(Drabble) Even In My Dream


“Even In My Dream”

Even in my dream(poster by: junghapassion.wordpress.com)

Title: Even In My Dream.

Author: Jewels17.

Length: Drabble, Song Fic.

Rating: General.

Genre: Sad, Romance.

Main Cast: Kim Hyoyeon, Lee Hyuk Jae.

Other Cast: Donghae, Kai.

Disclaimer: This FF is pure my imagination, so this FF is MINE. Don’t be plagiator!.

Note: Di adaptasi dari MV Official MBLAQ’s G.O – Even In My Dream.

 

“I only want to look at you, I want to give you all my love”

 

~~~

 

            Seorang wanita berambut blonde, terlihat sangat gelisah di sebuah taman tangah kota seoul. Dia duduk disalah satu kursi taman itu sambil menggenggam sebuah kertas-kartu ucapan- di tangannya. “Maaf ya Oppa, Aku tak bisa menemui mu..” wanita itu meletakan kertas yang tadi ia genggam di kursi tersebut dan pergi meninggalkan taman itu.

 

            “Ah, aku rasa aku sudah terlambat” seorang pria tampan yang menggunakan pakaian rapih berlari menuju tengah taman. “Kemana dia? Tidak mungkin dia  terlambat, Aku rasa aku beru terlambat 5 menit, aneh jika dia pergi hanya karna aku terlambat 5 menit.”

            Pria itu kembali berkeliling taman mencari sosok yang seharusnya ia temui saat ini. Pria itu berhenti di salah satu kursi taman. “Ah, apa ini? Seperti tulisan tangan hyoyeon”

 

Flashback

 

Hyuk Jae pOv

 

            Saat-saat seperti ini lah yang selalu aku harapkan terjadi, kenangan manis dan tertawa bersama Kim Hyoyeon. Nama ku Lee Hyuk Jae, panggil saja aku Hyuk Jae atau Eunhyuk juga bisa. Aku adalah sosok pria yang sedang jatuh cinta pada teman dekat ku, tapi sampai sekarang aku masih belum berani untuk menyatakan perasaan ku ini. Aku memang pengecut, tidak berani menyatakan perasaan karna aku takut ditolak.

           

Aku menunjukan kemampuan ku dalam hal menari untuk menghibur hyoyeon, saat ini aku dan hyoyeon sedang berada di salah satu taman tengah kota seoul.

“Bagaimana?” tanya ku.

Ku lihat hyoyeon tersenyum. “Hebat! Kau memang hebat!”.

“Hehe, Terima kasih hyo..” aku tertawa kecil. “Bagaimana kalau kita berkeliling naik sepeda?”

“Ha? Hanya ada satu sepeda Oppa.. Masa kau naik sepeda aku berjalan kaki? Itu tidak adil!”

“Duduk disini saja” aku menunjuk ke bagian depan sepeda. “Atau mau berdiri dibelakang?”

“Berdiri saja” Hyoyeon langsung naik dan berdiri di bagian belakang sepeda. “Ayo Jalan!”

“I..iya” terkadang aku juga ingin menghindari saat-saat seperti ini, bukan Hyoyeon, tapi rasa salah tingkah ku setiap Hyoyeon melakukan hal-hal semacam ini, tangan hyoyeon ada di pundak ku… ini memang hal yang wajar karna dia malekukan itu untuk menjaga keseimbangannya, tapi tetap saja aku tidak bisa mengontrol detak jantung ku ini.

 

Kami mengelilingi temat-tempat sekitar taman, tak terasa hari sudah mulai gelap & ini sudah waktu nya untuk menyudahi saat-saat ini.

“Kau mau pulang sekarang Hyo?” tanya ku.

“Oppa, terima kasih ya kau mau mengajak ku jalan-jalan”

“Ha?Apa Maksud mu?”

“Hehehe tidak, Sudah, ayo cepat antar aku pulang! Nanti keburu semakin gelap!”

“Iya-iya, bawel sekali kau ini!”

“Kau makan malam dirumah ku saja malam ini”

“Ah, Tidak terima kasih.. Ibu ku janji masak enak malam ini, jadi aku harus pulang dan menghabiskan masakan ibuku.”

“Kalau begitu aku yang makan malam dirumah mu..”

Aku terdiam, entah harus menolak atau menerimanya, aku bingung.

“Aku bercanda, ayo lebih cepat lagi Oppa!”

“Kau itu benar-benar bawel ya!” Aku langsung kembali mengayuh sepeda menuju rumah hyoyeon.

 

Next Day

 

            Aku berjalan menuju tengah taman bersama dengan temang ku Donghae. Aku dan Donghae menggunakan baju Taekwondo lengkap dengan sabuk nya. Hari ini aku akan menunjukan kemampuan ku dalam hal Taekwondo pada Hyoyeon.

 

            Aku mulai mengambil posisi untuk mematahkan kayu yang dipegang oleh Donghae dengan sekali tendang.

            “YA!” teriakku sambil menendang kayu itu.

            “Eh? Gagal Hyuk Jae, Ayo coba lagi”

            “Pegang yang benar!”

 

            Aish! Kenapa juga harus gagal? Kalau dalam sekali coba langsung berhasil pasti hyoyeon akan lebih bangga pada ku! Baiklah, Lee Hyuk Jae, kali ini kau harus bisa!

            “Masih gagal, Tendang lebih tinggi lagi”

            “Bawel sekali kau Donghae! Aku tau!” omel ku.

            “Jangan emosi Oppa.. Kegagalan itu kan hal yang wajar. Ayo coba lagi! Kau pasti bisa” hyoyeon menyemangati ku dengan senyuman di wajahnya, manis nya senyum itu.

            “Baiklah” aku kembali membenarkan posisi ku. “YA!”  kayu itu pun berhasil aku patah kan. Yay! Akhirnya.

            “Tendangan mu keras sekali Hyuk Jae! Hampir saja aku tidak bisa menahannya, kau memang hebat!” Donghae mengangkat keduaa jempolnya.

            “hehe” aku terkekeh kecil. “Bagaimana Hyo? Aku hebat kan?”

            “Iya, kau hebat. Tapi kau seperti anak kecil.. baru gagal sedikit langsung marah-marah. Tapi sahabatku ini memang hebat” dia kembali tersenyum.

            Aku menunjukan senyum kecil pada hyoyeon, rasanya sakit saat dia menyebutkan kata itu, Apa kah aku tak mungkin menjadi lebih dari sahabat mu hyo?

 

Next Day

 

Hari sudah sore, aku akan makan malam dengan Hyoyeon malam ini, Aku sendiri tekejut karna menyedari aku benar-benar berhasil mengajaknya. Aku juga berencana akan melamarnya malam ini, semoga aku berhasil, Semangat Hyuk Jae!

Aku memberikan bunga pada hyoyeon “Untuk mu” Kami ada di taman saat ini, aku sengaja janjian disini, jika aku harus menjemputnya aku bisa malu berat.

Dia tersenyum lalu mengambil bunga dari tangan ku. “Indah sekali, Terima Kasih Oppa”

“Apa kah aku sukses membuat seorang Kim Hyoyeon menyukai bunga?” canda ku.

“Ish..” dia memukul pelan lengan ku.

“Hehe, bercanda. Ayo berangkat sekarang Nona Kim?”

“Jangan seperti itu Oppa, serasa aku adalah tuan putri tau!” dia kembali memukul lengan ku. “Ayo..”

Kami pun langsung berjalan menuju mobil.

 

Restaurant

 

            Kami duduk di sebuah meja yang sudah sengaja aku siapkan untuk malam ini, ini adalah restoran tempat Donghae kerja part-time , Jadi aku juga bisa lebih mudah mengatur semua rencana ku.

            “Silahkan duduk Nona Kim..”

            “Hentikan itu Oppa..”

            “Ini untuk Nona Kim..” aku kembali memberikan bunga pada Hyoyeon.

            “Ini benar-benar indah Oppa, Aku rasa aku mulai tertarik pada bunga”

            Aku tersenyum.

 

            Kami pun langsung duduk dan sedikit berbincang, sampai aku memutuskan untuk memesan sesuatu.

            Aku mengangkat tangan ku, bermaksud untuk memanggil pelayan.

            Tak lama kemudian Donghae datang sambil membawa sebotol wine dan 2 buah gelas. Sebelum benar-benar sampai didepan meja kami, Donghae mengedipkan mata nya, lalu meletakan cincin yang sudah aku titipkan padanya ke dasar gelas.

            Aku hanya memperhatikan Donghae, supaya hyoyeon tidak curiga.

            Donghae meletakan gelas-gelas itu ke atas meja dan menuangkan wine kedalamnya. “Silahkan dinikmati” ucap Donghae lalu meninggalkan meja kami.

            Hyoyeon hendak mengambil gelas itu tapi tiba-tiba saja, “Ah..” mungkin karna terlalu terkejut hyoyeon tak sengaja menjatuhkan gelas itu, hingga semua isi gelas itu tupah termasuk cincin itu.

            Tanpa berkata apapun aku langsung mengambil cincin itu dan memberikanya pada hyoyeon.

            “Kau yang memilih cincin ini? Kau tau betul selera wanita..” hyoyeon langsung menggunakannya. “Indah sekali.. Terima Kasih banyak Oppa”

            Perasaan ku benar-benar tidak baik, cincin itu jatuh rasanya seperti pertanda buruk bahwa lamaran ku akan di tolak oleh hyoyeon. Mungkin ini bukan waktu yang tepat bagi ku untuk melamar Hyoyeon.

            Dia melihat kearah ku sambil menunjukan senyumnya.

            Akupun membalas senyumannya.

 

Flashback End

 

Author pOv

 

            Sosok pria itu langsung terhampar ke tanah saat selesai membaca kertas itu, air mata pria itu langsung menetes deras membasahi pipinya. Tak ada kata-kata yang keluardari mulut pria itu, dia hanya sanggup menangis dan menahan rasa sakit di hatinya. Apa yang bisa ia lakukan? Ia memang belum memiliki ikatan apapun dengan Hyoyeon.

 

Oppa, sahabat ku… Terima kasih kau masih mau menjaga ku sampai saat ini, Tapi kini aku akan segera menikah… Kau masih ingat dengan Kai? Aku akan menikah dengannya ^^

Bukankah kami terlihat sangat serasi? Maaf aku baru memberitau mu, sebenarnya aku sudah memiliki hubungan sejak 2 bulan lalu dengannya.. Kau juga harus segera memiliki pasanganya Oppa, jika kau juga sudah menikah kita akan pergi berlibur bersama dengan pasangan masing-masing ^^

Aku benar-benar beruntung memiliki sahabat sepertimu Hyuk Jae Oppa ^^

 

            Begitulah isi kertas yang ternyata surat yang sengaja ditulis hyoyeon untuk Hyuk Jae, disana juga terdapat foto Hyoyeon & Kai, Hyuk Jae semakin terpuruk setiap mengingat setiap kata-kata yang terdapat dalam tulisan itu.

            Hyuk Jae memegang dadanya “Kenapa terasa begitu sakit?” Hyuk Jae masih terisak, sulit baginya menerima kenyataan ini, cinta yang selalu ingin ia perjuangkan kini sudah tak bisa lagi di perjuangkan.”AAAAAA!!” teriak Hyuk Jae frustasi. “Sakit…sakit sekali..”

 

The End

Tagged: , , , , ,

One thought on “(Drabble) Even In My Dream

  1. nindya Juli 13, 2013 pukul 11:45 am Reply

    OMG! daleeeeeeeeeem kalo jadi eunhyuk😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: