puas. hehe😀

  15. Alfira April 23, 2013 pukul 3:35 pm Reply

    syifaaaaaaaa aku gilaaaaa –”
    knp gantuuunnggg??? andwaeeeee
    wajib buat sequel lg yaa hehe WAJIB
    kekeke

  16. AttySejatinyaMates April 24, 2013 pukul 5:41 pm Reply

    Ceritanya keren n romantis*aq udah bc yg promise, komennya di ringkas yah hehe, mian*

    Ayo bikin sequelnya pasti bnyk yg mau kok🙂

  17. Safriyanti April 25, 2013 pukul 3:30 am Reply

    Qok ksmplan,a kim bum msh blom mncntai sso,,,,
    chingu buat yg kim bum,a mnydri prsaan,a lbih k sso n buat kim bum mrsa cmburu,,,,
    bru to sso smkin snang,,,
    hheheheh
    @terlalu bnyk mnta

  18. Agunk Geg Mira April 25, 2013 pukul 9:43 am Reply

    Berarti bum blm suka sama sso?
    Uaaaa bwt lnjtnnya lagi., pas bum udh suka sama sso..:)

  19. sintiaroom April 26, 2013 pukul 1:38 pm Reply

    bum blm suka ya kak sama sso?? ayoo dong kak buat kb-nya jatuh cinta bertekuk lutu pada sso *ce ileh maksa nih hehe😀 Tapi kalo diliat dari percakapan dan prolognya kim bum mengharapkan kehadiran sso??? apa bisa aku artikan bum udah mulai menyukai sso? *apadeh nih readers satu ini ngomongnya ngawur hehe* lanjut kaka hehehe oh iya kak nilai UNnya semoga dapet nilai memuaskan Amin… hehe😀

  20. Soeun April 27, 2013 pukul 2:22 am Reply

    Gx tw mw komen apa😦
    bwt ff bumSso lgi😉
    yg lbih romance gitu (plak)

  21. Adyani bumsso April 29, 2013 pukul 6:48 am Reply

    Aduuhhhh kta2x so sweettt bngt,,,,
    rsa sedih n bahagia jd satu

  22. sSakdiyah_BeomSso Mei 4, 2013 pukul 1:21 am Reply

    mau mau mau …
    ditunggu ya thor lanjutannya jgn lama” .. hehee😀

  23. chentrinkmbatu Mei 16, 2013 pukul 3:12 pm Reply

    Ceritany gantung *sama kyk lgune Melly eh. . .*
    Yakinkan aku Author kalo skrg mereka udh slg polling in lophe okey okey tentunya dgn buat skuelnya *puppyeyes*

  24. Junita Fanny Juni 5, 2013 pukul 3:01 pm Reply

    Buruan lanjut dong^^

  25. karismania02 Juni 8, 2013 pukul 11:19 am Reply

    lanjut donk,, ^^
    kta2 yg chingu pke msh kerenn,, jd pde sja🙂
    semangat

  26. yulie_bumsso Juni 18, 2013 pukul 8:17 am Reply

    Ayoo smngattt..
    Lgiii2 d sequelin FF n..
    Sukaaa bnarrr eon…
    Kak syifa cntikk ayoo dong d smbugg..
    Crtaa n inii bnar2 gantung kak..
    Haduhh GALAU yuly dngan inii..
    Bnar2 gakk ad happy..
    Ksiann sma Kimbum yg sprtii n mnghrapkan so eun..*?*
    sdgkan eoonie so eun msihh rgu sma prsaan n..gak mw gnii..
    Ayoo lnjutinnnn yaaa..

    Biarr nma go ara gak ad lgii..:).

  27. Zunieta Eka Juli 21, 2013 pukul 2:05 pm Reply

    ayo lanjuuttttt…

  28. vonnysumali Juli 28, 2013 pukul 7:46 am Reply

    setuju suara terbanyak lanjut ceritanya…..

  29. Femilda nengsih Juli 21, 2014 pukul 11:24 am Reply

    Seru banget onnie

  30. fitrimadonakyusso21 Agustus 2, 2014 pukul 3:10 pm Reply

    Disini bum egois banget maksa buat dia bisa jatuh cinema sm sso😦
    Padahal sso udah mencintai bum dgn seluruh hatinya
    Tapi gak apa yg penting bumsso jgn sampe berpisah🙂
    Wajib sequel thor😉
    Keren ceritanya🙂

  31. alay Maret 24, 2015 pukul 11:38 am Reply

    Sayang baru baca, lagi dong

  32. russ95 Desember 2, 2015 pukul 2:42 am Reply

    akhhh keren lanjut eonnn
    fighting …

  33. dela safitri Desember 6, 2015 pukul 2:24 pm Reply

    Lanjutannya mana thor ? Ini sungguh menyesakkan thor sediiih bgtt klo ada di posisi sso thor yakin.
    Bagaimana hubungan mereka selanjutnya thor ?
    Penasaraaan bgtt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: